RAFAEL

RAFAEL
Nonton



Malam hari nya......


*Rafa POV*


Tok tok tok


setelah aku mengetuk pintu rumah Jessica, terlihat lah wanita paruh baya yang membukakan pintu nampak nya ART disitu


"Nyari siapa mas?" tanya wanita paruh baya itu


aku pun menjawab "Nyari Jessica, Jessica nya ada?" tanya ku


dia pun menjawab sembari mengangguk "Ohh non Jessica! Ada mas didalam, saya panggilkan dulu. Mas nya masuk aja" ucap nya


"Makasih" jawab ku dan memasuki rumah Jessica dan duduk diruang tamu nya yang besar


tak berapa lama aku menunggu, Jessica pun turun dari lantai dua dengan gaya tomboy nya


"mau kemana si?" tanya nya


"ikut aja" ajak ku dengan menarik tangannya dan pergi meninggalkan rumah nya


*Setelah sampai*


kami telah berada diparkiran area balapan liar "ngapain kesini?" tanya Jessica dengan melepaskan helm nya


"Gue lagi pengin aja nonton balapan" jawab ku


"udah ayo masuk" ajak ku dengan kembali mengandeng tangannya


Jessica terlihat terdiam diri dan berkali-kali menatap tangan kami yang bergandengan "Kenapa?" tanya ku


Jessica pun tersadar dan menggeleng kan kepalanya "e-enggak" jawab nya gugup


kami pun duduk dibarisan tengah "Kenapa lu ajak gue si kalo cuman mau nonton balap liar doang? Kan lu bisa ajak scorpio!" tanya Jessica


"gue lagi merasa kesepian aja" jawab ku


"iya tapi kan lu punya scorpio" ucap nya lagi


'lu gak tau Jes gue tu udah mulai nyaman sama lu, kata-kata kesepian cuman jadi alasan buat gue, sebenarnya gue akhir-akhir ini selalu ingin didekat lu, mau itu kita berantem atau damai tapi gue suka saat disamping lu' batin ku


"lu keberatan nemenin gue nonton?" tanya ku mengalihkan pembicaraan


"masalah nya gue juga ada urusan malem ini Rafa" jawab nya nampak serius


"Tinggalin dulu masalah lu, malam ini lu harus sama gue!!" kekeh ku dengan reflek menggenggam tangan Jessica


Jessica terlihat terdiam kebingungan dan aku pun melepaskan genggaman tangan itu dan kembali fokus menonton balapan itu


Tatapan malu dari kita berdua bertemu dan semakin membuat nya salah tingkah dengan memalingkan wajah nya dari ku dan memakan cemilan dengan sangat cepat "Gak usah salting, nanti keselek tu cemilan" ledek ku


Jessica hanya terdiam menahan senyum nya yang membuat pipi nya merah merona , Jessica sangat lah cantik dengan pipi merah nya


"Merah tu pipi lu" ledek ku lagi


Jessica melotot kan matanya dan menutupi pipinya "e-engg-ak tuh" jawab nya gugup


"udah fokus nonton aja, gak usah liatin gue Mulu!!" sewot nya saat aku terus menatap nya


*Author POV*


Beberapa jam kemudian


"Abis ini balik kan?" tanya Jessica saat mereka masih duduk menunggu giliran turun karena penonton begitu ramai dan padat


"liat deh cowo yang tadi balapan" ucap Rafa dengan menunjuk ke arah lelaki yang tadi memenangkan balapan


"apasi Jes" jawab Rafa dengan senyum nya


"mata gue udah gak suci lagi liat mereka" sewot Jessica, ya karena yang dilihat oleh Jessica adalah lelaki itu dengan perempuan yang tengah ber*iuman mesra didepan umum, walaupun sedikit sepi


"ko bisa ya mereka begituan didepan umum, gak malu apa!" sambung Jessica


Rafa memasang senyum miring nya "kita juga bisa" ucap nya dan dengan mengangkat alis nya


Plakkkk


"sakit Jes" ringis Rafa saat Jessica memukul lengan Rafa


"lagian lu gila!!" teriak Jessica dengan wajah malas nya dan beranjak dari duduk nya


Rafa pun menyusul Jessica


Cupp


Rafa berhasil mencium sekilas pipi kanan Jessica "Ihh Rafa!!" teriak Jessica lagi


"Makannya gak usah ngambek" kata Rafa


Jessica tak menghiraukan dan lebih fokus untuk berjalan ke depan, mereka sudah keluar dari tempat balap, dan kini siap untuk pulang


Sesampainya dirumah


"Makasih udah anterin gue" ucap Jessica dengan melepaskan helm nya


"makasih juga lu udah mau nemenin gue malem ini" sambung rafa


Ceklek


Pintu rumah Jessica terbuka dan keluar lah Liam ayah Jessica 'Mampus ayah keluar' batin Jessica ketakutan


"Jessica" panggil Liam


"ayah" jawab Jessica dengan cengengesan


"om" sapa Rafa dengan menyalimi tangan Liam


Liam menatap intens Rafa dari atas hingga bawah "Teman kamu?" tanya Liam ke Jessica


"I-iya yah" jawab Jessica gugup


Rafa menjabat tangan Liam dengan sopan "Kenalin om nama saya Rafa" ucap nya


"Temannya Jessica? atau pacar nya?" tanya Liam ke Rafa


"Dibilang temen Iya, dibilang pacar juga iya om" jawab Rafa dengan sangat percaya diri


"apaan si lu" sewot Jessica dengan memukul lengan Rafa


"Gak ada lelaki yang boleh deketin Jessica, karena Jessica sudah saya jodoh kan. Dan besok akan dilaksanakan nya perjodohan itu" tegas Liam


"ayahh! Kan Jessica gak mau kenapa masih dipaksa si?" sewot Jessica


liam tak menghiraukan rengekan Jessica dan langsung memilih masuk ke rumah, Jessica hanya berdecak kesal "Ck!!"


'Dijodohin?' batin Rafa


"udah sonoh lu balik! Gue masuk dulu" ujar Jessica dan langsung meninggal kan Rafa sendiri


Rafa masih berdiam diri "Apa sama Andro?" tanya Rafa ke diri sendiri


Tak lama Rafa pun memilih pergi meninggalkan halaman rumah Jessica