Now

Now
BAB 30 -10 boba



"Kenapa?"


"Astaga "


vero memerhatikan mobilnya di pinggir jalan


"kenapa kamu?"


"Mobil bokap ketinggalan di rumah lo"


"astaga kirain apa,udah aman nanti satpam yang anterin"menghela nafas


kita pun melaju kembali sampai akhirnya sampai di rumah gue.


"Assalamualaikum,bun ayah"


"waalaikumsalam,ehh nak vero gaapa apa"Bunda panik dengan kedatangan vero


"Gaapa apa Tante,yang kena itu temen vero"


"syukur deh om masih ada temen bermain catur"


"ish ayah "


"yudah ayo masuk dulu"


kita pun duduk di ruangan tamu bersama ayah dan bunda.


"tau ga nak vero?Tadi tuh lii belum sehat bener bener"


vero melihat ke arah lii


"tapi pas denger inisial v di tv dia aneh bisa lari kenceng banget,dia kekeh minta kunci ayah nya gamau di anter?tante sempet khawatir tapi anak nya gabisa di bilangin kekeh gamau di anter."


"maafin vero tante,om jadi buat semuanya khawatir"


"Gaapa apa nak om dan tante bersyukur kamu ga kenapa kenapa"


"Tante malah ngakak kalau liat lii tadi pagi dia udah mah lari lari ga jelas sambil nangis kaya cacing kepanasan"


"ishh bunda"


semuanya tertawa tapi vero sepertinya tidak begitu ketawa dan terus melihat ke arah gue.kenapa dia?


"yaudah om sama tante tinggal dulu ya"


"iya Tante,om"


Tinggalah kita berdua.


"Jadi kamu belum sembuh total tadi?pantes aja pingsan"


"ku khawatir sama kamu"


"maafin aku"vero meluk gue


"gaapa apa,yang penting kamu gaapa apa"


vero mengangguk,dan melepaskan pelukannya


"masih pusing?"


"engga udah sembuh sekarang"


"bener?"


Gue mengguk, emang gue rasa gue udah gaapa apa.


"yaudah gih ganti baju kita beli boba"


"asikkk, mandi dulu ya sekalian tadi pas ke rumah kamu aku ga mandi haha"


vero tertawa menganggukkan kepalanya.


gue pun ke kamar untuk mandi dan bersiap siap untuk jalan jalan yeayy.


Setelah selesai samuanya gue pun keluar dan ternyata di ruang tamu ga hanya vero yang sedang duduk disana,ada dito di sebelahnya.


"lii"saut mereka berbarengan


Gue jadi bingung dito orang yang gue cinta dan vero dia pacar gue,harus gimana gue.Gue pun duduk di salah satu kursi yang hanya untuk 1 orang


"udah sembuh kamu?"tanya dito


"emm udah"


"Telat ternyata,ini ada titipan dari tante risa.Saya pergi dulu bay"memberikan sekotak makanan yang berisi salad buah


Gue liat vero hanya nunduk terdiam, begitupun dito dia hanya memberikan gue sebuah kotak makanan lalu pergi.Gue gamau ngecewain vero


"ayo ver berangkat"


"ga dimakan dulu?"


"Nanti aja malam aku makan,yu"


gue pun dan vero sedang di perjalanan menuju emang boba di depan Indomaret,rasanya canggung banget gue bingung harus gimana.


"ver"


"Hemm"


"Ko kamu diem terus si canggung"


"maaf,kamu mau beli rasa apa?10 rasa"


"bener nih 10"


"iyaa kan aku udah janji"


"coklat,red valvet, strawberry,yogurt, tiramisu apa lagi ya cappucino, green tea ada rasa apa lagi si?"


"vanilla"


"nahh boleh,udah berapa tadi?coklat,red valvet"


"Baru delapan bego"


"terus apa lagi udah aja deh,ehh iya aku jadi keinget mereka"


"siapa ?"


