
"Terserah ayah!!" teriak Jessica dengan berlari menuju kamar nya yang berada dilantai 2
Sesampainya dikamar Jessica menjatuh kan dirinya diranjang dengan mulai menangis tersedu-sedu "Kenapa si ayah dan bunda selalu ngatur-ngatur percintaan gue??" ucap Jessica dengan lirih
"apa gue gak berhak mencari lelaki pilihan gue?" ucap nya dengan bergelinang air mata
dengan masih mengeluarkan bulir-bulir air mata Jessica memulai panggilan Vidio call dengan kedua sahabatnya
"Hai gays" sapa Jessica dengan mata yang merah
'lu kenapa Jes?' tanya Sherly
"gue mau dijodohin" ucap Jessica yang kembali meneteskan air matanya
'What!!' teriak Sherly dan Freya
'yang bener aja lu? Ma siapa?' tanya Sherly lagi
"bener lah, lu pada kan tau bokap gue gak suka sama Andro" jawab nya
'gue turut bersedih ya jess' ucap Freya
"gue harus gimana ini? Masa gue pasrah aja?"
'Gak ada cara lain Jess, lu terpaksa harus nurutin kemauan ayah lu. Kalo lu kawin lari sama Andro yang ada bokap lu semakin benci' ucap Freya memberi solusi
"kenapa si cobaan gue sama Andro gini amat" ujar Jessica sembari menghapus air matanya
'sekarang lu yang sabar aja ya, mungkin andro bukan jodoh lu'
Jessica hanya terdiam dan menutup panggilan Vidio call nya, dengan memeluk bantal guling Jessica kembali menangis. Walaupun hubungan mereka hanya 1tahun lebih tapi rasa sayang mereka begitu terikat
Hari-hari mereka lalui bersama, dengan perjuangan mereka yang harus pergi diam-diam demi tidak ketahuan ayah dan bunda Jessica, namun hubungan mereka terbilang begitu romantis, rasa nyaman, rasa bahagia selalu mereka rasakan
Jessica pun bingung gimana caranya dia mengungkapkan ini ke Andro, dan bagaimana nanti reaksi Andro dan kecewanya andro saat ini lah yang Jessica fikirkan
Cobaan terberat dari suatu hubungan adalah tidak adanya restu dari orang tua, restu orang tua adalah restu tuhan juga, kebanyakan orang memilih mengakhiri hubungan demi orang tua walaupun itu berat namun mereka harus bisa melalui nya. Selagi alasan dari orang tua itu baik maka kita patut menurutinya.
Beberapa menit setelah jessica menangis hingga kini ia tertidur dengan mata lebam nya
Drtttt
Benda pipihnya bergetar menandakan bahwa adanya telfon dari seseorang, Jessica terbangun dengan masih sayup dan mengangkat telfon itu yang ternyata dari Gio
Setelah tersambung
"Hallo ka" ucap Jessica
Dari balik telfon gio menjawab dengan suara sedikit ngos-ngosan 'Hallo jes' ucap nya
Jessica mendengar nya pun heran "kenapa ka? Ada apa?" tanya Jessica
'Scorpio tadi nyerang basecamp Jes' jawab gio
"Apa!! Berani-beraninya mereka nyerang basecamp" sewot Jessica
"Gue kesana ya ka" ucap Jessica sembari memakai jaket big hook dan berlari menuju garasi nya
'Gak usah Jes, ini udah tengah malem lebih baik lu dirumah aja. Gue cuman mau ngabarin ini' ucap gio
"Gak! Gue tetep bakal kesana sebagai leader gue harus tanggung jawab. Gue matiin telfon nya ya ka" kekeh Jessica dan setelah mematikan telfon nya Jessica langsung pergi meninggalkan rumah nya pukul 00:10
Beberapa menit Jessica sudah sampai dibasecamp big hook, benar saja basecamp mereka sedikit berantakan terlihat beberapa anggota tengah merapihkan basecamp mereka yang kacau ulah scorpio
"sorry ya gays, gue gak bisa dateng pas mereka nyerang" ucap Jessica
"gak papa bos" jawab mereka
"kalian gak ada yang luka parah kan?" tanya Jessica
Mereka menjawab "Nggak ada, kita semua baik" jawab Doni
Jessica mendengar nya pun merasa tenang "kronologi nya gimana ka?" tanya Jessica ke gio yang berdiri disebelah nya
Gio duduk dengan menyilangkan kedua tangannya di dada "Ceritanya gini"
•Flasback off•
Big hook terlihat asik bersantai dibasecamp mereka, dengan kegiatan mereka masing-masing ada yang bernyanyi, ada yang makan, ada yang tidur, latihan bela diri dan lain sebagainya
Saat mereka masih asik, tiba-tiba saja scorpio datang dengan bunyi bising dari motor mereka
Brumm brumm
Brumm
