Reincarnated As A Human?

Reincarnated As A Human?
Chapter 11: saudara dan pelayan baru? (bagian 1)



Sehari kemudian setelah kejadian yg membuat Rex menggila, yaitu terdapat anak baru


Ya... sepertinya bakalan punya saudara baru


Tapi, Rex sangat tidak menyukai hal itu


Kini aku dan Rio-chan sedang duduk di kamar kami


Ditambah mereka berdua Jack dan Carla


"Jack-chan, Carla-chan, kalau boleh tau orang tua kalian dimana?" Tanya Rio-chan


"Maaf, tapi aku tidak bisa menjelaskan" kata Jack sambil garuk-garuk


"Hmph! Anak sok edgy" gumam Rex


'BLTAK'


"Aduh! KENAPA KAU MEMUKULKU?!" Teriak Jack ke Carla


"Beritahu mereka berdua yg sebenarnya!" Kata Carla sambil senyum intimidasi


"Hei, tenang Carla-chan. Kami tidak memaksa kok" kata Rio-chan


"Lihat!"


"Maaf, tapi dia memang perlu bimbingan" jawab Carla sambil menunduk


"Kalian berdua itu adik kakak?" Tanyaku


"Ya... bisa dibilang begitu. Kami sudah berteman sejak kecil dan ayah kami sudah seperti saudara" jawab Jack


"Sejak kecil bukannya kalian memang masih kecil?" Tanyaku lagi


"Kami sebenarnya bukan dari dunia sini" jawab Carla


"Akira, ini urusanku"


Kami bertukar tempat


"Tadi kau bilang kau bukan dari dunia sini. Apa maksudmu kau dari dunia lain?" Tanya Rex


"Ya seperti itulah" jawab Carla


"Apakah mereka yg setengah siluman sepertimu dipanggil Semi-Human?" Tanya Rex lagi


"K-kenapa kau bisa tau?!" Mereka berdua terkejut


"Tentu saja aku tau. Apa kalian tau raja iblis Rex?"


"Rex! Maksudmu raja iblis dari kota Rexodium?!"


Rex mengangguk sambil senyum bangga


"Kenapa kau bisa tau?!" Tanya mereka berdua


"Di dalam tubuh Akira-chan itu ada raja iblis Rex yg kalian kenal" jawab Rio-chan


"Ya dan sekarang yg sedang mengendalikan tubuh ini adalah Rex itu sendiri" kata Rex dengan suara aslinya


"REX-SAMA?!!" Mereka berdua terkejut bukan main


"Jadi, apa masalah kalian berdua?" Tanya Rex


"Sebenarnya ayahku menjadi jahat dan tega membunuh ibuku sendiri. Dia melakukan itu demi menjadi dewa iblis" jawab Jack


"Siapa nama ayahmu, bocah?"


"Panggilannya Diablo"


"Diablo?! Maksudmu pria terbrengsek dari seluruh kota Arefodium?"


"Wah! Rex-sama tau banyak soal kita ya" Kata Carla


"Ya... anda bisa bilang begitu" lanjut Jack


"Dia memang orang yg paling brengsek yg pernah kutemui. Dulu waktu aku masih menjadi raja iblis dia juga raja iblis, kita itu rival yg lumayan cocok dan kuakui dia adalah orang yg paling kuat yg pernah kutemui" kata Rex


"Dia memang kuat, maka dari itu aku berpetualang demi mendapatkan kekuatan baru untuk membunuhnya"


"Jadi itu semua demi dendam?"


Jack mengangguk


"Jack-chan, ayahku pernah bilang kalau balas dendam itu tidak ada gunanya. Papamu membunuh Mamamu, dan kau akan membunuh Papamu sendiri demi Mamamu? Apa itu akan membuat Mamamu tenang disana? Pikirkan dulu sebelum bertindak" kata Rio-chan


"Hm. Ayah juga bilang itu padaku" kata Rex


"Apa yg membuat Rex-sama sampai di ceramahi begitu oleh ayah anda?" Tanya Carla


"Ayahku bukanlah ayahku yg sebenarnya. Ayahku yg sudah mati dibunuh seseorang yg sampai sekarang masih kucari siapa, untuk balas dendam. Itulah yg membuat ayah menceramahiku" jawab Rex


"Tapi, apa yg membuat Rex-sama sampai menjadi anak kecil?" Tanya Carla lagi


"Waktu itu aku dipindahkan ke dunia ini oleh seorang penyihir lalu aku bereinkarnasi menjadi Akira dan sekarang aku berada di tubuhnya. Ketika Akira yg sedang mengendalikan aku hanya berbicara dan tidak bisa menggerakkan tubuh, tapi kalau sekarang sang Rex lah yg mengendalikan" jawab Rex


"Kenapa itu sama sepertiku?" Guman Jack


"Apa maksudmu, bocah?" Tanya Rex


"Aku selalu mendengar suara ibu yg berbicara denganku, hingga sekarang"


"Hmph! Itu sih beda urusan dan bukan urusanku"


