
*Author POV*
Beberapa menit kemudian
Mereka berdua telah sampai direstoran yang ternyata Oma dan opa Rafa sudah sampai
"Hai Oma opa" sapa Rafa dengan menyalimi tangan Oma dan opa nya
Jessica pun ikut menyalimi tangan mereka berdua, dan Rafa kembali menggenggam tangan Jessica "ini pacar aku Oma,opa" ucap Rafa dengan tersenyum manis
"Yaampun cantik banget kaya Barbie kamu nak" puji Oma Rafa dengan menangkup kedua pipi Jessica
Jessica tersenyum manis "makasih Oma" ucap nya lembut
"Cocok banget deh kalian" sambung opa Rafa
"Akhirnya ya opa kita nanti bisa liat Rafa menikah " girang Oma Rafa
Rafa dan Jes hanya menyengir kuda
Mereka memutuskan untuk makan dahulu saat waiter datang dengan membawa begitu banyak jenis makanan
beberapa menit kemudian setelah mereka menghabiskan makanan itu
"Jessica kuliah dimana?" tanya Oma Rafa
"Universitas Gunadarma Oma"
"Berarti satu kampus sama Rafa!! ohhh atau kalian cinlok" ledek Oma
"Oma tau aja deh" jawab Rafa dengan merangkul pundak Jessica
Jessica hanya tersenyum masam dengan sesekali melototi Rafa yang seperti tidak terjadi apa-apa
"Mamah dan papah kamu udah kenal Jessica??" tanya opa Rafa
"Belom opa, nanti Rafa kenalin" jawab Rafa
Mereka pun berlanjut berbincang-bincang, sampai kini waktu menunjukkan pukul 22:50 mereka memutuskan untuk pulang
"Oma, opa Jess pamit pulang ya" ujar Jessica dengan menyalimi tangan mereka berdua
"Iya cantik, makasih ya udah mau makan malem sama Oma" jawab Oma
Sebelum pulang Oma Rafa tak lupa memberikan sebuah buket bunga yang lumayan besar untuk Jessica "Ini buat kamu ya Jessica"
"waahhh cantik banget, makasih Oma" ucap Jessica dengan menerima buket indah itu sembari memeluk Oma rafa
"kita pamit ya Oma opa" pamit rafa
"hati-hati bawa motornya ya Rafa, jagain Jessica nya, jangan sampe lecet" ucap Oma
...****************...
Dijalan pulang
"rumah Lu dimana?" tanya Rafa saat berhenti dipinggir jalan
"gue turun disini aja" jawab Jessica dengan hendak turun dari motor Rafa. Namun Rafa mencegah nya "Duduk!!" bentak Rafa
Jessica pun kembali duduk "gue mau disini aja" ucap Jessica lagi
"Lo mau diculik??" tanya Rafa
"apasih! Gue gak mau sampe Lo tau rumah gue dimana"
"kenapa??"
"gue gak mau nanti Lu teror rumah gue" jawab Jessica
seketika Rafa menoyor kening Jessica sedikit keras "Emang gue mafia? Gue cuman anak motor!! Kita ribut cukup dijalan, rumah itu gak boleh dibawa-bawa paham lu??"
"ya tetep aja, namanya juga dendam dimana aja pasti"
"terserah Lu deh" jawab Rafa malas
tiba-tiba saja Jessica turun dari motor sport milik Rafa "udah sonoh balik" perintah nya
"lu gila?? Cepet naek, jangan banyak drama lu" sewot Rafa
"ishhh gue mau dijemput sama cowok gue" jawab Jessica
"gue yang bawa lu pergi, gue juga yang harus bawa lu pulang. Cepet naik gak usah ngebantah lu!!" tegas Rafa lagi
"Gue serius Rafa!! cowok gue udah otw kesini" jawab Jessica
Rafa menghela nafas nya kasar "Yaudah gue cabut duluan, thanks buat hari ini" ucap Rafa
"Jangan nyuruh gue lagi buat jadi pacar pura-pura lu!! Sewa aja wanita lain" sewot Jessica
Rafa tidak menjawab apa-apa dan malah pergi meninggalkan Jessica "Dasar kanebo kering!!" sewot Jessica
Jessica pun duduk dikursi panjang dengan memainkan handphone nya "mana si Andro lama banget!" ucap nya gelisah saat setelah beberapa menit menunggu cowok nya yang bernama Andro Leonard
Ting
Dering pesan dihanphone Jessica berbunyi menandakan adanya pesan masuk
Myboy
Isi pesan dari Andro
Jessica pun memukul kursi panjang itu dengan pelan "Anjir terus gue gimana ini?" ucap nya gelisah
Jessica terlihat kebingungan mondar mandir dipinggir jalanan "Mana Rafa udah balik lagi" ucap nya