seketika anggota big hook membubarkan kegiatan nya dan berlari keluar dari basecamp saat dirasa musuh datang, mereka berkumpul diluar dengan gio pengganti Jessica
"Tumben amat kesini?" tanya gio meledek
mereka turun dari motor satu persatu dan melepaskan helm nya dengan menyilangkan kedua tangannya di dada dan wajah khas dingin nya Rafa turun dari motor dan berjalan paling depan "Mana ketua lu?" tanya Rafa tepat berhadapan dengan gio
Big hook hanya terdiam "Pasti gak ada kan? Iya lah orang ketua lu lagi bucin" ledek Gani
Hahaha hahaha
Tawa yang terdengar dari anggota scorpio lainnya
"Gak usah banyak bac*t!! Kalian kesini mau apa?" tanya gio emosi
Tanpa menjawab Rafa memberi isyarat kepada anggotanya, mereka sudah paham dan satu persatu melakukan tugas nya, sebagian berkelahi dan sebagian mengacak-acak basecamp big hook
Rafa begitu fokus melawan gio yang juga mempunyai ilmu bela diri yang cukup baik, namun selang beberapa lama mereka saling berkelahi ternyata kekuatan Rafa lebih besar dari gio, gio kini tergeletak kesakitan di tanah dan beberapa anggota big hook membantu nya untuk berdiri
"gue kesini sebenarnya mau ngajak duel bos kalian, tapi orang nya gak ada. Tapi mungkin kalo dia tau basecamp nya berantakan dia bakal kesini kan? Dan gue bakal balik kesini lagi untuk nemuin bos lu" ucap Rafa dan setelahnya berlalu pergi dengan seluruh anggota scorpio
"arghh bisa-bisanya gue kalah sama dia!!" sewot gio
"Bos Jessica kemana yah? atau yang mereka omongin itu bener kalo bos lagi bucin?" tanya salah satu anggota big hook
"Gak mungkin lah, Jessica itu gak dibolehin pacaran sama bokap nya" jawab gio
Mereka pun merapihkan kembali basecamp mereka
•Flashback on•
Jessica mengepalkan tangannya kuat "Dasar kanebo kering!!" sewot nya
tiba-tiba saja scorpio kembali datang, Jessica memerintahkan anggota nya berkumpul dan menjaga bertahan basecamp agar tidak kecolongan seperti tadi
Rafa berdiri tepat didepan Jessica, Rafa memberikan senyuman miring nya "Hai" sapa Rafa meledek
'Sejak kapan Rafa jadi tengil?' batin gio yang bingung dengan Rafa
"lu nyariin gue? Ada apa? Atau lu kangen sehari gak liat kecantikan gue?" tanya Jessica kembali meledek
"Gak usah kege'eran!! Gue gabud, pengin rasanya duel bareng lu" jawab nya
"Ohh mau duel? Boleh aja" jawab Jessica dengan wajah menantangnya
Tanpa basa basi mereka pun kembali berkelahi dengan sangat mantap nya, beberapa lama nya mereka berkelahi dan ada beberapa anggota scorpio dan big hook yang sudah tergeletak lemas. Jessica merasa dirinya sudah sangat lemas pun hanya mampu menahan tangan Rafa untuk tidak memukul nya
gio baru saja membuat lawannya tergeletak dan menatap Jessica yang sepertinya sudah tidak kuat, gio menghampiri Jessica dan menangkis pukulan dari Rafa dan memeluk Jessica dengan erat
Seketika Jessica terbengong kaget saat mendapati dirinya dipeluk oleh gio, Rafa menatapnya seperti tidak trima 'Alay banget!! Mau jadi pahlawan kemaleman?' batin nya sewot
"Lu gak papa Jes?" tanya gio yang masih memeluk Jessica
Jessica menggeleng "gue gak papa ka" jawab Jessica sedikit gerogi
Rafa menarik jaket gio saat masih memeluk Jessica "Gak usah so jadi pahlawan lu!!" sewot Rafa
Gio melepaskan genggaman Rafa dijaket nya "Kenapa lu jadi gak trima?!" tanya gio
"Lu menganggu pertarungan kita, bentar lagi gue yang menang!!" jawab Rafa mengeles, jelas-jelas Rafa seperti cemburu ya gak reader??
"Lu selesaikan sama gue!!" tantang gio
Rafa menatap remeh "leader nya aja kalah apalagi kurcacinya" ucap nya
Dengan cepat gio memulai kembali perkelahian nya dengan Rafa, Jessica pun tak mau diam saja dan memilih membantu gio
Rafa seperti tidak memperdulikan pukulan atau bahkan tendangan dari Jessica, dirinya hanya fokus memukul, menghantam dan menendang gio dengan habis-habisan. Memang seperti nya Rafa masih sangat tidak trima dengan gio entah apa alasannya, entah karena memeluk Jessica atau menggagalkan nya yang hampir saja menang
__________________________
visual nya Giorgio Alexander
visual nya Sherly Prima Ayudia
visual nya Freya Meisie Friska