
Pagi yang cerah diawali oleh Sasaki dengan mencuci mukanya lalu membersihkan badannya, seperti biasanya dia olahraga pagi di bawah sinar mentari yang hangat.
Setelah itu dia makan ramen instan lalu pergi ke tempat pertemuan yang dijanjikan kemarin, hari ini mereka tim 13 janjian untuk bertemu di gerbang desa.
Butuh waktu 1 jam lebih untuknya sampai di gerbang desa, di sana dia sudah di tunggu oleh Amano, Ritsumoto, dan Akimura.
" Kau telat " Kata Amano dengan nada mengejek, Sasaki tak mempedulikan itu dan langsung bergabung dengan mereka.
Kemudian Akimura menjelaskan tentang misi pertama mereka, " Misi ini kuterima langsung dari Tuan Hokage, kita di beri misi untuk menangkap beberapa chuunin dari desa lain yang sedang berada di perbatasan wilayah Konoha dan Greenlands, tingkat kesulitan misi ini adalah C " Jelas Akimura lalu memulai misi mereka.
Sasaki tidak menolak menjalankan misi ini, baginya misi ini termasuk normal untuk tim yang berisi 3 genin peak stage dan 1 Jounin peak stage.
Mereka dengan cepat sudah mencapai bagian luar desa Konoha, Sasaki awalnya berniat untuk menggunakan wind steps miliknya untuk mempercepat perjalanan, tapi karena dia tidak ingin terlalu boros chakra dia mengurungkan niatnya.
Pada akhirnya membutuhkan waktu hampir seharian karena mereka beberapa kali berhenti untuk istirahat dan sebagainya, saat sudah sampai di lokasi yang ada di misi, dari kejauhan terlihat sebuah tenda yang berdiri di tengah padang rumput luas.
" Berhati-hatilah, salah langkah sedikit kita semua bisa mati " Bisik Akimura kepada ketiga muridnya itu, meskipun dia seorang Jounin tapi melawan beberapa Chunin sekaligus sambil melindungi ketiga muridnya adalah hal yang sulit.
Mereka bertiga menggangguk paham lalu mulai berpisah sesuai tugas masing-masing, Sasaki bertugas memancing para Chunin ke dalam hutan, Amano bertugas mengecek tempat yang dipakai oleh para Chunin untuk beristirahat, Ritsumoto bertugas untuk membantu Sasaki, sedangkan Akimura tinggal melakukan finishing dengan mengalahkan semua Chunin, rencana ini dibuat oleh Sasaki ketika mereka beristirahat di sebuah penginapan.
Akimura menyetujui rencana Sasaki begitu juga dengan kedua rekannya itu, mereka sama-sama kagum dengan kepintaran Sasaki dalam mengatur rencana yang menguntungkan pihak mereka, tapi Sasaki sendiri tau kalau rencananya tidak akan berjalan dengan mulus.
" Ritsumoto, kita berpencar...aku ke melalui timur dan kau barat! " Teriak Sasaki di tengah hutan yang rimbun, lalu menuju arah sebaliknya dari matahari yang sudah mau terbenam.
Ritsumoto mengangguk lalu pergi ke arah barat sesuai dengan matahari saat ini.
Di sisi lain Amano berisap-siap menunggu aba-aba dari Sasaki dan Ritsumoto, sedangkan Akimura berdiri di salah satu ranting pohon dan melihat keadaan dari jauh, jika keadaan sudah tak terkendali maka dia akan langsung turun tangan.
.
.
.
Sasaki menghela nafas panjang sebelum berjalan ke arah tenda itu, dari kejauhan dia mendengar suara-suara tawa yang samar-samar.
' Mereka sepertinya sedang mabuk-mabukan ' Pikir Sasaki lalu memperlambat langkahnya karena tak ingin membuat suara bising.
" $(_7_($+";($, Membunuh #(_7$-$($-_($(-$ "
" Benar, besok kita akan $8$7_;_(($!_:_( "
" Hahahaha, $8$8$-$!$??"('-$;_(') "
" Tuan Rai$+$-$($(??_)"8$9_-"( "
Dari kejauhan Sasaki mendengar beberapa percakapan, dia menyimpulkan kalau mereka diutus kesini untuk misi pembunuhan atau penculikan, dari percakapan itu juga dia menebak kalau jumlah mereka ada 4.
Sasaki memulai rencananya, dia sengaja menginjak ranting pohon yang langsung membuat suara bising.
Salah satu dari para Chunin itu keluar untuk memeriksa sekitar dan langsung ditikam oleh Sasaki, orang itu langsung berteriak kesakitan.
" Matilah " Bisik Sasaki lalu mengoyak jantung orang itu dengan kunainya, sesaat kemudian semua orang yang ada di tenda itu keluar, dan saat diperhatikan baik-baik mereka memakai ikat kepala kumogakure yang saat ini dipimpin oleh raikage.
" Siapa orang ini?! "
" Yahiro!, dia membunuh yahiro! "
" Semuanya serang dia, balas kematian yahiro! "
Sementara itu di sisi lain Sasaki tersenyum lebar, rencananya sepertinya akan berjalan lebih mulus karena mereka dalam keadaan mabuk dan dikuasai oleh perasaan mereka.
.
.
.
To be continued...
( Chapter kali ini pendek banget, mungkin aku bakal berhenti update sementara buat nabung chapter, nanti update pas udah banyak )