Strong Girls

Strong Girls
aku pergi meninggalkan semuanya



"Jangan di kejar! apa apaan si kamu!" ucap papahnya.


"kenapa pah! kenapa kalian semua jahat! kenapa kalian usir kak aleen diri sini! kenapa! kalian semua jahat,kenapa kalian gak aggap kak aleen ini keluarga kita?! AZKA BENCI KALIAN SEMUA!!" ucap azka lalu berlari menuju kamarnya.


saat azka ingin berlari menaikin tangga, ia berhenti dan berbalik menghadap semua anggota keluarganya.


"asal kalian tau, kak aleen selama ini menderita atas perilaku kalian semua, kak aleen selalu menutupi kesedihan dia selama ini. dan inget kematian ara bukan terjadi atas kesalahan kak aleen. tetapi memang sudah takdir yang di tentukan tuhan!" ucap azka lalu pergi memasuki  kamarnya.


ia mengunci kamarnya sendiri,azka menangis didalam kamarnya, menangisi aleen yang kini pergi meninggalkan rumah.


.


.


.


papah dan mamah nya kini menghampiri kamar azka, mencoba membuka pintu kamarnya tetapi tidak bisa karna di kunci dari dalam oleh azka.


kemudian mamahnya kini mengetuk pintu kamar azka dan memanggil manggil nya, tetapi tidak ada sahutan dari dalam kamar.


"azka buka pintunya..." ucap mamahnya. tetapi tetap tidak ada sahutan dari dalam.


"azka buka dulu sebentar pintu nya sayang, mamah mau ngomong sebentar sama azka" ucap mamahnya lagi.


masih tidak ada sahutan dari dalam kamar, akhirnya mamah membuat keputusan, yaitu mendobrak pintu kamar azka. sudah berkali kali di dobrak oleh papahnya tetap saja tidak bisa, akhirnya azel pun membantu mendobrak dan akhirnya pintu kamar bisa terbuka.


tetapi semuanya terkejut karna azka sudah tidak ada dikamarnya. mamahnya melihat sebuah kain yang terikat di sebuah pagar penghalang di balkon kamar azka. ternyata azka pergi meninggalkan rumah dengan tali itu.


"pah... azka turun lewat sini pake tali ini!"ucap mamahnya. setelah mendengar istri nya berbicara seperti itu lalau azel, aqila dan papahnya kini berjalan menuju balkon.


"kita cari azka sekarang!" ucap papahnya. dan mereka berempat langsung pergi mencari azka.


disisi lain azka sedang berlari di pinggir jalan sambil mencari aleen, ia masih menangis saat itu. ia bingung harus mencari kemana aleen.


azka terus berlari ia menyusuri jalanan yang ia lewati saat itu. dan ketika azka melihat aleen di sebrang jalan yang sedang duduk sambil menangis azka pun langsung meneriaki nama aleen, tetapi aleen tidak dapat mendengar suara azka.


kini azka menyebrangi jalan untuk menghampiri aleen, tiba-tiba sebuah truk besar datang.


aleen mendengar teriakan orang orang disekelilingnya saat itu, entah apa yang terjadi.


kemudia aleen langsung melihat apa yang sedang di teriaki orang orang saat itu. dan saat ia melihat, ia sangat terkejut ternyata orang orang sedang meneriaki azka adiknya sendiri yang sedang dalam bahaya.


tiba tiba tubuhnya terpental jauh akibat tertabrak truk, ia merasa sesuatu mengalir dari kepala dan hidungnya, pandangan nya mulai kabur tangan dan kakinya tidak bisa di gerak kan.


ketika itu azka berlari menghampiri aleen yang tergeletak di aspal dengan darah yang mengucur di tubuh nya. azka menangis sejadi jadinya.


ketika keluarga aleen sedang mencari azka, tiba tiba didepan jalan yang ingin mereka lalui macet karena sebuah kecelakaan, mereka datang menghampiri kerumuhan orang saat itu. mereka melihat seseorng yang mengalami kecelakaan dan ternyata itu adalah aleen.


kini  keluarga aleen sangat sangat syok terutama azka, mereka melihat aleen yang kini berlumuran darah. azka duduk disebelah aleen yang kini sedang menatapnya. suatu ucapan keluar dari mulut aleen.


"a... a.. azka jangan nangis, kakak gak papa kok." ucap aleen. keluarga nya menangis didepan aleen yang kini berlumuran darah.


"buat mamah sama papah, maaf mungkin selama ini aleen.. banyak salah sama mamah sama papah, aleen udah bikin mamah sama papah sakit hati, tapi aleen.. g..gak pernah benci ama kalian, aleen sayang sama mamah sama papah. wa.. walau mamah sama papah benci aleen. ma.. maaf dulu aleen gak bisa jagain ara sampai ara meninggal. dan untuk kak azel dan aqila mungkin selama ini... kalian... selalu benci juga.. sama aleen.. tapi aleen gak pernah... marah sama kalian... aleen sayang... keluarga ini... aleen berharap.... setelah ini... keluarga kita bahagia... walau tanpa aleen... " ucap aleen. banyak darah yang keluar dari mulutnya, hingga ia tersedak, tetapi ia tetap mengucapkan apa yang ia ingin ucap kan.


"kamu gak boleh ngomong gitu papah udah hubungi ambulans kamu bakal segera di tangani" ucap papah.


"u... ud.. udahh... pah.. gak usah... mungkin ini akhir hidup aleen.... aleen seneng bisa lahir di keluarga ini..." ucapnya sambil tersenyum walau darah mengalir di wajah dan tubuh nya.


kini pandangan mata aleen meredup sampai akhirnya ia menghembuskan nafas terakhir nya. semua keluarga nya menangis dan memanggil manggil namanya, mencoba membangunkan aleen tetapi aleen tetap tidak membuka matanya. tidak ada tanda tanda kehidupan lagi di tubuh aleen.


semua penyesalan datang di hati papah, mamah, dan kakak kakaknya. semuanya menyesal telah berbuat buruk hingga menyakiti hati aleen. mereka memohon kepada tuhan agar aleen hidup kembali dan berada di tengah tengah mereka, tetapi semua nya telah terjadi, semuanya tidak bisa diulang kembali. masalalu yang mereka lakuan kepada aleen sudah menjadi kenangan yang menyakitkan untuk aleen.


.


.


.


STRONG GIRLS -SELESAI-


Terimakasih untuk semua pembaca yang telah membaca cerita saya semoga kalian suka dengan cerita saya. semoga kalian di beri umur panjang, diberi kesehatan, rezeki yang banyak dan disayang oleh orang orang tercinta.


dan terimakasih untuk semuanya:)


sampai jumpa di cerita lainnya.


dan jangan lupa follow instagram saya


@nsanahh