
Di pinggiran kota
Van sedang berjalan di pinggiran kota dengan santai
Meskipun hanya berjalan biasa, Van dapat mencium berbagai macam bau yang menyengat
Bau darah
Bau kotoran
Bau uang
Dan bau-bau lainnya yang jarang muncul di kota dalam kondisi yang menyengat
Saat Van sedang berjalan, Van tiba-tiba dicegat oleh sekelompok preman
"Heh siswa akademi? Apa yang Ia lakukan disini?"
"Entahlah, tapi siapa yang peduli. Mereka dijual mahal di pasar gelap"
Saat mereka sedang berdiskusi, Van muncul di depan mereka
Sebelum mereka bereaksi, Van sudah menyentuh tubuh mereka dan mengaktifkan [Decay]
Dalam sekejap, tubuh para preman langsung hancur menjadi debu
Van kemudian melanjutkan perjalanannya, seolah-olah yang Ia lakukan tadi hanyalah membunuh seekor nyamuk
Setelah berjalan selama setengah jam, Van tiba di sebuah gudang besar yang sudah tua
Van mengeluarkan peta yang ada di dalam surat sebelumnya dan mencocokkan posisinya "Sepertinya sudah benar"
Van kemudian mengetuk pintu gudang yang besarnya 10x lipat dari dirinya
Pintu terbuka oleh beberapa orang yang berpakaian seperti preman
Pada orang-orang tersebut, Van bisa mencium bau mesiu dan darah yang menyengat
"Bukan [Shinigami]" gumam Van
"Hah anak-anak?"
"Nak, kenapa kau bisa nyasar?"
"Apakah ini tempat pahlawan [Shinigami]?" tanya Van
Mendengar kata [Shinigami] membuat mata mereka menegang
Mereka dengan cepat meraih pistol di sakunya dan mengarahkannya ke kepala Van
Saat mereka akan menarik pelatuknya, sebuah siluet muncul di depan Van dan para penjahat
Bahkan Van sangat terkejut dengan kemunculannya karena kecepatan yang sangat cepat
'Kebugaran fisiknya... telah melampaui manusia' pikir Van
Sosok siluet hitam yang bergerak sangat cepat akhirnya dapat dilihat
Sosok dengan jubah hitam yang menutupi seluruh tubuhnya hingga tidak diketahui warna kulitnya, dan sebuah topeng dewa Shinigami dari mitologi Jepang menutupi wajahnya
Van yang melihatnya sekilas langsung mengetahui bahwa sosok di depannya adalah pahlawan #2 [Shinigami], seorang pahlawan tanpa skill dengan kebugaran fisik yang menakutkan
"Pelajaran pertama, selalu waspada" ucap [Shinigami]
[Shinigami] mengepalkan tinjunya dan meninju udara
Namun dibalik tinju sederhana itu, terdapat kekuatan yang sangat mengerikan
Udara seperti terkena gempa ringan dan hembusan angin yang mengerikan langsung menerpa gudang tua
Akibatnya, gudang yang terbuat dari besi langsung hancur dan terbang ke langit
[Shinigami] membersihkan debu di pakaiannya dan berbalik
Ia tertegun sejenak saat melihat Van yang terluka dengan lubang peluru yang sangat banyak di tubuhnya
Luka peluru di tubuh Van terlihat sangat parah, tiba-tiba beregenerasi dan Van terlihat seperti tidak terkena serangan apa pun
Van tidak dapat melihat ekspresi [Shinigami] yang berada di balik topeng
Namun, suara [Shinigami] terdengar dari balik topeng "Sepertinya kau bukan siswa akademi yang biasa. Ikut aku"
[Shinigami] berjalan ke suatu arah dan Van mengikutinya dalam diam
Setelah perjalanan beberapa menit, mereka tiba di sebuah bar yang sederhana
Saat membuka gubuk tersebut, Van melihat seorang bartender dan beberapa orang yang sedang menikmati bir
