The Anti-Hero

The Anti-Hero
Chapter 23 : Magang III



Van menatap pusat perbelanjaan (mall) dengan tenang sambil menganalisis segala sebab-akibat


"Jika zombie muncul, apakah itu berarti ada ras [Zombie] yang masuk ke kota? Tidak mungkin, [Zombie] jelas mudah terdeteksi di siang hari, terutama di mall yang ramai penduduk


Apakah seseorang berubah menjadi [Zombie] secara alami karena masalah genetik? Tidak juga, masalah genetik pasti telah disembuhkan dengan skill dan teknologi sekarang


Apakah ini ulah seseorang? Sepertinya..." pikir Van dengan berbagai macam teori yang muncul di benaknya


Van kemudian berjalan dengan ringan, namun setiap langkahnya terasa seperti berlari akibat peningkatan fisik dari [Hero Fruit]


Saat tiba di dalam pusat perbelanjaan (mall), Van disambut dengan suasana suram dan tidak menyenangkan


"Hoo hoo"


"Hoo hoo"


Samar-samar suara Zombie bergema di dalam mall


Van kemudian memutuskan untuk naik ke lantai 2


Saat dalam perjalanan, Van bertemu dengan banyak Zombie


Namun, Van mengaktifkan [Decay] dan mengubah sekitarnya menjadi debu


Saat masuk lebih dalam, Van akhirnya bertemu dengan seorang pahlawan


Sayangnya, pahlawan tersebut telah mendapat gigitan di lehernya


Melihat Van, pahlawan tersebut menjadi panik dan berkata dengan nada berat yang disebabkan nafasnya terasa berat "N-nak, pergilah, a-aku sedang mengalami [Zombification] dan a-aku tak i-ingin menyakitimu"


[Zombification] : [Proses dimana mahluk hidup perlahan berubah menjadi Zombie]


Van menghiraukan ucapan sang pahlawan tersebut dan berjalan mendekatinya


Van menyentuh tubuh pahlawan yang dingin dan mengaktifkan [Decay]


Kemudian, tubuh pahlawan tersebut berubah menjadi debu


"Semoga kau tenang di alam sana" ucap Van dan melanjutkan perjalanan


Setelah berjalan selama beberapa menit, Van akhirnya bertemu dengan beberapa pahlawan yang sedang melawan Zombie


Namun, mereka bertarung dengan takut akan kematian


Mereka bertarung sambil melempar teman mereka ke arah Zombie untuk menjaga keselamatan mereka


Saat Van menyentuh tanah dan bersiap mengaktifkan [Decay]


Sosok hitam muncul dan memukul pahlawan tersebut


Pahlawan tersebut hancur menjadi gumpalan daging dan Zombie yang dihadapinya juga hancur karena tekanan


Van menyipitkan matanya dan menyadari bahwa sosok yang muncul adalah [Shinigami]


"Habis dari mana kau?" tanya Van


"Berkeliling sambil memeriksa" suara [Shinigami] terdengar dari balik topeng


"Hasilnya?" tanya Van membalas


"Para pahlawan mundur, tidak ada yang selamat" ucap [Shinigami] dengan tangan terkepal erat


"Apa penyebab munculnya zombie-zombie ini?" ucap Van


"Aku tidak tahu, tidak ada jejak yang tertinggal" ucap [Shinigami] dan berbalik pergi


Van kemudian mengikuti [Shinigami] dengan wajah yang datar


Tetapi di benaknya telah dipenuhi dengan berbagai macam pikiran


Saat tiba di lantai 1, mereka bertemu dengan gerombolan Zombie yang berkumpul seolah melindungi sesuatu


"Sepertinya ada yang tidak beres" gumam Van


Para Zombie menyadari keberadaan [Shinigami] dan Van


Namun, mereka tidak bergerak menyerang keduanya yang membuat suasana semakin ganjal


Saat Van dan [Shinigami] waspada, suatu cahaya terang muncul di lantai di bawah kaki para Zombie


Akhirnya, Van dan [Shinigami] dapat melihatnya dengan jelas, sebuah pola bintang 5 yang terbuat dari darah


Baik Van dan [Shinigami] hanya bisa mengumpat "Sial" dan melompat ke kerumunan Zombie


Menyebabkan Van, [Shinigami], dan para Zombie terhempas jauh


Kabut hitam muncul dari pola tersebut dan menyelimuti sekitarnya


Saat kabut hitam menghilang, terlihat sosok mirip manusia dengan seekor ular raksasa melilitnya, matanya berwarna hitam dan kuning, dengan rambut mohawk



