
"Aku ingat wajah nya ," ucap Ye Jun .
"Baiklah , silahkan ikut kami ke toko ramen tadi ," ucap polisi .
"Baiklah ," ucap ku dan Ye Jun bersamaan .
Kami naik mobil polisi dan pergi ke toko ramen yang tadi .
"Dia lah orang nya ," ucap Ye Jun sambil menunjuk pelayan wanita kurus , putih dan cantik .
"Ada apa ini ?" tanya pelayan tersebut .
"Kami ingin bertanya beberapa pertanyaan pada mu ," ucap polisi .
"Silahkan ikut kami ke mobil ," ucap polisi .
"Ba-baiklah ," ucap pelayan tersebut .
Polisi menyelidiki pelayan tersebut dan membawanya langsung ke kantor polisi .
"Lalu kita bagaimana ?" tanya ku pada Ye Jun .
"Mari kita ke rumah sakit ," ucap Ye Jun .
"Nee !" ucap ku .
"Jalan kaki saja ya ?" tanya Ye Jun .
"Baiklah ," ucap ku .
Kami berjalan kaki menuju ke rumah sakit .
Saat di sebrang jalan rumah sakit , aku dan Ye Jun hendak menyeberang jalan , dan tiba-tiba saja sepeda motor dengan kencang melaju ke arah ku, dengan cepat Ye Jun mendorong ku .
"Oppa ?!" teriak ku .
"Hey kamu ?!" teriak ku .
Orang yang menabrak Ye Jun pun kabur .
Semua orang yang ada di jalan tersebut datang dan mengerumuni aku dan Ye Jun .
"Tolong seseorang panggil ambulan ," ucap ku sambil menangis .
Banyak dari mereka yang hanya datang untuk memotret kami .
Karena keributan tersebut terjadi di depan rumah sakit , pihak rumah sakit yang mengetahui hal tersebut pun menangani Ye Jun langsung .
Banyak paparazi yang memotret kami di laporkan pada polisi agar di tuntut karena sudah menggangu privasi orang .
Ye Jun sedang di urus di ruang darurat .
Aku menunggu di depan pintu rumah sakit sambil merenung .
"Ini semua salah ku , jika aku tidak ingin makan di ramen , Cloud tidak akan menjadi seperti ini ," ucap ku sendiri .
"Sunny ?" panggil Ruka .
"Ini semua salah ku ," ucap ku .
"Seharusnya aku tidak ingin makan di ramen ," ucap ku .
"Maafkan aku ," ucap ku .
"Aku adalah pembawa sial , sejak aku ada Hoon Hwan oppa menghilang , Minjun oppa diracuni , Ye Jun oppa mengalami kecelakaan ," ucap ku sambil menangis .
"Sunny , itu bukan salah mu , mereka semua berubah secara perlahan sejak ada diri mu ," ucap Ruka .
"Lihat , banyak Rainy yang menyayangi Cloud ," ucap Ruka .
"Ada apa ini ?" tanya Vinda .
"Vinda , aku pembawa sial ," ucap ku .
"Kamu bukan , lihatlah , kamu mengubah hidup semua orang ," ucap Vinda .
Vinda memeluk ku dan mengusap lembut kepala ku .
Dokter keluar dari ruangan tersebut dan membuat ku tertegun .
"Dokter , bagaimana dengan Ye Jun oppa ?" tanya Ruka .
"Pasien saat ini mengalami robek di telinga , robek di bagian perut , dan kekurangan darah ," ucap dokter .
"Apa tipe darah Ye Jun ?" tanya Vinda .
"Tipe darah pasien adalah B ," ucap dokter .
"Dokter , aku O !" ucap ku .
"Sepertinya kamu tidak bisa , kamu sedang menjalankan diet , dan juga itu sangat beresiko terhadap mu ," ucap dokter .
"Aku A ," ucap Ruka .
"Aku B ," ucap Vinda .
"Baiklah , silahkan ikut saya ," ucap dokter .
Vinda pun ikut dengan dokter .
"Ruka , bagaimana keadaan Minjun ?" tanya ku .
"Dia sudah lepas dari bahaya , hanya saja belum sadarkan diri ," ucap Ruka .
"Baguslah ," ucap ku .
"Ye Jun oppa , semoga kamu baik baik saja ," ucap ku .
"Bagaimana jika kamu mengunjungi Minjun terlebih dahulu , masalah Ye Jun biarkan aku dan Vinda yang urus ," ucap Ruka .
"Baiklah ," ucap ku .