The Anti-Hero

The Anti-Hero
Chapter 1 : Keadilan



Di sebuah Villa di kota New York


Seorang remaja muncul dengan pakaian serba hitam dan kain yang menutup wajahnya menyisakan matanya yang berwarna yang terlihat


Meskipun tertutup oleh kain, dapat terlihat bahwa remaja tersebut adalah seorang remaja yang tampan


Remaja tersebut kemudian berjalan memasuki Villa


*BOOM


Sebuah suara tembakan terdengar dari dalam Villa setelah remaja tadi memasuki Villa


Suara tembakan yang menggema membangunkan para penjaga Villa


Para penjaga Villa dengan sigap memasuki Villa


*BOOM


*BOOM


*BOOM


Suara tembakan beruntun terdengar setelah para penjaga Villa memasuki Villa


Para penjaga yang baru melangkahkan kaki di Villa langsung terjatuh setelah terkena tembakan di dada


Adapun pelaku yang menembakkan pistol adalah remaja tersebut


Remaja tersebut saat ini sedang memandangi seorang pria paruh baya gendut yang sedang menjerit kesakitan sambil memegangi paha kanannya yang terluka


"Bajingan brengsek yang melakukan korupsi sepertimu tidak cocok untuk tinggal di dunia ini lebih lama" ucap remaja tersebut sambil meletakkan moncong pistol di dahi pria paruh baya tersebut


"Ada kata-kata terakhir?" tanya remaja tersebut


"A-ampuni A-"


*BOOM


Peluru mengenai kepala pria tersebut yang ketakutan akan kematian


Pria paruh baya itu terjatuh ke tanah dan kehilangan vitalitas hidupnya


Remaja tersebut kemudian berjalan keluar dari Villa dan berlari sambil menghindari CCTV yang menunjukan bahwa kemampuan anti-pengintaian remaja tersebut sangat hebat


Setelah berlari sekian lama, remaja tersebut akhirnya tiba di sebuah apartment sederhana


Remaja tersebut membuka pakaiannya yang berlumuran darah


Membuka pakaiannya menunjukkan tubuh remaja tersebut sangat bagus dengan otot kencang serta 8-pack


Remaja tersebut membuka kain yang menutupi wajahnya dan menunjukkan wajah yang sangat tampan



Dengan wajah tampan, rambut putih, mata biru serta ekspresi dingin membuat remaja tersebut memiliki pesona tersendiri


...Keesokan Harinya...


Remaja tersebut terbangun dari tidurnya dan mengenakan seragam sekolah miliknya


Ia menuruni apartment dan berjalan di trotoar menuju sekolah


Remaja tersebut akhirnya tiba di sekolah dan merupakan siswa pertama yang datang


Remaja itu langsung duduk di meja tempat protagonis, sudut belakang dekat jendela


Remaja itu menutup matanya dan berpikir dalam pikirannya mengenai masa lalunya


Orang tuanya meninggal saat Ia masih kecil bahkan Ia sudah tak dapat mengingat wajah orang tuanya


Dilahirkan tanpa orang tua dan terlahir di kawasan kumuh dengan kejahatan yang merajalela


Membuatnya selalu mengembangkan fisik dan mentalnya sejak kecil


Menghadapi bahaya dan kematian setiap hari sejak kecil membuatnya tidak terlihat seperti remaja yang umumnya


Entah sudah berapa banyak darah dan nyawa yang ada di tangannya semenjak Ia harus hidup di lingkungan yang keras


Karena lingkungan yang keras, remaja tersebut memiliki cara pandangnya sendiri terhadap dunia


Merasakan kejahatan setiap hari saat kecil terkadang membuatnya mempertanyakan apa itu keadilan yang sebenarnya


Selang beberapa menit melamun, sebuah tangan menepuk pundaknya


Remaja tersebut sontak memegang telapak tangan yang menepuk pundaknya


Lalu tangan lainnya memegang lengan pihak lain


Remaja tersebut berdiri lalu membanting orang yang menepuk pundaknya


"Aw aw apakah kau ingin membunuhku? Van! Sadarlah! ini aku, apa kau harus menggunakan seni bela diri seperti judo untuk temanmu sendiri?" terlihat sosok anak muda yang dibanting oleh remaja tersebut


"Aku tak peduli" ucap remaja bernama Van lalu duduk kembali


"Tch dasar remaja dingin" balas anak muda tersebut


Yah remaja yang membunuh pejabat korup itu bernama Van, Van Black


Seorang remaja yang kehilangan orang tuanya sejak kecil dan tumbuh di lingkungan yang keras


Dengan lingkungan yang keras menyebabkan Van memiliki cara pandang tersendiri pada dunia


Kelas pun dimulai setelah setengah jam Van menunggu


Van yang sedang berada dalam proses pembelajaran tiba-tiba merasakan sesuatu yang aneh


