
Sasaki terbangun di tengah hutan, dia menggaruk-garuk kepalanya sendiri lalu mulai melihat ke sekelilingnya.
" Ada di mana ini? " Tanya Sasaki kepada dirinya sendiri lalu berjalan menyusuri area sekitar, dia berjalan dengan hati-hati sambil menyebarkan kesadaran ilahi miliknya.
Kesadaran ilahi adalah sebuah Indra yang akan didapatkan oleh seorang kultivator ketika amencapai tahap tertentu, kesadaran ilahi dapat membantu seorang kultivator merasakan keberadaan mahkluk hidup dan benda di sekitarnya bahkan tanpa kelima Indra utama.
Tak membutuhkan waktu lama sampai dia merasakan beberapa keberadaan mahkluk hidup di dekatnya, " Ini...manusia ", Gumam Sasaki sambil mengerutkan dahinya, kalau hanya manusia bisa mungkin dia reaksinya tidak seperti ini, tapi kali ini dia merasakan kalau mereka ini setidaknya berada di tingkat Jounin dan jumlahnya ada 20 orang.
Dan sekarang para Jounin itu sedang melaju ke arahnya, kalau sampai terjadi bentrokan maka pertarungan ini tak bisa dihindari.
Benar saja baru beberapa saat berlalu tiba-tiba ada sebuah kunai yang melesat ke arah Sasaki, tapi dia dengan mudah menghindari kunai itu dan menatap dengan tajam ke arah datangnya kunai.
Terlihat banyak orang yang mengenakan pakaian aneh berwarna abu-abu, mereka mengenakan ikat kepala shinobi yang sepertinya berasal dari negara air.
Dia menghela nafas lalu kembali memfokuskan pandangannya ke para Jounin itu, mereka terlihat sedang berkomunikasi satu sama lain untuk membunuh Sasaki.
" Sepertinya ini akan sedikit merepotkan " Sasaki melepaskan perban yang mengikat tangan kanan dan kirinya. terlihat ada banyak bekas luka di kedua tangannya.
.......
.......
.......
Sementara itu di sisi lain, Fang Yuan yang sedang menyeruput secangkir teh di kagetkan dengan kemunculan celah dimensi. dia kemudian menaruh cangkir teh miliknya di meja lalu menatap celah dimensi itu seperti sudah menunggunya sejak lama.
Dari celah dimensi itu keluar seorang pria yang mengenakan jubah berwarna putih dengan corak-corak keemasan, dia memiliki wajah yang tampan dengan rambut putih panjang yang terikat. matanya memancarkan cahaya berwarna merah terang dan mengeluarkan aura yang sangat mencekam.
" Lama tak bertemu...Xue Yao ", Tatapan matanya yang semula terlihat lembut berubah menjadi dingin ketika menatap pria yang ada di depannya itu.
Pria yang mengenakan jubah putih itu melirik kearah Fang Yuan lalu tersenyum tipis, namanya Xue Yao.
" Yo~ lama tak berjumpa Fang Yuan, kau makin ahli dalam menyamar saja " Kata Xue Yao dengan senyuman lebar, membuat Fang Yuan semakin waspada.
Fang Yuan menghela nafas, perlahan asap mulai keluar dari tubuhnya. kulit berkeriputnya yang tadi menghilang digantikan dengan kulit yang kencang dan indah, seperti kulit gadis.
Rambutnya yang memutih perlahan berubah warna menjadi hitam dan jenggot putih miliknya menghilang, tubuhnya yang tadinya bungkuk menjadi tegak dan wajahnya berubah menjadi sangat tampan.
" Apa maumu kali ini? " Tanya-nya dengan dingin.
" Bukan masalah serius..." Xue Yao mengangkat salah satu kakinya lalu melipatnya, dia kemudian memandangi wajah Fang Yuan sesaat sebelum melanjutkan perkataannya,
" Aku hanya membutuhkan seorang ahli ranah True God untuk membantuku menangkap beberapa Fallen God " Jelasnya sambil tersenyum.
" Hah...begitu ya ", Fang Yuan berdiri dari kursinya lalu beranjak pergi dari tempat itu.
" Hmm...mau ke mana kau " Tanya Xue Yao sambil mengikuti Fang Yuan.
" Kau bilang tadi ingin menangkap beberapa semut...ayo pergi, lagipula aku sudah bosan di tempat ini " Jawab Fang Yuan lalu melangkah masuk ke celah dimensi bersama Xue Yao.
Mereka menghilang bersama dengan celah dimensi itu.
.......
.......
.......
Di bawah cakrawala biru, terlihat mayat-mayat yang tergeletak di tanah dengan kondisi menyedihkan, bahkan tak ada satupun dari mayat itu yang utuh.
Dan di tengah semua itu terlihat seorang remaja yang sedang membersihkan bilah pedangnya dari darah, dia memiliki rambut berwarna merah, mata berwarna biru langit dan kulit seputih susu. dia adalah Uzumaki Sasaki yang telah membantai 20 Jounin dari negara air seorang diri.
Dia sesekali menghela nafas sebelum mengedarkan pandangannya ke sekitar, sekarang dia harus secepatnya pergi ke Konoha karena dia sudah terlalu lama pergi, kemungkinan sekarang sudah terjadi sesuatu yang besar.
Sasaki menggunakan wind steps miliknya melesat di antara pepohonan secepat angin dia dengan waktu singkat sampai di wilayah pemukiman negara air.
" Tapi sekarang bagaimana caraku untuk kembali ke Konoha, tak mungkin kan aku terbang dari sini ke daratan utama " Sasaki berbicara kepada dirinya sendiri, memikirkan cara untuk keluar dari negara air.
.......
.......
.......
...---To be continued---...
Author note : Sorry akhir-akhir ini jarang update, saya juga awalnya bingung mau dibikin kayak gimana alur setelah Sasaki kembali ke dunia Shinobi jadi lama updatenya.