My Boyfriend Is My Husband

My Boyfriend Is My Husband
My boyfriend is My Husband



Dan terdengar bunyi SMS dari mamahnya Susan .


“Tina, kita naik taksi aja ya biar cepat ke tempat tujuannya.”


“ Ya, memang kita mau ke mana, kok naik taksi .”


“ Biar cepat , ga apa—apa hanya mengangguk mengerti dan mengikuti Susan saja mungkin dia punya rencana mungkin bakal dia ceritakan nanti .jadi aku tunggu aja.


Setelah sampai di tempat tujuan, aku sedikit bingung kenapa. Ini rumah siapa dan rumahnya sih lumayan nyaman dan Rapi. Mungkin sering di rawat kali .


Dan Susan mengetuk pintu rumah tersebut dan beberapa saat kemudian pintu terbuka menampilkan bibi yang kelihatan berumur. Dan tersenyum kepada kami


“ eh, ada non Susan, ayo masuk.”


Kami pun masuk tanpa sadar aku melihat ada seseorang yang masih mengikuti kami tentu saja itu salah satu grup Jesy. Aku hanya tersenyum. Dan masuk.


Di sisi lain


“ kenapa kita ikuti mereka .memang kamu masih penasaran tentang Susan ya .kan kata Jesy langsung pulang.”


“ kamu turut aja kata aku yakin dia orang kaya .soalnya aku masih ga percaya kalau dia ga kaya. “


Itu adalah Ara yang masih penasaran sedangkan temanya namanya Sirli. Sedang Jesy dan lainya sudah pulang.


“ Ooh, terus kalau kamu tahu dia kaya .kamu mau ngapain?”


“ Ya, kita jadikan dia sebagai ketuanya. Kita bisa memanfaatkan dia untuk keperluan kita. Dan Jesy kita singkirkan aja .dia itu semena kena kepada kita “


“Iya, sih,, aku setuju aja. Karena aku kadang kesel sama dia, jadi aku dukung kamu.”


“Oke beres .. kita sekarang pulang pagi-pagi kita ikuti sampai 1 minggu jangan ada yang tahu.


Sirli hanya mengangguk mengerti dan langsung pulang bersama dengan Ara.


💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕


Setelah aku masuk ke rumah tersebut. Dan seseorang tersebut menyuruh kami untuk duduk .


“ San, lama ya ga ketemu. Gimana kabar kamu ?”


“ Tante aku baik. Tante sendiri gimana?”


“ Seperti yang kamu lihat .”


“ oh, ya tadi mamah kamu telepon Tante. Katanya mau menginap di sini . Sampai aman .”


“ Tante, dari mana Tante tahu, kami ada masalah? “


“Hahah kamu ini aneh deh, kan tadi tante bilang mamah kamu telepon. Itu berarti dia cerita kenapa kamu ada di sini ..”


“Aduh kamu itu gimana sih, San .”


“ he he. Maaf Tante. Kurang konsentrasi. Jadi ga fokus .”


“ ya, ga Apa-apa. Yang penting ayo. Kita ke kamar kamu untuk kalian tidur bajunya udah ada di lemari. Sama buku yang lainya. Soalnya tadi pas sebelum kamu datang sopir kamu datang bawa semuanya. Dan Tante beresin. Dan sisanya kalian yang beresin ya”


“ oke, Tante makasih .”


“ ya, sama-sama, dan selamat tidur.


Kami pun sebelum tidur membereskan barang kami dan Susan mandi terlebih dahulu baru .aku .sekalian Sholat.


“San, sudah mandinya .?”


“ udah, kamu tinggal yang mandi ,”


“ ya, ...”


Setelah 10 menit mandi .keluar dari kamar mandi serta Sholat. Dan beres itu kami langsung Tidur.


Sudah waktu subuh .. alarm ponsel ku berbunyi.. dan aku matikan lalu aku cuci muka dan Sholat. Serta mandi. Tidak terasa waktu berlalu aku bangunkan Susan. Dan dia bangun langsung ke kamar mandi..


Aku ke bawah untuk melihat situasi dan sekalian.. mungkin membantu dia di dapur .


Aku melihat Tantenya Susan bangun dan sudah menyiapkan sarapan buat kami dan Tantenya.


