RAFAEL

RAFAEL
Tidak terima



"Waktu itu kamu kan sudah mau menyetujui asalkan pernikahan ini tidak didengar teman se geng mu" ucap Willi


"kalo tau nikah nya sama dia! Aku gak mau pah" kata Rafa


"Sayang gak boleh gitu" ucap Amora yg merasa tidak enak hati


"lu pikir gue juga mau?" tegas Jessica


"hei sudah sudah kenapa kalian malah berdebat" serai Liam


"kalian berdua kita jodohkan itu sudah dari lama, mamah Amora dan bunda sudah merencanakan perjodohan ini memang dari dulu, mamah Amora itu sahabat bunda sahabat terbaik bunda!! Mamah Amora pernah hampir kehilangan nyawa hanya untuk menyelamatkan bunda mu Jes! Bunda sangat berhutang nyawa dengan mamah amora, bunda harap bunda bisa membalas jasa nya dengan cara ini, dan kebetulan papah Willi dan ayah juga tengah melakukan kerjasama dengan perusahaan nya, sudah banyak sekali mereka membantu kita Jes" untaian yg dikeluarkan oleh bunda elena membuat Jessica sedikit mengerti


"Apa kamu tidak mau membantu kita untuk berbalas Budi?" sambung nya dengan sorot mata sedih


"Dan yg perlu kamu tau Rafa, dulu waktu perusahaan papah hampir jatuh sejatuh-jatuh nya siapa orang pertama yg membantu papah? Om Liam, om Liam orang pertama yg membantu papah, kalo aja tidak ada bantuan dari keluarga Jes, mungkin sekarang kita gak bisa menikmati semua fasilitas yg kita punya. Bisa jadi kita sudah jadi gembel disana" ucap Willi juga yg memberi tau bahwa memang keduanya saling membantu


Mereka berdua pun hanya tertegun mendengar nya "jadi kalian setuju kan?" tanya Amora


"kalo masih tidak menjawab gak papa, kita kasih waktu buat kalian" ucap Willi


Mereka pun melanjutkan memakan dessert


Saat mereka tengah memakan dessert tiba-tiba datanglah satu keluarga yg terdiri dari sepasang suami istri dan dua anak lelaki yg satu seumuran Rafa dan yg satu nya sekitar umur 10 tahun


"Mora ya?" tanya si istri


Mora pun menoleh "Eh Dewi?" ucap nya


"iya mor aku Dewi"


Mereka saling menyalimi dan bercipika-cipiki "Duduk dulu dew" ucap Mora dan mereka pun duduk ikut bergabung


"Ganggu gak ya kita?" tanya si suami


"enggak ko" jawab Liam


"wah cantik sekali, ini anak mu Mora?" tanya si istri menunjuk ke Jessica


"bukan dew, ini baru anak saya. Rencananya mereka mau kita jodohkan tapi mereka saling menolak gimana kalo Jessica kita jodohkan aja dengan anakmu yg sangat tampan ini?" ucap Amora yg sengaja membuat Rafa cemburu. Amora memang sudah bisa membaca pikiran Rafa, Amora tua bahwa Rafa memang menyukai Jessica


Anak lelaki itu pun tersenyum ke Jessica dan dibalas senyum juga dari Jessica " uhh tu kan keliatan nya mereka saling setuju" ucap Amora lagi


"gak boleh!! Jessica harus tetap dijodohkan dengan aku" tegas Rafa yg sedari mengepal kan tangannya kuat, saat melihat lelaki itu selalu mencuri pandang ke Jessica


"Loh tadi katanya gak mau" ledek Amora lagi


"siapa yg bilang gak mau! Mau ko" ucap Rafa dengan menatap tajam lelaki itu dan menghampiri Jessica dengan memeluk nya dari belakang "kamu juga setuju kan sayang?" tanya Rafa yg membuat Jantung Jessica syok berat dan berdetak kencang


Bagaimana tidak, karena sekarang jarak antar wajah mereka begitu dekat sekitar 1centi saja


"Kaya nya enggak deh Tante, mereka kelihatan serasi" ucap lelaki itu yg membuat Rafa tersenyum licik


Rafa kembali duduk dikursi nya "Ya memang seharusnya enggak, karena Jessica hanya pantas sama gue" tegas Rafa


"Ya kami tau" ucap lelaki itu dengan senyum nya


"Ya... Sedih sekali, padahal aku berharap Jessica menjadi menantu ku" ucap si istri


"nanti kalo anak aku berubah pikiran, aku hubungin kalian ya" ledek Amora lagi yg masih ingin melihat cemburu nya Rafa


"mamah udah deh jangan jodohin mereka lagi, aku gak akan pernah berubah pikiran!!" tegas nya lagi dan di angguki Amora


"yasudah kalo gitu kita pamit dulu ya, suami aku ada rapat mendadak. permisi" ucap si istri


"lain kali kita kumpul lagi ya dew" ucap Amora


"iya Mora siap"


Lelaki itu tersenyum dan menunduk ke arah Jessica dan Jessica membalas nya dengan senyum yg begitu manis "ehemm" deheman dari Rafa disertai wajah tidak suka nya


Dan mereka pun sudah pergi meninggalkan meja keluarga Williams dan Narendra


"Okey tinggal kita atur waktu pernikahan" ucap Amora yg sudah puas mengerjai Rafa


Mereka berdua pun saling pasrah 'lebih baik aku dijodohkan dari pada dia dijodohkan dengan orang lain' batin Rafa sewot


...****************...


Satu Minggu kemudian


Keluarga Rafa tengah makan malam dikediaman Jessica


"Apa!! nikah sama dia??" teriak Rafa yang mampu memenuhi seisi rumah


"idihhh ogah banget" tolaknya mentah-mentah


"Woy tikus jalanan gue juga ogah nikah sama Lo!!" teriak Jessica dengan muka malas nya


"kalian ini kenapa si?" tanya heran mamah Rafa


"setuju gk setuju kalian tetap harus menikah!!" tegas papah Rafa


"Tapi gak secepat ini pah" ucap Rafa lagi


"Apa kamu mau Jessica kita jodohkan lagi dengan anak Tante Dewi?" ancam Amora


"okay kalo gitu, mamah hubungin Tante Dewi, biar pernikahan ini untuk Jessica dan anak Tante Dewi" ucap nya lagi