'Tok tok tok'


"Baiklah. Waktunya berganti tempat"


Aku dan Rex bertukar tempat lagi


Pintu dibuka dan itu adalah


"ANGELA?!!" Aku dan Rex terkejut


Dia berpakaian layaknya maid


"Maaf mengganggu kalian, tapi DAN-sama menginginkan kalian untuk turun" kata Angela sambil membungkuk


"Akira-chan, kau kenal dia?" Bisik Rio-chan


"Dia itu lolicon sampai-sampai ingin mengabdi padaku" jawabku


"Hei, bukankah kau Angela dari keluarga Swan?" Tanya Jack


"Dan anda pasti Jack the Ripper, putra dari Diablo dan Diana yg sedang berpetualang mencari kekuatan demi membalaskan dendam ibu anda yg dibunuh oleh ayah anda sendiri" jawab Angela panjang lebar


"Cih! Kenapa bisa tau?!" Gumam Jack


"Aku juga tau cerita anda, karena ayah anda yg terkenal brengsek"


"Angela Swan? Yg dulu sempat menjadi ratu karena hilangnya Rex-sama?" Kata Carla


"Carla, putri dari Cagdas. Ayah anda adalah sahabat ayah dari Jack sejak kecil dan sekarang ayah anda, anda, dan Jack sedang berpetualang unt-"


"Angela sudahlah!" Dari belakangnya ada...


"ANGELO?!!" Aku, Rex, Jack, dan Carla terkejut


Angelo memakai baju layaknya butler


"Yo, maou-sama cilik. Yo, Rio kecil. Yo, Jack si pembantai. Yo, Carla si kucing. Kalian sudah ditunggu ayah kalian di bawah" kata Angelo


Dan tanpa basa-basi lagi, kami berempat langsung keluar ruangan


Angelo menahan aku dan Rio-chan


"Maaf. Tapi maksudnya kalian itu hanya Jack dan Carla" kata Angelo sambil tersenyum dengan ramah


"Ya sudah" jawab kami berdua


Akhirnya hanya ada aku dan Rio-chan di kamar


"Haah... perdamaian itu indah... tidak ada bocah sok edgy itu" kata Rex


"Kau ini kenapa membencinya sih?" Tanyaku


"Aku hanya tidak suka ada bocah yg sembarang masuk ke rumah dan mengakui dirinya sebagai saudaraku" jawab Rex


"Bukankah kau tidak suka ayah direbut?" Ejekku


"BUKAAAAAAN!" Jawabnya dengan nada marah


Aku mulai beranjak dari tempat dudukku untuk ke kamar mandi


"Mau kemana?" Tanya Rio-chan


"Ke toilet" jawabku


"Mau ngapain?" Tanyanya lagi yg gak wajar


"Mau beli KOS-KOSAN! Ya mau pipis lah" jawabku


"Hehehe~ canda" jawabnya dengan senyum tak bersalah


"Aneh-aneh aja" gumamku


Ketika aku berjalan menuju kamar mandi


Dari belakang aku punya firasat kalau ada yg mengikutiku dengan nafsu tinggi


"H-hei Rex, bisakah kau melihat apa yg dibelakangku?" Tanyaku


"Tidak bisa. Aku hanya bisa melihat apa yg kau lihat" jawab Rex


Aku spontan menengok ke belakang, tapi tidak ada siapa-siapa


Aku mulai berjalan lagi


'DREEP!'


Aku mendengar suara seperti ada orang yg jatuh dibelakangku


Aku menengok lagi dan jawabannya kosong, tidak ada siapa-siapa


Aku yg panik mulai berlari menuju kamar mandi


Sesampainya disana aku langsung menutup pintu kamar mandi rapat-rapat


Setelah pipis dengan tenang, aku mengintip luar sebelum benar-benar keluar dari kamar mandi


"Kosong? Aku curiga" kataku


"Sudahlah, cepat keluar! Kau mungkin hanya berimajinasi. Kau kan bocah" kata Rex


"Hmph! Kita berdua kan sama, bocah!" Balasku


Aku benar-benar melangkahkan kakiku keluar kamar mandi kali ini dan mulai berjalan ke kamarku lagi


"A...ki..ra-sama..." suara dibelakangku


'Gulp...'


Aku perlahan menengok kebelakang


Belum sempat menengok, seseorang sudah memelukku


"AKIRA-SAMA!!!" Teriaknya sambil memainkanku seperti mainan


"KYAAAAAAA!!!" Teriakku


ITU ADALAH ANGELA!


