MY MILLION DRE4M

MY MILLION DRE4M
PILIHAN



Aku menghabiskan makan malam ku dengan cepat , lalu aku langsung pergi ke kamar dan berbaring . Aku memikirkan apa yang harus aku lakukan nanti dan aku akan menjadi apa .


Di saat aku sedang berpikir , tiba tiba menerima pesan dari Ruka . Ruka mengingatkan ku bahwa lusa adalah hari wisuda .


Aku hampir lupa jika bukan Ruka yang mengingatkan nya .


Aku kembali berimajinasi , di saat itu pula aku langsung sebuah impian yang sangat brilian .


Tetapi terlalu tinggi , lalu aku memutuskan untuk tidur saja , karena besok aku harus bekerja .


PAGI HARI


Aku bangun pagi seperti biasa , sarapan , dan pergi bekerja .


Serasa tidak ada yang spesial , aku menghitung semua keuangan kantor dan selesai dengan cepat , lalu aku memutuskan untuk pergi ke toko untuk mengambil baju wisuda ku untuk besok , tetapi saat aku di depan toko .


Aku melihat 2 orang sedang dance public , keren juga , dan aku mulai tertarik dengan hal tersebut .


KEESOKAN HARI


Acara sangatlah ramai , aku melihat Ruka , Vinda , dan Migo . Mereka sedang menunggu ku .


"Bintang malam ini telah tiba," ucap Migo.


"Hey !" ucap ku sambil tertawa.


"Baju mu sepertinya kebesaran," ucap Vinda ke Migo.


"Tidak ! " ucap Migo memberontak .


Kami semua pun tertawa .


Entah dari mana , tiba tiba seseorang datang menyenggol ku , dan dia langsung memarahi ku di depan semua orang .


Astaga , apakah masalah harus datang hari ini ? Dia murid kelas sebelah , aku jarang bertemu dengan nya .


Tetapi katanya , dia memiliki temperamen yang buruk dan juga ayah nya sangat kaya , oleh sebab itu tidak ada yang berani menyentuh nya .


"HEY ?! Kenapa kau menyenggol ku ?!" ucap nya .


" Aku tidak menyenggol mu , jelas jelas kau lah yang menyenggol ku , jika kau salah sisa minta maaf , untuk apa kau marah marah seperti ini ?" ucap ku tidak senang.


" Oh ? Begitu ? Apakah kamu tidak tau siapa ayah ku ?" tanya nya belagu.


"Ayahku adalah Richard Engels , apakah kamu tidak tau ?" tanya nya.


Ah iya ! Dia adalah Rose Engels . Anak dari Richard Engels .


Sepertinya aku mengetahui mengapa dia membenciku.


" Aku tau , lalu kenapa ? Kalaupun ayahmu adalah orang kaya , apakah yang salah harus menjadi benar ?" tanya ku .


Dia hanya terdiam


" Kali ini kau menang , tetapi lain kali kau akan tamat di tangan ku," ucap nya.


Dia meninggalkan acara .


Semua orang sepertinya senang dengan apa yang aku lakukan .


Acara berjalan sesuai rencana . Lumayan seru , ada yang menangis dan tertawa .


Aku berharap waktu bisa berhenti .


Tiba tiba aku teringat dengan imajinasi ku malam itu , lalu aku segera memanggil Ruka , Vinda , dan Migo .


" Hey !!! Kalian bertiga ! Cepat sini !" ucap ku.


" Ada apa ? " tanya Migo penasaran.


" Kabar baik atau kabar buruk ? " tanya Vinda.


"Aku memiliki suatu pemikiran," ucap ku membuat suasana menegang .


Semua nya diam dan menunggu ku melanjutkan kata kata .


"Aku gagal bergabung ke entertainment , jadi aku... ," ucapan ku tersela karena tiba tiba Dennis tidak sengaja menabrak ku.


"Maaf , aku tidak sengaja," ucap Dennis .


" Ya , tidak apa apa," ucap ku.


Lalu dia pergi bergabung dengan kerumunan lagi .


"Hey ! Lanjutkan ucapan mu , ngomong jangan setengah setengah , membuat orang bingung saja ," ujar Ruka .


" Oh iya , maaf . Sampai mana tadi ?" tanya ku.


"Dasar pikun," ucap nya.


"Ah iya , aku akan.... ," ucap ku.