"pas aku mau ke rumah kamu aku hampir nabrak orang tau?"


"mana 3 orang lagi,kamu mau nganter aku ga kerumah mereka aku udah bilang kapan kapan kerumahnya ada anak kecil 2 satu bapa bapa tua"


"lain kali hati hati ya,boleh rumah nya deket persimpangan yang mau ke dusun apa sih lupa namanya"


"heem lahh ko tau?"


"Gang nya kecil?"


"ga terlalu sih kalau mobil kayanya muat masuk tapi gaakan bisa balik lagi haha"


"kamu tuh ya,dah turun"


"ga ahh kamu pesenin biar uwu gitu"


vero melihat ke arah gue dia diam sejenak lalu turun,dan muncul lagi di pintu


"serius gaakan turun?sekalian beli ciki cikian buat anak anak kata kamu"


"ahh iya bener,iya deh turun"


gue pun turun vero sedang memesan kan pesenan gue ke mang boba.Kita pun lanjut masuk ke sebuah Alfamart vero membawa sebuah troli dan gue ambil ciki ciki kebetulan banget gue sekalian beli good mood.


pas gue mau ambil ternyata good mood ada di atas emang bakal sampe kalau gue ambil tapi gue jadi ke inget dito waktu itu dia yang ngambilin gue good mood.


"kenapa bengong,mau rasa apa?"


"Dito?"


"Hah,gaada rasa dito disini"


"ehh maaf maaf bukan gitu maksudnya"


"ohh iya gue tau gue sering liat kamu beli yang yogurt sama lemon"


vero mengambil kan beberapa dan pergi seolah gue ga buat kesalahan yang nyakitin dia.


"ayoo,apa lagi?"


"Kayanya beras sama telur juga mereka bakal butuh ya ga"


"boleh,ide cemerlang"


Kita pun mengantri di kasir


"Ro uang nya dari aku aja ini sebagai permintaan maaf aku ke bapa itu"


"gausah"


"tapi ini pasti banyak, setengah setengah"


"gausah"


mba kasir mulai memasukan dari 1 ke yang lainnya.vero pun membayar semuanya dan kita membawa beberapa kresek besar ke mobil,Dan mengambil pesanan boba yang ternyata banyak juga


"kayanya ini lebih dari 10 deh"


"emang"


"hah ko emang?"


"Disana banyak anak kecil sekalian,ini punya kamu 10 simpen aja di mobil,nanti bawa pulang"


astaga bego banget si gue menyianyiakan orang sebaik vero


"udah siapa?"


"udah"


kita pun berangkat menuju rumah bapa gue lupa lagi namanya.


"Ro aku minta maaf soal tadi?"


"Gapa apa aku ngerti"


"makasih ya"


vero mengguk, tanpa gue tunjukin ternyata vero berhenti tepat di deket gang rumah bapa bapa itu.


"lahh ko tau?"


"udah ayoo"


kita pun membawa 2 keresek boba ke luar kita berjalan menyusuri gang yang gajauh dari kita parkir mobil.Gue liat banyak banget anak anak di sana


"ka veroo"


anak anak itu menyerbu kedatangan vero


"hayy apa kabar kalian"


"baik ka"sorak semua anak disana


"oh iya ka vero bawa minuman buat kalian"


"asikkk"


kita pun membagi satu persatu boba pada anak anak disana


"asikk ka vero sekarang bawa perempuan wit wiw"


"dia pacar kaka , cantik ga?"


"cantiik"sorak anak anak disana


"hayy semuanya kaka lintang kalian bisa panggil kaka ka lii,oke"


"oke ka lii"


Gue nyoba nyari anak yang gue liat tadi pagi tapi kayanya gaada


"ohh iya sandi mana?"


"adiknya sakit ka makannya dia gabisa ikut main"


"yaudahh makasih ya kalian boleh balik main"


"siapa sandi?"


"anak kecil yang hampir kamu tabrak"


"astaga ayo buruan kita kerumah nya"