
Keesokan harinya Rona dan Bunda Mila pergi ke butik karna mereka sudah bosan dengan gaun kondangan yang mereka miliki
Alhasil mereka membeli baju kondangan yang sama dibutik yang mereka datangi
"Bund ini atau itu?" Tanya Rona bingung
Mereka berencana memakai baju samaan
"Mba rekomend baju couple yang bagus untuk ibu dan anak yang mana?" Tanya Rona pada Karyawan butik
"Untuk nona dan ibundanya ya?" Tanya Karyawan butik
"iya" Ucap Rona
"Sini nonna, disini model dan desainnya bagus,bila masih belum berminat bisa mendesain atau memilih desain untuk dibuatkan" Ucap Karyawan butik membawa kesebuah ruangan
Rona dan Bunda memilih milih sebentar lalu Rona memilih salah satu dari mereka yang disetujui oleh Nunda Mila
"Mba saya beli yang ini yah" Ucap Rona menunjuk baju
"Tidak sekalian jas untuk ayahnya?" Tanya karyawan butik
"Saya yatim angkatan belum lahir" Ucap Rona
"Oh maaf,baik saya bungkus ya silahkan kekasir" Ucap Karyawan butik tak enak
"Bunda bayar ya?" Ucap Bunda Mila memegang tangan Rona lembut
"Nggak usah bund,aku aja" Ucap Rona
"Yaudah,bunda tunggu diluar ya" Ucap Bunda Mila mendapat anggukan dari sang putri
Saat Rona membayar Bunda Mila keluar butik namun tanpa sengaja pandangannya tertuju pada seseorang yang memakai kaca mata hitam dengan diikuti beberapa orang dibelakangnya
Bunda Mila langsung masuk kembali kedalam Butik dan meminta Rona untuk didalam saja dulu
"Loh bund kok masuk lagi?" Tanya Rona heran
"Emm diluar panas sayang,disini dulu yah" Ucap Bunda Mila
"Ohh yaudah" Ucap Rona
"Mba ada masker sama kaca mata hitam nggak?" Tanya Bunda Mila pada Karyawan Butik
"Maskernya ada tapi kaca mata adanya cuman satu" Ucap Karyawan butik
"Nggak papa buruan mba bawa sini saya beli" Ucap Bunda Mila
"Buat apa Bund?" Tanya Rona bingung namun tak dibalas oleh bunda Mila, Bunda menarik Rona keruangan dimana mereka memilih baju tadi hingga Karyawan butik itu datang dan memberikan apa yang ia inginkan
Bunda Mila membayar dan langsung memakai masker dan juga kaca matanya
"Ini sayang kamu juga pakai ya maskernya" Ucap Bunda Mila
"Hah?buat apa sih bund?" Tanya Rona bingung
"Udahh cepet kamu pakai!" Ucap Bunda Mila tegas membuat Rona langsung memakainya
"Makasih ya mba" Ucap Rona
"iya nonna" Ucap Karyawan Butik tersenyum
Bunda Mila menarik Rona untuk keluar dari butik dan tepat saat mereka baru saja berada diluar pintu mereka berpapasan dengan orang yang dilihat Bunda Mila masuk kedalam Butik yang baru saja mereka masuki
Setelah mereka berada didalam mobil Bunda Mila langsung menghela nafas kasar dan membuka kaca mata dan masker yang ia pakai
Huft
"Kenapa sih bund?" Tanya Rona curiga
"Gapapa sayang tadi panas aja makannya bunda pake masker sama kaca mata" Ucap Bunda Mila
"Hah?" Ucap Rona tak percaya
"Udah ayo pulang bunda laper" Ucap Bunda Mila
Mereka kembali pulang kerumah dan melakukan aktiviatas mereka
・・・・
" ....................." Ucap Bunda Mila pada seseorang disambungan telefon
"....................."
".....................!!"
"......................."
"........................"
Keesokan harinya semuanya hebohh dengan riasan dan penampilan mereka.
Rona dan Bunda Mila memakai baju couple yang mereka beli kemaren
Tak lupa sepatu haknya pun sama meskipun milik Bunda mila tak setinggi Rona karna faktor U (umur) yang membuat Bunda Mila tak ingin mengambil resiko
"Widihh pengantinnya cantekk kali" Ucap Rona pada Fani
"Kan emang gue cantik kak" Ucap Fani pede
"Iyain ajah" Ucap Rona
"Apaan sih kamu anakku itu memang cantik karna menurun dari ibunya" Ucap Bibi Shinta
"Iyain aja deh" Ucap Rona sedikit mengejek
"Kamu!" Ucap Bibi Shinta emosi
"S**hinta**" Ucap Ayah Fani membuat Bibi Shinta bungkam seketika
"Sudahh ayo segera berangkat nanti terlambat" Ucap Kakek
Mereka pergi ketempat dimana pernikahan itu digelar yakni berada dihotel milik Pranata
Tak membutuhkan waktu lama untuk tiba ditempat yang dituju karna memang sedikit dekat dengan tempat tinggal mereka
Mereka masuk kedalam hotel Pranata dengan rombongan mereka
"Sayang kamu masuk dulu yah bunda mau nungguin temen Bunda dulu" Ucap Bunda Mila
"Hah?kenapa nggak ditunggu didalem aja?" Tanya Rona bingung
"Udah pokoknya kamu duluan aja" Ucap Bunda Mila memaksa
"Nunda beneran gapapa sendirian?mau aku temenin?" Tawar Rona
"Enggak udah kamu duluan aja" Ucap Bunda Mila
"Taudah aku kesana dulu yah,buruan ntar aku sendirian lagi disana" Ucap Rona
"Iya sayang" Ucap Bunda Mila
Entah apa yang dilakukan Bunda Mila dengan temannya Rona tak ambil pusing sebenarnya ia khawatir Bundanya sendiri namun karna paksaan dari sang Bunda mau gimana lagi?
Ia ikut rombongan masuk kedalam gedung karna berbincang dengan Bunda terlalu lama jadi ia berada dibelakang rombongan
Karna lift hanya ada dua dan semua terisi penuh dengan rombongan keluarga dari Fani hanya tersisa dia saja yang tak bisa masuk
"Eona sini masuk" Ucap Ayah Fani
"Enggak cukup! ini aja udah sumpel sumpelan,disebelah aja" Ucap Bibi Shinta sewot
"Udah gapapa om Rona tunggu aja" Ucap Rona
"Yaudah" Ucap Ayah Fani
Dengan terpaksa Rona menunggu tapi tiba tiba ada seseorang yang mendekap dirinya dengan kain yang diberi obat dan berakibat ia pingsan seketika
Bersambung.