
Keesokan Harinya...
Dipagi Hari Yang Indah. Rebecca Tersenyum Sepanjang Perjalanan Menuju Ketempat Dia Akan Melakukan Terjun Payung
Gadis Itu Tak Sabar Untuk Menikmati Bagaimana Rasanya Terjun Dari Tempat Yang Sangat Tinggi.
Ingat Yah, Rebecca Itu Anak Perempuan Yang Memiliki Gangguan DID, Karena Itulah Dia Tidak Akan Takut Pada Apapun Bahkan Jika Sebuah Benda Tajam Sudah Berada Didepan Jantungnya, Dan Siap Untuk Menancap Disana.
Karena Itulah Dia Tidak Takut Pada Ketinggian, Ataupun Resiko Besar Yang Mungkin Bisa Terjadi, Saat Dia Melakukan Terjun Payung.
Akhirnya Mereka Sampai Ditempat Tujuan. Rebecca Membayar Uang Taksinya Dengan Benar, Karena Gadis Itu Sudah Belajar Tentang Berapa Jumlah-Jumlah Uang Ceko.
Gadis Itu Keluar Dan Menghampiri Silvia, Dan Yang Lain, Yang Sudah Sampai Lebih Dulu Dari Pada Dirinya.
"Viviiiii"
Rebecca Berteriak Senang Saat Melihat Sang Sahabat. Dia Berlari Dan Langsung Melemparkan Dirinya Kepelukan Silvia.
Sedang Silvia Hanya Tertawa Melihat Rebecca Yang Sedang Bermanja-manja
"Ayo Pergi, Aku Sudah Membawa Seorang Instruktur Untuk Membantu Memasangkan Parasut Untukmu" Ucap Silvia
Mereka Semua Akhirnya Pergi Kearah Sang Instruktur
Namun Hanya Rebecca Dan Reynard Yang Bersiap Untuk Terjun Payung, Sedangkan Silvia Dan Yang Lain Hanya Menonton Dari Kejauhan Sembari Menyoraki Keduanya, Meskipun Akan Sulit Untuk Mereka Dengar, Lantaran Tempat Rebecca dan Reynard Akan Melakukan Terjun Payung Sangat Tinggi.
Sambil Bersiap, Sang Instruktur Menjelaskan Langkah-langkah Untuk Melakukan Terjun Payung, Seperti Gaya Lompat, Dan Cara Membuka Parasut
"Berapa Ketinggiannya?"
Rebecca Bertanya Dengan Penasaran
"8000 Kaki"
Instruktur Menjawab Dengan Santai
"8000 Kaki Yah. Berarti 2438,4 meter Dong, Wow Keren"
Rebecca Berseru Dengan Semangat, Sedangkan Reynard Tercengang. Bukankah Itu Sangat Tinggi
Akhirnya Rebecca Dan Reynard Bersiap Untuk Melompat
Reynard Yang Baru Saja Mendengar Jika Ini Adalah Ketinggian 8000 Kaki Menjadi Takut
"Apakah Kau Tau 2438,4 Meter Berapa Cm? Dan Berapa Kilometer?"
Reynard Bertanya Dengan Nada Gemetar
"8000 Kaki \= 2438,4 Meter. 2438,4 Meter \= 243840 Cm. 243840 Cm \= 2,438 kilometer"
"Kau Sebenarnya Kuliah Dibidang Apa?"
"Aku Mengikuti Semua Bidang Kuliah, Dengan Cara Belajar Online Dengan Semua Dosenku"
"Hah!! Kau Itu Gila Belanja Yah?"
"Tentu Saja"
"Kalau Begitu Kau Dulu Yang Melompat"
"Okeeee"
Rebecca Bersiap, Dan Gadis Itu Akhirnya Melompat Dengan Bebas
"HIAAAAAAAAAAAAAAAAAAA"
Teriakannya Menggema Diudara
Rebecca Meluncur Bebas Diudara. Gadis Itu Terlihat Sangat Senang, Dan Mulai Bermain Diudara.
"Gadis Yang Sangat Pemberani"
Rebecca Sendiri Masih Asik Menikmati Bagaimana Rasanya Terjun Dari Ketinggian 8000 Kaki
Hingga Akhirnya Dia Membuka Tali Parasutnya Dan Turun Dengan Aman
"SERUUUUUUUU NYAAAAAAA" Teriak Gadis Itu Senang
Silvia Dan Yang Lain Juga Ikut Berseru Melihat Keseruan Barusan. Mereka Mulai Menyoraki Reynard Untuk Melompat
Sedangkan Reynard Sudah Sangat Ketakutan
"Aku Ingin Tanya Sesuatu"
Instruktur Mendekat Kearah Reynard
"Apa Yang Ingin Kau Tanyakan?"
"Apakah Pernah Ada Orang Yang Mati Karena Gagal Melompat Atau Apapun Disini?"
Reynard Bertanya Dengan Gemetaran
"Tentu Saja, Banyak"
Sang Instruktur Menjawab Dengan Santainya
"APAA??!!!"
"Apa? Kenapa Kau Berteriak? Bukankah Kalian Sudah Menanda Tangani Kontrak Yang Disana Tertulis, Apapun Yang Terjadi Pada Kalian Diluar Tanggung Jawab Kami"
Sang Instruktur Menjelaskan Dengan Santainya Seolah-olah Dia Tidak Perduli Apapun
Sambil Gemetaran, Reynard Kembali Naik
"PARASUT KU RUSAK, AKU TIDAK BISA MENGGUNAKAN NYA"
Reynard Berteriak Pada Silvia Dan Yang Lain, Yang sedang Menonton Dari Kejauhan.
Mereka Terlihat Kecewa Mendengar Ucapan Reynard.
Dan Akhirnya Merekapun Membubarkan Diri, Kembali Melanjutkan Kegiatan Masing-masing
****************
Setelah Kejadian Itu, Reynard Merasa Sangat Kesal Dengan Rebecca. Dia Merasa Sangat Dipermalukan
Dia Memanggil Seorang Pelayan Dan Memberikan Sejumlah Uang Kepadanya
"Cari Tahu Siapa Rebecca Pricilia Yang Sebenarnya" Ucap Reynard Dengan Dingin
Sang Pelayan Menganggukkan Kepalanya, Dan Menerima Uang Itu Dengan Senang Hati.
Pelayan Itu Adalah Salah Satu Pelayan Yang Selalu Membersihkan Kamar Rebecca Setiap Paginya. Selain Itu Dia Memiliki Seorang Teman Yang Bekerja Sebagai Petugas Penjaga Yang Mengontrol CCTV Semua Ruangan. Karena Itu dia Cukup Yakin Bisa Mendapatkan Semua Identitas Rebecca Tanpa Takut Ketahuan.
Reynard Kemudian Berlalu Pergi, Meninggalkan Pelayan Wanita Itu Sendirian.
****************
Berbeda Dengan Reynard, Rebecca Dan Silvia Datang Kesebuah Toko Pakaian. Toko Yang Rebecca Kunjungi Pertama Kali Saat Dia Datang KeCeko.
Hari Ini Dia Berniat Untuk Menggambil Baju Pesanannya Yang Akan Dia Gunakan Dimalam Tahun Baru Nanti.
Keduanya Asik Dengan Kegiatannya Hingga Akhirnya Mereka Kembali Kehotel
...****************...
......................
......................
......................