THE ADVENTURES OF THE LUCKY GIRL

THE ADVENTURES OF THE LUCKY GIRL
EPISODE 17 BUKANNYA BERKURANG MALAH BERTAMBAH



Malam Harinya...


Rebecca Dan Yang Lain Mengunjungi Kasino Hotel, Disana Mereka Menonton Banyak Sekali Orang Yang Sedang Bermain Judi


Meskipun Ini Adalah Kali Pertama Rebecca Bermain Judi, Tapi Dia Selalu Menang Dengan Mudah.


Bahkan Yang Lain Jadi Ikut Bertaruh Diangka Yang Dia Pasang.


"Silahkan Pasang"


Rebecca Yang Lain Mulai Memasang Taruhan Diangka Yang Mereka Inginkan


"Kau Ingin Menaruhnya Dimana?"


Silvia Bertanya Kepada Rebecca, Sembari Menatap Gadis Itu


"Angka 9"


Rebecca Menjawab Dengan Santainya, Lalu Jemari Gadis Cantik Itu Meletakan Chip Miliknya Diatas Angka 9


Setelah Itu Yang Lain Juga Mulai Meletakkan Chip Mereka Diangkat Yang Sama


"Nomor Taruhan" Ucap Sang Pelayan Kasino


Tangannya Dengan Lincah Memutar Bola, Lalu Bola Itu Berputar Dan Jatuh Keangka...


"9"


Silvia Dan Yang Lain Tertawa Senang. Bahkan Salah Satu Diantara Ke-3 DPR Mencium Tangan Rebecca Yang Dia Lapis Dengan Tangannya, Sangking Senangnya.


Lalu Mereka Mulai Memasang


Dan Lagi Rebecca Meletakkan Chipnya Diangka 9


Diikut Dengan Yang Lain


Lalu Bola Diputar Dan Jatuh Diangka


"Sembilan"


"Wooooww..."


Semua Pengunjung Kasino Berseru Bersamaan


Karena Melihat Keseruan Dari Meja Lain, Semua Orang Mulai Datang Dan Berkumpul Untuk Menonton Pertunjukan Rebecca Dan Yang Lainnya


"Pokoknya Habiskan Semua Uang"


Silvia Berkata Dengan Senang, Dan Diangguki Oleh Rebecca


"Nomor Taruhan"


"Taruh Dimana?"


"Tentu Saja Sembilan"


Rebecca Tersenyum Sepanjang Permainan


Sedangkan Reynard Memasang Taruhan Diangka Nol.


Lalu Bola Kembali Diputar


"Uang Besar" Ucap Rebecca


Dan Bola Jatuh


"Sembilan"


"UAAAAA..."


Silvia Berteriak Senang, Dan Merangkul Pundak Rebecca. Keduanya Tertawa Senang


Berbeda Dengan Reynard, Pria itu Sangat Kesal Karena Dia Kalah Bertaruh


Bagaimana Tidak. Rebecca Menang Berturut-turut, Padahal Dia Memasang Taruhan Diangka Yang Sama, Yaitu Sembilan.


"Ah, Aku Jadi Lapar" Ucap Rebecca Pada Silvia


"Mau Berhenti?"


"Iya, Ayo Berhenti. Aku Benar-benar Sangat Lapar Sekarang"


Rebecca Merengek Kepada Silvia


Gadis Itu Hanya Bisa Tersenyum Melihat Tingkah Manja Dari Sahabatnya Itu


Mereka Akhirnya Pergi Kearah Sang Pelayan Yang Tadi Mengurus Semua Taruhan Yang Mereka Menangkan


"Permisi, Kami Ingin Berhenti Bermain"


Silvia Berkata Dengan Sopan


"Totalnya Berapa Dollar Yah?" Tanya Rebecca Penasaran, Kira-kira Berapa Jumlah Hasil Kemenangannya.


"100 Ribu Dollar"


"100 Ribu!!!"


Silvia Berseru Dengan Penuh Keterkejutan


100 Ribu Dollar Sama Dengan Sekitar 1,4 Miliar Rupiah (1.497.515,00 Rupiah)


Rebecca Sendiri Juga Shock. Pada Hal Diawal Dia Cuman Pengen Ngabisin Uang Tabungannya Buat Ngelakuin Semua Hal Yang Dia Suka Dan Dia Ingin Lakukan, Eh Duitnya Malah Nambah Banyak


"Aneh, Kan Aku Kesini Buat Kurangin Duit. Eh Bukannya Kurang Malah Bertambah Banyak"


Rebecca Bergumam Dengan Heran


Dia Bahkan Belum Pernah Tuh Menyelamatkan Nyawa Seseorang Sampai-sampai Dia Menjadi Seberuntung Ini.


