
Mata hari mulai terbit dengan malu malu , kini dua insan yang tengah di mabuk cinta itu tengah bersiap untuk cek kandungan di rumah sakit Wijaya hospital.
Caca yang tengah bersiap di depan cermin dengan bebagai peralatan tempur nya tengah ia guna kan.
Sedangkan sang suami tengah sibuk memilih baju yang cocok untuk ia kenakan.
"Sayang bagus pakai kaos atau kemeja?". Tanya Kenan sambil menjinjing dua henger baju.
"Emmmmm...... kaos lebih keren kak". Ucap Caca tanpa menoleh kelawan bicara nya karena iya tengah asik memakai alat make up nya.
"Ok....". Kenan pun mengikuti apa yang Caca saran kan kaos warna cokal susu di padu padan kan dengan jelan jenss dan sepatu senekers putih menambah kadar ketampanan Kenan berlipat ganda .
...________...
Setelah bersiap dan sarapan bersama kini dua pasutri tersebut bersiap untuk menuju rumah sakit keluarga Wijaya.
Di kehamilan pertama ini Caca merasa dirinya mudah sekali lelah terutama di pagi hari , bahkan sepanjang perjalanan kerumah sakit Caca lebih banyak tidur , begitu pun ketika mereka menunggu antrian untuk memeriksa kondisi buah hati mereka . Caca tak sungkan sungkan menyandar kan kepala nya di bahu kekar sang suami untuk kembali tidur .
Sebetul nya Kenan bisa saja langsung meminta sang Dokter memeriksa kondisi sang istri , tapi Caca melarang nya .
"Jangan ngajarin si Dedek nya sombong dari orok kak!".Ucap Caca.
Tak lama kemudian nama Caca pun di panggil oleh suster yang bertugas memanggil nama pasien.
"Ibu Acacia Jovanka Wilson .....!".Panggil suster.
"Moy !! Nama kamu di panggil tuh!". Kenan mengoyang giyang kan tubuh istri nya yang sudah kembali terlelap.
"Nama kamu di panggil , ayo cepat bangun , kasian pasien lain nya moy...".
Dengan malas Caca melangkah kan kaki nya ke ruang Dokter kandungan yang kebetul seorang wanita.
"Jangan panggil ibu kenapa? Emang aku ibu ibu ! Berasa tua aku di panggil ibu sama orang yang seumuran aku". Gerutu Caca.
"Lah kan kamu emang calon ibu moy.....". Kenan mengingat kan sang istri yang seperti nya khilaf.
"Aku mau nya di panggil Momy".
"Ya masa kamu di panggil Momy sama orang yang lebih tua dari kami ? Emang kamu mau di anggap Momy mereka?". Kenan menjawab ucapan sang istri hingga Caca taj bisa lagi mengelak .
"Kalau boleh tau apa keluhan di trimestsi pertama ini?" .
"Kayak nya sih gak ada dok , cuma agak lemes , ngantuk sama pusing sedikit". Jawab Caca yang sedang di periksa tekanan darah nya oleh salah satu suster.
Dokter canti itu tersenyum mendengar keluhan Caca.
"Oh cuma itu ea ..... itu memang biasa terjadi , karena ibu hamil biasa nya mudah lelah , jadi sering ngantuk , mudah tersinggung , jadi mudah marah . Tapi Ibu termasuk beruntung , karena biasanya pada trimensi pertama ibu hamil akan mengalami morning sickness , tapi ibu kelihatan nya baik baik saja". Ucap sang dokter.
"Mari kitalihat perkembangan dedek bayi nya dengan USG". Lanjut sang dokter sambil mempersiapkan alat USG.
Kenan dan Caca terlihat sangat antusias saat akan melakukan tahap pemeriksaan yang akan menampak kan dua kecebong premium milik Kenan yang bersarang di kandungan Caca.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
🥀
🥀
🥀
*Selalu dukung autor ea guys dengan sedikit bagi like , vote , masukin ke ranjang favorit kelean ,,,,, membuat satu karya itu teramat sulit guys jadi tolong sedikit apresiasi nya biar jadi imun buat autor.....
Terima kasih🤗❤️*