
"Ada apa gadis kecil ?" tanya ku .
"Ibu ku hilang ," ucap gadis kecil tersebut .
"Ah , i see , baiklah , aku akan menelpon polisi ," ucap ku .
"Nee ," ucap nya .
Tidak lama polisi pun datang .
"Anyyeonghaseo , kami akan membantu mu mencari orang tua mu ," ucap polisi .
"Gamsahamnida Pak !" ucap ku .
Polisi pun membawa anak gadis tersebut pergi .
Aku melanjutkan vlog ku .
"Mana rekaman mu ?" tanya sutradara .
"Ini , PD-nim ," ucap ku sambil menyerahkan kamera ku .
"Baiklah , kamu boleh ke hotel sekarang ," ucap sutradara .
"Nee ," ucap ku lalu bersiap .
Aku menuju ke hotel , dan tempat nya sangat jelek , tetapi masih bisa ditinggali .
Minjun menelpon ku .
"Halo ?" sapa ku .
"Bagaimana hari mu Sunny-ssi ?" tanya Minjun.
"Baik-baik saja oppa !" ucap ku .
"Benarkah ?" tanya Minjun tidak percaya .
"Benar !" ucap ku .
"Jika kamu tidak betah bilang saja , aku akan menjemputmu ," ucap Minjun .
"Itu tidak perlu oppa , lagipula kamu datang kesini juga membutuhkan biaya yang mahal ," ucap ku .
"Tidak apa-apa , keluar uang sedikit tidak apa-apa , asal member selalu bahagia ," ucap Minjun .
"Nee , oppa !" ucap ku .
"Apakah kamu sudah makan ?" tanya Minjun .
"Belum !" ucap ku .
"Jangan lupa makan , dan juga ingat mandi dan tidur lah tepat waktu ," ucap Minjun .
"Baiklah oppa ," ucap ku .
"Sampai jumpa !" ucap Minjun .
"Sampai jumpa !" ucap ku .
Keesokan hari nya...
"Baiklah , hari ini kalian para bintang tamu silahkan beristirahat , sisanya serahkan pada editor ," ucap sutradara .
Aku merasa kasihan pada para editor dan bintang tamu yang lain .
Aku melihat disana ada yang menjual takoyaki di pinggir jalan .
Aku membeli nya untuk semua staff dan bintang tamu .
"PD-nim ," panggil ku .
"Ada apa ?" tanya sutradara .
"Aku membelikan makanan untuk kita semua ," ucap ku .
"Aku sedang sibuk , kamu cari saja orang lain ," ucap sutradara .
"Ah nee ," ucap ku .
"Eonni , oppa , aku membelikan makanan untuk kalian , kalian makan lah !" ucap ku ramah .
"Permisi , apakah kamu membelikan kami sampah untuk dimakan ?" tanya seorang gadis muda yang termasuk bintang tamu juga .
"Ini bukan sampah , ini takoyaki ," ucap ku .
"Astaga , berminyak sekali , kamu membelikan kami sampah untuk dimakan , apakah otak mu bermasalah ?" tanya seorang pria umur 20 tahun yang juga bintang tamu .
Para staff menertawakan ku .
"Adakah yang ingin memakannya ?" tanya ku pada staff .
"Tidak terima kasih , kami tidak akan memakan sampah ," ucap para staff .
"Baiklah ," ucap ku sambil menahan air mata .
Aku duduk di bawah pohon dan memakan takoyaki nya sendiri .
"Nona muda , bisakah aku meminta sedikit makanan mu ?" tanya seorang pengemis wanita .
"Makanlah bersama ku , aku juga tidak habis makan banyak banyak ," ucap ku .
"Terima kasih ," ucap wanita tersebut .
"Bersihkanlah wajah mu ," ucap ku sambil menyodorkan tisu basah .
"Terima kasih ," ucap nya .
"Wajah mu seperti habis menangis , ada apa ?" tanya wanita tersebut .
"Baiklah ," ucap wanita tersebut .
"Siapa namamu ?" tanya wanita tersebut .
"Aku Sunny Lin ," ucap ku .
"Sunny, logat mu seperti bukan logat Korea ," ucap wanita tersebut .
"Aku bukan orang Korea , aku berasal dari Indonesia ," ucap ku .
"Ah ternyata begitu ," ucap wanita tersebut .
"Aku Lina , ingat namaku ," ucap Lina yakni wanita pengemis tadi .
"Baiklah Lina !" ucap ku bersemangat lagi .
Aku lebih suka duduk makan bersama Lina yang orang rendahan daripada para bintang tamu yang tidak menghargai diriku .
"Hey ! Kamu memakan sampah tersebut ! Bersama sampah !" ucap gadis yang menolak takoyaki ku namanya Chelsea .
"Ini bukan sampah , Lina juga bukan sampah !" ucap ku .
"Semuanya ! Cepat lihat ini , Sunny makan sampah dengan sampah !" ucap Chelsea .
Semua staff datang dan langsung memotret ku dengan lampu flash mereka .
Aku tidak tahu kenapa , aku seperti trauma terhadap lampu flash .
"Sudah cukup !" teriak Lina .
"Diamlah sampah !" ucap Chelsea .
Lina geram dan langsung menampar Chelsea .
Semua nya tersentak .
"Astaga ! Wajah ku terkena kotoran !" ucap Chelsea .
"Kalian semua , mulai besok tidak ada yang akan bertahan di dunia hiburan !" ucap Chelsea lalu membantu ku untuk berdiri .
"Siapa kau ? Sampah saja berani menghayal !" ucap Chelsea .
"Aku Lina , pemilik perusahaan KL Entertainment , suami ku adalah Brian Blue ," ucap Lina .
"Bohong !" ucap Chelsea .
"Itu benar !" ucap salah satu staff .
"Tunggu , apa ?!" tanya Chelsea tidak percaya .
"Tidak mungkin ," ucap Chelsea .
"Nyonya , aku minta maaf aku salah !" ucap Chelsea .
"Sudah terlambat !" ucap Lina .
"Nyonya , mobil sudah siap ," ucap bodyguard Lina yang tiba-tiba muncul seperti tuyul .
"Baiklah ," ucap Lina lalu membawa ku yang lemas kedalam mobil .
"Dimanakah kamu tinggal ?" tanya Lina .
"Aku tinggal di kafe ," ucap ku .
"Kafe mana ?" tanya Lina .
"Minjun oppa ," ucap ku .
"Tunggu sebentar , aku akan menelpon dia ," ucap Lina .
"Halo Minjun ! Sunny sedang bersama ku ! Kamu tinggal dimana , aku akan mengantar dia kembali ," ucap Lina .
"Baiklah ," ucap Lina .
"Pak , tolong ganti jalur menuju kafe lama Cloud ," ucap Lina .
"Baik nyonya !" ucap supir tersebut .
Aku hanya bersandar di pundak Lina .
Sedangkan Lina mengelus rambut ku seperti seorang ibu .
Tidak berapa lama , kita sampai .
"Sunny-ssi !" panggil Minjun .
"Oppa !" ucap ku .
Minjun menggendong ku keluar dan membaringkan ku di kasur .
"Minjun , ikutlah dengan ku , ada hal yang harus ku bicarakan dengan mu dan para member lainnya ," ucap Lina .
To be continued...
Hai Dreamers !!!
Apa kabar ?
Have a nice day yak !!!
Jangan lupa like & comment !
Bagi kalian yang ingin author mampir , comment aja , tapi author mampir nya nggak tepat waktu , bisa telat , karena author punya tugas sekolah yang numpuk .
Bye bai !!!