Strong Girls

Strong Girls
Kenan fiting baju.



Setelah menempuh tiga puluh lima menit perjalanan kini Kenan dan sang Momy sampai di butik langganan Keluarga Caca.


Sang sopir pun memarkirkan mobil nya , setelah itu Kenan dan Momy Renata turun dan melangkah memasuki bangunan butik tersebut



Sebelum masuk Momy Renata mengecek henfon nya dan ternyata Elisha sudah memberi kabar kalau dia sebentar lagi akan OTW pulang , Momy Renata pun cepat - cepat menggiring Kenan menuju ruangan yang berbeda dari yang Caca tempati untuk fiting.


[



Momy Renata.


Kenan pun menuruti apa mau Sang Momy, dia melangkah mengikuti arahan Sang momy dan dua petugas butik.


Setelah mereka sampai di depan pintu segera di buka oleh petugas butik tersebut.


"Ini Momy mau fiting gaun juga?".


"Gak kok Ken, cuma kamu aja , sesuai gak sama selera kamu dan pas gak di badan kamu gitu".


"Oh gitu ok deh Mom , tapi bener Momy gak sekalian nih?".Ucap Kenan agak curiga dengan gelagat Sang Momy yang biasa nya doyan berbelanja


"Momy besok aja, sekalian sama Dedy dan Adik mu Ken".


"Ok lah Mom".Kenan pun duduk di sofa.


Tak lama kemudian Tante Lala datang membawa dua set jas , toxsedo , kemeja dan celana nya.


"Hay calon pengantin , bagai mana kabar nya?". Sapa Tante Lala


"Hay juga Tan , alhamdulillah baik Tan".Kenan pun menyalami Tante Lala


Dan Tante Lala berpelukan , lalu cipika cipiki dengan Momy Renata.


"Oke Son ini jas yang cocok warna nya dengan gaun dan kebaya Caca , pas gak sama selera kamu?"


"Warna nya sih menurut Kenan netral ea Tan, tapi pas gak sama badan Kenan?".


"Ea udah coba dulu gih sayang".Ucap sang Momy


Kenan pun berjalan menuju ruang ganti dan membawa jas , toxsedo dan kemeja untuk di coba.



"Hem pas gitu Ken sama badan mu".


"Ea Mom pas dan nyaman".


"Jadi yes nih yang ini?".


"Ea Tan, tinggal yang satu tuh".


Ea udah ganti gih sekalian di bawa".Ucap Momy Renata sambil memberi kan kemeja, toxsedo dan jas kepada Kenan.


Kenan pun berjalan masuk ke kamar ganti. Setelah lima menit Kenan pun keluar mengenakan setelan yang berbeda dari yang tadi.



"Waw Perfeck".Ucap Tate Lala sambil mengacung kan dua ibu jari nya dan tersenyum


"Tan ada foto Caca pas fiting baju gak? ".


"Lah emang kenapa Ken?".Tanya Tante Lala heran.


"Kenan penasaran Tan kek apa cantik nya Caca gitu hehehe".Ucap Kenan sambil menggaruk tengkuk nya yang tak gatal.


"Dasar nakal ea anak Momy , orang tinggal sehari lagi kok ea gak sabar loh".Ucap Momy Renata sambil menjewer telinga Kenan


"Kalau udah pas cepet ganti terus kita lanjut ke hotel untuk mengurus keperluan acara pesta pernihakan kamu dan Caca". Ucap Momy Renata panjang kali lebar.


"Ih iya Mom , tapi lepasin dulu nih tangan Momy , malu tau Mom , masa seorang Kenan Adi Wijaya di jewer telinga nya macam anak kecil aja".Sungut Kenan sambil mengusap - usap telinga nya.


Momy Renata pun melepas tangan nya dari telinga Kenan .


Dan Kenan masuk keruang ganti untuk memakai baju yang dia kenakan dari rumah.


Setelah selesai kini Kenan menuju Sang Momy dan Tante Lala.


"Udah Ken?". Tanya Momy Renata


"Udah Mom , mau lanjut apa gimana?".


"Ea udah lanjut yuk , waktu nya udah gak lama, mungkin nanti sore WO pilihan Caca udah nyampai hotel kita".


