My Contract Wife

My Contract Wife
Roti sobek



Saat ini Rona dan Louis tengah berada dibutik untuk membeli baju couple mereka


Rona sangat suka pakaian couple menurutnya itu sangat cute oleh karna itu ia juga meminta beberapa pasang pakaian couple untuknya dan Louis


"Aku menginginkan itu namun yang kubeli sudah banyak" Gumam Rona didengar Louis


"Beli saja" Ucap Louis


"Tidak perlu" Ucap Rona namun Louis tetap mengambil baju yang diinginkan Rona dan memberikannya kekaryawan butik


"Mengapa kau boros sekali" Ucap Rona


"Dari pada keinginan tak terwujudkan yang ada hanya terus terusan menghayal" Ucap Louis


"Heyy menghayal itu juga menyenangkan" Ucap Rona


"Sudah mbak itu aja" Ucap Rona


"Totalnya 10juta" Ucap Karyawan toko langsung dibayar oleh Louis


"Ada lagi yang kau inginkan?" Tanya Louis saat sudah berada Dimobil


"tidak"


Tak ada percakapan lagi yang ada malah kang parkir yang meminta uang selepas itu Louis mengendarai mobil hingga tiba dikediaman pranata


Karna hari yang sudah gelap saat mereka berada dirumah dan jam makan malam akan segera dilaksanakan


Rona yang sedang mandi dikejutkan dengan Louis yang tiba tiba masuk kedalam kamar mandi


"Mengapa kau masuk?" Tanya Rona terkejut


"Jam makan malam akan berlangsung" Ucap Louis datar mulai membuka pakaiannya


"Mengapa tidak memakai kamar mandi lain?" Tanya Rona


"Malas berjalan jauh"


Alhasil mereka mandi bersama dengan adanya percikan percikan adegan yang membuat mereka sedikit lama berada dikamar mandi


Setelah itu mereka makan bersama lalu Rona pergi menemui Fani dikamarnya


"Besok aku akan kerumah ikut nggak?" Tanya Ronna


"Beneran?jam berapa?" Tanya Fani semangat


"Pulang kerja" Ucap Rona


"Yaudah besok aku ikut kak" Ucap Fani


"Oke besok pulang kerja aku jemputi terus kerumah" Ucap Ronna


"Kenapa nggak aku aja kekantor kakak terus langsung berangkat bareng?" Tanya Fani


"Emang boleh?" Tanya ronna


Sebenarnya kehidupan Fani tak jauh beda dari Ronna ia memang tak disuruh membersihkan atau melakukan pekerjaan pembantu


Namun ia dikekang Mama Dara tidak diizinkan keluar rumah sama sekali


gila bukan?


Meskipun begitu Mama Dara bersikap sangat baik pada Fani dengan berbicara lembut dan memanjakan Fani dengan membelikan barang mahal


Aneh bukan?sebenarnya siapa menantunya?


Entahlah bagaimana pola pikiran Mama Dara yang aneh dan sengklek itu


Fani juga mendapat perlakuan baik dari kedua mertuanya


Tapi kalau dipikir pikir kehidupan Fani itu sangat JAUH BERBEDA


JAUH!


BENAR BENAR JAUH DARI NYA!


Dia diperlakukan manis oleh anggota keluarga bahkan meskipun pernikahannya dilakukan karna perjodohan


Febian terlihat sangat mencintai dan menyayangi istrinya bahkan makin hari makin lengket saja mereka


Melihat itu membuat Rona iri jadinya


Lihatlah bahkan dia juga menyebut mertua dari Ronna mama Dara sedangkan ia tak boleh memanggil Mama


Oh ayolah andaikan mama Dara sebaik bibi Sarah pasti hubungan keduanya sangat erat


Namun dibalik semua itu Rona bersyukur lantaran ayah mertuanya bersikap sangat baik padanya


Bahkan mungkin bisa dibilang hanya ayah mertua,bibi Sarah dan Febian saja yang welcome padanya


Selainnya SINIS!


TATAPAN TAJAM!


JUGA TATAPAN TAK SUKA


Bahkan ada beberapa pembantu yang juga tak menyukainya


Memang ada apa dengan dirinya?


Apakah wajahnya terlihat menjengkelkan?bukan kah wajahnya cantik dan mempesona??


Namun entahlah pasti ada orang yang tetap tidak menyukai kita meskipun sebaik apa kita


Rona hanya perlu bersabar dan berjuang


"Baiklah,aku kembali dulu" Ucap Rona


"Baiklah,selamat malam" Ucap Fani


"Malam"


Rona pergi kembali kebkamarnya namun ia berpapasan dengan Zahra yang menatapnya tajam,Matanya melotot


"Hati hati ntar matanya copot aku nggak ikut tanggung jawab loh" Ucap Rona


"Iloo!" Ucap Zahra sinis


"Dasarr wanita jelekk tak tahu diri!!" Ucap Zahra


"Tak tahu diriku dari mana?" Tanya Rona santai


"Sudah masuk kedalam keluarga paranata tapi masih tetap bekerja membuat keluarga pranata malu" Ucap Zahra sinis


"Heyy cocotmu itu mencla mencle kau bilang aku cocok bekerja menjadi pembantu?itu pekerjaan bukan?sekarang aku bekerja kau hina mau mu itu apasih?"


"Aku kerja kan lumayan uangnya buat kuberikan pada bundaku,emang situ beban keluarga" Ucap Rona meninggalkan Zahra


"KAU!AWASSS KAU YAHH!"


'Dasar cocot tak tau diri' Umpat Rona


Saat membuka kamarnya ia diperlihatkan pemandangan yang menyejukkan matanya


"Oh aku selalu terpesona dengan tubuhmu roti sobekmu ini menggodaku apalagi wajahmu yang sangat tampan" Ucap Rona berhambur pelukan ke Liouis yang sedang membuka baju karna akan mengganti memakai piyama


"Ada apa denganmu" Tanya Louis


"Tidak ada " Ucap Rona santai namun tetap menyentuh roti sobek enam kotak dan mengelusnya dengan pelan


"Jka tidak ada hal lain maka lepaskan pelukanmu" Ucap Louis membuat Rona langsung melepas pelukannya


"Kau pelit sekali aku hanya ingin menyentuh roti sobek enam kotakmu saja" Ucap Rona cemberut


"Tidak boleh"


"Serasa pengen nyentuh roti sobek babang tampan" Ucap Rona menghayal


"Siapa itu?" Tanya Louis


"Babang Sehun" Ucap Rona


Bersambung.


jempolnya mana?


vote juga yah


othor buat karya baru lohh baca yukk♡