
Rebecca sekarang Sedang Berada Diudara, Gadis itu tampak sangat menikmati Perjalanannya
Untuk Pertama Kali Dalam Hidupnya ini Dia Bisa Menaiki Helikopter, Dulu Dia Juga Pernah Menuliskan Sesuatu Didalam Buku Harapan Miliknya...
FLASHBACK 14 TAHUN YANG LALU.....
seorang Gadis Berumur 6 Tahun terlihat Sedang Mengejar Sesuatu Yang Kebetulan Terbang Diatas Rumahnya
"CACA.... CACA KAU DIMANA..." Panggil Seorang Wanita Dari Dalam Rumah
Gadis Kecil itu Segera Menghentikan Langkahnya
"IBUUU... CACA DITAMAN..." Balasnya Cepat
"IBUUUU... IBU.... ADA BENDA BESAR YANG TERBANG BU...." Teriaknya Lagi Sembari Meloncat Riang
Wanita yang Barusan Memanggil Gadis itupun Datang Kearah Sang Gadis, Dia Tersenyum Hangat Saat Melihat Tingkah Lucu Sigadis Kecil
"Benda Terbang?" Ucapnya
Gadis Manis itu Mengangguk kan Kepalanya Dengan Semangat, Lalu Menunjuk Pada Benda Yang ternyata Sebuah Helikopter
Wanita itu pun Tertawa Kecil, dia Mendekat Lalu Mengusap Kelapa Sang Gadis Dengan Lembut
"Rebecca ku Sayang, Benda itu Adalah Helikopter, Mengerti?" Ucapnya
"Helikopter itu apa Ibu Sarah?" Tanya Rebecca Kecil Dengan Polosnya
"Kalau Caca Menaikinya, Maka Caca Bisa Terbang" Jawabnya Singkat
"Woww... Kalau Begitu Caca Harus Menaikinya Dimasa Depan?" Tanya Rebecca Kecil Lagi
"Tentu saja" Jawab Ibu Sarah
Rebecca Kecil Menganggukkan Kepalanya Lagi dengan Semangat, Lalu dia berlari Kecil Menuju Kearah Kursi Taman, Disana Terdapat Buku Harapan Miliknya yang selalu dia bawa Kemanapun
Rebecca Duduk dikursi, Lalu Mulai Membuka Bukunya Dan Menulis Sesuatu
"Dimasa Depan, Rebecca Akan Naik Helikopter"
Itulah Yang Dia Tulis, Lalu Gadis itu menutup Bukunya dan Memeluk Erat Buku Tersebut Seolah-olah Buku Itu Adalah Hidupnya
Lalu Gadis itu Tersenyum Senang Sembari Menatap Kearah Langit Yang Tampak Sangat Indah
FLASHBACK OFF
Rebecca Tersenyum, Dia Selalu Menuliskan Keinginan nya Dibuku Harapan Miliknya, Sehingga dia Dapat mengenang Kembali Kenangan Indahnya, Yang Menciptakan Sebuah Keinginan Kecil itu.
Lalu Matanya Menatap Kearah Salju-salju Yang Berjatuhan, Rebecca Tersenyum Bahagia Lalu Diapun Mengatakan
"Tahun Baru Akan Segera Datang" Dan Hari Untuk Pergi Beristirahat Akan Segera Tiba"
Dua Rangkaian Kata Dengan Makna Yang Berbeda-beda... Rebecca Hanya Bisa Mencoba Untuk Tetap Bertahan Menunggu Kematian Datang Menghampirinya, Dan Saat itu terjadi, Dia Berharap Semua Harapan Yang Dia Tulis Didalam Buku Harapan Miliknya Dapat Terpenuhi
Lalu Matanya Menangkap Sebuah Kota Yang Tertutup Salju
"Itu, Turunkan Aku Dihotel itu" Ucap Rebecca Senang
Pria Yang Sedari tadi hanya Mengemudi kan Helikopter itu Tersentak Kaget Saat Melihat Hotel Yang Dituju Oleh Rebecca, Hotel itu Adalah Hotel Bintang 5 Yang Berada dinegara Ceko
"Kau Yakin Itu Hotelnya?" Tanya Pria itu
"Iya, Itu Hotelnya, Dan Aku Ingin Turun Disana" Jawab Rebecca Cepat Tanpa Mengalihkan perhatiannya
Akhirnya Helikopter Itu Mendarat Dengan Aman Didepan Pintu Masuk Hotel, Yang Mengundang Banyak Perhatian Dari Para Karyawan Ataupun Pengunjung Yang Datang Kesana
Rebecca Akhirnya Mengalihkan Perhatiannya Pada Sang Pria
"Berapa Harga Sewanya?" Tanya Gadis itu Dengan Polosnya
Pria itu Tersenyum Lalu Menghitung Uang Yang dipegang Oleh Rebecca, Diapun Mengambil Beberapa Uang Sesuai Harga Sewa Helikopter Miliknya
