MY MILLION DRE4M

MY MILLION DRE4M
-



"Aku juga tidak tahu dimana aku terluka ," ucap Minjun .


"Bagian mana yang sakit ?" tanya ku bingung .


"Di punggung dan lengan ," ucap Minjun santai .


"Ha ?" tanya ku kaget .


"Aku bilang punggung dan lengan ku sakit !" ucap Minjun .


"Hoooo , apakah harus aku yang mengobati nya ?" tanya ku .


"Tentu saja , kamu yang membuat ku terluka ," ucap Minjun .


"Hey !!! " teriak ku .


"Aku akan meminta James mengobati mu ," ucap ku .


"Tidak boleh ," ucap Minjun .


"Hey !! Aku wanita !" ucap ku .


"Anggap saja aku wanita !" ucap Minjun jelas , singkat dan padat .


"Arghhhh baiklah ," ucap ku .


"Oppa , kamu buka baju mu saja ," ucap ku .


Minjun membuka kaos nya dan arghhhhhhh .


"Tollooongg !!!!" batin ku .


Aku langsung menutup mata saking malu nya diri ku .


"Hey !! Semua wanita ingin melihat badan ku , kamu harus bersyukur !" ucap Minjun .


"Oppa !! Jangan narsis !!" ucap ku .


"Cepat obati aku ," ucap Minjun .


Lukanya benar benar di punggung .


Badan nya sempurna .


Aku memberi salep pada punggung dan lengan nya.


"Oppa , gamsahamnida ," ucap ku .


"Nee ," ucap Minjun .


"Oppa , kamu istirahat yang baik , aku akan kembali ke kamar ku ," ucap ku .


"Tunggu , temani aku tidur ," ucap Minjun .


"Hah ?!" respon ku kaget .


"Temani aku tidur ," ucap Minjun .


"Aku akan tidur di sofa saja ," ucap ku .


"Tidur saja di sebelah ku jika kamu mau ," ucap Minjun.


Meskipun dia bercanda , tetapi gadis mana yang akan tahan jika pria setampan Minjun meminta nya untuk tidur di sebelah nya .


"Oppa , kamu pintar bercanda ," ucap ku .


Minjun hanya tersenyum kepadaku .


Meskipun Minjun adalah seorang laki laki tetapi kamar Minjun lebih rapi daripada kamar ku .


Baru saja aku ingin tidur .


"Hey !! Mandi dulu !!!" ucap Minjun .


"Tidak mau ," ucap ku .


"Beginikah kamu berbicara dengan penyelamat mu ?" tanya Minjun .


"Bukan begitu Oppa , aku ingin tidur ," ucap ku .


"Kamu mandi asal asal saja ," ucap Minjun .


"Baju ?" tanya ku .


"Kamu pakai saja baju ku ," ucap Minjun .


Meskipun kita tidak melakukan apa-apa , tetapi mendengar hal tersebut , seperti kami baru saja melakukan hal yang tidak senonoh .


"Baiklah Oppa ," ucap ku .


Aku mandi sebentar dan memakai baju Minjun.


Baju nya sangat wangi , aku sangat menyukai baju nya .


Baju yang kebesaran , celana pendek , rambut berantakan , itulah diri ku sekarang .


Aku keluar dari kamar mandi dan Minjun sedang memainkan ponsel nya .


"Ah gamsahamnida ," ucap ku .


Ini agak canggung .


Aku menyisir rambut ku , dan duduk di sofa .


Sofa nya sangatlah empuk , tidak seperti sofa di kamar ku .


Saat aku sedang asik bermain-main dengan sofa , tiba-tiba aku melihat kotak hadiah yang ada disebelah sofa .


"Oppa , apa ini ?" tanya ku .


"Itu hadiah dari fans ," ucap Minjun.


"Bolehkah aku membuka nya ?" tanya ku .


"Buka saja ," ucap Minjun.


Aku membuka hadiah itu , dan arggghh yang di dalam hadiah tersebut .


"Apa isi nya ?" tanya Minjun .


"Tidak ada apa-apa , mungkin Oppa harus membuang nya ," ucap ku .


"Kenapa ?" tanya Minjun .


"Tidak ada apa-apa , aku akan membantu Oppa untuk membuang nya ," ucap ku .


"Tunggu , apa isi hadiah tersebut ?" tanya Minjun penasaran .


"Tidak ada apa-apa ," ucap ku mulai panik .


Minjun merebut kotak hadiah tersebut dari ku dan langsung membuka nya .


Minjun agak kaget dengan hadiah nya , sama seperti reaksi ku saat membuka hadiah tersebut .


"Ini bukan fans , ini dari sasaeng fans ," ucap Minjun pelan .


Minjun terlihat panik dan langsung menelfon Ye Seung .


"Ye Seung , bisakah kamu mencari siapa yang memberikan hadiah tersebut ?" tanya Minjun .


"Aku akan mencoba mencarinya ," ucap Ye Seung di telpon .


"Baiklah terima kasih ," ucap Minjun .


"Ada apa ?" tanya Ye Seung penasaran di telfon .


"Itu adalah sasaeng fans ," ucap Minjun .


Sepertinya Minjun sangat takut dengan sasaeng fans .


Tetapi aku memutuskan untuk tidak bertanya kepadanya .


Minjun mematikan telpon nya dan memintaku untuk membuang hadiah tersebut .


Aku membuang hadiah tersebut ke tong sampah , karena mana mungkin aku keluar dari kamar Minjun dengan pakaian ku yang seperti ini .


"Ini sudah malam , mari tidur ," ucap Minjun .


"Baiklah Oppa ," ucap ku .


Aku tidur di sofa , dan Minjun tidur di kasur .


Pagi nya~


"Sunny-ssi bangun , Sunny-ssi bangun !!" pinta Minjun.


"Ah.....jam berapa ini ?" tanya ku setengah sadar .


"Ini jam 7 pagi ," ucap Minjun .


"Oppa , ini baru jam 7 , kenapa kamu membangunkan ku ?" tanya ku .


"Kamu harus berlatih hari ini !" pinta Minjun .


"Ah ?" tanya ku .


"Baiklah , kamu cepat kembali ke kamar mu sendiri ," ucap Minjun .


"Ah oke ," ucap ku .


Aku keluar dari kamar Minjun dan untung saja kamar kami sangat dekat .


Aku kembali ke kamar ku , mandi dan mengganti baju .


Aku memakai baju santai , aku pergi ke studio .


"Selamat pagi semua !" ucap James .


"Selamat pagi guru !" ucap kami bersamaan .


"Hari ini , kita kedatangan tamu spesial ," ucap James .


To be continued....