
"Guru , siapa itu ?" tanya Emily .
"Ini teman lama ku ," ucap James .
Anggota lain nya penasaran dengan wajah tamu James , sedangkan aku dan Emily malah bercanda berduaan .
"Sunny-ssi , kamu bukannya mendengarkan guru mu dengan benar , malah bercanda ," ucap Minjun sambil melepas masker dan topi .
Aku sangat terkejut .
Anggota yang lain langsung melotot kepada ku .
"Oppa , a-aku , aku tadi sedang memikirkan wajah tamu spesial guru James ," ucap ku kaget ,takut , dan gugup .
"Baiklah , ini adalah Minjun ,member Cloud , dia akan membantu ku untuk mengajar kalian ," ucap James .
Semua murid menatapku dengan tatapan kebencian kecuali Emily .
"Baiklah , mari absen ," ucap James .
"Ling Ling !" panggil James.
"Hadir ," ucap Ling Ling .
"Emily !" panggil James .
"Hadir !" ucap Emily .
"Sunny !" panggil James .
"Hadir !" ucap ku .
"San san !" panggil James .
"Hadir !" ucap San san.
"Vivian !" panggil James .
"Hadir !" ucap Vivian .
Mereka semua lebih tua dari ku , bahkan Emily lebih tua 2 tahun dari ku .
Aku yang berumur 17 tahun sedangkan Emily sudah 19 tahun , sedangkan Minjun 20 tahun .
"Baiklah mari mulai !" ucap James .
"Kalian akan dipecah menjadi 2 kelompok , kelompok James dan Minjun ," ucap Minjun .
"Emily dan Sunny masuk kelompok James , dan sisanya masuk kelompok Minjun ," ucap James .
"Baiklah ," ucap kami semua serentak .
"Yeay kita satu tim !!" ucap ku .
"Iya !!" ucap Emily .
"Baiklah , mari kita mulai !" ucap James .
"Siap guru ," ucap ku .
"Baiklah , mari kita mulai dengan pemilihan lagu ," ucap James .
"A......guru , kamu akan memilihkan lagu untuk kita kan ?" tanya ku .
"Tentu ," ucap James .
"Baguslah ," ucap ku .
"Suara kalian berdua sama sama unik , oleh sebab itu bagaimana jika We Will Together Someday ?" tanya James .
"Boleh juga ," ucap ku .
"Baiklah , mari kita mulai latihan untuk minggu depan !" ucap James.
"Ada apa minggu depan ?" tanya ku bingung .
"Minggu depan adalah sesi eliminasi ," ucap James .
Mendengar itu aku langsung agak takut .
Aku dan Emily terus berlatih seharian .
"Baiklah ini sudah sore , kalian silahkan kembali ke asrama kalian ," ucap James .
"Akhirnya selesai !" ucap Emily .
"Iya !" ucap ku .
"Aku akan kembali ke asrama , kamu ikut ?" tanya Emily .
"Kamu duluan saja ," ucap ku .
"Baiklah ," ucap Emily .
Aku berlatih lagi dan lagi .
Bahkan kelompok Minjun saja sudah kembali ke asrama .
Aku sangat kewalahan dan aku memutuskan untuk berbaring di studio .
Saat aku sedang berbaring , tiba-tiba saja ada suara piano .
Aku mulai ketakutan dan aku mencoba untuk berpikir positif .
"Oppa , apakah itu kamu ?" tanya ku .
Tidak ada balasan .
Karena ini sudah jam 11 malam , aku memutuskan untuk kembali .
Saat aku berjalan di lorong , suara piano tiba-tiba saja berbunyi lagi .
Aku mendekati ruangan tersebut .
Saat aku mendekat , suara piano itu langsung kencang dan membuat ku kaget dan takut setengah mati .
Aku berlari dengan sekuat tenaga .
Saat aku baru saja ingin masuk kedalam asrama .
"Maaf , di atas jam sembilan malam , semua orang tidak di izinkan untuk keluar masuk asrama ," ucap penjaga .
"Tapi pak , saya baru kembali dari studio ," ucap ku .
"Peraturan tetap peraturan ," ucap penjaga .
"Pak , bagaimana jika kamu mengizinkan aku masuk , aku akan membayar mu ," ucap ku .
"APA ?! Kamu kira aku adalah seorang murahan ?Aku tidak tertarik dengan uang uang mu !" ucap penjaga tersebut .
"Pak , saya baru saja kembali dari studio ," ucap ku .
"Baiklah , kamu mulai keterlaluan , aku akan menelpon polisi ," ucap penjaga tersebut .
"Loh , pak saya kan nggak bersalah !" ucap ku .
"Kamu menggangu waktu saya ," ucap penjaga tersebut .
"Tunggu !" ucap seseorang .
To be continued....