Strong Girls

Strong Girls
Area wajib tahan nafas 21+



🌹🌹🌹🌹🌹🌹


Setelah acara ijab kobul di kediaman Caca usai . Kini Caca tengah membersihkan diri di kamar mandi.



Sedangkan Kenan tengah berbaring di kasur , menunggu Caca selesai mandi.


Setelah sepuluh menit kemudian Caca telah selesai dengan ritual mandi nya , Caca keluar dari kamar mandi hanya mengguna kan kimono .


Saat Caca hendak melangkah menuju walk in colest Caca melihat Kenan yang tengah berbaring dan memejam kan mata nya.


Caca pun cepat-cepat memasuki walk in closet untuk berganti pakaian , Caca masih merasa malu dengan Kenan yang sudah menjadi suami nya.


Setelah selesai berganti baju Caca melangkah keluar menuju ranjang untuk membangun kan sang suami.



Setelah sampai di sisi ranjang Caca duduk dan mengusap lembut pipi sang suami.


"Kak bangun , mandi dulu gih keburu magrib nanti".Ucap Caca lembut sambil mengusap pipi Kenan.


"Hemmm".Kenan hanya berdehem tapi mata nya masih terpejam dan hanya mengeliat.


"Kak cepet bangun, Caca udah siapin air hangat dan baju buat Kak Kenan".Ucap Caca lembut sambil menoel-noel hidung sang suami.


Kenan pun membuka mata nya dan tersenyum manis kepada Caca , Caca pun salah tingkah di pandang sang suami .


"Ayo bangun Kak , malah senyam senyum lagi, ntar Caca ke GERan gimana?".Ucap Caca menghilang kan salah tingkah dan gerogi nya


"Iya iya sayang, aku mandi dulu ea".Ucap Kenan kembut dan duduk di tepi ranjang bersisian dengan Caca dan...


Cup....


Kenan mecium dan ******* bibir ranum Caca dan langsung kabur memasuki kamar mandi , takut kena omel sang istri, karena mencuri ciuman , sampai terpentok pitu yang belum sempat terbuka.


Caca yang awal nya ingin marah kepada Kenan kini malah tertawa terpingkal - pingkal melihat tingkah Kenan yang absurd.


Dug...


"Aduhhhh...sompret ,,,, Ini kenapa pintu ada di sini sih , kenapa juga gak kebuka sendiri sih Ca , bikin jidat glowin ku benjol aja".Gerutu Kenan sambil mengusap jidat nya yang terpentok pintu.


"Hahahaha ea salah Kak Kenan lah sapa suruh jailin Caca , hahaha udah tau pintu belum di buka main lari aja hahaha".Caca pun tak bisa berhenti tertawa.


"Ih udah kali Ca ketawa nya , girang banget liat suami jidat nya benjol".Gerutu Kenan sambil mengelus jidat dan memonyong kan bibir nya


"Hehehe iya iya Kak, ea udah gih mandi, Caca mau ke dapur nyiapin makan malem kita". Ucap Caca


"Ea Sayang".Kenan pun memasuki kamar mandi dan muali ritual mandinya.


Sedang kan Caca melangkah menuruni anak tangga menuju dapur , untuk menyiap kan menu makan malam.


Setelah sampai dapur Caca mulai menyiapkan menu makan malam.


Sedang kan Bik Asih dan Mang Udin tengah beristirahat karena capek sudah mengurus dan mengawasi semua keperluan acara sang Nona, dan setelah selesai memberes kan sisa acara tadi.


Sepuluh menit kemudian Caca sudah selesai memanasi lauk yang sudah ada dan sudah tertata rapi di meja makan.


Sedang kan Kenan tak kunjung turun jua.


Caca pun berinisiatif untuk menghampiri sang suami di kamar.


Caca melangkah menaiki anak tangga dan sampai di depan kamar nya.


Caca pun membuka pintu kamar nya.


"Kak , kok gak turun sih?".


"Eh iya ini baru selesai kok Ca , udah beres kah masakan nya?".


"Udah kok Kak, Caca gak masak cuma manasin lauk yang ada".Ucap Caca sambil duduk di sisi ranjang


Sedangkan Kenan duduk di kursi meja rias Caca.