Saat Jessica kembali fokus ke handphone nya hendak menelfon salah satu anak big hook tiba-tiba terdengar suara motor sport berhenti tepat didepan nya "Gue udah bilang kan balik Ama gue" ucap seseorang tersebut ternyata Rafa
Jessica menatap Rafa heran "ko bisa balik lagi?" tanya Jessica
"dari tadi gue nungguin lu didepan sonoh" jawab Rafa
'ko gue baper ya? perhatian juga si Rafa sampe nungguin gue dijemput lagi, kaya gak tega banget ninggalin gue sendiri' batin Jessica yang salting sendiri
"Mau balik gak lu? Kalo gak gue balik beneran" ancam Rafa yang dari tadi menatap Jessica yang tengah terdiam melamun
Jessica pun tersadar dari lamunannya "eh iya iya gue ikut" ucap nya dengan langsung berbonceng ke Rafa
Mereka pun kembali melaju pulang dan Jessica terpaksa memberitahukan alamat rumah nya
"lu gak mau pegangan gitu?" tanya Rafa sedikit lirih
"Ihh ogah banget"
"yaudah gue juga gak maksa, jatuh juga jangan salahin gue" ucap Rafa
"bodo amat" sewot Jessica
Sesampainya dirumah Jessica
"Makasih udah anter gue pulang" ucap Jessica dengan melepaskan helm milik Rafa
"Makasih juga lu udah jadi pacar pura-pura gue" sambung Rafa
"tapi gue gak mau sampe anggota kita tau" jawab Jessica
"hm! Gue juga ogah ngasih tau" ujar Rafa
"dan satu lagi! Jangan Mikir kita damai gara-gara ini" sambung Rafa
"gue juga ogah baikan Ama lu!!" tegas Jessica dengan meninggalkan Rafa untuk masuk kerumah nya
"Dasar cewe bar-bar" sewot Rafa dengan melajukan motornya pergi dari halaman rumah Jessica
...****************...
*Rafa POV*
Setelah mengantar pulang Jessica aku memilih untuk pulang ke basecamp scorpio
"Habis dari mana bos?" tanya salah satu anggota scorpio
Aku pun menjawab "Mau tau aja lu"
"eh btw, lu bawa Jessica kemana?" tanya Danu
Aku pun bingung menjawabnya, karena tidak mungkin aku memberitahu kan ke mereka bahwa Jessica menjadi pacar pura-pura ku
"Gue buang ke laut" jawab ku asal
"wahh gila, cewe cakep gitu lu buang bos?" tanya Gani
"Kakak!!!" teriak perempuan yang suaranya begitu nyaring dan aku sudah sangat kenal suara itu
"kakak!! disuruh pulang sama papah" ucap perempuan itu yang ternyata adalah adikku sendiri
Dia bernama keisya callie biasa dipanggil keisya, Dia adiku satu-satunya yang mempunyai kepribadian cerewet, usil dan Banyak tingkah nya.
"Ngapain?" tanya ku
"Papah mau ngomong sama kakak ayo pulang!!" ajak nya dengan menarik-narik tangan ku
"hayy baby keisya" ucap genit anggota ku yang memang terpesona dengan adikku
"apa Lo!!" teriak keisya dengan melototi anggota ku itu
Keisya memang sangat anti dengan lelaki, banyak sekali anggota ku yang pernah ditolak nya. Bisa dibilang keisya sama sifat nya dengan ku. Beda nya dia begitu cerewet dan bawel sangat mirip dengan mamah
"jangan galak-galak dong baby" ucap Anggota ku lagi
"mau gue patahin tangan lu!!" ancam keisya
Seketika para anggota ku pun menggidikkan ngeri "iya gak gak deh, serem amat" ucap nya
"Ayo kak pulang" ajak nya lagi dan aku pun terpaksa menuruti perintah adik ku
Sesampainya dirumah
"Duduk!!" perintah papah saat aku baru saja pulang dengan keisya
Aku pun duduk diruang keluarga, terlihat papah dan mamahku begitu serius menatap ku, aku pun heran sendiri apakah aku mempunyai kesalahan yang begitu fatal??
Papah pun mulai berbicara "Nak, kamu kan udah sangat dewasa bentar lagi juga umurmu akan menambah. Kamu sudah sangat pantas untuk menikah!! Sesuai keinginan keluarga besar kita semua kamu bakal kami jodoh kan dengan anak dari sahabat mamah!"
Deg!!
Jantung Rafa seketika berdebar kencang "Nikah?" batin Rafa
______________________________