"Iblis" gumam [Shinigami]


Iblis, seperti yang dijelaskan, mahluk yang sangat jahat


Iblis biasanya tinggal di neraka dan jarang muncul di dunia


Iblis terbagi menjadi empat tingkatan, kelas bawah seperti iblis rendahan, kelas menengah seperti Bangsawan Iblis, dan kelas atas seperti Raja Iblis


"Akhirnya manusia-manusia itu bekerja dengan baik" ucap Iblis tersebut


Melihat Van dan [Shinigami], Iblis tersebut tiba-tiba menunjukkan senyum mengerikan yang cukup untuk membuat seseorang trauma


"Khufufu sudah lama aku tidak menikmati jiwa manusia murni dari dunia ini" tawa Iblis itu bergema di seluruh pusat perbelanjaan


Saat itu juga, terdengar langkah kaki dari luar pusat perbelanjaan dan ratusan preman dengan jubah harimau putih muncul


"Sial [White Tiger], ternyata kalian dalangnya" [Shinigami] tak mampu menahan emosinya lagi dan berteriak


[Shinigami] melompat ke arah kerumunan [White Tiger] dengan tinju siap terkepal


Tetapi Iblis tersebut menjentikkan jarinya, dan ular di tubuhnya menjentikkan ekornya yang panjang


Ekor ulat tersebut menghantam [Shinigami] dan membuatnya terhempas, meskipun tidak membuatnya merasa kesakitan karena tubuhnya telah melampaui batas manusia


[Shinigami] bangkit dari kerumunan dan menatap Iblis tersebut dengan kesal


"Tidak sopan begitu wahai manusia, perkenalkan aku Damballa, Raja Iblis" ucap Iblis bernama Damballa tersebut


Mendengar ucapan Iblis Damballa, [Shinigami] terkejut "Seorang Raja Iblis, sial bencana telah datang ke dunia"


Damballa kemudian menatap sekitarnya yang penuh dengan Zombie dan mengerutkan kening


"Kalian semua pergilah keluar dan hancurkan kota ini" ucap Damballa


Para Zombie yang tidak memiliki kecerdasan tiba-tiba berlari keluar dari pusat perbelanjaan seolah-olah telah mendapatkan kembali kecerdasan mereka


[Taiga], pemimpin [White Tiger] tertawa ketika melihat para Zombie keluar


"HAHAHAHA mampuslah kau [Shinigami]! Kota yang kau lindungi akan hancur karena ulahmu yang menyinggung kami. Damballa bukan seorang Raja Iblis baru, Ia adalah Raja Iblis yang terkenal di kalangan Voodoo dan terkenal akan Zombienya!" ucapnya


Sesaat kemudian, kepala [Taiga] terlepas dari badannya dan jatuh ke tanah dengan ekspresi senang yang yang masih ada di wajahnya, tak menyadari bahwa Ia telah mati


"Manusia rendahan, beraninya menyebut namaku secara langsung" ucap Iblis Damballa


"Baiklah, mari kita mulai pertunjukannya" ucap Iblis Damballa


Saat Iblis Damballa berniat untuk pergi, [Shinigami] muncul dan memukul wajahnya


Kepala Iblis Damballa hancur akibat pukulan [Shinigami]


Namun, kepala tersebut kembali bergenerasi dengan wajah penuh kemarahan


Bukan kemarahan akibat rasa sakit, tetapi rasa terhina karena manusia rendahan berani menyentuhnya


Meskipun sama-sama mahluk hidup, nyatanya setiap ras memiliki tingkatan dan batas kekuatan atau evolusi tersendiri


Iblis tentunya berada di tingkatan yang lebih tinggi dan memiliki kekuatan yang lebih kuat dari manusia


"MANUSIA!!!!" teriak Iblis Damballa disertai aura yang sangat menakutkan


"Van, pergilah mengurus Zombie itu. Aku akan menahan Iblis ini. Setidaknya aku bisa membuatnya sekarat meskipun harus mengorbankan nyawaku" ucap [Shinigami] sambil memasang kuda-kuda bertarung


Van yang dari tadi terdiam tiba-tiba diselimuti kabut gelap


Saat kabut gelap menghilang, nampak sosok Van dengan pakaian khas miliknya



Catatan : dengan baju kaos lengan panjang hitam serta penutup kepala, dan kain hitam yang menutup wajah mulai dibawah mata hingga leher


[Shinigami] yang melihat Van langsung terdiam dan mata dibalik topengnya penuh keterkejutan


"[Darkness]?! Pemimpin [Dark Shadow]?!!" ucap [Shinigami]