"Ea udah yuk kita makan setelah itu kita istirahat besok acara kita lebih melelah kan lo Ca".Ucap Kenan sambil mendekati Caca


"I..iya Kak".Ucap Caca gugup , Caca gugup karena iya belum siap jika Kenan meminta hak nya malam ini.


Kenan pun menggandeng tangan Caca, dan mereka menuruni anak tangga bersama.


Setelah sampai di ruang makan, Kenan menarik satu kursi untuk Caca , dan Kenan duduk di sebelah nya.


Setela di rasa cukup Caca pun memberkan piring nya kepada Kenan , dan Kenan pun menerima dengan senang hati.


Lalu Caca mengisi piring nya sendiri dengan nasi dan lauk pau, mereka pun makan dalam diam, hanya denting sendok dan garpu yang terdengar.


Setelah selesai makan Caca membersihkan piring dan meletak kan nya di wastafel.


Kenan masih setia menuggu Caca di mini bar dapur Caca sambil melihat aktifitas sang istri.


Setelah selesai mencuci piring Caca mengelap tangan nya, dan melangkah menuju Kenan.


"Caca udah beres Kak, kata nya mau istirahat ?".


"Ayo".Ucap Kenan lalu memeluk pinggang ramping Caca.


Jantung Caca berdetak semakin kencang saat berdekatan dengan Kenan , aroma mint dari mulut Kenan menyeruak memasuki indra penciuman Caca , mengobrak-abir perasaan Caca , menjadi tidak karuan.


Caca mematung di tempat, tubuh Caca serasa beku untuk sesaat , Kenan pun sama jantung nya berdetak tidak karuan. Tiba - tiba iya pun reflek mencium bibir ranum sang istri.


Kenan mencium biri Caca dan m*lum*t nya, sampai nafas mereka terasa habis baru Kenan melepas kan nya.


Setelah itu mereka berdua diam merasa canggung.


"Ehem , ayo Ca kita istirahat, besok hari kita lebih melelah kan". Ucap Kenan mencairkan suasana yang tadi canggung.


"Eh i..iya kak".Ucap Caca terbata.


Kenan pun tetap memeluk pinggan Caca , mereka menaiki anak tangga menuju kamar mereka untuk istirahat.


Saat sampai di depan kamar Kenan pun membuka pintu untuk Caca.


Dan Caca masuk lalu menuju kamar mandi untuk menggosok gigi dan mencuci muka sebelum tidur.



Sedang kan Kenan telah berbaring di kasur.


"Kakak gak bersih bersih dulu?".Tanya Caca.


Kenan pun membuka kelopak mata nya.


"Ea sayang, tapi cium dulu".Goda Kenan


"Ih apa an sih Kak".Ucap Caca malu, pipinya sudah merah seperti udang goreng.


"Hehehe canda sayang".Ucap Kenan sambil terkekeh


"Iya udah gih bersih - bersih dulu baru tidur , kata nya besok lebih melelah kan".Ucap Caca panjang lebar.


"Siap Bu Bos".Ucap Kenan sambil hormat kepada Caca.


Caca pun tersenyum geli akan tingkah konyol sang suami.


Kenan pun melangkah memasuki kamar madi untuk gosok gigi dan cuci muka , setelah itu Kenan berganti baju dengan baju tidur.


Setelah selesai Kenan menuju ranjang , dan di ranjang Caca sudah tertidur lelap.


Kenan pun menyelimuti tubuh sang istri, lalu Kenan pun ikut memejam kan mata nya menuju alam mimpi.


🌹🌹🌹🌹🌹🌹


Terimakasih ea raeders tercinta πŸ’–


Yang masih stay baca novel kuh,,,


Jangan lupa like dan komen vaot ea πŸ€—πŸ˜˜


biar autor tambah semangat πŸ“


*****


Maaf juga kalau autor sering telat up nya, karena di sini susah sitnal guys.


Maklum lah autor tinggal nya di pelosok Kalimatan Barat guys,,,


Tolong yang sabar ea nunggu up novel nya autor,,,, πŸ˜˜πŸ€—


Saranghe buat raeders tercinta nya autor πŸ’•πŸŒΉ


kalian terthebes poko nya,,, πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