
"Siapa ini ?" tanya ku panik .
"Tebak siapa aku ?" tanya Ruka .
"Ah Ruka !!!!" ucap ku bersemangat lalu berbalik badan .
"Sunny !" panggil Ruka bersemangat .
"Dimana Vinda dan Migo ?"tanya ku .
"Mereka sedang membantu para Cloud untuk bersiap-siap ," ucap Ruka .
"Kamu membolos ya ?" tanya ku bingung .
"Tidak ," ucap Ruka .
"Lalu ?" tanya ku .
"Aku akan menjaga diri mu dengan aman " ucap Ruka .
"Hahahaha ," tawa ku .
Tiba-tiba saja telpon Ruka berbunyi .
"Halo ?" tanya Ruka .
"Ruka ! Aksesoris Cloud ketinggalan di mobil , bisakah kamu mengambil nya ?" tanya Vinda panik yang terdengar di telpon .
"Baiklah ," ucap Ruka lalu menutup telpon nya .
"Ponsel baru ?" tanya ku .
"Tentu saja ," ucap Ruka .
"Baiklah kamu ambil saja aksesoris para Cloud , aku akan menunggu di sini ," ucap ku .
"Kamu ikut dengan ku saja daripada kamu bosan ," ucap Ruka .
"Baiklah ," ucap ku .
Kita berdua keluar dari tempat konser nya .
Di sana banyak fans yang sudah menunggu .
"Ruka , disini banyak sekali fans nya ," ucap ku .
"Iya , aku dengar sudah 900 tiket terjual ," ucap Ruka .
"Sungguh ?" tanya ku tidak percaya .
"Iya ," ucap Ruka .
"Baiklah , sudah dapat , mari kembali ke tempat konser !" ujar Ruka .
"Baiklah ," ucap ku .
Saat kita berdua ingin masuk kedalam tempat konser .
Pandangan ku terpana pada 5 orang yang membully 1 orang .
"Ada apa ?" tanya Ruka .
"Tidak apa-apa ," ucap ku .
"Baiklah , ayo masuk ," ucap Ruka .
"Kamu masuk saja dulu , aku ingin berkeliling disini ," ucap ku .
"Oke ," ucap Ruka .
Aku melihat Ruka yang sudah masuk kedalam stadium , sedangkan aku menghampiri kejadian pembullyan tersebut .
Mereka membully di belakang stadium yang tentunya tempat yang jarang di lewati .
Aku mengamati secara diam-diam apa yang sebenarnya terjadi .
Aku merasa kasihan kepada orang yang di bully .
"Hey ! Lepaskan dia !" ucap ku .
"Siapa kamu ?" tanya salah satu orang tersebut yang kelihatan nya adalah ketua nya .
"Aku kakak nya !" ucap ku .
"Yoo~ kakaknya ? Ajari adik mu untuk tidak mengikuti urusan kami !" ucap nya .
"Aku sudah memotret kalian , aku akan mengadukan kalian kepada polisi ," ucap mu mulai ketakutan .
Ketua tersebut mulai takut , dan mulai kesal .
"Guyss , serang dia !" ucap nya .
Aku mulai ketakutan dan lari .
Aku sangat panik , tangan ku gemetaran , dan aku berusaha untuk menelpon Minjun , di tengah kepanikan ku .
"Halo ?" sapa Minjun .
"Oppa ! To-tolong a-ku ! " ucap ku terengah-engah .
"Kamu sedang dimana ?" tanya Minjun .
"Aku sedang ada di dekat stadium , tempat ini sepi ," ucap ku ketakutan .
"Baiklah tunggu aku ," ucap Minjun .
"Oppa , aku takut ," ucap ku .
"Jangan matikan telpon nya !" ucap Minjun .
"Teman-teman , pengganggu ada disini !" ucap salah satu dari mereka .
"Ada apa ? Tadi kamu berani ! Sekarang kamu ketakutan ," ucap salah satu orang tersebut .
Aku mencoba untuk melawan rasa takut ku .
"Aku tidak takut , aku hanya kasihan kepada kalian , " ucap ku .
"Untuk apa kasihan kepada kami ?" tanya ketua tersebut .
"Aku kasihan kepada kalian , karena kalian mencari perhatian kepada Cloud , tetapi mereka bahkan tidak peduli dengan kalian ," ucap ku sambil tersenyum .
"Itu tidak benar ! Teman-teman hajar dia !" ucap nya .
Aku berusaha melawan , tetapi aku kalah jumlah , mereka memukul ku dan menendang ku bersamaan .
