MY MILLION DRE4M

MY MILLION DRE4M
Hukuman



"Tunggu guru , kenapa aku ?" tanya Ling Ling .


"Aku tidak perlu sifat sombong mu ," ucap James .


"Tunggu guru , sepertinya kita punya kesalahpahaman ," ucap Ling Ling .


James hanya membiarkannya dan ya begitulah .


Ling Ling meninggalkan panggung dengan perasaan yang campur aduk .


"Baiklah , acara hari ini sampai disini , tetap dukung acara kami "Go You Can Sing" , nantikan acara kami minggu depan ," ucap MC .


Aku kembali ke tempat peristirahatan kelompok ku .


"Sunny ! Bagaimana konser tadi malam ?" tanya Emily .


"Sangat bagus ," ucap ku .


"Aku menontonnya dengan link ilegal ," ucap Emily .


"Bukankah itu bisa di tangkap ?" tanya ku .


"Bisa saja jika Cloud ingin ," ucap Minjun yang muncul entah darimana .


Emily terkejut dan takut .


"Lain kali jangan menggunakan link ilegal , mengerti ?" tanya Minjun .


"Baiklah , Oppa ," ucap Emily malu .


"Oppa , silahkan kamu keluar sebentar , karena kami akan berganti baju ," ucap ku .


"Sudah mulai berani ya ?" tanya Minjun .


"Ah bukan seperti itu ," ucap ku .


"Baiklah , sampai jumpa nanti ," ucap Minjun .


Aku dan Emily mengganti baju kami dan juga menghapus make up kami .


"Minjun Oppa !" sapa ku .


"Ah nee !" ucap Minjun .


"Aku sudah menggambar sketsa untuk lightstick !" ucap Minjun .


"Benarkah ?" tanya ku sangat bersemangat .


"Tentu saja !" ucap nya .


Dia memperlihatkan ku sketsa nya , ini seperti gagang yang berwarna hitam , lalu atas nya berbentuk seperti bola , dan ada lapisan hijau dan biru .


"Aku akan memberikan ini kepada Ye Seung agar dia bisa mengurusnya ," ucap Minjun .


"Baiklah !" ucap ku .


"Lalu apa yang harus kita lakukan sekarang ?" tanya ku .


"Jalan berdua ?" ajak Minjun .


"Bo-boleh ," ucap ku .


"Baiklah ," ucap Minjun sambil memegang tangan ku .


Kami berjalan di taman .


"Sunny-ssi , apakah kamu tidak kecewa sama sekali ?" tanya Minjun .


"Kecewa untuk apa ?" tanya ku bingung .


"Aku tidak pernah kecewa atas apa yang telah ku perbuat ," ucap ku .


"Begitu kah ?" tanya nya .


"Iya ," ucap ku .


"Aku suka tipe seperti mu ," ucap Minjun .


Aku hanya terdiam bahagia dalam hati .


"Jika , kamu sudah resmi menjadi anggota Cloud , kamu harus siapkan mental mu !" ucap Minjun .


"Ah nee ," ucap ku .


"Ini tidak sesederhana yang kita pikirkan ," ucap nya .


"Oppa , bisakah kamu menceritakan bagaimana bisa kamu menjadi seperti ini ?" tanya ku .


"Mungkin suatu saat , aku akan memberitahu mu ," ucap Minjun .


"Nee ," ucap ku .


"Baiklah , mari kita kembali ke asrama ," ajak nya .


"Baiklah ," ucap ku .


Kami kembali ke kamar kami masing-masing .


Keesokan hari nya


Aku berkeliling di taman dan duduk sendiri .


Tiba-tiba saja Sansan dan Vivian menghampiri ku .


"Sunny , tadi guru James mencari mu !" ucap Vivian .


"Dimana dia ?" tanya ku .


"Dia meminta mu untuk mengambil penyangga di gudang ," ucap Vivian .


"Ah baiklah terima kasih ," ucap ku lalu bersiap siap ke gudang .


Aku berjalan ke gudang sambil bertanya-tanya dimana letak gudang .


Saat di gudang , aku mencari penyangga nya yang ada di gudang .


Tiba-tiba saja lampu mati dan pintu tertutup .


Aku sangat takut , dan aku berusaha untuk menyalakan senter ponsel ku .


Aku berusaha untuk menelpon Minjun , tetapi tidak ada sinyal disini .


Aku duduk sendiri di dalam gudang , dan aku memikirkan cara untuk keluar .


Aku mencari barang yang bisa aku gunakan .


Saat aku sedang mencari , aku menemukan sebuah berkas tua .


Karena aku adalah orang yang kepo jadi aku membuka berkas tersebut , dan isinya sebuah lagu yang di ciptakan oleh Laviosa .


Laviosa adalah musisi terkenal yang sering di incar oleh musisi lain dan sayangnya saat dia terkenal , dia mengalami kasus kematian yang misterius .


Bahkan teman baiknya sendiri menghilang entah kemana.


Aku melihat judul nya dan aku memutuskan untuk membawa nya bersama ku , karena ini sangat aneh , mengapa lagu sebagus ini bisa disimpan didalam gudang .


To be continued....