My Boyfriend Is My Husband

My Boyfriend Is My Husband
episode 8



Sudah-sudah jangan memberi bertanya pada Tina kasihan dia pasti malu.." mamahnya Susan membelaku.


" Ya,nih tamu kok di kasih pertanyaan kayak gitu bukan yang lain gimana sih kalian." Kata papanya susan .


" Maaf, yah . Kalau kami membuat kamu malu atau apa, kami ga bermaksud gitu ya . Maaf." Semua kak minta maaf padaku


" aku ga masalah tante, om, kak


saya sudah biasa kok.Jadi ga masalahin."


Susan pun langsung berbicara yang membuatku kaget dan juga mali seketika itu.


" Abang, gimana kalau misalnya ada yang suka ke abang, abang mau nerima langsung jadi pacar abang atau giman?."


" Kenapa kamu bertanya kayak gitu, sayang."


" Ga, pengen tau aja, gimana tanggapan Abang jika ada yang seperti itu." Susan langsung menyelidiki. Aku langsung menyenggol untuk diam. Tapi sepertinya tidak di gubris .


" Hm,, gimana yah Abang, bingung karena di sekolah hampir semua siswa . Jadi entahlah."kata pa guru dengan santainya .


" serius bro, hampir semua murid cewe suka kamu, dan kamu ga peduli pada mereka, wah.. gila ya kamu sampai di PHP in sama kamu ." Kata kak susan yang ke2.


" Ya, mau bagaimana lagi, karena aku ga tertarik ya aku cuek aja."


" Gimana kalau Temen aku suka Abang gimana, bakal di terima ga. Ini ada papa mamah sama kakak dan kakak ipar jadi saksi nya loh.." sambil cekikikan susan sambil menoleh ke arahku.dan aku langsung melotot ke arahnya dan berbisik kepadanya .


" Apa, maksud kamu Susan, kita ga bahas ini deh,." Kataku sambil berbisik.


" Tenang aja, aku kan udah bilang mau perjodohan kamu, masa lupa sih, ."


" Ya ,kenapa sekarang , dan didepan keluarga kamu .sih aku kan malu tau,." Kataku lagi sambil berbisik.


" Biarkanlah kan biar sekalian restu .hehhe,."


Dan aku ingin bicara lagi susan ga mendengarkan aku lagi. Aku sedikit was-was.


Karena sekarang mereka lihat padaku dan ke adah pa guru Rehan.


"Aduh gimana sih, susan kan ga sekarang juga malu tau kalau di depan keluarganya."


Batinku.


" Gimana, Abang mau ga ?" Kata susan bertanya pada Abangnya.


" Siapa yang suka abang, abang pengen tahu." Kata pa guru menjawab dan bertanya lagi.


" Yah, san siapa yang suka bro kita.aku juga penasaran." Kata kak kedua susan.


Begitu lainya .


" Ini ada disebelah aku . Yang suka ama Abang,." Kata susan.


Ini kenapa lagi Susan langsung bilang gitu. Ga da ceritanya deh tadi bakalan gini .aduh gimana nih deg-degan lagi.


" Beneran kamu suka, saya .Iftina jawab."


" Benarkah kamu suka Rehan, tina." Mamah susan pun bertanya. Dan semua pun bertanya


" Beneran, kamu suka ,." Kata papanya Susan.


Aduh gimana ini .ampun deh Susan bikin aku jadi gimana. Aku harus jawab apa. Tapi gimana .


" Jawab aja napa kan emang suka" sambil berbisik-bisik. Susan


" Ya, sih tapi ga gini juga San.malu tau ."


"Kenapa malu langsung aja dari pada kamu nyesel loh.. diambil ama orang baru tau loh."


Kata susan berbisik-bisik lagi.


Lalu aku Mengatur nafas yang panjang.


Dan dengan keyakinan langsung.


" Ya, Pa Guru aku suka sama pa guru,." Kataku dengan tegas dan dengan keyakinan.


Lalu temanku susan tersenyum. Dan berkata .


" Gimana .Abang tuh orangnya udah bilang suka ma abang, gimana nih jawaban abang ."


" Ya, ampun seneng deh mamah punya calon mantu kaya tina seneng banget. Jadi bisa nemenin mamah sama kakak ipar kamu disini.kalau bener di terima ama abang kamu ini. "


" Papah, sih terserah abang aja . Itu keputusan pada abang."


" Wah, bro kamu di tembak di depan keluarga wah jarang banget langsung .nembak .hahah, bro aku saranin terima aja. Haha dari pada kamu jomblo terus ."


" Ya, Abang, terima napa kan abang juga sama suka ama Tina , jangan pura-pura ga suka deh. Aku tau loh.. hahah" timpal susan pada Abangnya itu.dan terakhir


Adalah jawaban yang menentukan aku di terima atau di tolak.


" Kamu, yah.. bilang gitu.awas yah ." Kata pa guru


" Maaf" kata susan .


"Aku ingin tau sebelumnya . Kamu sejak kapan suka saya dan Apa yang kamu suka dari Saya?." Katanya dengan bertanya padaku langsung.


Aku lihat pa guru dengan mata yang penasaran dan membuktikan sepertinya.


Lalu aku menoleh ke susan .lalu dengan senyum susan mengangguk. Tanda beritahu alasanmu suka .


Bersambung