"SUNNY-SSI !" teriak Minjun .
"Sunny-ssi !" teriak Ye Jun .
"Itu adalah Cloud !" ucap ketua tersebut .
"Angkat tangan kalian ," ucap seseorang yang sepertinya polisi .
Para sasaeng kabur dan polisi mengejar mereka .
"Sunny-ssi !" panggil Minjun .
"Oppa , ada fans yang terluka ," ucap ku lemas.
Aku sangat lelah dan aku tertidur di lantai yang kotor .
Aku berada di kegelapan dan aku melihat sekelompok sasaeng fans .
Aku melihat mereka tertawa dan memukul ku .
Aku sangat takut .
Tiba-tiba saja ada suara yang memanggil ku .
"Sunny-ssi , Sunny , Sunny-ssi !" ucap suara itu .
Tiba-tiba saja aku terbangun .
"Sunny , kamu sudah bangun ?" tanya Vinda .
"Vinda ?" tanya ku setengah sadar .
"Iya ! Sunny , aku akan memanggil yang lain , tunggu ya !" ucap Vinda .
Vinda memanggil yang lain untuk datang ke tempat aku berbaring .
"Sunny !" panggil Ruka panik .
Aku memeluk Ruka saking aku takutnya .
"Sudah sudah , semuanya baik-baik saja !" ucap Ruka.
"Ini sudah jam berapa ?" tanya ku .
"Ini jam enam malam , dan kita sudah harus bersiap-siap ," ucap Ruka .
"Ah , aku tidak kelewatan konser ," ucap ku .
"Ah iya ! Fans yang tadi !? " tanya ku panik .
"Fans yang tadi sudah dilarikan ke rumah sakit , dan para sasaeng sudah dibawa ke kantor polisi ," ucap Minjun .
"Ah , baiklah ," ucap ku lega .
"Kamu banyak-banyak istirahat , luka di tangan dan kaki akan segera sembuh dalam beberapa hari ," ucap Ye Jun .
"Terima kasih Sunny-ssi ," ucap Ye Seung .
"Untuk apa ?" tanya ku .
"Tidak apa apa ," ucap Ye Seung yang wajahnya mulai merona .
Mereka sangat malu untuk berterima kasih , ini sangat menggemaskan .
Setelah aku perhatikan , mereka sangat tampan saat ini .
Minjun memakai kemeja formal dengan dasi biru , dan rambut yang berantakan .
Ye Seung memakai kemeja putih lengan panjang dan celana panjang hitam , dan rambut nya yang berantakan .
Ye Jun memakai kemeja hitam lengan pendek , celana hitam .
Arggghh mereka sangat tampan .
"Baiklah , konser akan segera dimulai ," ucap Vinda .
"Ye Seung Oppa !" panggil ku .
"Ada apa ?" tanya nya .
"Bagaimana jika konser kali ini , kita mengungkapkan nama fandom Cloud ?" tanya ku .
"Kita saja belum memikirkan nama fandom ," ucap Ye Seung .
"Bagaimana dengan Rainy ?" tanya ku .
"Rainy ?" respon Minjun , Ye Seung , Ye Jun bersamaan .
"Rainy bisa diibaratkan sebagai hujan , dan hujan diciptakan oleh awan yaitu Cloud , " ucap ku .
"Bukankah itu Rainy kebalikan dari namamu ? tanya Ye Jun .
"Meskipun itu kebalikan , tetapi Sunny dan Rainy harus saling mengisi dan bergantung ," ucap ku .
"Baiklah , karena kamu sudah membantu kami mengurangi sasaeng fans kami , kami akan mengikuti saran mu ," ucap Ye Seung .
"Baiklah !" ucap Ye Jun .
"Rainy , nama yang bagus ," ucap Minjun .
"Dimana Hoon Hwan Oppa ?" tanya ku .
"Dia sedang ke toilet ," ucap Minjun .
"Baiklah ," ucap ku .
"Bisakah aku menonton konser nya nanti ?" tanya ku .
"Kamu menonton di sini saja ," ucap Ruka .
"Mana kelihatan ," ucap ku .
"Proyektor mau lewat , permisi permisi , " ucap Migo .
"Pakai proyektor ternyata , boleh-boleh ," ucap ku .
"Baiklah , sudah saat nya , mari kita mulai ," ucap Hoon Hwan yang muncul entah darimana .
"Baiklah ," ucap Minjun .
"Semangat !" ucap ku .
"Nee ," ucap para Cloud bersamaan .