MY MILLION DRE4M

MY MILLION DRE4M
Maju trusss



Aku sangat bingung saat ini , tetapi setau ku Cloud tidak mengandalkan entertainment , tetapi Cloud berdiri sendiri , aku yakin pasti boleh .


Aku langsung menangkap layar email tersebut lalu mengirim nya ke grup aku dan Ruka dan kawan kawan .


Saat semuanya selesai makan , aku memberanikan diri untuk bertanya kepada ibu ku .


"Ma ,"panggil ku .


"Akhirnya berani bicara dengan ku ?" tanya nya .


"Ya ," ucap ku canggung .


"Begini , Cloud mengundang ku untuk menjadi anggota di grup nya , bolehkah aku bergabung ?" tanya ku .


"Tidak boleh ," ucap ibu ku singkat .


"Kenapa ? Cloud tidak berdiri dengan entertainment ," ucap ku .


"Jika aku bilang tidak boleh ya tidak boleh ," ucap nya .


"Tapi...," ucap ku terpotong oleh Gabbie .


"Kakak , ibu mu tidak memperbolehkan mu , itu berarti kamu memang tidak boleh , ini semua demi kebaikan mu juga ,"ucap Gabbie .


"Tidak usah ikut campur kamu !" bentak ku pada Gabbie .


Aku sangat marah , setiap kali ada konflik dia pasti akan selalu ikut campur .


"Cukup , kembali ke kamar mu , jika kamu ingin bergabung dengan Cloud , maka kita bukan keluarga lagi !" ucap ibu ku tegas .


Aku agak kaget , dan langsung kembali ke kamar lama ku .


Aku memikirkan tawaran tersebut dan aku membulatkan tekad ku untuk bergabung dengan Cloud .


Ruka , Migo , dan Vinda menelpon ku .


"Halo?" ucap ku .


"Kami di perbolehkan untuk bergabung dengan Cloud sebagai asisten dan editor ," ucap Migo .


"Benarkah ?" tanya ku .


"Ya , saat orang tua ku mendengar bahwa kau diundang , mereka sangat senang dan langsung menyuruh ku untuk ikut ," ucap Vinda .


"Ya ! Kami tau ini mimpi mu , jadi kami akan ikut bersama mu ," ucap Ruka .


Mereka sangat senang dan aku tidak tahu harus bagaimana memberitahu mereka .


"Orang tua ku tidak mengijinkan nya ," ucap ku.


"Kenapa ?"tanya Migo .


"Baiklah , tidak apa apa , kami akan mendukung apapun keputusan mu ," ucap Vinda .


"Aku akan ikut Cloud ," ucap ku .


"Tunggu , apakah kau serius ?" tanya Ruka .


"Ya !" ucap ku .


"Apakah ada konsekuensi nya ?" tanya Vinda .


"Konsekuensi nya adalah putus hubungan dengan keluarga," ucap ku .


"Tunggu , apa ?! " ujar Migo panik .


"Menurut ku , kamu jangan memutus hubungan , itu terlalu ekstrim ," ucap Vinda .


"Tetapi aku sangat lelah untuk mematuhi ucapan ibu ku ," ucap ku .


"Aku sudah dewasa , aku tahu apa yang harus ku lakukan ," ucap ku.


"Baiklah , terserah kamu saja , tapi kami akan selalu membantu mu , " ucap Ruka .


"Terima kasih Ruka ," ucap ku .


Lalu aku mematikan telepon dan aku pulang ke rumah ku sendiri .


Aku membalas email dari Cloud , yah dan mereka menyuruh kami untuk berangkat ke Seoul 3 hari lagi .


Awalnya aku tidak setuju , tetapi mereka memakai alasan sudah membeli tiket nya.


3 hari kemudian


Airport Indonesia


"Sampai jumpa ibu ," ucap Ruka kepada ibu nya .


"Dadah ma , jaga kesehatan ya ," ucap Migo ke ibu nya .


"Good bye , Papi !!" ucap Vinda ke ayah nya .


Terkadang aku sangat iri terhadap mereka , mereka memiliki orang tua yang selalu mendukung mereka .


Kami naik pesawat pada pukul 9 pagi , lalu kami transit ke Singapura . Di sana sangat indah sekali dan ramai .


Aku sangat merindukan tempat ini . Kami makan sebentar dan langsung berangkat ke Seoul .


Kami sampai di Soul jam 6 malam WIB . Staff Cloud sudah menunggu kami , dan membawa kami ke mobil .