
"Aku juga tidak tahu dimana aku terluka ," ucap Minjun .
"Bagian mana yang sakit ?" tanya ku bingung .
"Di punggung dan lengan ," ucap Minjun santai .
"Ha ?" tanya ku kaget .
"Aku bilang punggung dan lengan ku sakit !" ucap Minjun .
"Hoooo , apakah harus aku yang mengobati nya ?" tanya ku .
"Tentu saja , kamu yang membuat ku terluka ," ucap Minjun .
"Hey !!! " teriak ku .
"Aku akan meminta James mengobati mu ," ucap ku .
"Tidak boleh ," ucap Minjun .
"Hey !! Aku wanita !" ucap ku .
"Anggap saja aku wanita !" ucap Minjun jelas , singkat dan padat .
"Arghhhh baiklah ," ucap ku .
"Oppa , kamu buka baju mu saja ," ucap ku .
Minjun membuka kaos nya dan arghhhhhhh .
"Tollooongg !!!!" batin ku .
Aku langsung menutup mata saking malu nya diri ku .
"Hey !! Semua wanita ingin melihat badan ku , kamu harus bersyukur !" ucap Minjun .
"Oppa !! Jangan narsis !!" ucap ku .
"Cepat obati aku ," ucap Minjun .
Lukanya benar benar di punggung .
Badan nya sempurna .
Aku memberi salep pada punggung dan lengan nya.
"Oppa , gamsahamnida ," ucap ku .
"Nee ," ucap Minjun .
"Oppa , kamu istirahat yang baik , aku akan kembali ke kamar ku ," ucap ku .
"Tunggu , temani aku tidur ," ucap Minjun .
"Hah ?!" respon ku kaget .
"Temani aku tidur ," ucap Minjun .
"Aku akan tidur di sofa saja ," ucap ku .
"Tidur saja di sebelah ku jika kamu mau ," ucap Minjun.
Meskipun dia bercanda , tetapi gadis mana yang akan tahan jika pria setampan Minjun meminta nya untuk tidur di sebelah nya .
"Oppa , kamu pintar bercanda ," ucap ku .
Minjun hanya tersenyum kepadaku .
Meskipun Minjun adalah seorang laki laki tetapi kamar Minjun lebih rapi daripada kamar ku .
Baru saja aku ingin tidur .
"Hey !! Mandi dulu !!!" ucap Minjun .
"Tidak mau ," ucap ku .
"Beginikah kamu berbicara dengan penyelamat mu ?" tanya Minjun .
"Bukan begitu Oppa , aku ingin tidur ," ucap ku .
"Kamu mandi asal asal saja ," ucap Minjun .
"Baju ?" tanya ku .
"Kamu pakai saja baju ku ," ucap Minjun .
Meskipun kita tidak melakukan apa-apa , tetapi mendengar hal tersebut , seperti kami baru saja melakukan hal yang tidak senonoh .
"Baiklah Oppa ," ucap ku .
Aku mandi sebentar dan memakai baju Minjun.
Baju nya sangat wangi , aku sangat menyukai baju nya .
Baju yang kebesaran , celana pendek , rambut berantakan , itulah diri ku sekarang .
Aku keluar dari kamar mandi dan Minjun sedang memainkan ponsel nya .
"Ah gamsahamnida ," ucap ku .
Ini agak canggung .
Aku menyisir rambut ku , dan duduk di sofa .
Sofa nya sangatlah empuk , tidak seperti sofa di kamar ku .
Saat aku sedang asik bermain-main dengan sofa , tiba-tiba aku melihat kotak hadiah yang ada disebelah sofa .
"Oppa , apa ini ?" tanya ku .
"Itu hadiah dari fans ," ucap Minjun.
"Bolehkah aku membuka nya ?" tanya ku .
"Buka saja ," ucap Minjun.
Aku membuka hadiah itu , dan arggghh yang di dalam hadiah tersebut .
"Apa isi nya ?" tanya Minjun .
"Tidak ada apa-apa , mungkin Oppa harus membuang nya ," ucap ku .
"Kenapa ?" tanya Minjun .
"Tidak ada apa-apa , aku akan membantu Oppa untuk membuang nya ," ucap ku .
"Tunggu , apa isi hadiah tersebut ?" tanya Minjun penasaran .
"Tidak ada apa-apa ," ucap ku mulai panik .
Minjun merebut kotak hadiah tersebut dari ku dan langsung membuka nya .
Minjun agak kaget dengan hadiah nya , sama seperti reaksi ku saat membuka hadiah tersebut .
"Ini bukan fans , ini dari sasaeng fans ," ucap Minjun pelan .
Minjun terlihat panik dan langsung menelfon Ye Seung .
"Ye Seung , bisakah kamu mencari siapa yang memberikan hadiah tersebut ?" tanya Minjun .
"Aku akan mencoba mencarinya ," ucap Ye Seung di telpon .
"Baiklah terima kasih ," ucap Minjun .
"Ada apa ?" tanya Ye Seung penasaran di telfon .
"Itu adalah sasaeng fans ," ucap Minjun .
Sepertinya Minjun sangat takut dengan sasaeng fans .
Tetapi aku memutuskan untuk tidak bertanya kepadanya .
Minjun mematikan telpon nya dan memintaku untuk membuang hadiah tersebut .
Aku membuang hadiah tersebut ke tong sampah , karena mana mungkin aku keluar dari kamar Minjun dengan pakaian ku yang seperti ini .
"Ini sudah malam , mari tidur ," ucap Minjun .
"Baiklah Oppa ," ucap ku .
Aku tidur di sofa , dan Minjun tidur di kasur .
Pagi nya~
"Sunny-ssi bangun , Sunny-ssi bangun !!" pinta Minjun.
"Ah.....jam berapa ini ?" tanya ku setengah sadar .
"Ini jam 7 pagi ," ucap Minjun .
"Oppa , ini baru jam 7 , kenapa kamu membangunkan ku ?" tanya ku .
"Kamu harus berlatih hari ini !" pinta Minjun .
"Ah ?" tanya ku .
"Baiklah , kamu cepat kembali ke kamar mu sendiri ," ucap Minjun .
"Ah oke ," ucap ku .
Aku keluar dari kamar Minjun dan untung saja kamar kami sangat dekat .
Aku kembali ke kamar ku , mandi dan mengganti baju .
Aku memakai baju santai , aku pergi ke studio .
"Selamat pagi semua !" ucap James .
"Selamat pagi guru !" ucap kami bersamaan .
"Hari ini , kita kedatangan tamu spesial ," ucap James .
To be continued....