Jantungnya tiba-tiba terasa sakit dan kepalanya terasa sangat berat


Matanya terasa berat dan Ia bahkan kehilangan kemampuannya untuk bergerak


"Van, apa kau baik-baik saja?" suara terdengar di telinga Van namun Ia tak dapat melihat siapa yang bertanya


Van yang merasakan hal ini akhirnya menyadari apa yang terjadi padanya


Kematian mendatanginya perlahan-lahan


Van menghela nafas dalam hari dan bisa merasakan sensasi indranya perlahan menghilang serta rasa dingin menyengat di sekujur tubuhnya


'Ini waktunya, kah?' pikir Van lalu menutup matanya


Van Black - seorang remaja sempurna yang memperjuangkan kehidupan... mati di tangan penyakit


...----------------...


Suara senyap di telinga Van mulai tergantikan dengan suara ribut dari segala arah


Van membuka matanya dan Ia melihat dirinya berada dalam bus


Van mendapatinya dirinya berada di tubuh seorang remaja yang penampilannya mirip dengan dirinya di kehidupan sebelumnya


Kemudian, kepala Van menjadi sangat pusing dan lintasan memori melintas di benaknya


Lintasan memori ini mengatakan bahwa tubuh ini bernama Van Black, nama yang sama dengannya


Namun tubuh ini memiliki orang tua dimana ayahnya adalah pahlawan nomor satu sedangkan Ibunya adalah orang terkaya di dunia


Pemilik tubuh ini tampan dan memiliki kepribadian yang mirip dengannya, yaitu dingin sehingga dirinya tidak memiliki teman sekalipun sejauh ini


Saat ini mereka sedang menuju [Aula Kebangkitan] untuk membangkitkan [Skill]


[Skill] di dunia ini adalah sebuah kemampuan untuk mendapatkan kemampuan super


Dunia ini sangat berbeda dari Bumi, meskipun namanya bumi namun dunia ini ratusan kali lebih luas dari bumi


Dan tidak ada negara di dunia ini, hanya ada 100.000 kota dimana satu kota memiliki luas seperti benua Australia


Jarak antara satu kota dengan kota lainnya dipisahkan oleh hutan dimana hutan ini berisikan monster yang tak terhitung jumlahnya maupun ras-ras lain seperti Elf, Dwarf dan yang lainnya


1000 tahun yang lalu, dunia mengalami perubahan


Munculnya monster dan ras-ras lain entah darimana


Serta manusia yang membangkitkan [Skill] untuk bertahan hidup dari serangan monster dan ras lainnya


Oleh karena itu terdapat sistem pahlawan yang bertugas untuk melawan para monster, melindungi warga, menangkap para penjahat dan lainnya


Orang-orang di dunia ini membangkitkan [Skill] mereka saat berumur 15 tahun dan pemilik tubuh ini juga berumur 15 tahun sehingga sekolah mengadakan kebangkitan [Skill]


Jika anda membangkitkan [Skill] ataupun tidak, maka selanjutnya anda akan pergi ke akademi selama 7 tahun dan lulus pada usia 21 tahun


Di akademi, mereka akan dilatih untuk bertahan hidup agar bisa bertahan hidup di dunia yang kejam ini


Namun terdapat suatu perbedaan, seseorang yang tidak dapat membangkitkan [Skill] akan dianggap kasta rendah dan selalu didiskriminasi


...----------------...


"Hei hei, kira-kira [Skill] seperti apa yang akan aku bangkit nantinya?"


"Entahlah, aku berharap agar dapat membangkitkan [Skill] peringkat C, setidaknya aku bisa bertahan hidup dengan itu"


"Aku berharap bisa membangkitkan [Skill] peringkat SSS"


"Lupakan tentang itu, [Skill] peringkat SSS hanya dimiliki oleh 10 orang di dunia ini"


"Berbicara tentang [Skill] peringkat SSS.... nampaknya Van bisa membangkitkannya kan? Ayahnya adalah pahlawan peringkat satu dengan [Skill] peringkat SSS"


"Sepertinya begitu"


"Baiklah anak-anak... bersiaplah, kita telah tiba di [Aula Kebangkitan]" ucap Ibu Guru


...[DING!]...


...[SKILL SYSTEM SEDANG MENGIKAT]...


...[SKILL SYSTEM BERHASIL TERIKAT]...


Mendengar suara di benaknya, Van terkejut


Sebuah informasi masuk di pikirannya


System ini dapat merekrut bawahan dengan cara membuat seseorang menerima darahnya


Setelah menerima darah Van, bawahannya akan mendapatkan sebuah [Skill]


[Skill] yang dimiliki bawahan tersebut juga akan dimiliki oleh Van