"Ea udah La kita pamit dulu ea".Pamit Sang Momy , lalu cipika cipiki dengan Tante Lala


Momy Renata dan Kenan memasuki mobil dan sang supir pun melajukan mobil menuju hotel Keluarga Wijaya.


Setelah dua puluh menit menempuh perjalanan kini Kenan dan Sang Momy sudah sampai di depan lobi hotel Keluarga Wijaya.



Pintu lobi terbuka otomatis dan para pekerja hotel sudah berbaris di samping pintu lobi untuk menyambut sang pemilik hotel.



Lobi hotel.


Para petugas hotel pun membungkuk kan separuh badan nya untuk hormat kepada sang pemilik hotel.


Momy Renata dan Kenan melangkah menuju ruangan Dedy Rangga.


Setelah lima menit menaiki lif pribadi kini mereka sampai di lantai tiga puluh lima, lantai khusus ruangan kerja CEO dan kamar - kamar Keluarga Wijaya.



Life pribadi Keluarga Wijaya di hotel Wijaya


Ting....


Pintu lif terbuka , Momy Renata dan Kenan memasuki ruangan Sang Dedy.


Mereka masuk dan di dalam sudah ada Sang Dedy yang menunggu kedatangan mereka.


"Assalamualaikum Ded".Sapa Kenan kepada Sang Dedy dan Kenan pun mencium punggung tangan Dedy Rangga


"Wa'alaikum Salam, duduk Son".


Kenan pun duduk di kursi sofa yang ada di ruangan sang Dedy.


Momy Renta pun duduk di kursi sebelah Kenan, setelah mencium punggung tangan Sang Suami dan cipika cipiki.


"Mom udah di kirim foto dekor yang mau di pasang buat acara resepi nya?".


"Ini sudah di kirim sama Elusha Ded".Ucap Momy Renata sambil membuka aplikasi hijau nya dan menujuk kan foto kiriman Elisha.



"Waw perfeck pilihan Caca ea Mom".


"Ea Ded , dia tu pinter pilih - pilih sesuatu tuh"


"Ea udah nanti biar Dedy kasih kabar ke Menejer dan Staf lain nya Mom".


"Ded , Kenan bosen nih udah dua minggu Kenan di kurung sama Momy , boleh gak hari ini Kenan di sini bantui Dedy?".


"Udah kamu nurut aja apa kata Momy mu , itu juga udah termasuk bantuin Dedy loh Ken".



Dedy Rangga wihaya


"Jugaan tinggal satu hari lagi akad nikah kamu sama Caca , mending kamu istirahat dan jaga kesehatan ok".


"Tuh dengeri apa kata Dedy mu Ken , heran deh Momy sama kamu, orang tu seneng gitu kalau di suruh libur, lah kamu malahan gak bisa".


"Kenan kan udah biasa di kantor Mom , jadi ea wajar lah kalau di diem di rumah gak bisa Mom".


"Udah-udah kamu pulang sama Momy , istirahat gak usah mikirin kerjaan untuk hari-hari ini".


"Ea udah ayo pulang Ken biar Dedy mu yang hendel semua nya".Ucap Momy Renata sambil menggandeng tangan Kenan , tak lupa berpamitan dengan sang suami.


Kenan pun pasrah di gandeng sang Momy untuk di ajak pulang ke rumah.


Kenan dan Momy Renata pun melangkah keluar ruangan Pak Rangga Wijaya, menaiki lif menuju lobi hotel.


Setelah sampai lobi mereka menuju mobil yang sudah setend bay untuk mengantar mereka menuju kediaman Wijaya.


Setelah Kenan dan sang Momy masuk sopir pribadi Momy Renata pun melajukan mobil nya dan menjauhi gedug hotel untuk menuju rumah mereka.


****


Terima kasih para Reders tercinta yang tetep setia baca novel Autor,,,, πŸ’–


Jangan lupa tinggal kan jejak ea, biar autor tambah semngatπŸ’–πŸ….....


Saranghe,,,,πŸ€—πŸ˜˜πŸ’–


Salam manis dari Autor,,,,πŸ’•