"Sudah" Jawabnya
"Baiklah, Apa Aku Bisa Meminta Nomormu, Aku Akan Menyewa Helikopter Milikmu Lagi Saat Akan Pulang Nanti, Itupun Kalau Bisa sih. Jadi Apa Bisa?" Tanya Rebecca
Pria itu Mengambil Handphone Milik nya Kemudian Memberikan Nomornya Pada Rebecca, Gadis itu Sendiri Tersenyum Senang Lalu Turun Dari Helikopter itu, Dia Melambaikan Tangannya Sebagai Ucapan Sampai Jumpa Lagi Pada Pria itu Kemudian Dia (Rebecca) Berlari Kecil Masuk Kedalam Hotel
Pria itu hanya Tersenyum Melihat Tingkah Lucu Sigadis Kecil (Rebecca)
"Permisi" Ucap Rebecca Sopan
Sang Resepsionis Menatap Kearah Rebecca Dengan Senang, Dia Sempat Melihat Rebecca Yang turun Dari Sebuah Helikopter, Yang membuat Dia Kagum
"Iya, Apa Ada Yang Bisa Saya Bantu?" Ucapnya Dalam Bahasa Ceko
"Saya Ingin Memesan Kamar Tingkat A (Kamar Istimewa)" Jawab Rebecca Juga dalam Bahasa Ceko
Resepsionis Itu Segera Terpekik Senang, Gadis Yang Baru Saja Turun Dari Sebuah Helikopter, Sekarang Memesan Kamar Tingkat A Yang Kalau Di Amerika Saja Berharga 4000 Dollar, Apa Lagi Di Negara ceko ini, Itu Harga Yang Sangat Fantastis Bagi Dirinya Sendiri. Sekarang Dia Tambah Yakin, Kalau Gadis Dihadapannya Ini (Rebecca) Adalah Orang Yang Sangat Kaya.
Rebecca:"......"(Bingung 😕)
Resepsionis Hotel Itu Segera Menghubungi Sang Meneger
☎️Isi Telpon
"Meneger"
^^^"Ada Apa?"^^^
"Gadis Yang Baru Saja Turun Dari Helikopter itu, Dia Sekarang Sedang Memesan Kamar Tingkat A"
^^^"Apa!!! Kenapa Kau Tidak Memberitahukan Itu Kepada Ku Sedari tadi"^^^
"Maafkan Saya"
^^^"Layani Dia Dengan Baik, Aku Akan Segera Datang"^^^
"Baik"
📴Dimatikan
"Nona, Apakah Anda Bisa Menyebutkan Nama Anda?" Tanya Sang Resepsionis Dengan Hati-hati
"Rebecca, Namaku Rebecca Pricilia" Jawab Rebecca
"Baik Nona Rebecca, Pak Mene-"
"Dimana Tamunya?" Tanya Sang Meneger Yang Datang dengan Tergesa-gesa
"Pak, Disini Pak" Ucap Resepsionis Dengan Cepat
Meneger itu Segera Datang dan Menghembuskan nafas panjang, Setelah Melihat Rebecca Dengan Teliti, Dia Juga Mengira Bahwa Rebecca Adalah Orang Yang Sangat Kaya, Dilihat Dari Pakaian Simpel Yang Dia Kenakan Sangat Mewah
"Pak, Ini Nona Rebecca Yang Memesan Kamar Tingkat A" Ucap Sang Resepsionis Dengan Wajah Berseri-seri
"Ah, Nona Rebecca, Pelayan Saya Akan Mengantarkan Anda KeKamar Pesanan Anda" Ucap Sang Meneger
"Oh Terima Kasih" Ucap Rebecca Senang
Lalu Dia Melihat Reynard, Pemilik Dari Tempatnya Berkerja Dulu, Pria itu Sedang Bertemu Dengan 3 Orang Dewan Bersama Dengan Selingkuhan nya Yang bernama Silvia
Rebecca Hanya Tersenyum Melihat Mereka
Lalu Dia pun Mengikuti Pelayan Yang Menunjukkan Jalan Kekemar Pesanannya
Sesampainya Di Kamarnya, Rebecca Terlihat Sangat Puas Dengan Kamarnya
Lalu dia Menoleh Kearah Sang Pelayan Lalu memberikan Semua Uang Ceko Yang dia Pegang, Dia Tidak Tau Berapa Nilai Uang Ceko Jadi Dengan Santai nya Dia Memberikan Semua Uang itu
"Ini Uang Tips Untuk mu" Ucap Rebecca Senang
Lalu Dia Masuk Kedalam Kamar Pesanan nya Dengan Cepat, Pelayan itu Sendiri Terdiam Kaku Melihat Lembaran Uang Ditangannya
"Nilai Yang sama Dengan Gajiku Selama 2 Tahun" Ucapnya Penuh Keterkejutan
...****************...
......................
......................
......................
......................