
Seminggu telah berlalu semenjak kejadian di mall Kota #1
Kejadian itu dinamakan [White Tiger Incident] oleh pemerintah setempat
Meski begitu, banyak hal disembunyikan kepada publik, seperti, kemunculan Iblis dan munculnya pemimpin [Darkness] sang pemimpin [Dark Shadow]
Hal itu dilakukan agar tidak menimbulkan kekhawatiran pada publik
Dan juga, ayah Van juga ikut pusing karena harus mengeluarkan uang lagi untuk pembangunan pusat perbelanjaan
Adapun salah satu pelaku yang terlibat, Van, sedang berjalan di taman Akademi di bawah tatapan kagum, iri, dan benci dari para siswa Akademi
Saat sedang berjalan, Van melihat seorang siswa yang sedang membaca buku tanpa sampul dan duduk di bangku taman
Saat sedang menatap siswa tersebut, Ace datang dengan skill [Light Speed] miliknya
Ace tiba di sebelah Van dan mengayunkan kaki kanannya ke wajah Van
Namun, Van hanya bergeser selangkah ke samping dan berhasil menghindari serangan Ace
Van hanya menendang ringan kaki kiri Ace
Akibatnya, Ace kehilangan keseimbangannya dan terjatuh
"Aww" gumam Ace saat merasakan sakit di punggungnya
sambil berdiri, Ace membersihkan debu yang menempel di seragamnya
"Hei, apa yang kau perhatikan?" ucap Ace sambil melihat ke arah Van memandang
"Hmmm anak itu?" ucap Ace sambil terheran
"Kau mengenalnya?" tanya Van
"Ya, aku mendengarnya dari gosip" balas Ace
"Rumor apa?" tanya Van sekali lagi
"Namanya Luke. Ia adalah salah satu siswa di angkatan kita yang tidak memiliki skill. Akan tetapi, Ia memiliki psikologis yang luar biasa. Ia berhasil mengalahkan seorang siswa dengan skill peringkat S " jawab Ace
Van mengangguk dan lanjut berjalan menuju kelas Akademi, diikuti dengan Ace yang mengikutinya
"Apa kau tertarik dengannya? Sungguh tak biasa kau tertarik dengan sesuatu" ucap sambil sambil berjalan menyusul Van
Van hanya diam berjalan dan menghiraukan Ace yang berisik
...----------------...
Kantin Akademi
Van tiba di kantin untuk mengambil makan siang
Meskipun dirinya sudah tidak membutuhkan makanan karena [Physical] yang Ia dapatkan saat [Shinigami] menjadi bawahannya
Akan tetapi, Van tetap melakukannya agar tetap menjaga citra miliknya
Saat Van sedang berjalan dengan makan siang di tangannya, Ia melihat tidak ada siswa yang duduk di dekat Luke
Van kemudian mengambil inisiatif berjalan ke arahnya dan duduk di meja makan yang sama dengan Luke
Aksi Van menyebabkan banyak diskusi di antara siswa Akademi
Namun menyadari bahwa yang mereka gosipi adalah Van, maka mereka segera berhenti bergosip dan lanjut memakan makan siang mereka
Luke yang sedang makan sambil membaca buku tanpa sampul tiba-tiba merasakan pergerakan di depannya
Ia mengangkat kepalanya dan melihat siswa paling populer, kuat, tampan, dingin, dan 1001 kelebihan lainnya duduk di meja makan yang sama dengannya
Namun, tidak ada perubahan di sorot mata, ekspresi, pergerakan tangan, gerakan kaki dan lainnya, yang menandakan bahwa kualitas psikologis Luke sangat bagus
"Apa yang sedang kau lakukan?" tanya Luke
"Untuk apa bertanya? Aku berada di kantin, membawa makan siang, dan duduk di meja makan. Apakah kurang jelas bahwa Aku ingin makan?" balas Van dengan tenang
"Begitu" ucap Luke dengan tenang dan melanjutkan membaca buku
"Membaca buku dark psychology, sepertinya rumor itu benar" ucap Van dengan suara rendah yang hanya bisa didengar oleh Luke
Mendengar ucapan Van, mata Luke menunjukkan sorot terkejut dan segera menutup buku tanpa sampul yang Ia baca
Sorot mata terkejut Luke segera menghilang dan kembali tenang seperti semula
Akan tetapi, Luke terus menatap Van dengan tegas selama belasan menit
"Untuk apa membaca buku seperti itu? Apa tujuanmu? Apa yang akan kau lakukan?" ucap Van dan memakan suapan terakhir dari makanannya
"Jika kau ingin tahu lebih dalam, datanglah ke gudang saat malam" ucap Van dan bangkit berdiri dengan piring kosong bekas makan siangnya
Luke menatap kepergian Van dengan matanya yang tenang, tetapi dalam pikirannya telah penuh dengan berbagai macam analisis
...----------------...
