
"Tunggu guru , kenapa aku ?" tanya Ling Ling .
"Aku tidak perlu sifat sombong mu ," ucap James .
"Tunggu guru , sepertinya kita punya kesalahpahaman ," ucap Ling Ling .
James hanya membiarkannya dan ya begitulah .
Ling Ling meninggalkan panggung dengan perasaan yang campur aduk .
"Baiklah , acara hari ini sampai disini , tetap dukung acara kami "Go You Can Sing" , nantikan acara kami minggu depan ," ucap MC .
Aku kembali ke tempat peristirahatan kelompok ku .
"Sunny ! Bagaimana konser tadi malam ?" tanya Emily .
"Sangat bagus ," ucap ku .
"Aku menontonnya dengan link ilegal ," ucap Emily .
"Bukankah itu bisa di tangkap ?" tanya ku .
"Bisa saja jika Cloud ingin ," ucap Minjun yang muncul entah darimana .
Emily terkejut dan takut .
"Lain kali jangan menggunakan link ilegal , mengerti ?" tanya Minjun .
"Baiklah , Oppa ," ucap Emily malu .
"Oppa , silahkan kamu keluar sebentar , karena kami akan berganti baju ," ucap ku .
"Sudah mulai berani ya ?" tanya Minjun .
"Ah bukan seperti itu ," ucap ku .
"Baiklah , sampai jumpa nanti ," ucap Minjun .
Aku dan Emily mengganti baju kami dan juga menghapus make up kami .
"Minjun Oppa !" sapa ku .
"Ah nee !" ucap Minjun .
"Aku sudah menggambar sketsa untuk lightstick !" ucap Minjun .
"Benarkah ?" tanya ku sangat bersemangat .
"Tentu saja !" ucap nya .
Dia memperlihatkan ku sketsa nya , ini seperti gagang yang berwarna hitam , lalu atas nya berbentuk seperti bola , dan ada lapisan hijau dan biru .
"Aku akan memberikan ini kepada Ye Seung agar dia bisa mengurusnya ," ucap Minjun .
"Baiklah !" ucap ku .
"Lalu apa yang harus kita lakukan sekarang ?" tanya ku .
"Jalan berdua ?" ajak Minjun .
"Bo-boleh ," ucap ku .
"Baiklah ," ucap Minjun sambil memegang tangan ku .
Kami berjalan di taman .
"Sunny-ssi , apakah kamu tidak kecewa sama sekali ?" tanya Minjun .
"Kecewa untuk apa ?" tanya ku bingung .
"Aku tidak pernah kecewa atas apa yang telah ku perbuat ," ucap ku .
"Begitu kah ?" tanya nya .
"Iya ," ucap ku .
"Aku suka tipe seperti mu ," ucap Minjun .
Aku hanya terdiam bahagia dalam hati .
"Jika , kamu sudah resmi menjadi anggota Cloud , kamu harus siapkan mental mu !" ucap Minjun .
"Ah nee ," ucap ku .
"Ini tidak sesederhana yang kita pikirkan ," ucap nya .
"Oppa , bisakah kamu menceritakan bagaimana bisa kamu menjadi seperti ini ?" tanya ku .
"Mungkin suatu saat , aku akan memberitahu mu ," ucap Minjun .
"Nee ," ucap ku .
"Baiklah , mari kita kembali ke asrama ," ajak nya .
"Baiklah ," ucap ku .
Kami kembali ke kamar kami masing-masing .
Keesokan hari nya
Aku berkeliling di taman dan duduk sendiri .
Tiba-tiba saja Sansan dan Vivian menghampiri ku .
"Sunny , tadi guru James mencari mu !" ucap Vivian .
"Dimana dia ?" tanya ku .
"Dia meminta mu untuk mengambil penyangga di gudang ," ucap Vivian .
"Ah baiklah terima kasih ," ucap ku lalu bersiap siap ke gudang .
Aku berjalan ke gudang sambil bertanya-tanya dimana letak gudang .
Saat di gudang , aku mencari penyangga nya yang ada di gudang .
Tiba-tiba saja lampu mati dan pintu tertutup .
Aku sangat takut , dan aku berusaha untuk menyalakan senter ponsel ku .
Aku berusaha untuk menelpon Minjun , tetapi tidak ada sinyal disini .
Aku duduk sendiri di dalam gudang , dan aku memikirkan cara untuk keluar .
Aku mencari barang yang bisa aku gunakan .
Saat aku sedang mencari , aku menemukan sebuah berkas tua .
Karena aku adalah orang yang kepo jadi aku membuka berkas tersebut , dan isinya sebuah lagu yang di ciptakan oleh Laviosa .
Laviosa adalah musisi terkenal yang sering di incar oleh musisi lain dan sayangnya saat dia terkenal , dia mengalami kasus kematian yang misterius .
Bahkan teman baiknya sendiri menghilang entah kemana.
Aku melihat judul nya dan aku memutuskan untuk membawa nya bersama ku , karena ini sangat aneh , mengapa lagu sebagus ini bisa disimpan didalam gudang .
To be continued....