
Minjun berjalan mendekat pada ku .
"Oppa , kau bercanda kan ?" tanya ku gugup yang melihat Minjun hanya mengenakan celana renang .
"Menurut mu ?" tanya Minjun .
Minjun mendorong ku dan dengan cepat aku menarik nya juga sehingga kami berdua jatuh ke dalam kolam bersama .
Aku merasakan tangan ku di tarik ke atas dan aku dapat menghirup oksigen .
"Oppa ?!" teriak ku .
"Sunny-ssi ?!" teriak Minjun .
Aku tidak menghiraukan Minjun dan langsung berjalan keluar dari kolam .
"Sunny-ssi ! Joesonghabnida !" seru Minjun yang masih ada di dalam kolam .
Aku hanya diam sambil senyum senyum mendengar hal tersebut .
"Baiklah , acara hari ini sampai di sini !" ucap Ye Seung .
"Jangan lupa menonton Cloud up episode dua yang akan rilis bulan depan !" ucap ku ramah sambil berbalut handuk .
"Sunny-ssi , joesonghabnida !" ucap Minjun .
"Tidak akan ," ucap ku .
"Ayolah , kamu juga menarik ku ke dalam kolam , apakah kamu mengambil kesempatan dalam kesempitan ?" tanya Minjun .
"Tidak ," ucap ku gugup .
"Tidak tapi wajah mu merah ," ucap Minjun .
"Siapa yang merah , wajah mu yang merah ," ucap ku .
"Baiklah aku yang merah , tetapi wajah mu lebih merah ," ucap Minjun dengan senyum tampan milik nya .
"Aku ingin mengganti pakaian ku ," ucap ku lalu berlari masuk ke ruang ganti .
Aku hampir saja terpeleset .
Aku mengganti dengan pakaian santai .
"Hey !" sapa Migo .
"Migo ? Tidak bekerja ?" tanya ku kaget .
"Nanti saja , aku ingin berbicara serius dengan mu ," ucap Migo .
"Ah baiklah , ada apa ?" tanya ku .
"Kamu tebak aku bertemu siapa ?" tanya Migo .
"Lina ?" tanya ku .
"Bukan ," ucap Migo .
"Rose Engels ?" tanya ku .
"Benar sekali !" ucap Migo .
"Ada apa dengan nya ?" tanya ku .
"Aku mendengar bahwa dia memiliki rencana terhadap kita ," ucap Migo .
"Benarkah ?" tanya ku .
"Iya , kamu harus berhati-hati nantinya , mungkin saja sasaran nya adalah kamu ," ucap Migo .
"Huh , Rose , bisakah kamu berhenti ?" tanya ku .
"Baiklah , aku sudah memperingatkan mu , aku akan memperingatkan yang lain ," ucap Migo menepuk pundak ku .
"Baiklah terima kasih ," ucap ku .
Aku duduk di ruang tunggu dekat taman .
"Sendirian ?" tanya Lina .
"Lina ?!" panggil ku kaget dan bahagia melihat Lina .
"Ingin berjalan jalan ?" tawar Lina .
"Boleh ," ucap ku .
Aku berjalan di taman dengan Lina .
"Sunny , aku tahu ini adalah saat yang sulit ," ucap Lina .
"Aku tahu , aku juga tidak masalah dengan hal ini ," ucap ku .
"Dimanakah orang tua mu ?" tanya Lina .
"Mereka ada di negara asal ku ," ucap ku .
"Kau kabur dari rumah demi Cloud ?" tanya Lina .
"Ya ," jawab ku singkat .
"Menurutku terkadang orang tua ada benarnya juga ," ucap Lina .
"Tapi inikan mimpi ku , mereka selalu melarang ku untuk melakukan hal yang ku sukai ," ucap ku .
"Aku tahu , ini sangat sulit untuk anak muda seperti mu , tapi terkadang mereka hanya ingin melindungi kita , hanya saja tidak tahu harus bagaimana bertindak ," ucap Lina .
"Mungkin kamu benar , tapi aku sudah di tahap seperti ini ," ucap ku .
"Aku tahu , kamu sudah menunjukan bahwa kamu bisa , banyak idol yang melarikan diri dari rumah hanya untuk menjadi idol ," ucap Lina .
"Apakah kamu pernah bertemu yang seperti ku ?" tanya ku .
"Sering ," ucap Lina .
"Lalu ?" tanya ku .
"Kamu lah yang paling ramah di antara semua nya ," ucap Lina .
"Benarkah ?" tanya ku .
"Iya ," ucap Lina .
"Terima kasih Lina !" ucap ku senang sambil memeluk Lina .
"Kamu seperti anak kecil saja ," ucap Lina .
"Aku akan menjadi anak kecil selamanya ," ucap ku .
"Baiklah ," ucap Lina .
"Ngomong-ngomong bagaimana kabar mu dengan Minjun ?" tanya Lina .
"Kami ya seperti itu ," ucap ku malu malu .
"Pacaran ?" tanya Lina .
"Bukan , mungkin sedang pendekatan ," ucap ku .
"Baiklah , saat semua ini selesai , kalian boleh berpacaran ," ucap Lina .
"Iya aku tahu , tenang saja ," ucap ku .
"Sunny-ssi !" panggil Ye Jun di kejauhan .
Ye Jun berlari menghampiri ku .
"Video sudah di uploud ," ucap Ye Jun .
"Benarkah ?" tanya ku .
"Iya ," ucap Ye Jun .
