
dan setelah pertengkaran itu mereka, datang ke ruang makan . dan suasana ini yang dia kangen.
☘️☘️☘️
Setelah.. itu mereka masing menuangkan makanan dan ataupun juga ..
" Mah, mana kakak ku ya satu lagi, kok belum datang,."
"Bentar ya mamah telepon,ya mamah udah bilang dia ga boleh telat datang kesini. Ini acara syukuran kita sekeluarga. Bentar mamah telepon,."
Lalu susan mengangguk mengerti.
Setelah mamah susan menelepon entah siapa, dan kembali dengan masakan yang terakhir yang begitu menggugah selera makan. Daging ayam saus kecap pedas. Uh rasanya enak banget pasti lidah..
( Author mau dong dikit hahha jarang makan ayam, hahahha,.)
Dan tiba suara langkah sepatu datang datang dari arah belakang ku kami semua menoleh termasuk aku .
Aku tidak percaya bahwa yang datang adalah
Pa guru Rehan yang selama ini 1 sekolah denganku dan Susan . Dan aku langsung menoleh kepadanya .dan menatap matanya susan .
" Apa ini maksudnya, susan jawab aku ?" Suara batin untuk supaya susan bisa menjelaskan semua ini.
" Ah, Abang udah datang, aku pikir ga akan datang,." Kata susan .
Dan aku masih tidak percaya.
Lalu aku teringat kata-kata susan yang akan menjodohkannya dan kata-kata di mana aku bilang aku suka Pa Guru Rehan. Aku dengan muka sedikit merah karena kata- kata terakhir bagaimana kalau susan memberi tau kalau aku suka pa guru Rehan.
" Tidak-tidak mungkin Susan akan bicara tentang perasaanku pada Pa Guru aku pasti malu banget." Batinku dengan malunya .
" Oh, tentu saja aku pasti datang , karena ini acara keluarga .dan di tambah kita kedatangan tamu . Mana mungkin aku melewatinya ." Pa guru yang tersenyum padaku .
" Ya, ampun, kok aku. Jadi deg-deg sama pa Guru. Biasa tetap cuek . Tapi kenapa sekarang beda." Batinku.
Lalu papanya susan langsung bicara pada Pa guru Rehan.
"Rehan, kamu baru datang kalau penting kalau ga seperti kamu ga datang dan melupakan mamah,dan papa yah". Pertanyaan papa susan terkesan tegas.
" Ga, pah, aku emang sedang sibuk dengan sekolah. Jadi belum sempet datang mengunjungi mamah dan papa.
" Ya udah cepet duduk, Rehan. Mamah udah buatkan kesukaan kamu.cepet duduk."
" Hai, bro apa kabar, kamu datang kalau penting, aku jadi sedikit senang, soalnya aku bisa makan sepuasnya disini dengan makanan kesukaan mu hahhahah".kata kakak susan yang ke dua .
" tak, masalah yang penting hari penting bisa makan masakan mamah, aku pun bisa berkumpul dengan keluarga meskipun sesibuk ini" pa guru dengan jawaban yang kalem.
Semua mengangguk tanda mengerti.
Dan mulailah acara makan serta sedikit gurauan ..
Setelah acara makan-makan bersama keluarga susan .. kami langsung ke sofa keluarga . Dan aku duduk 1 sofa dengan susan dan sebelahku pa guru . Serta disebelah susan ada kakak kedua dan kakak iparnya di depan ada papa dan mamahnya susan . Kami mengobrol .sambil mengakrabkan suasana di sini.
" Oh, ya nak Tina, kamu sejak kapan kerja paruh waktu,? Memulai percakapan adalah papanya Susan.
" Aku, kerja part time, pada saat masuk SMA, om." Jawab singkat dan jelas.
Lalu diikuti mamah susan.
" Wah, lumayan lama yah, emang kamu ga da saudara gitu. Kan itu bisa mengurangi beban kamu.nak tina?."
"Ga, da tante saya hidup sendri, mamah papa saya tidak punya sanak ataupun keluarga karena yatim piatu. Tante."
" Aduh, maafkan tante ya malah ngomong kayak gitu, jangan sedih ya, anggap aja kami keluarga kamu yah."
" Ya, tante ga apa-apa, makasih tante." Aku sambil tersenyum.
" Oh, ya kamu udah punya pacar atau gebetan gitu. Biasanya seusia kamu pasti ada. Yah ka Adikku ini ada gebetan.hahhaha"
Aku sedikit malu dan aku tidak sengaja melihat wajah pa Guru, penasaran perkataan saudara laki-lakinya itu .
" Ah, kakak jangan bilang gitu dong membuka aib aku deh hahha, kak kalau tina pacar aja belum punya orang tiap hari sibuk ama part time mana ada waktu buat pacaran .bener ga Tina hahha.,"
" Benarkah, Tina kamu belum punya pacar, ya tak apa sih kalau kamu mau fokus sama part time kamu tapi kamu juga harus sekali refreshing, seperti jalanan. Kemana kitu biar kamu bisa dapat pacar. " Kakak susan yang bertanya padaku.
" Ya, kak nanti aku coba untuk refreshing.makasih atas sarannya." Kataku sambil tersenyum.
" Benarkah kamu belum punya pacar?" Pertanyaan pa guru padaku.
" Itu, bener , Pa guru. Aku memang belum punya pacar karena aku sibuk dengan part time." Jawabku singkat .
Sepertinya pa guru mendengar jawaban tersebut berfikir dan penuh selidiki.
Bersambung..