The Anti-Hero

The Anti-Hero
Chapter 10 : Jin



Van kembali membuka matanya setelah melihat kondisi Bruce di hutan


"Jin, panggil Bruce kemari" ucap Van seolah-olah ada seseorang di sekitarnya


"Baik Master" seseorang tiba-tiba muncul dan berlutut pada Van



Jin kemudian kembali tak terlihat dan memasuki hutan


Van menatap hutan tempat Jin menghilang


Jin merupakan bawahan ketiga Van dan merupakan bawahan paling setia kedua


Adapun bawahan Van yang paling setia adalah Lucy


Van menemukan Jin di daerah kumuh


Saat itu Jin masih berumur 15 tahun


Karena Ia tak memiliki [Skill] sehingga orang tua Jin membuangnya


Bermodalkan pisau, Jin mencoba merampok Van


Tetapi Van langsung mengalahkan Jin dalam satu gerakan


Tanpa basa basi, Van menawarkan Jin untuk menjadi bawahannya


...Flashback...


Saat itu, Van sedang berjalan di daerah kumuh setelah mendengar berita bahwa ada seorang remaja yang berhasil membunuh puluhan gangster yang mencoba mengganggunya


Sepanjang jalan, hanya bau busuk yang melewati hidung Van dan suara tikus yang terdengar di telinga Van


Saat Van menelusuri gang, seseorang tiba-tiba muncul dan berlari ke arahnya dengan niat membunuh


Tanpa berbalik, Van mengaktifkan [Telekinesis] milik Alice


Dengan [Telekinesis], sosok yang menyerang Van tiba-tiba terlempar ke samping dan menabrak dinding


Sosok tersebut terlempar sangat kencang sehingga menghancurkan dinding yang Ia tabrak


Van kemudian berjalan mendekat lubang di dinding


Sedangkan sosok tersebut mencoba untuk bangkit tetapi gagal karena Van memberi tekanan pada sosok tersebut dengan [Telekinesis]


Van menatap sosok tersebut, seorang remaja yang berusia 15 tahun dengan rambut putih acak-acakan dengan mata biru


Tetapi mata biru yang dimiliki sosok tersebut dipenuhi tatapan benci pada dunia


"Kau adalah Jin? Remaja yang berhasil membunuh puluhan gangster?" tanya Van


"Benar, aku Jin.... Kau ingin membalaskan dendam gangster-gangster itu?" ucap Jin sambil menatap Van dengan mata biru yang dingin


"Aku tak peduli kau membunuh siapapun. Aku hanya tertarik pada yang kuat" ucap Van


"Hoh? Jadi apa yang akan kau lakukan pada seseorang tanpa [Skill] sepertiku?" tanya Jin


"Aku menyukai tatapanmu, tatapan benci pada dunia.. Jadilah bawahanku dan akan kubantu mengubah hidupmu" ucap Van


"Heh menurutmu aku akan percaya? Fondasi pahlawan di dunia ini sangat kokoh. Hanya kau seorang tak dapat mengubah itu" balas Jin


Saat Van dan Jin saling menatap, sekumpulan gangster menghampiri mereka


"Hei hei lihat ini! Jin dan seorang anak pahlawan #1"


"Tak menyangka kita akan mendapat jackpot"


"Ku kira hanya membalas dendam, kita bahkan bisa menghasilkan uang dengan menangkap anak pahlawan #1"


Van dan Jin berbalik menatap gangster-gangster yang menghampiri mereka


Jin yang telah terlepas dari efek [Telekinesis] langsung bangkit berdiri dan meraih pisau miliknya


"Diamlah dan saksikan seseorang yang akan mengubah dunia" ucap Van


Kabut hitam mulai menutup tubuh Van dan saat kabut hitam menghilang, pakaian Van telah berubah


Yang awalnya hanya pakaian akademi biasa berupa kemeja putih dengan celana hitam panjang formal berubah menjadi pakaian ala [Darkness] berupa kaos lengan panjang hitam, celana panjang hitam, blazer hitam dan masker yang menutup leher hingga hidung


"Kuperlihatkan perbedaan antara [Van Black] dan [Darkness]" ucap Van


Van kemudian berlari menuju kerumunan gangster dimana para gangster juga siap menyerang Van yang datang