Rebecca Nggak Nyangka Dia Jadi Orang Kaya Beneran.


****************


Disisi Lainnya...


Diwaktu Bersamaan, Pelayan Yang Sudah Dibayar Oleh Reynard Menggeledah Barang-barang Rebecca, Mencoba Untuk Mencari Tahu Siapa Identitas Rebecca Sebenarnya.


Dia Menggeledah Barang-barang Rebecca Sembari Meneguk Air Liurnya Dengan Kasar.


Bagaimana Tidak, Semua Barang Milik Rebecca sangat Mewah Dan Mahal. Baik Itu Gaun, Perhiasan, Alat Makeup, Sepatu, Dan Masih Banyak Lagi


Hingga Akhirnya Gadis Itu Mendapatkan Sebuah Surat. Surat Yang Rebecca Tulis Khusus Untuk Hubbynya, Yakni Louis


Surat Itu Berisi Tentang Semua Hal Yang Rebecca Ingin Sampaikan Kepada Pria itu. Dia Bercerita Semua Tentang Dirinya, Mulai Dari Dia Pertama kali Ditemukan Oleh Ibu Sarah, Hingga Akhirnya Dia Bertemu Dengan Louis. Tapi Hanya Satu Yang Membuat Pelayan Itu Menetes kan Air Matanya.


"Hubby, Meskipun Hanya Sesaat. Aku Sangat Senang Karena Aku Bisa Bertemu Dengan Dirimu. Hidup Terlalu Pendek Untuk Mencintaimu Disatu Kehidupan. Tapi Jika Memang Kehidupan Kedua Itu Ada, Maka Aku Berjanji Untuk Mencarimu Dikehidupan Berikutnya.


Hubby, Aku Memiliki Tumor Diotakku, Dan Hidupku Sudah Tidak Lama Lagi. Aku Sangat Berharap Aku Bisa Bertemu Dengan Dirimu Lagi, Setidaknya Satu Kali Untuk Terakhir Kalinya.


Karena Aku Ingin Ingin Memiliki Kenangan Utuh Yang Dapat Kukenang Sampai Akhir.


Aku Mencintaimu, Sekarang Dan Selamanya."


Pelayan Itu Seketika Itu Juga Menangis.


Dia Merasa Sangat Kasihan Pada Gadis Itu, Karena Semenjak Kehadirannya Disini, Para Pelayan Hotel Merasa Sangat Senang, Kebaikannya Telah Menghangatkan Hotel Mereka.


Dia Adalah Gadis Yang Sangat Baik Hati, Orang Pertama Yang Tanpa Ragu-ragu Membela Mereka Dihadapan Semua Orang.


Dia Tidak Tega Jika Reynard Yang Menjahati Orang Sebaik Rebecca


"Ini Tidak Bisa Dibiarkan"


Pelayan Itu Bangkit Dan Menaruh Kembali Surat Itu Ketempat Semula, Dan Merapikan Semuanya.


Lalu Pergi Dari Sana


****************


Keesokan Harinya...


Pagi-pagi Sekali, Reynard Mendapatkan Telpon Dari Pelayan Yang Telah Dia Bayar dan Dia Suruh Untuk Mencari Tahu Siapa Rebecca Sebenarnya.


Pelayan Itu Mengatakan Kalau Dia Ingin Memberitahukan Sesuatu Kepadanya, Dan Memberi Tahu Lokasi Pertemuan Mereka.


Dan Sekarang Pria Itu Sedang Menunggu Disana


Dan Tak Lama Pelayan Itu Datang. Sebelum Reynard Berbicara, Pelayan Itu Lebih Dulu Berbicara


"Ini Uang Yang Anda Berikan Kepada Saya Kemarin. Tapi Maaf Saya Harus Mengembalikan Uang Ini. Saya Tidak Mau Lagi Ikut Campur Urusan Anda, Dan Juga Sebaiknya Anda Tidak Mengganggu Nona Rebecca Lagi, Karena Dia Orang Baik"


Pelayan Itu Berkata Sembari Memberikan Uang Itu Kepada Reynard, Lalu Berlalu Pergi Tanpa Menoleh Lagi, Bahkan Reynard Tak Sempat Berkata-kata.


Hal Itu Membuat Reynard Semakin Penasaran


'Rebecca, Sebenarnya Siapa Dia?'


Pria Itu Semakin Penasaran, Sebenarnya Siapa Rebecca Itu? Kenapa Gadis Yang Muncul Secara Tiba-tiba Saja Dengan Uang Yang Sangat Banyak Itu Begitu Misterius?


Tanda Tanya Besar Muncul Diotak Pria itu, Berharap Semua Pertanyaannya Dapat Terjawab


...****************...


......................


......................


......................