The Anti-Hero

The Anti-Hero
Chapter 19 : Vampire Attack IV



Note : Novel baru gw udah keluar, jangan lupa baca yahhh. Dijamin seru


Naga raksasa di langit membuat semua orang menjadi ketakutan


Bahkan karena aura yang mengerikan, beberapa pahlawan hanya bisa berlutut karena tekanan yang berat


"Sudah selesai, kembalilah" suara ringan naga raksasa bergema dan membuat gempa ringan di akademi


Mendengar suara tersebut, siluet ketujuh yang dari tadi tidak bertarung akhirnya menunjukkan dirinya


Siluet ketujuh melepaskan tudungnya dan menampilkan rambut panjang pirang yang memanjang hingga ke pinggang


Siluet ketujuh akhirnya menjentikkan jarinya, dan ketujuh anggota [Dark Shadow] menghilang dari tempatnya seolah-olah lenyap dari muka bumi


Di sisi lain, naga raksasa akhirnya mengaum sangat keras dan seluruh akademi bergetar sangat kuat hingga jendela yang terbuat dari kaca khusus pecah


[Elemental Master] menatap naga raksasa di langit dan menatap para pahlawan yang sudah sembuh


Bahkan Van yang berada di langit hanya dapat mengagumi kekuatan fisik pahlawan pro tingkat atas


Bahkan sebelumnya ada pahlawan yang kehilangan salah satu lengannya hingga mengalami pendarahan parah, tetapi sekarang pendarahan tersebut sudah berhenti bahkan lukanya sudah mengering


Luka-luka kecil yang ada sebelumnya telah menghilang dan hanya menyisakan bercak darah yang telah mengering


Sedangkan para vampire hanya bisa menatap kosong pada naga raksasa di langit


Viscount menarik napas dalam lalu mengangkat tangannya dan berseru "TAK PEDULI APA PUN! BERGEGAS KE PORTAL!"


Setelah itu, semua vampire kembali tersadar dan berpencar ke segala arah


Van tak memberi mereka waktu untuk melarikan diri. Van menarik nafas dalam-dalam dan menghembuskan napas api


Naga raksasa yang mengembuskan napas api sudah cukup memberikan mimpi buruk bagi para vampire


Napas api yang sangat besar dan luas menelan seluruh [Colosseum]


Bahkan [Elemental Master] dan pahlawan lainnya terpaksa mundur dari [Colosseum] karena api melelahkan logam khusus arena [Colosseum]


Meskipun mereka dapat melindungi diri, tetapi mereka tetap memilih melarikan diri karena mereka masih perlu menghadapi kekurangan oksigen apabila memilih untuk bertahan di [Colosseum]


[Elemental Master] dengan seluruh kekuatannya berhasil menyentuh ranah [Ruang dan Waktu]


Berkat itu, [Elemental Master] dapat menghentikan waktu selama 5 detik dan menciptakan menggunakan elemen ruang untuk membawa pergi para pahlawan


Para pahlawan akhirnya selamat dan menatap [Colosseum]


Paman Javier a.k.a [Disaster] memegang dadanya ketika melihat [Colosseum] hancur


"Ugh, 1 miliar dollar lenyap begitu saja" gumam Paman Javier


Sedangkan [Elemental Master] berlutut karena menguras energi terlalu banyak untuk menyentuh ranah [Ruang dan Waktu]


Van yang masih berada dalam mode naga raksasa hanya menghembuskan napas api selama 10 menit tanpa berhenti


Van akhirnya berhenti dan [Colosseum] telah rata dengan tanah


Semua vampire telah musnah kecuali satu vampire yaitu sang Viscount


Meski begitu, seluruh tubuhnya telah dipenuhi luka bakar, lengan dan kakinya menghilang, bahkan separuh badannya telah lenyap


Van tiba-tiba merasakan rasa lelah yang berat menimpanya dan Van perlahan berubah kembali menjadi wujud manusia


Van merasa seluruh tubuhnya kehilangan kekuatan dan kepalanya terasa berkunang-kunang


"Sial, kekuatan fisik masih belum cukup" gumam Van dengan kesal


Van kemudian mengaktifkan [Infinite Castle] milik Lucy dan menjentikkan jarinya


Van menghilang dari tempatnya dan tiba di sebuah kegelapan yang sangat luas dan tak berujung


Berada di kegelapan ini selama beberapa menit sudah cukup untuk membuat manusia biasa menjadi gila


Suara jentikan jari bergema di hamparan kegelapan, Van perlahan bergerak menuju salah satu pulau


