
Tersenyum dan tertawalah tipu semua orang agar mereka menganggap mu baik baik saja.
•
•
•
maaf typo dimana mana.
semenjak hari itu aku selalu dibentak oleh mamah dan papah bahkan aku di jauhi oleh kakak kakak ku karena mereka menganggap bahwa aku penyebab kematian ara.
aku memahami nya dan aku menerimanya walau hati ku begitu sakit ketika keluarga ku tidak menyayangiku lagi. aku ingin seperti dulu, selalu bersama, tidak pernah dibentak oleh mamah dan papah, bisa bercanda bersama keluarga, bisa bicara bebas bersama kakak dan kembaran ku. aku ingin masa masa itu kembali lagi.
aku hanya bisa bicara dengan azka karena azka tau bahwa itu bukan lah kesalahan ku. hanya azka yang mau menemaniku.
"maaf mah, aleen cuma mau sarapan doang kok mah" ucap ku sembari menuruni tangga dan menuju ruang makan.
"tempat makan ini gak cocok buat kamu!" ucap dila yang membentak aleen.
"oh, yaudah kalau begitu aleen pergi berangkat sekolah dulu. assalamualaikum" ucap aleen sembari melangkah pergi dan meninggalkan rumahnya.
"ya tuhan mengapa hidupku seperti ini? mengapa harus aku yang menederita diantara banyaknya manusia didunia ini?" batin aleen yang bertanya, bingung dan sedih mengapa harus dia yang menanggung beban penderitaan atas kematian ara. mengapa ia yang disalah kan mengapa tidak ada yang mau mendengar penjelasannya.
•
•
•
sesampai disekolah aleen memarkirkan motor nya diparkiran sekolah. motornya yang ia beli dari hasil kerja kerasnya. ia bekerja disebuah restoran milik sahabatnya.
ia bekerja setelah pulang sekolah. ia sudah bekerja setelah ia kenal dengan mizka, mizka adalah sahabat yang ia miliki disekolah. ia tidak pernah memiliki teman selain mizka, mizka sudah berteman dengannya sejak kelas 7 smp.
mizka selalu baik kepada aleen, bahkan ia tau masalah yang aleen alami. mizka selalu memberi semangat kepada aleen agar kuat menjalani kehidupannya yang sekarang. mizka selalu membela aleen jika aleen dibully oleh kembarannya, ya aqila sering sekali membully nya disekolah maupun dirumah.
aqila dan azel memang tidak suka dengan aleen sejak kematian ara, mereka mengira bahwa aleen lah penyebab semuanya terjadi. azel pun selalu merbicara pedas pada aleen ketika disekolah, ia juga selalu memojokan aleen.
•
•
•
sesampai dikelas aleen melihat mizka yang tengah duduk dikursinya sambil memainkan handphone miliknya,entah apa yang ia lakukan mungkin ia hanya mengescroll - ngescroll instagram miliknya.
karna sebenarnya ia memainkan handphone tidak sedang berbalas chat dengan seseorang karna ia tidak memiliki pasangan atau bisa dibilang jomblo.
aleen dan mizka memang seorang jomblo bukan berarti mereka tidak laku atau apapun hanya saja memang mereka tidak tertarik memiliki hubungan lebih dari sekedar teman.
•
•
•
"woi! ngapain lu main hp kaya ada yang nge-chat aja. bukan nya lu JOMBLO" aleen berbicara dan menegaskan pada kalimat jomblo kepada mizka.
"yehh! kaya sendirinya gak jomblo aja" sindir mizka kepada aleen.
"yehh! biasa aje kali bambam" balas aleen pada mizka.
"yehh. bambam mah pacar gue, gak usah sebut sebut deh! calon istri nya marah nih!" balas mizka yang begitu percaya diri.
"yeh, kaya si bambam tau lu idup aje" ucap aleen sembari tertawa meledek mizka.
"ya tuhan miris banget jadi gue" ucap mizka sembari menekuk sudut bibirnya kebawah.
"makannya kalo ngayal jangan tinggi tinggi" ucap aleen.
"dih gue mah gak kaya lu sorry kita mah beda" ucap aleen pada mizka.
"bodo amat leen bodo!" ucap mizka yang bete terhadap aleen pagi ini.
"nanti pulang sekolah jangan lupa tekon lu" ucap aleem mengingatkan kepada mizka.
"iya santai, kaga lupa kok gue" balas mizka.
tiba-tiba datang guru saat mizka dan aleen sedang berbicara. guru tersebut adalah bu nina, guru matematika terkiller disekolah nya.
"assalamualaikum anak anak, apa kabar semuanya?" ucap bu nina.
'waalaikumsalam, baik bu' balas murid di kelas 10 ipa 1.
ya itu adalah kelas aleen sedangkan kelas aqila 10 ips 2, dan azel 11 ips 2.
bu nina menerangkan pelajaran dan memberikan soal. soal yang diberikan bu nina bukan lah soal biasa tetapi soal yang sangat sulit. karena bu nina adalah guru matematika yang sering memberikan soal setara dengan S1 yang pasti sulit untuk anak anak SMA.
tetapi aleen berbeda dengan murid murid yang lainnya, karna aleen adalah salah satu siswi terpintar disekolahnya, banyak yang bilang bahwa aleen adalah perempuan yang sempurna karna ia cantik, tinggi, pintar, dan terlahir dari keluarga yang kaya.
tetapi mereka salah menganggap bahwa aleen itu sempurna karna ia memiliki masalah yang sulit, dan mungkin juga akan sulit jika di alami oleh mereka yang menganggapnya sempurna.
aleen memang terlihat sempurna dimata orang lain tetapi tidak dengan kenyataan yang ia alami.
"eh leen, sumpah gue gak ngerti nih pusing liat soalnya bu nina" keluh mizka pada aleen.
"engga kok lebay lu" ucap aleen pada mizka yang mengeluh karna soal bu nina.
"yeh!lu mah enak pinter leen lah gua?, mana bu nina kalo ngasih soal suka gak mikir gimana murid muridnya ngerjainnya, udah tau gua ******" keluh mizka pada aleen.
"dih tumben ngaku ****** biasanya kalo gue yang bilang lu marah marah" ucap aleen sambil tertawa kepada mizka.
"yeh gak gitu juga kali leen" ucap mizka.
~teng, teng, teng~
bel istirahat berbunyi. semua murid berlarian menuju kantin sekolah untuk makan dan beristirahat.
"leen ayo, gue udah laper nih" ucap mizka yang mengajak aleen untuk pergi kekantin.
"iya sebentar sih" ucap aleen sembari memasukan peralatan sekolah ke dalam tas miliknya.
"ya udah cepet ih nanti keburu rame" ucap mizka.
"iya ini udah. ayo" ucap aleen sembari berjalan kearah mizka yang sudah menunggu di depan pintu kelas.
sesampai dikantin sekolah, aleen mencari tempat duduk yang kosong untuk mereka berdua tempati.
"duduk di situ aja" ucap aleen dan menunjuk tempat duduk yang kosong itu.
"oh ya udah ayo" ucap mizka dan menarik tangan aleen.
"lu mau apa?" ucap mizka.
"gue mau siomay aja sama es teh manis, nih uangnya" ucap aleen dan memberikan uang kepada mizka.
"ya udah tunggu bentar ya" ucap mizka lalu meninggalkan aleen.
*dug*
seseorang menabrak meja yang aleen duduki. dan makanan yang di bawa orang itu pun tumpah di baju seragam aleen.
aleen mendongakkan kepalanya untuk melihat siapa yang melakukan itu kepadanya. dan ternyata itu adalah...
•tbc•
instagram @nsanahh