Saat Van semakin dekat, salah seorang gangster mengayunkan pedang ke arah Van


Tetapi Van menahan pedang tersebut dengan telapak tangannya dan mengaktifkan [Decay]


Seketika pedang tersebut berubah menjadi debu dan gangster pemegang pedang juga hancur menjadi debu


Suara pistol terdengar dan sebuah peluru berhasil mengenai posisi jantung Van


Tetapi Van tak berhenti dan mendekat gangster yang terdekat darinya


Peluru yang ditembakkan juga tak berhenti dan lusinan peluru ditembakkan menuju Van


Tubuh Van yang terluka mulai beregenerasi berkat efek [Immortality]


Pakaian yang dikenakan Van juga mulai beregenerasi sendiri


Van menatap pakaiannya yang perlahan pulih dan bersyukur karena dirinya kaya


Karena pakaian miliknya terbuat dari benang dari kepompong monster [Rainbow Caterpillar] yang akan berubah menjadi [Rainbow Butterfly]


[Rainbow Caterpillar] (ulat pelangi) : ulat sebesar kepalan tangan manusia berwarna pelangi. Dapat berevolusi menjadi [Rainbow Butterfly] (kupu-kupu pelangi) jika nutrisi cukup. Saat menjadi kepompong, kepompong miliknya sangat cocok untuk dijadikan benang untuk dibuat pakaian


Kembali ke laptop, Van mengaktifkan [Boost] sebesar 1000x (seribu kali lipat)


Dengan [Boost 1000x], kecepatan Van sangat cepat dan para gangster hanya melihat afterimage saat Van bergerak


Van berhasil menyentuh wajah salah satu gangster dan mengubahnya menjadi debu


Van kemudian melakukan tendangan ke belakang tanpa melihat dan seorang gangster terlempar akibat tendangan Van


Van menatap sekitarnya dan bergumam "Semut selalu berdatangan tanpa henti"


Van kemudian menyentuh tanah dan mengaktifkan [Decay]


Dengan Van sebagai pusatnya, sekitar Van mulai hancur berubah menjadi debu bahkan tanah


1 meter


10 meter


50 meter


100 meter


500 meter


1000 meter (1 kilometer)


Setelah itu, sebuah lubang seluas 1 kilometer muncul di permukaan bumi seolah-olah hancur ditabrak meteor


Kawasan kumuh hancur menjadi debu menjadi bagian dari sungai panjang sejarah


Adapun Jin, saat ini Ia memandang sekitarnya yang hancur menjadi debu tak bersisa


"Sial, apa-apaan itu" gumam Jin


Van berjalan mendekati Jin sedangkan Jin hanya memandang Van berjalan ke arahnya


"Jadi bagaimana, apa kau menerima proposalku?" tanya Van


"Baiklah, aku setuju menjadi bawahanmu" ucap Jin


"Pilihan yang bagus" ucap Van lalu meletakkan jarinya di dahi Jin


Setetes darah mulai meresap ke dalam dahi Jin


Jin merasakan sensasi hangat menyebar di tubuhnya dan tubuh Jin tiba-tiba tak terlihat


...[Bawahan #3 - Jin - Stealth]...


[Stealth] : Penggunanya mampu menjadi tak terlihat seolah-olah pengguna tak pernah ada di dunia ini


Van mengangguk puas dan ikut mengaktifkan [Stealth]


Jin yang melihat Van ikut tak terlihat seketika terkejut "Ba-bagaimana bisa?"


"Tak perlu bertanya, cepatlah pergi dari sini, para pahlawan akan segera datang" ucap Van


Van kemudian mengaktifkan [Telekinesis] untuk membuat dirinya dan Jin terbang di udara


Van dan Jin terbang di langit dan dalam semenit berhasil kembali ke [Akademi]


Saat tiba di kamar Van, mereka berdua melepaskan efek [Stealth]


Van kemudian menatap Jin "Mulai sekarang, kau akan selalu di sisiku, gunakan [Stealth] untuk selalu tak terlihat"


"Baik, Master" ucap Jin


...End Flashback...


Van menatap kembali ke api unggun yang masih menyala


Sedangkan Jin berjalan menelusuri hutan lebih dalam untuk mencari Bruce