My Journey In Naruto World

My Journey In Naruto World
Chapter 16 : Kembali ( 3 )



Sesampainya di desa itu dia di sambut dengan pemandangan orang-orang yang berlalu lalang, desa itu terlihat begitu hidup dan ramai.


" Jarang sekali kulihat desa kecil ramai begini " Gumam Sasaki saat memandang sekitarnya, dia kemudian pergi ke arah sebuah bangunan 2 tingkat yang sepertinya adalah sebuah penginapan.


" Selamat datang di penginapan angin timur! " Sambut seorang wanita saat Sasaki memasuki bangunan itu.


Sasaki kemudian mendatangi wanita itu sambil tersenyum ramah, " Masih ada kamar yang kosong? " Tanya-nya.


Wanita itu tersenyum, " Tentu, kami juga menyediakan makanan hangat. total biayanya hanya 200 Ryu untuk 1 malam " Jawab-nya sambil masih mempertahankan senyuman ramahnya.


' 200 Ryu...uangku hanya tersisa 500 Ryu ' Pikir Sasaki, dia kemudian mengambil beberapa keping perak yang ada di balik jubahnya lalu memberikannya ke wanita itu.


Dia kemudian di pandu oleh wanita itu ke kamarnya lalu masuk ke dalam kamar yang sudah dia sewa seharga 200 Ryu, jujur saja itu harga yang cukup fantastis bagi Ryuu yang setiap hari biasanya hanya mengeluarkan sekitar 50 Ryu per-harinya.


Dia meletakkan pedang panjang miliknya yang diselimuti oleh kain putih di meja lalu duduk di jendela, menatap langit malam yang indah.


" Kira-kira apa yang sekarang di lakukan Naruto ya? " Gumamnya lalu mengalihkan pandangannya ke arah kerumunan orang di luar penginapan.


Cahaya-cahaya yang menyilaukan bertebaran di mana-mana, membuat suasana malam ini terasa sangat hidup. entah kenapa Sasaki menyukai suasana ini, dia berniat bertanya kepada wanita yang tadi menyambutnya tentang masalah ini.


Dia kemudian tak berbicara lagi, menikmati malam ini dengan khidmat. membuat kamar itu sunyi.


" Tuan, makanan anda sudah tersedia di bawah " Suara seorang perempuan terdengar dari balik pintu, menyadarkan Sasaki dari lamunannya lalu segera bergegas turun ke bawah.


Sampai di lantai pertama, dia segera pergi ke sebuah meja yang berada di ujung ruangan. di atas meja itu sudah terpampang rapih berbagai hidangan yang baunya harum, bahkan Sasaki yang dari tangga pun dapat mencium-nya.


Dia duduk di kursi yang terbuat dari kayu lalu menyantap makanan itu dengan lahap. selama tinggal di center point dia tak pernah memakan apapun selain daging kering dan buah-buahan yang rasanya aneh.


Selesai dengan makanannya, Sasaki memanggil wanita yang tadi menyambutnya.


" Iya ada apa tuan? "


Wanita itu menghela nafas, " Apakah anda tidak tau? seminggu lagi akan diadakan ujian Chunin di negara api " Jawabnya.


Sasaki mengangguk paham, " Terimakasih, kau bisa kembali ".


Wanita itu sedikit membungkukkan badannya lalu pergi, Di saat yang bersamaan Sasaki naik kembali ke kamarnya.


Dia kemudian merebahkan badannya di atas kasur dan tertidur pulas, dia berniat untuk melanjutkan perjalanannya esok hari.


.......


.......


.......


Keesokan paginya Sasaki pergi dari desa itu, dan berkat bantuan dari beberapa orang yang dia temui saat di perjalanan, dia bisa sampai di Negara Api atau Konoha pada malam harinya.


" Tempat ini banyak berubah " Sasaki melihat-lihat pemandangan gerbang masuk ke Konoha dari kejauhan.


Dia awalnya berniat untuk masuk dari gerbang depan, tapi karena terpikir olehnya untuk memberikan kejutan kepada orang-orang jadi dia memutuskan untuk memanjat tembok dan pergi secara sembunyi-sembunyi ke kediamannya.


.......


.......


.......


...--To be continued--...


Sorry gabisa update banyak-banyak, lagi ngak enak badan.