"Angela-san! Lepaskan aku, tolong!" Pintaku sambil meronta-ronta


"Haik~" jawabnya sambil melepasku


"Duh, kenapa kakak ini? Mengagetkanku saja!" Kataku


"Ka...kak? Kakak?! KAKAK?!" Dia semakin liar


Aku pun mulai berlari menuju kamarku


"Akira-sama! Tunggu aku!" Dia mengejarku


"HIIII....!!!" Aku terus berlari menuju kamarku


Dan akhirnya sampai dan pintunya langsung kututup dan kukunci


"Ada apa, Akira?" Tanya Rio-chan yg tidak tau mimpi buruk yg baru saja terjadi


"Hah... hah... hah... Angela... dia... hah..." aku cukup sulit berbicara karena capek


"Angela-neechan? Kenapa dia?" Tanyanya lagi


Aku menghampiri Rio-chan


"Sembunyikan... hah... hah... para loli... hah..." kataku sambil menggoyangkan badannya


Dia merasa agak pusing


"Iya, tapi dia kenapa?" Tanyanya lagi dengan kepalanya yg pusing


Aku menunjuk ke pintu dan menyuruhnya keluar


Dia membuka pintunya dengan tenang


Dia hanya melihat Angela yg sedang berjalan melewati kamar


"Ada yg bisa saya bantu, Rio-sama?" Tanyanya yg berbeda 180 derajat


"Hah? Ah! Tidak! Tadi Akira bilan-" aku menutup mulutnya


"Hihihi! Tidak ada apa-apa kok, kak. Oh, tadi aku mau minta buatkan susu" kataku


"Baiklah. Saya buatkan dulu" dia mulai pergi menjauh


"Fiuuh... hampir saja" aku lega


"HMP! HMMP!" Aku lupa kalau aku masih membekap Rio-chan


"Ah! Maaf!" Aku melepasnya


"Pwah! Hah... hah... KENAPA KAU INI?! Padahal sedang kubantu!" Bentaknya


"Hehehe. Maaf aku takut kalau kau bilang yg sebenarnya" jawabku sambil garuk-garuk kepala


"Dasar, monster!" Dia mulai menggelitikiku


"Ahahahahaha! Rio-chan! Hentikan! Hahahahaha!" Aku tidak bisa berhenti tertawa


"Maaf menunggu, Akira-sa-"


'TIARR'


Aku melihat ke arah pintu dan itu adalah Angela


Dia mematung karena melihat posisiku dan Rio-chan agak aneh, mungkin?


"Angela-san? Susunya tumpah!" Kataku


Dia masih mematung 


"Angela-neechan?" Rio juga ikutan bingung


Perlahan keluar darah dari hidungnya


"WAH! Mimisan!" Kaget kami berdua


Dia mulai kehilangan kesadarannya dan ambruk


"ANGELA-SAN!!!" Teriakku sambil berlari menujunya


"ANGELA-NEECHAN!!!" Teriak Rio-chan yg juga sama


"Hayo loh, Akira! Anak orang dibuat pingsan" ejek Rex yg membuatku frustasi


"HUAAAA!!! DIAM!!!" Teriakku


"Panggil Papa, Akira-chan!" Pinta Rio-chan yg juga panik


Aku mengangguk dan segera menuju ayah


Tapi, tunggu, ayah dimana?


Aku tidak habis pikir langsung ke halaman belakang


Dan setelah sampai, sesuai harapan


Ayah sedang berlatih dengan Jack-chan, Carla-chan


"Ayah!" Panggilku sambil berlari ke arahnya


"Hmm? Akira? Ada perlu apa?" Tanya ayah


"Angela... dia..." aku mencoba mengatur pernapasan


"Tenang dulu. Ambil nafas dulu, keluarkan, dan jelaskan apa yg terjadi" kata ayah mencoba menenangkanku


"Angela, dia pingsan tak sadarkan diri!" Jelasku


Mendengar itu ayah langsung berlari ke dalam rumah


"Duh...! Jangan tinggalkan aku dulu, donk!" Kataku yg terlambat jauh karena ayah sudah berlari ke dalam duluan


"Ada apa dengan Angela, Akira?" Tanya Carla-chan


"Dia pingsan waktu melihatku bermain dengan Rio-chan" jawabku


"Dan lolicon berhasil mencapai surganya" kata Jack-chan sambil mesem yg membuatnya dipukul kecil oleh Carla-chan


"Ngomong-ngomong kalian berdua sedang apa?" Tanyaku


"Kami? Kami sedang latihan dengan... ayahmu" jawab Jack


"Oooh... begitu" kataku ber-oh panjang


"Ayo kita lihat kondisi Angela!" Ajak Carla-chan


Dan kami pun mulai memasuki rumah


"Dimana dia sekarang?" Tanya Carla-chan


"Tadi dia di kamarku" jawabku


...To Be Continued......


Hello para readers-ku akhirnya kita ketemu lagi


Ya... mohon maaf kalau lama upload-nya dan yg sekarang juga kurang jelas ceritanya


Maklum lagi kurang ide


Tapi jangan khawatir, setelah Arc "Saudara dan Pelayan Baru" selesai bakalan tak lanjutin ke plot utamanya


Mungkin kalian bisa anggap ini sebagai filler saja, ya?


Itu saja dari saya, jangan lupa vote, komen, dan follow akun *******-ku agar kita bisa bangun akun ini supaya bisa memberi manfaat kepada banyak orang, setuju?