My Dream Wedding

My Dream Wedding
Ep_13..Kekaguman



Untuk ukuran seorang wanita sebenar nya Rosse juga memiliki tubuh yang cukup tinggi,Namun saat Zavyan sudah berdiri di hadapan nya dia jadi terlihat kecil dan mungil.


Bahkan Rosse pun harus sedikit mendongak untuk menatap wajah tampan pria yang sudah menghabiskan malam panas dengan nya yaitu Zavyan.


Zavyan dan juga Rosse kini kedua nya langsung menjadi pusat


perhatian semua orang yang berada di lobby perusahaan itu..jujur mereka sangat ingin tahu tentang apa yang sebenar nya terjadi hingga membuat bos mereka tiba-tiba saja turun ke lobby dan mendatangi seorang wanita.


Ini adalah suatu kejadian yang amat sangat langka..juga di tambah lagi dengan penampilan kedua orang ini yang begitu sangat bertolak belakang sehingga tidak mungkin lah luput dari perhatian orang-orang


yang lewat.


Setelah beberapa saat kemudian, mereka mulai menyadari bahwa ternyata wanita yang kini tengah berada di lobby perusahaan mereka itu adalah wanita yang sama dengan yang ada di berita panas pagi ini..ya wanita itu adalah wanita yang sama dan juga wanita yang bersama dengan bos nya di hotel.


Bisikan-bisikan pun kini mulai ramai terdengar di sekitar nya,namun tetap Zavyan tidak mengatakan apa pun. dia hanya diam sambil memandangi


wanita yang sudah membuat nya uring-uringan hadapan nya,dia tidak mempedulikan tatapan semua orang di sekitar nya.


Dia terlihat bodo amat yang penting sekarang Rosse berada di hadapan nya dan dia akan menjerat nya agar Rosse tidak bisa lari lagi dari nya.


Justru sebalik nya, Rosse begitu merasa sangat terganggu dengan semua orang yang tengah menatap ke arah mereka..dia memang tidak suka menjadi pusat perhatian..dia hanya berdiri dengan canggung dan mulai bertanya dengan sopan pada Zavyan.


"Maaf,aku dengar bahwa kau sedang mencariku,apa benar?" tanya Rosse masih sedikit canggung dengan suasana nya.


Pertanyaan yang Rosse lontar kan itu hanya mendapat kan balasan berupa anggukan kepala saja dari Zavyan.


Zavyan pun memberi isyarat pada asisten nya Tomi, Zavyan meminya Tomi untuk menghampiri nya dan dia juga membisik kan sesuatu


kepada Romi..dengan sigap Tomi pun bergegas menghampiri bos nya dan mengangguk setelah menerima perintah dari atasan nya itu.


"Ikut aku" kata Zavyan pada Rosse.


Setelah mengatakan nya,Zavyan pun langsung berbalik pergi tanpa dia menunggu jawaban dari wanita yang membuat nya dimabuk cinta yaitu Rosse.


Rosse pun terdiam sejenak sebelum akhir nya dia pun langsung beranjak mengikuti Zavyan dengan langkah yang cepat sambil menunduk kan kepala nya mencoba menutupi wajah nya agar tidak di tatap oleh para karyawan di lobby.


Mereka berdua pun berjalan menuju ke arah lift pribadi khusus CEO milik Zavyan dengan diiringi oleh tatapan


penasaran dari semua orang yang berada di lobby gedung tersebut.


Setelah pintu lift tertutup, Tomi pun kini langsung menjalan kan tugas nya yang tadi sudah diperintahkan oleh bos nya Zavyan.


Tomi kini berjalan menghampiri si


resepsionis yang tadi berbicara pada Rosse sebelum nya, namun sementara itu si resepsionis itu malah masih saja menatap ke arah lift dengan tatapan keheranan.


"Ambil gaji terakhir mu bulan ini di bagian keuangan" kata Tomi tanpa ekspresi sama sekali lalu berjalan meninggalkan resepsionis itu yang kini sedang kebingungan.


Wanita itu sangat lah terkejut setelah mendengar apa yang yomi kayalan pada nya..dia sungguh tidak tahu apa kesalahan yang telah dia lakukan sehingga membuat nya harus tiba-tiba dipecat begitu saja.


Dia masih belum sadar dengan kesalahan nya.


