My Contract Wife

My Contract Wife
putriku hanya putriku!



"Udah jum sloww" Ucap Desi


"Jum?" Beo Dokter Felix


"Juminten" Ucap Desi santai


"Hah?"


"Iya juminten itu nama panggilan kesayangan dari kita" Jelas Desi


"Wah jodoh emang gabakal kemana bro,noh Sijuminten cocok ama lo,apalagi emak lo Namanya Suminten pasti cocok jadi keluarga ten" Ucap Dokfer Felix


"Ogahh" Ucap Kailo dan Tari bersamaan


"Apaan sih lo ikutan!" Ucap Tari sewot


"Lo yang ngikutin gueee!" Ucap Kailo kesal


"Lo!"


"Loo!"


"Looo!"


"looooo!"


"Stopppp!" Ucap semua orang


"Udahh ya kalian berdua itu emang jodoh" Celetuk salah satu teman Kailo


"Hahahah bener tuu" Ucap Dokter Felix


Saat mereka bercanda Ria Rona mendapat Telefon dari ibunda tercintanya


Ia izin kepada kedua sahabatnya untuk menerima telfon dan memilih tempat yang sepi


"Ya bund?" Tanya Rona


"..................." Ucap Bunda dari seberang


"Hah?dimana bund belinya?" Tanya Rona


"...................."


"Kenapa nggak bunda aja?" Ucap Rona


"....................."


"Iya sih bund tapi aku malu" Ucap Rona


"....................."


"Yaudah iya nanti" Ucap Rona


"......................"


"Iya" Ucap Rona mematikan sambungan telfon


Dia kembali pada meja yang berisi banyak teman dari Kailo dan Felix, Rona pamit pulang terlebih dahulu


"Emm aku permisi ada urusan jadi aku duluan ya" Ucap Rona


"Hah? urusan apa?" Tanya Kailo


"Privasi" Ucap Rona


"Baiklah silahkan" Ucap Kailo mengerti


"Lo ada urusan apaan beb?" Tanya Desi


"Privasi" Ucap Rona


"Ihh loo kok gitu ama gue?main privasi privasian" Ucap Desi kesal


"Udah si biarin,orang itu emang urusan Rona kenape lo kepo banget jadi orang" Ucap Tari


"Kan jiwa jiwa kepoku bergejolak beb" Ucap Desi cengengesan


"Yaudahh aku duluan ya" Ucap Rona mengambil tasnya


"Hati hati ya Rona" Ucap Dokter Felix


"Yaa" Ucap Rona pergi


Ia pergi mengendarai mobil miliknya dan berhenti disuatu tempat dan membeli sesuatu yang diperintahkan ibundanya


Setelah membeli barang yang ia inginkan Rona langsung melanjutkan perjalanannya pulang kerumah


Ia langsung memberikan barang tersebut kepada bunda Mila


"Ini bund,buruan disimpen jangan sampe ada yang tau" Ucap Rona memberikan sebuah kresek hitam yang berisi sesuatu


"Iya tenang aja,udah kamu buruan istirahat jangan sampai kecapean lagi bunda gamau kamu sakit lagi" Ucap Bunda Mila mengelus elus kepala Rona dengan lembut


"Iya bund aku kekamar ya mau istirahat bunda juga jangan sampe kecapean ntar encoknya kumat lagi" Canda Rona


b


"is kamu nih" Ucap unda Mila kesal


"hahahah yaudah aku kekamar ya bund selamat malam" Ucap Rona mencium pipi sang ibunda


"Iya selamat malam putriku" Ucap Bunda Mila mengecup Dahi Rona


Setelah kepergian Rona,Bunda Mila langsung menyembunyikan barang itu disuatu tempat


Dua hari kemudiann Rona pergi menanyakan sesuatu kepada Bunda Mila dengan kecemasan


TOK


TOKK


TOKK


"MASUK AJAA" Teriak Bunda Mila


"BUNDDDDDDD" Teriakk Rona masuk kedalam kamar Bunda Mila tak lupa ia menutup dan mengunci pintu kamar itu


"Bundd gimana? Pernikahannya kurang dua hari lagi bunddd" Ucap Rona penuh kepanikan


"Tenang saja sayang kamu hanya harus siap berdrama saja" Ucap Bunda Mila menenangkan putrinya


"Baiklah bund" Ucap Rona mulai lega


"Tapi sayang kamu benar yakin dengan pria pilihanmu itu?" Tanya Bunda Mila ragu


"Tentu saja aku yakin bund,aku mencintainya dan menyayanginya meskipun hanya dengan beberapa kali bertemu tanpa adanya pembicaraan yang serius " Ucap Rona meyakinkan bundanya


"Bunda hanya ingin kau bahagia,bunda melakukan ini karna hanya kamu satu satunya keluarga bunda,ibu pasti melakukan apapun untuk memenuhi keinginan anaknya,jangan sampai marah dengan rencana bunda ya?" Ucap Bunda mulai menitikan air mata


"Heyy bunda kenapa menangis,jangan menangis rona akan selalu ada untuk bunda Rona akan bahagia seperti keinginan bunda " Ucap Rona menenangkan Bunda Mila kedalam pelukannya


"Bunda harap kamu akan benar benar bahagia sayang,bila kamu bahagia bunda juga pasti akan bahagia" Ucap Bunda mempererat pelukan


"Iya Rona pasti bahagia kok bunda jangan khawatit" Ucap Rona tersenyum


'Kamu putriku hanya putriku akan ku lakukan apapun itu demi kebahagiananmu ' Batin Bunda Mila


Selepas drama yang sudah kalian baca Rona keluar dari kamar Bunda Mila dan bersiap untuk berangkat bekerja


Ia mengenakan pakaian berwarna hitam yang tidak terlalu ketat namun sedikit terlihat bentuk tubuhnya yang indah dengan rambut panjang yang ia gerai dan sepatu hak berwarna senada dengan pakaiannya


Rona terlihat begitu menawan dan elegan tak lupa ia memakai make up natural dan perfek


Dia terlihat begitu cantik mempesona dan yang pastinya memikat banyak pria dengan penampilannya


Dengan mengendarai mobil kesayangannya ia tiba ditempat kerja setelah menempuh sekitar empat puluh menitan


Rona langsung dikejar waktu untuk menyelesaikan tugas tugasnya yang menumpuk karna saat pernikahan Fani sudah jelas ia akan meminta izin untuk tidak bekerja


Tentu saja tugas tugasnya yang sudah menumpuk akan mengejarnya setelah acara selesai jadi Rona akan menyelesaikan berkas berkas didepannya dengan cepat meskipun harus lembur


Rona adalah tipe orang yang cekatan dan ia seorang wanita yang pandai ia bisa melakukan segala hal kecuali memasak


Ia tak bisa memasak karna tak sempat belajar,bagaimana bisa belajar kalau kesehariannya hanya untuk bekerja bekerja dan bekerja


Bersambung.