
Zavyan masih bisa melihat keraguan yanh terpancar di wajah Rosse dengan jelas..dia tahu bahwa Rosse masih merasa bimbang karena dia harus menikah dengan orang yang tidak dia kenal sama sekali meski kenyataan nya tidak lah seperti itu.
Wanita itu masih saja merasa ragu karena dia harus menikahi pria yang tidak di cintai nya dan hal itu malah membuat Zavyan semakin yakin
bahwa Rosse memang tidak sedang berpura-pura tidak mengenal nya.
Rosse benar-benar tidak bisa mengenal nya,wanita itu benar-benar tidak mengenal diri nya.
Dia akan meminta Tomi untuk segera mencari tahu,apa yang sebenar nya terjadi pada Rosse hingga wanita itu bisa melupakan nya.
"Pilihan di tangan mu,ya atau tidak" kata Zavyan singkat.
Zavyan memang tidak memaksa Rosse secara langsung untuk mau menikah dengan nya,tapi sikap nya saat ini saja sudah membuat Rosse merasa ketakutan..dia hanya tidak ingin terlihat terlalu keras di depan Rosse,sehingga nanti malah bisa membuat Rosse malah melarikan diri darinya.
Meski begitu,dia juga tidak memberi kan pilihan lain pada Rosse..secara tidak langsung Zavyan sudah memojok kan Rosse yang tengah benar-benar membutuh kan bantuan dari nya sehingga wanita itu nanti nya akan jatuh ke dalam
pelukan nya.
Sungguh rencana yang brilian.
Rosse pun menatap Zavyan dengan seksama,dia masih berusaha untuk mencari tahu apa yang sebenarnya dipikirkan oleh pria ini..Tetapi malaj Zavyan hanya balas menatap nya dengan sangat tenang dan tanpa ekspresi.
tidak tahu apa niat nya yang sebenar nya..pria ini begitu misterius bagi nya.
Keheningan kembali menyelimuti ruangan itu saat mereka berdua sama-sama tenggelam dalam tatapan satu sama lain.. Rosse memang tahu bahwa dia tidak lah memiliki pilihan lain selain menerima nya.
Karena hanya Zavyan lah satu-satu nya harapan nya untuk bisa membantu nya membayar biaya pengobatan ibu nya..dia benar-benar sangat membutuh kan bantuan ini,
tetapi dia juga tidak bisa menikah begitu saja dengan orang asing.
Dia jelas-jelas tidak mengenal pria di hadapan nya dan dia juga tidak mencintai nya..tapi apa kah dia harus menikah dengan pria yang
tidak dicintai nya hanya demi uang.
Tapi jika tidak begini maka dari mana lagi dia harus mendapatkan bantuan..ayah nya bahkan tidak lagi bisa menjadi penopang nya,ayah nya sudah memiliki keluarga baru dan Rosse tidak akan pernah jadi prioritas ayah nya.
Teman,bahkan Rosse tidak memiliki nya sedari lama karena tak ada yang benar-benar tulus ingin berteman dengan nya dan mereka hanya ingin memanfaatkan kepopuleran dan kepintaran nya.
Apalagi di tambah dengan berita panas nya dengan Zavyan,dia sangat yakin bahwa orang-orang akan menganggap nya wanita tidak tau diri,bahkan banyak yang mengolok-olok nya di kampus jika dia berani menampakkan diri nya di kampus.
Rosse benar-benar merasa sangat bimbang dengan semua ini..akan kah dia menerima tawaran Zavyan saja dan mulai menjalani hidup baru nya asalkan ibu nya tetap lah terjamin,atau menolak nya dengan resiko dia akan kehilangan ibu nya karena jika dia tidak membayar biaya nya maka pihak rumah sakit akan mencabut semua fasilitas yang ibu nya dapat kan.