Now

Now
BAB 22 - Sindrom putri tidur



"gatal?" dito kelihatan tanngan gue


"iya badan gue juga semua gatal"


"yaudah lo pake jaket gue"melepas jaketnya


"udah gapapa gue udah pake jaket"


"gaapa apa biar nambah anget"


"alergi dingin itu saat suhu menghangat gejala justru memburuk,makannya udah cukup satu jaket juga gue nunggu di mobil nanti juga ilang"


dito mengangguk ngangguk


"gue jadi penasaran tentang tenyakit ini lo mau cerita in tentang alergi dingin ke gue"


gue mengangguk


"Alergi dingin secara medis istilahnya adalah urtikaria,tapi kalau nama gejalanya itu biduran.saat terpapar suhu dingin,tubuh akan melepas zat kimia yang dipicu oleh udara dingin dalam aliran darah.nama zat nya yaitu zat kimia Histamin yaitu zat kimia yang menimbulkan reaksi alergi"


"Apa bahaya buat tubuh lo?"


"iya kalau gue ga hati hati saat berenang,Reaksi alergi berat/parah yang di sebut syok anafilaktik yang menyebabkan kehilangan kesadaran hingga tenggelam.makanya pas main rolling donut gue nolak cuman kalau gue ga ikut pasti bakal kurang satu dan kalian ga jadi naik dan paling gue kaget saat berguling gue kira bakal kambuh gue berusaha buat bangkit dari dalam air pas sara lepasin tangan gue untungnya lo megangin gue"


dito lagi lagi megelus kepala gue


"ternyata lo bukan anak kecil yang hanya bisa bermanja tapi pinter dan peduli ke orang lain ga kaya gue"


"lo juga orang nya peduli orang lain ko buktinya lo sering nolongin gue"


Dia tersenyum dan memanggil anak anak untuk kembali ke hotel karena alergi gue ga kunjung mereda.akhirnya gue bisa kembali ke hotel dan meminum obatnya.


...-massage dito-...


"udah mendingan?"


^^^"udah"^^^


"syukurlah,yaudah tidurin 😘"


^^^"salah emot ya?"^^^


"engga"


Ga nyangka dia bisa semanis ini ke gue.tidur nyenyak gue malam ini.Keesokan harinya kita lebih sering berangkat berdua kesana kemari sekarang malam terakhir kita di bali tapi lebih beda muka dito kelihatan banyak yang dia pikirkan di otaknya tapi gue ga banyak nanya mungkin mood nya aja lagi turun.


Setelah 5 hari kita di bali pagi ini bakal balik ke Bandung.Gue gaakan pernah bisa lupain semua kejadian di bali.


muka dito takunjung membaik dari tadi


"kenapa kamu?"


"engga gaapa apa"dia tersenyum tipis dan kembali ke pandangan nya di depan.


kami pun pulang seperti biasa bertukeran setir sampai akhir nya kita sudah berada di pemberhentian Jakarta dan ini sekitar jam 3 shubuh.Gue mutusin untuk janjian dengan silvi,sara,dan arya di luar tanpa sepengetahuan dito.kebetulan sekali Dito sedang tidur di mobil


"kenapa lii lu ngumpulin kita?"


"kalian tau ga sih dito kenapa?dari tadi dia murung"


"jadi lu belum tau gosip di kantor?lu gamasuk grup?"


"gosip apa?engga"


"jadi lu sama dito itu sekarang lagi booming di grup kantor yang grupnya cuman rekan kerja aja gaada atasan termasuk dito.salah satu no ga kenal tiba tiba masuk ke grup itu lalu mengirim foto lu lagi pelukan di pasar malam kemarin sama dito.Dan satu foto lagi foto dito memegang pipi perempuan cantik dan ternyata di pasar malam kemarin juga"


"gue tau perempuan itu siapa, lanjut"


"serius lo?oke, ditambah dito yang sebelumnya memutuskan perjodohan nya dengan ka sara membuat orang berpikiran dito itu playboy yang cuman mau deketin lo karena lo seorang anak pemilik perusahaan dan berniat menggantikan posisi Abang lo nanti dengan dito"


"kalian tau siapa pemilik no yg mengirim foto?"