[Shinigami] dan Van berjalan mendekati bartender lalu [Shinigami] memberi $100 kepada bartender
"Apa itu pahlawan" ucap [Shinigami]
Bartender yang mendengar pesan [Shinigami] langsung mengambil $100 dan mengangguk
Bartender berjalan ke rak anggur dan mengangkat sebotol anggur
Rak anggur perlahan tenggelam ke dalam tanah, dan di balik rak anggur terdapat sebuah tangga menuju ke bawah tanah
[Shinigami] dan Van saling menatap sejenak lalu berjalan menuruni tangga
Mereka berdua menelusuri tangga di tengah terowongan yang gelap
Setelah beberapa menit menelusuri tangga di terowongan gelap, mereka melihat sedikit sinar cahaya
Saat masuk lebih dalam, mereka mendengar suara keributan dan melihat pasar yang sangat ramai
"Selamat datang di pasar gelap" ucap [Shinigami]
"Masuk ke kandang musuh seperti ini. Apa kau tak takut ketahuan? Lagi lupa kostum pahlawanmu terlihat sangat mencolok" tanya Van dengan santai meskipun Ia telah mengaktifkan [Decay] dan siap mengubah tempat ini menjadi debu jika terjadi sesuatu yang salah
"Tak perlu khawatir, banyak orang menyembunyikan identitasnya di pasar gelap dengan menggunakan topeng. Topeng seperti milikku merupakan topeng yang umum digunakan di pasar gelap" ucap santai [Shinigami]
[Shinigami] dan Van berjalan lebih dalam ke pasar gelap
Selama perjalan, Van melihat berbagai hal yang sulit ditemukan di pasar umum tetapi merupakan produk yang mudah dijumpai di pasar gelap
Saat tiba di bagian terdalam pasar gelap, Van melihat beberapa hal yang bahkan sedikit mustahil untuk ditemukan di dunia luar
Seperti gigi taring naga
Darah vampire
Bahkan [Hero Fruit] yang Ia dambakan ada walaupun sedikit mahal
[Hero Fruit] : Buah yang konon katanya adalah buah yang ditanam oleh pahlawan dahulu kala. Mahluk hidup yang memakannya harus memiliki jiwa pahlawan untuk mendapatkan efeknya. Efek [Hero Fruit] adalah meningkatkan kekuatan fisik dan mental sebesar ratusan kali lipat
Tanpa ragu, Van menghubungi bawahannya untuk membeli [Hero Fruit] sebanyak-banyaknya
Jika perlu, buat saja kekacauan dan curi [Hero Fruit] sebanyak-banyaknya
[Shinigami] kemudian berhenti dan memberi isyarat pada Van lalu berbelok ke kiri
Van yang melihat isyarat tersebut langsung mengerti dan berbelok ke kanan
Van kemudian menghampiri salah satu pedagang dan bertanya "Pak, berapa harga buah ini?"
"Hanya $100.000 saja" ucap pak pedagang saat melihat buah yang ditunjuk oleh Van
"Hmm kenapa murah? Aku kira bahwa [Hero Fruit] ini adalah buah yang langka" ucap Van
"Meskipun langka dan sangat kuat, tetapi buah ini memerlukan syarat yang sangat ketat untuk memperoleh hasilnya
Seseorang perlu untuk memiliki jiwa yang murni dan hati penuh kepahlawanan. Tentu saja para pembeli di pasar gelap tidak akan memiliki jiwa kepahlawanan sehingga buah ini tidak laku"
"Begitu.. Berikan aku satu" ucap Van sambil melempar sebuah koin emas
Van kemudian mengambil satu buah [Hero Fruit] dan sang pedagang mengambil koin emas yang dilempar oleh Van
"Nak semoga kau tetap hidup!" ucap sang pedagang
Van berbalik dan melihat beberapa preman dengan jubah dari kulit harimau putih