My Contract Wife

My Contract Wife
kembali bekerja



"Sebenarnya aku jatuh cinta pada pandangan pertama ketika bertemu dengannya saat pertunangan Fani dan Febian" Ungkap Rona


"Rona hapus cinta itu hilangkan semua rasa cinta sayang atau yang lainnya itu hanya akan membuatmu sakit hati" Ucap Bibi Sarah


"Mengapa?" Tanya rona


"Karna dia tidak akan pernah luluh atau takhluk oleh cinta dari wanita manapun" Ucap Bibi Sarah


"Sudah sayang kau pantas mendapat yang lebih baik dari Louis" Ucap Bibi Sarah


'ya aku pantas mendapatkan yang lebih' Batin Rona


...


Dilantai atas dimana kamar Rona berada Louis melihat adegan mereka berdua dari atas sana namun tak bisa mendengar pembicaraan mereka


Meskipun dia sedikit ingin tahu apa yang mereka bicarakan karna terlihat keduanya menangis dan menghapus air mata berulang kali namun ia lebih memilih masuk kedalam lantas tidur diatas kasurnya yang empuk


Tak lama setelah itu Rona masuk kedalam kamar dengan mata yang sembab,dia melihat Louis yang sudah tertidur lelap


Rona ikut tidur disampingnya dengan membelakangi Louis dan juga memeluk guling yang ada disana


'Capekc


.


.


Paginya Rona bangun terlebih dahulu,ia akan membiasakan bangun pagi dan langsung turun kedapur mencoba belajar memasak dengan bantuan Bibi Sarah


kali ini dia mencoba memasak Nasi goreng untuk awalan pembelajaran ya meskipun sederhana namun bila berhasil dan menghasilkan rasa yang enak dia pasti akan sangat sangat senang


Dan yahhhh nasi goreng dengan telur ceplok diatasnya ditambah timunpun siap untuk ia santap


Tantu saja ditemani oleh Bibi Sarah dan beberapa pembantu yang juga ikut makan didapur


Ditemani canda dan tawa membuat Rona sangat bahagia,setelah selesai sarapan dia dan Bibi Sarah membersihkan meja makan dan mencucinya


Lalu ia kembali kekamar untuk mandi dan ia bersiap untuk bekerja kembali


Dengan mengenakan kemeja putih dan rok span pendek hitam diatas lutut


Saat ia keluar dari kamar mandi Louis yang berada dikamar reflek melihatnya dan suami dari Rona kini menatap tajam istrinya


"Apa apaan kau!" Ucap Louis menghampiri Rona


"Kenapa?" Tanya Rona bingung


"Kenapa kau memakai kemeja putih!" Ucap Louis tak suka


"Memang kenapa?" Tanya Rona yang tentu saja bingung


"Kemeja itu akan memperlihatkan tubuhmu! Dan kenapa kau memakai pakaian rapi?" Tanya Louis dingin


"Kemeja ini tidak akan memperlihatkan tubuhku karna kemeja ini tebal tidak terlalu tipis,aku akan bekerja" Ucap Rona


"Aku tidak perduli! Cepat ganti!" Ucap Louis lalu mengambil dompetnya diatas nakas


"Ini ambilah dan gunakan untuk apapun yang ingin kau beli tidak perlu bekerja" Ucapnya lagi memberikan dua kartu kredit


"Tugasmu hanya perlu melayaniku tidak yang lain!" Ucap Louis


'melayani mu dan keluargamu yang kau maksud?'


"Tapi aku masih ingin bekerja,aku masih bisa melayanimu setelah pulang kerja aku juga akan melakukan tugas sebagaimana seorang istri" Ucap Rona


"Begitu?" Tanya Louis mengangkat salah satu alisnya dan tersenyum miring dan itu menakutkan bagi Rona


Bayang bayang pukulan tersiar kembali dalam otaknya,memang setelah Menikah Louis tidak pernah lagi memukulnya tetapi tetap saja trauma itu masih menjamur didirinya


"Y-aaa" Ucap Rona tergagap


"Baiklah silahkan bekerja" Bisik Louis ditelinga Rona membuat sang empu merinding


Louis pergi ke lemari dan melihat dasi yang ia miliki sebentar lalu mengambil warna hitam sesuai dengan warna jas yang ia kenakan saat ini


Saat akan memakainya Rona tiba tiba berada didepannya dengan senyuman manisnya


"Biar aku yang pakaikan" Ucap Rona mengantungkan tangan kanannya diiringi wajah imutnya


Louis memberikan dasi pada istrinya namun Rona tersadar "Ah tidak jadi,aku lupa tidak boleh memegang apapun milikmu" Ucap Rona mengalihkan pandangan dan berniat mengambil sepatunya


namun tangannya ditarik "pakaikan" ucap Louis


Rona melihat tangannya yang dipegang dan dasi yang ada digenggamannya lalu mendongak menatap Louis


'Benarkah? aliran apa yang masuk pada tubuh pria ini? kupikir dia benar benar jijik padaku? tapi kenapa sekarang berbeda?'


namun kendala yang terjadi saat ini adalah Louis yang tinggi hingga membuat Rona kesusahan untuk memasang dasi pada pangerannya karena tanpa memakai sepatu haknya rona terlihat pendek bila dijejerkan dengan Louis


"Buka dan lebarkkan kakimu aku tak bisa menjangkau lehermu" Ucap Rona


Alhasil Louis membuka kakinya lebar lebar hingga Rona bisa menjangkau lehernya dan memasang dasi dileher suami kontraknya


"Sebentar jangan bergerak" Ucap Rona saat mengetahui Louis akan kembali berdiri tegap


Dia mengambil sisir yang berada dimeja riasnya dan merapikan rambut Louis dengan ditatanya menjadi seperti style rambut korea karna saking terlalu sukanya pada drama korea dan oppa oppa


Karna Rambut Louis yang lebat memudahkan Rona untuk membuat poni didahi Louis lalu memisahkan menjadi dua diatas mata untungnya Louis tidak merubah tatanan tersebut


'Ahh dia sangat tampan' Batin Rona


"Ganti bajumu" Ucap Louis datar


"Ba-baiklah" Ucap Rona mengambil kemeja hitam dilemari dan menggantinya dikamar mandi


"Semoga pak Boss tidak marah dengan keterlambatanku" Gumam Rona saat dikamar mandi


Ia keluar dari kamar mandi namun sudah tak terlihat penampakan suaminya


Rona memilih dan mengambil sepatu hak yang sudah berjejer rapi dilemarinya semua barang itu tentunya pemberian dari Louis


Lalu ia berpindah kemeja riasnya,menyisir rambutnya dan membiarkan rambutnya tergerai indah dengan memberinya jepit kecil dibagian depan kanan dan kiri


Bersambung.