Saat di perjalanan, Van melihat pulau-pulau yang masing-masing memiliki istana yang besar dan megah dengan datar seolah-olah telah terbiasa


Ada pulau yang dipenuhi dengan naga dan istana yang terbuat dari tulang naga


Ada pulau yang berupa es dan salju dengan istana es


Ada pulau yang dipenuhi dengan berbagai monster dengan istana yang terbuat dari tulang berbagai monster


Ada pulau yang berupa hutan yang dipenuhi pohon-pohon yang amat besar dan lebat dengan istana yang terbuat dari pohon raksasa


Ada pulau yang tandus dengan lubang bekas pukulan dimana-mana dan istananya telah hancur menjadi reruntuhan


Ada pulau yang memiliki vegetasi alami berupa tumbuhan, hewan, dan tanpa istana


Ada pulau yang sangat aneh dimana terdapat labirin yang berkelok-kelok dan tidak terdapat istana sama sekali


Setelah perjalanan yang cukup singkat, Van akhirnya tiba di pulau miliknya yang merupakan tanah tandus dengan kastil kegelapan


Van perlahan memasuki istana miliknya dan berjalan menelusuri seluruh istana


Seluruh istana dipenuhi dengan logam dan permata indah yang sangat langka di dunia


Van akhirnya tiba di aula utama dan duduk di singgasana


Saat duduk di singgasana, ketujuh bawahan Van berlutut kepadanya


"Sekarang kita sudah mengungkapkan [Dark Shadow] kepada dunia. Tujuan sampingan kita adalah mencari anggota [Dark Shadow] sebanyak-banyaknya" ucap Van


"Baik, Master" ucap mereka bertujuh


"Sekarang bubar" ucap Van dan mereka bertujuh menghilang di bawah tatapan Van


Van kemudian menoleh ke arah langit-langit istana dan menghela nafas perlahan


Van mengaktifkan [Telekinesis] dan bermain-main dengan objek di sekitarnya untuk sementara waktu


"[Hero Fruit]" gumam Van


[Hero Fruit] : Buah yang konon katanya adalah buah yang ditanam oleh pahlawan dahulu kala. Mahluk hidup yang memakannya harus memiliki jiwa pahlawan untuk mendapatkan efeknya. Efek [Hero Fruit] adalah meningkatkan kekuatan fisik dan mental sebesar ratusan kali lipat


Van kemudian berdiri dari singgasana dan pakaian di tubuhnya kembali menjadi seragam akademi


Van menjentikkan jarinya dan tubuhnya menghilang di istana dan muncul kembali di asrama miliknya


Van membuka kulkas dan mengambil segelas coke dan meminumnya "A.I. nyalakan TV"


TV menyala dan seluruh saluran TV dipenuhi dengan berita penyerangan akademi


"Dini hari, akademi kota #1 diserang oleh organisasi yang dikenal sebagai [Red Blood]...."


"CITYONE melaporkan! Telah terjadi sebuah serangan di akademi kota #1! Diduga merupakan serangan dari organisasi bawah tanah....."


"Beberapa jam yang lalu, terjadi sebuah serangan di akademi kota #1! Dugaan sementara terdapat ratusan orang meninggal baik dari masyarakat maupun siswa akademi sedangkan yang lainnya mengalami luka berat maupun luka ringan"


"Kemunculan naga raksasa di akademi membuat kerusakan yang cukup besar. Diduga pihak akademi memiliki kerugian sebesar miliaran dollar"


"Diduga serangan di akademi dilakukan oleh [Dark Shadow] yang dipimpin oleh [Darkness]. Pemerintah telah berusaha menangkap [Darkness] dan anggota [Dark Shadow] lainnya"


"Bounty [Darkness] telah mencapai $500 juta dollar, sedangkan anggota [Dark Shadow] mencapai $100 juta dollar. Apabila ada yang memiliki informasi mengenai [Dark Shadow] maka akan diberikan #10 ribu dollar"


Van yang melihat semua saluran berita yang membosankan langsung menutup TV


"Tch beritanya dimanipulasi. Sejak kapan [Dark Shadow] melakukan seperti itu. Bahkan vampire pun tidak diliput dalam berita itu" gumam Van ketika melihat informasi di TV


Saat Van sedang duduk, terdengar ketukan di pintu dan pintu perlahan terbuka secara otomatis


"Yahaha nak kau masih hidup setelah serangan ini" suara Ayah Van yang mengesalkan terdengar dari balik pintu