MY MILLION DRE4M

MY MILLION DRE4M
Cepat sekali



Aku membawa nya dan saat itu juga ada office boy yang masuk untuk mengambil penyangga .


"Nona Lin , ada apa kamu disini ?" tanya office boy tersebut .


"Tadi aku terjebak disini , terima kasih pak ," ucap ku .


"Baiklah ," ucap nya .


Aku keluar dari gudang dan langsung masuk kedalam kamar ku .


Aku menelpon Minjun untuk masuk ke kamar ku .


"Halo , Minjun Oppa !" panggil ku .


"Ada apa ?" tanya nya .


"Bisakah kamu datang ke kamar ku sekarang" tanya ku sopan .


"Baiklah ," ucap nya .


Tidak lama kemudian dia mengetuk pintu ku dan aku membukanya .


"Ada apa ?" tanya nya .


"Aku menemukan ini ," ucap ku sambil menyodorkan berkas tersebut .


"Darimana kamu mendapatkan nya ?" tanya nya .


"Gudang ," ucap ku .


"Bagaimana bisa kamu ada di gudang ?" tanya Minjun .


"Ceritanya panjang ," ucap ku .


Aku menceritakan semua nya pada Minjun .


"Mereka tidak kapok juga , lihat saja besok ," ucap Minjun .


Aku hanya diam melihat dia yang seperti ini .


Minjun mengajak ku untuk datang ke studio .


Di sana sudah ada James dan para Cloud.


"Apakah kamu menemukan karya milik Laviosa ?" tanya James .


"Iya , aku menemukannya di gudang ," ucap ku .


"Kamu harus merahasiakan ini ," ucap James .


"Aku akan , tetapi kenapa kamu menjadi panik begini guru ?" tanya ku bingung .


"Aku ," ucap nya pelan .


"Laviosa adalah mantan pacar James ," ucap Minjun .


"Tunggu apa ?!" tanya ku.


"Tidak ada pengulangan dua kali ," ucap Minjun .


"Laviosa berumur 24 tahun ini , sedangkan James berumur 25 tahun ini ," ucap Minjun .


Laviosa lebih tua dari James ? Hmmm


"Apa yang terjadi pada Laviosa ?" tanya ku bingung .


James sangat kebingungan saat ini .


Dia terlihat frustasi .


"Guru , kamu tidak perlu menceritakan nya saat ini , aku akan menunggu nya ," ucap ku .


Minjun memberikan berkas tersebut pada James .


James menangis melihat berkas tersebut .


James menyanyikan lagu tersebut dengan perasaan yang sangat memilukan .


"Sunny , berjanjilah kepada ku , kamu nyanyikan lah lagu ini di saat final nanti , nyanyikan dengan baik ," ucap James setelah selesai menyanyikan lagu tersebut .


"Baiklah , kamu hanya perlu bersiap untuk final , sisanya kamu tidak perlu ikut campur , mengerti ?" tanya nya .


"Baiklah guru ," ucap ku .


"Jangan sampai terlalu lelah ," ucap Minjun .


"Baiklah , Oppa ," ucap ku .


Ye Jun dan Ye Seung tertawa sambil terbatuk batuk .


"Diam kalian !" ucap Minjun .


Aku tertawa melihat Minjun yang seperti ini .


"Oppa , bisakah kita berbicara berdua ?" tanya ku .


"Baiklah ," ucap nya .


Minjun dan aku keluar ruangan .


"Ada apa Sunny-ssi ? " tanya nya .


"Oppa , aku lelah , orang-orang terus saja menyerang ku ," ucap ku sedih .


"Maafkan aku , Sunny-ssi ," ucap nya pelan .


"Oppa , bisakah kita kembali saja ?" tanya ku .


"Tidak bisa , tunggu saja sebentar lagi ," ucap Minjun .


"Benarkah ?" tanya ku .


"Iya ," ucap nya .


"Baiklah ," ucap ku .


"Maafkan aku ," ucap nya lalu memelukku .


"Nee ," ucap ku .


Minjun dan aku langsung kembali ke asrama .


Saat aku baru saja masuk ke kamar ku , tiba-tiba saja semua peserta diminta untuk berkumpul di ruang berkumpul .


Aku dengan lekas langsung berkumpul disana .


Disana sudah ada Lili, James , Ron , Tom .


"Ada apa ini ?" tanya ku pada Emily .


"Aku dengar , akan ada pembagian asrama ," ucap nya .


"Untuk apa ?" tanya ku .


"Tidak tahu ," ucap nya .


"Perhatian semua !" ucap Tom tegas.


"Hari ini akan ada pembagian asrama ulang !" ucap nya .


"Kenapa ?" ucap seorang perempuan cantik yang entah namanya siapa .


"Disini terjadi pelecehan bebas , dan ini membuat asrama kita menjadi jelek , kita akan melakukan pembagian !" ucap Ron .


Mereka membacakan nama kami satu per satu .


"Sunny Lin , lantai dua , kamar nomor dua puluh lima ," ucap James.


Bukankah itu kamar ku ?


Kamar Minjun tetap sama dan kamar ku tetap sama .


Aku agak senang karena aku tetap bersama dengan Minjun .


Yah....hari berlalu dengan cepat , aku berlatih lagu yang di ciptakan Laviosa yang berjudul Owl Lady .


Gadis burung hantu yang di remehkan dan putus asa , tetapi akhirnya dia menyadari bahwa dia sangat lah istimewa karena seekor elang .