Resepsionis itu telah menjalan kan tugas nya sesuai dengan peraturan perusahaan,ya siapa pun yang tidak memiliki janji terlebih dahulu dengan atasan nya maka tidak di perboleh kan untuk menemui CEO-nya secara langsung.


"P..pak,tapi apa salah saya?" tanya nya pada Tomi mengiba.


Mata nya bahkan sudah berkaca-kaca saat ia mencoba untuk memohon pada asisten Tomi agar dia tidak kehilangan satu-satu nya pekerjaan nya.


Tomi sendiri hanya mengangkat bahu nya acuh..dia sendiri juga tidak tahu hal itu karena dia hanya tau bahwa perintah itu datang langsung dari bos nya..itu arti nya mutlak tidak bisa di ganggu gugat.


Memang sih kedengaran nya tidak adil karena resepsionis itu hanya melakukan tugas nya dengan patuh,tapi sayang nya kali ini wanita yang dia halangi adalah seorang Rosse..wanita yang dicari-cari oleh bos besar mereka Zavyan..juga di tambah lagi dengan sikap nya si resepsionis itu yang kasar kepada Rosse.


Jika Zavyan tau sikap sang resepsionis saat melayani Rosse secara langsung,mungkin bukan hanya pemecatan saja yang akan di dapatkan nya.


Tomi hanya bisa menggeleng-geleng kan kepala nya dan berpikir bahwa seperti nya bos nya itu benar-benar sudah dimabuk cinta saat ini hingga bisa bersikap seperti itu.


#


Hanya ada Rosse dan Zavyan yang sedang berada di dalam lift..itu juga karena mereka berdua yang mengguna kan lift pribadi milik Zavyan..lift itu tidak bisa diguna kan oleh sembarang orang.


Hanya beberapa orang saja yang


memiliki akses untuk menggunakan lift tersebut,seperti hal nya Tomi asisten Zavyan dan juga Ben supir pribadi nya yang juga salah satu orang kepercayaan nya.


Saat ini suasana di dalam lift itu terasa sangat begitu canggung atau lebih tepat nya,hanya Rosse sendiri lah yang seakan merasa seperti itu.. sesekali Rosse juga mencuri-curi pandang ke arah pria tampan di sebelah nya yaitu Zavyan.


Rosse sangat berharap bahwa pria itu akan memecah keheningan di antara mereka karena jujur saja Rosse sangat tidak nyaman dengan suasana nya..namun sayang nya, Zavyan bahkan tidak mengatakan


apapun.


Pria itu hanya tengah memandang lurus ke depan sambil menanti lift itu tiba di lantai di mana ruangan nya berada..namun di balik kacamata hitam nya itu,dia bahkan bisa melihat Rosse yang terus menerus bergerak karena gelisah.


Bibir nya pun kini sedikit terangkat


membentuk senyum tipis,ketika dia melihat gerak-gerik wanita di samping nya itu..rasa nya Zavyan ingin sekali memeluk wanita itu namun tidak mungkin dia lakukan karena yang ada nanti Rosse malah akan kabur dari nya.


Hari ini rambut hitam Rosse yang biasa nya tergerai indah kini tampak dikuncir satu dan itu malah membuat nya terlihat lebih muda..


kadang juga tangan nya menyisir anak-anak rambut yang terlepas dari ikatan nya tanda bahwa wanita itu kini sedang gugup.


Baju nya yang sederhana tidak bisa menyembunyi kan pembawaan diri nya yang anggun dan juga lembut. kaki nya juga tetap terlihat jenjang


meski hanya dibalut dengan sepatu keds yang sedikit lusuh.


Bahkan Rosse tidak perlu mengguna kan sepatu hak tinggi hanya untuk terlihat lebih menawan seperti para wanita lain nya..wajah nya yang begitu polos tanpa riasan yang


berlebihan,tetapi itu semakin membuat aura nya lebih terpancar.


Lift pun berbunyi dan membuyarkan Zavyan dari lamunan nya..dia pun langsung berjalan keluar dari lift,di luar Zavyan di sambut oleh asisten nya yang satu lagi.


Asisten nya itu tampak sangat cantik dengan rambut coklat nya yang terurai.. assisten nya itu hanya


mengenakan blus putih dan juga rok span hitam yang terlihat rapi..sepatu hak tinggi berwarna merah juga tampak menghiasi kaki nya,dan itu semakin membuat nya tampa seksi.