Malam hari
Van yang sedang duduk di dalam gudang tiba-tiba merasakan pergerakan
"Akhirnya kau sudah tiba" ucap Van sambil menatap salah satu sudut ruangan
"Katakan alasanmu mendekatiku" suara Luke terdengar di sudut ruangan yang diselimuti kegelapan malam
"Aku hanya tertarik padamu, seseorang tanpa skill masih berusaha dengan keras untuk melawan dunia yang kejam ini. Apa alasannya?" jawab Van
Saat Van sedang berbicara, sebuah pisau buah terbang ke arahnya
Berkat skill [Physical], kulit Van merupakan salah satu material terkeras di dunia
Saat pisau buah tersebut mengenai kulit Van, pisau buah tersebut langsung hancur berkeping-keping
Van tetap tak bergeming dan melihat Luke masih berputar-putar di dalam gudang sambil melempar belasan pisau buah
Akan tetapi, usahanya gagal dan semua pisau buah langsung hancur saat mengenai kulit Van
"Percuma saja, seseorang tanpa skill tidak akan pernah bisa mengalahkan seseorang dengan skill. Meski bisa, itu hanyalah keberuntungan. Itulah hukum dunia saat ini" suara Van bergema di gudang Akademi
Sesaat setelahnya, Luke muncul di depan Van dengan sebuah pisau buah di tangannya
Luke berlari secepat mungkin dan mengayunkan pisau buah tersebut ke arah leher Van
Saat semakin dekat, Luke tiba-tiba merasakan krisis di hatinya
Di sisi Van, Van mengaktifkan [Telekinesis] saat melihat Luke semakin dekat
Saat [Telekinesis] aktif, Luke tiba-tiba berhenti bergerak seperti patung
Wajah Luke penuh dengan keterkejutan dan menatap Van dengan tak percaya
Setahunya, Van memiliki 2 skill, yaitu [Decay] dan [Immortality] yang cukup mengesankan untuk memiliki 2 skill
Tetapi skill yang Van gunakan padanya tidak berhubungan dengan kedua skill tersebut
Artinya, Van memiliki 3 skill, atau bahkan lebih
Van kemudian berjalan ke arah Luke yang masih tidak bergerak
"Ada apa? Terkejut? Bukankah dunia ini tidak adil bagimu? Seseorang masih bisa memiliki 2 skill atau lebih, sedangkan dirimu tidak memiliki skill apa pun" ucap Van
Mendengar ucapan Van, Luke menggertakkan giginya
Sosok Van kemudian diselimuti kegelapan
Hal ini membuat Luke kebingungan dengan apa yang terjadi
Saat kabut hitam menghilang, Luke melihat sosok Van lainnya, yaitu [Darkness] sang pemimpin [Dark Shadow] dan penjahat paling dicari
Luke tidak bisa mempertahankan kemampuan psikologisnya untuk tetap tenang dan gemetar ketakutan saat melihat sosok di depannya
[Darkness] meraih sebuah pedang yang Ia ambil dari [Infinite Castle] dan meletakkannya di leher Luke
"Luke, katakan keinginanmu padaku! Lawan dunia ini dan bergabung dengan [Dark Shadow]....
Atau...
Mati....."
Mendengar ucapan [Darkness], Luke terdiam selama beberapa menit
Luke membulatkan tekadnya dan menatap [Darkness] di depannya dengan tegas
"Aku memilih bergabung" ucap Luke dengan tegas
[Darkness] mengangguk dan melukai dirinya sendiri
Lalu meletakkan darahnya di dahi Luke
...[Bawahan #9 - Luke - Illusion]...
[Illusion] : Kemampuan untuk menciptakan ilusi dalam pikiran seseorang, menciptakan ilusi di lingkungan, dan mengendalikan 5 panca indra mahluk hidup