"nah itu dia kita gatau siapa pemilik no itu"


"kesian dito setelah di Australia dia gagal menikah dan di Indonesia berusaha buat ngelupain semuanya, sekarang ditambah gosip baru"


"Dia amora,mantan dito yang gagal menikah dengan dito.Gue juga sempet di ancam buat jauhin dito,gue gatau kenapa dia ada di Indonesia"


"lii ayo"bunda memanggil gue untuk masuk ke mobil melanjutkan perjalanan ke bandung


"nanti kita lanjut ya"


"oke"


kita pun berpencar untuk melanjutkan perjalanan.Sampai akhirnya kita tiba di Bandung dan lebih tepatnya di rumah.gue meregang kan badan gue yang pegal ke shofa ruang tamu.


Dito langsung pergi ke kamarnya membawa koper milik nya.Bunda yang sadar dengan sikap dito bertanya ke gue.


"kenapa nak dito?kalian berantem?"


"engga bun,cape kali dia"


"yaudah kamu juga istirahat gih ke atas"


"iya bun"


Badan gue lemes banget kecapean kali ya semoga aja ga kejadian seperti pas dulu pulang study tour.Gue pun berbaring di kasur dan tertidur lelap sekali.sampai akhirnya dari tadi pagi gue tidur bangun juga malem.


"lega akhirnya gue ga kenapa mati suri"


Gue keluar dan liat bokap nyokap dan dito sedang berbicara dengan seorang dokter.Gue pun turun untuk menanyakan siapa yang sakit karena mungkin mereka kelelahan tadi pagi baru pulang.


"Bunda siapa yang sakit?"


Semuanya melihat gue,terus bunda tiba tiba meluk gue.Kenapa kan gue ga kenapa-kenapa


"Kenapa bunda nangis?"


"sini kamu duduk dulu"


bunda ngiring gue duduk di kursi


"kenapa emang bunda lii,lii udah lebih baik dari pas dulu pulang studytour buktinya lii cuman tidur dari pagi sampai malem ga berhari-hari"


"Kamu sudah tidur selama 2 hari satu malam lii"ucap dokter


"Hahh?"


kaget gue ternyata kasusnya lebih parah dari pas pulang studytour gue cuman tidur selama satu hari satu malam dan sekarang malah nambah 1 hari.


"Tapi lii masih bernafas tadi kan bun,dok?Ga mati suri?"


"Bernafas,kamu mengalami sindrom putri tidur sebuah kelainan langka"


"Apa bisa sembuh dok?takutnya kalau ini kambuh pas lii lagi di luar bisa aja merek ngira li mati"


"kamu harus menjalani serangkaian tes medis untuk memastikan kondisinya.jenis pemeriksaan yang harus kamu lakukan ke rumah sakit yaitu: penelusuran riwayat kesehatan dan pemeriksaan fisik, pemeriksaan psikologis,tes darah, pemeriksaan sleep study,CT scan dan MRI.kamu bisa hubungi saya kapan saja kamu siap"menyodorkan kartu nama.


"Baik dok, terimakasih"


setelah perbincangan lainnya dokter pun berpamitan untuk pulang.


"Hebat nak jodi bisa jadi dokter muda"


"Li juga pengen yah jadi dokter muda tapi otak lii ga nyampe kuliah kedokteran"


"kenapa ga kamu coba aja dulu masuk kedokteran?"saran bunda


"Iya juga ya, mumpung lii gapyear lii bisa belajar dulu untuk sbmptn kedokteran UNPAD"


"Nahh gitu dong semangat"


"Tapi lii masih ttp mau bantu jadi sekertaris dito di kantor"


"gaapa apa saya bisa handel kalau kamu mau fokus belajar"


"Lii pengen bantu dikit dikit aja gapapa"


Dito mengangguk tersenyum