"Oh iya bagaimana nasib para bintang tamu yang kemarin ?" tanya ku .
"Aku hanya bertanya ," ucap ku .
"Mereka langsung di keluarkan oleh agensi mereka ," ucap Lina .
"Suami mu sangat lah menyeramkan ," ucap ku .
"Tidak menyeramkan sama sekali ," ucap Lina .
"Hanya kamu yang tidak takut pada nya Lina eonni ," ucap Ye Jun .
"Tentu saja , inilah mengapa aku menjadi istri nya ," ucap Lina .
"Ye Jun oppa , dimanakah orang orang yang lain ?" tanya ku .
"Mereka sedang berada di "area pria" ," ucap Ye Jun .
"Apa maksud mu dengan "area pria" ?" tanya ku dengan kedua tangan ku berbentuk V lalu di tekuk tekuk .
"Mereka sedang mandi ," ucap Ye Jun .
"Ah begitu ," ucap ku .
"Setelah ini mari kita makan ramen ," ucap ku .
"Baiklah ! Lina juga ikut ," ucap ku .
"Untuk hari ini aku tidak bisa ikut , hari aku ada rapat di perusahaan ," ucap Lina .
"Eh ? Kau bekerja ?" tanya ku .
"Tentu saja , perusahaan Big Wings ," ucap Lina .
"Ah , baiklah , semangat Lina !" ucap ku .
"Terima kasih , mobil ku sudah sampai , aku akan kembali ," ucap Lina .
"Sampai jumpa ," ucap ku .
"Sampai jumpa ," ucap Lina lalu masuk ke dalam mobil .
"Sayonara Eonni !" ucap Ye Jun .
"Sayonara ," ucap Lina sambil tertawa yang terlihat karena dia membuka jendela mobil .
"Sunny-ssi !" panggil Ye Seung dan Minjun dari kejauhan.
Aku berlari menuju arah Minjun dan melewati Minjun dan memeluk Ruka .
"Eh ?" tanya Minjun .
"Kamu kira dia akan memeluk mu ya ?" tanya Ye Seung sambil tertawa ngakak .
"Tidak ," ucap Minjun .
"Ruka ! Ayo kita makan ramen !" ajak ku .
"Aku tidak di ajak ?" tanya Vinda .
"Kamu juga ," ucap ku .
"Ah baiklah mari ," ucap ku .
Toko Ramen
"Selamat makan !" ucap ku .
Entah kenapa aku merasa ada yang salah dengan keadaan ini .
"Ruka ," bisik ku .
"Ada apa ?" bisik nya balik .
"Apakah menurut mu ada yang salah dengan keadaan ini ?" bisik ku pelan sekali .
"Aku juga merasa ada yang aneh di sini ," bisik Ruka pelan sekali .
Ruka pun bertanya pada Vinda , dan Vinda pun merasa ada yang salah dengan keadaan seperti ini.
Saat Minjun mengambil minuman dan meminumnya , Minjun langsung seperti orang yang sedang sakit karena hamil .
"Oppa , ada apa ?" tanya ku .
"Perut ku sakit ," ucap Minjun .
"Cepat telepon ambulan ," ucap Ye Seung .
Ye Jun pun menelpon ambulan .
"Halo ambulan ? Teman ku mengalami sakit perut yang amat dahsyat setelah meminum minuman ," Ye Jun .
"Di toko Ramen jinjja ," ucap Ye Jun .
"Baiklah terima kasih ," ucap Ye Jun lalu mematikan telepon nya .
"Bertahanlah oppa ," ucap ku .
Minjun memegangi tangan ku dengan erat sehingga aku kesakitan .
Bisa terlihat bahwa tamu tamu yang lain juga ikut panik .
Tidak lama ambulan pun datang dan membawa Minjun bersama Ye Seung sebagai pendamping nya .
Aku meminta plastik pada pelayan dan menuangkan minuman Minjun kedalam plastik .
"Ruka , aku akan pergi ke kantor polisi ," bisik ku .
"Baiklah , Ye Jun oppa tolong temani Sunny ," ucap Ruka .
"Aku dan Vinda akan menyusul ke rumah sakit ," ucap Ruka .
"Aku akan melindungi mereka berdua ," ucap Migo .
"Baiklah ," ucap ku .
Aku dan Ye Jun bergegas ke kantor polisi dan untung saja kantor polisi sangat dekat dengan toko ramen .
"Permisi pak polisi ," ucap ku .
"Ada apa nona ?" tanya nya .
"Kami ingin meminta bantuan kalian untuk menyelidiki kasus teman kami ," ucap Ye Jun .
"Baiklah silahkan masuk kedalam ," ucap polisi .
Aku dan Ye Jun pun masuk dan menceritakan semua nya pada polisi .
"Apakah ada barang bukti ?" tanya polisi tersebut.
"Ada ," ucap ku lalu memberikan plastik minuman yang daritadi ku pegang .
"Apakah kamu ingat siapa yang memberikan minuman ini pada kalian ?" tanya polisi .
"Aku tidak ingat ," ucap ku .
To be continued....
Hai Dreamers !!!!
Jangan lupa like & comment ya !!!
Maafkan author yang ceritanya sekarang mulai ngebosenin .
Tapi makasih atas dukungan kalian selama ini .
Sekedar info aja , author bakal online di hari Sabtu dan Minggu , karena Senin-Jumat author sibuk dengan tugas sekolah author , jadi mohon maklumi author ya !!!
Di sini bebas untuk promosi ^-^
Terima kasih !!!