RAFAEL

RAFAEL
Backstreet



Jessica gelalapan saat Rafa memasuki kamar nya tanpa permisi "A-apaan si" jawab Jessica gugup


"gue bakal selalu jadi suami terbaik lu" ucap Rafa dengan menangkup dagu Jessica


Jessica tidak membalas perlakuan Rafa, ia memilih terdiam malu "Pulang jam berapa lu?" tanya Rafa yg kini duduk bersebelahan dengan Jessica


"jam 3" jawab Jessica


"Selama itu lu sama Andro?" Rafa kembali bersuara


Jessica mengerutkan keningnya bingung 'What!! Dia liat?' batin Jessica


"lu masih berhubungan sama Andro?" tanya Rafa lagi


Jessica mengangguk pelan "Iya" jawab nya cuek


"kenapa?karena pernikahan kita hanya perjodohan? Karena kita belum saling cinta?"


"itu lu tau" jawab Jessica simple


"Oke!! gue bakal bebasin lu mau berhubungan sama siapa pun. Dan gue gak akan memaksa lu untuk cinta sama gue, tapi gue akan berusaha buat lu cinta dan nyaman sama gue" tegas Rafa dan langsung meninggalkan kamar Jessica dengan wajah begitu dingin nya


"Gue gak bisa bohongin perasaan gue, gue memang masih nyaman sama Andro, tapi gue janji bakal berusaha mencintai lu!!" teriak Jessica


Rafa pun berhenti diambang pintu kamar Jessica dan menatap Jessica sekilas namun kembali pergi


*Flashback on*


"Aku mau ngomong sesuatu ke kamu" ujar Jessica gugup yg kini tengah duduk di taman bersama Andro


"Apa sayang?" tanya Andro dengan merangkul pundak Jessica


"emm i-ituu" Jessica gugup dan takut, ia hanya memilih jari jemari nya dengan sedikit menunduk


Andro menangkup dagu Jessica dan menuntun nya untuk menatap nya "Mau ngomong apasi? Kayanya serius banget"


"sebenarnya a-aku udah.... Nikah"


Andro melepaskan rangkulan nya dan menatap Jessica intens "Dijodohin sama ayah?" tanya Andro


Jessica mengangguk " Sama siapa?" tanya Andro lagi


'Gak mungkin gue bilang kalo nikah sama Rafa yg ada bakal jadi masalah besar. Mending gue gak kasih tau' batin Jessica


"Anak dari temen bunda aku"


"Terus kamu cinta sama dia? apa kita bakal udahan?" ucap Andro tenang


"Gimana aku cinta sama dia? kita baru kenal! sebenarnya aku masih pengin sama kamu ndro, aku sayang sama kamu, kenangan kita begitu banyak, tapi gimana sama ayah! "


"Kita backstreet aja!! Aku mana bisa jauh dari kamu sayang, gak papa kamu bersuami tapi rasa sayang kamu, perhatian kamu dan segalanya hanya milik aku"


Karena meraka masih sama-sama saling sayang dan saling mencintai alhasil Jessica pun menyetujui bahwa mereka masih berpacaran walaupun backstreet


*Flashback off*


Malam hari nya


Jessica terlihat tengah menyajikan makan malam dimeja makan "Rafa! Makan!!" teriak nya


Tanpa menjawab Rafa langsung duduk dikursi depan Jessica "Tumben amat jam segini udah pake baju tidur" ujar Jessica saat Rafa mengenakan baju tidur nya yg berwarna biru dongker


Mereka pun memilih fokus untuk makan, dan saat makanan habis Rafa langsung pergi meninggalkan Jessica begitu saja "Dia kenapa si?" heran Jessica yg merasa aneh dengan Rafa


Jessica pun kembali membereskan piring kotor, setelah beres ia pun memilih untuk ke kamar. Saat Jessica memasuki kamar nya ia teriak kaget saat melihat Rafa tengah merebahkan dirinya di ranjang dengan memainkan game nya


"lu ngapain disini??" tanya Jessica dengan memukul Rafa dengan bantal


"AC kamar gue mati, jadi gue numpang tidur disini" jawab Rafa yg berbohong


"Kan banyak kamar lain Rafa!!"


"Kotor Jessica!!"


"ihhh nyebelin!!"


"yaudah asalkan lu tidur di sofa atau dilantai" ucap Jessica lagi


"ogah!! Mana ada sejarahnya Rafael Williams tidur di sofa!"


"Gue juga gak bakal perawanin lu!" sambung Rafa lagi


"Terserah lu dah" pasrah Jessica dan duduk ditepi ranjang


"Woyy maju bego, sini kosong!!" teriak Rafa ke game nya


"Danu bego, mampus kan lu mati" teriak nya lagi tidak jelas


"Anak dakjal!!" teriaknya lagi dengan sedikit tertawa


Jessica menutupi kedua telinga nya "Rafa berisik!!" teriak Jessica juga


"Gue lagi Mabar sama Danu, diem dah" jawab Rafa masih memfokuskan mata nya ke layar handphone


"Mundur nu mundur!!"


"Lari-lari!!"


Jessica kembali menutup telinga nya "Sumpah Rafa lu berisik banget!"


tanpa menghiraukan rengekan Jessica, dirinya tetap fokus ke layar ponsel nya dan semakin berteriak tidak jelas


"Rafa!! Lu denger gue gak si?" teriak Jessica lagi dengan mengambil paksa ponsel Rafa


"Jess!! Itu bentar lagi menang" rengek Rafa


"Balikin" ucap Rafa lagi


"Enggak!!" tegas Jessica


"balikin sini!!"


"gak mau!!"


Rafa tiba-tiba menarik tangan Jessica yg membuat Jessica duduk dipangkuan Rafa, dengan wajah berhadap-hadapan. awal nya mereka masih saling menatap satu sama lain namun tidak lama kemudian Rafa mel*mat Jessica


Jessica berkali-kali memberontak namun semakin Jessica memberontak semakin Rafa mendekap tubuh Jessica erat begitu erat