Aku langsung.. ke sana.


“ Tante,.”


“Oh, Tina yah, tumben udah bangun.”


“ Saya memang udah biasa bangun pagi Tante. Mau itu di rumah aku sendiri atau tempat orang bangun pagi.”


“Oh, kamu beda banget ama Susan, kalau dia bangun pasti menjelang mau sarapan.”


“ Ya, Tante .saya tahu kebiasaannya Susan.” Aku sambil tersenyum pada Tantenya


“Oh, ya. Tante masak apa? Apa yang bisa Tina bantu ?.”


“ oh, kamu mau bantu. Memang bisa masak? “


“ Bisa, Tante aku kan pernah tinggal sendiri jadi bisa “


“ wah , bagus, deh. Kalau gitu Tante terbantu kalau kamu ada haha.hahha”


Aku hanya tersenyum.


“Ternyata Tantenya Susan baik, banget” batinku.


“ Oh, ya Tante kenapa tante, tinggal sendiri di sini.”


“ hm.. Tante ga sendirian banget tinggal di sini. Cuman anak Tante Udah pindah ke rumah, Susan.


“ tunggu maksud Tante siapa ya?”


“ Itu anak Tante satu-satunya .yang perempuan.”


“ maksudnya kakak ipar Susan?”


“ ya itu . Siapa lagi memangnya .ha haha..”


“ Tante saya ga tahu maaf ya Tante”


“ ga apa-apa Tina. Yang penting kamu nyaman di rumah ini .sambil nemenin Tante di sini Tante sudah senang .”


“ Ya, Tante makasih”


Dan kami melanjutkan masak memasak. Tanpa terasa sudah beres kami simpan di meja makan .dan begitu sudah selesai . Turunlah Susan yang sudah fresh. Dan langsung ke meja makan sambil menaruh tasnya di bawah kursi .


“ ya .ampun Tante ini ada acara apa sampai banyak begini makanannya. Ga salah Tante.?”


“ Ga Susan, kan ini sesuai porsi kita bertiga .kamu ini gimana sih.”


“ Ayu Tina, kita sarapan dulu ..nanti sisanya kamu bisa bekel.”


“ ya, Tante.”


“ Tante , boleh dibuat bekel?”


“ boleh kenapa ga .”


“ makasih Tante”


“ Sama-sama sayang, ayo cepat sarapan nanti keburu dingin loh .”


“oke siap “


“ ya, Tante”


Kami menikmati makan pagi. Dan sambil cerita tidak terasa waktu menunjukkan pukul setengah tujuh. Kami bergegas pergi aku salaman dan Susan juga ikut salaman .


Dan kami pergi langsung dan menuju bis yang akan kita tumpangi. Dan mereka tidak tahu sejak tadi mereka di awasi


Dan mereka mengikuti .sampai bis dan sampai sekolah.


Ketika sudah sampai kami turun dan kami berjalan .dan sampailah ke gerbang kami di sabut guru


Dan aku belum melihat sejak kemarin Pa Guru Rehan. Ke mana ya. Aku telpon atau SMS aja kali ya.


Setelah sampai kelas dan yang mengikuti sampai. Mery masih belum bisa menemukan Susan kaya atau tidak.


“ San, aku ke toilet dulu ya bentar”


“ oke, tapi jangan lama bentar lagi masuk”


“ ya,..”


Aku langsung masuk ke toilet.


Dan Telepon Dearku . Tapi belum di jawab olehnya. Apa sibuk ya. Aku bertanya-tanya dalam hati .lalu tiba-tiba ada telepon .dan aku tersenyum .siapa lagi yang telepon. Kekasihku.


Dearku


Assalamualaikum.


Sugar


Wa’alikumussalam.


Dearku.


Kenapa telepon hmm.. , apa ada masalah.?


Sugar


Aku ga ada masalah . Tapi hanya kangen ga apa-apa . Kalau aku kangen Dearku.


Dearku.


Tentu, ga apa-apa. Aku justru senang kamu kangen . Aku juga kangen. Berarti kita sejodoh ya .


Sugar


Mungkin, tapi kemarin maaf ga kasih kabar .


Dearku


Sugar


Syukur aku pikir kamu marah Dearku .aku sempat pikir negatif.


Dearku


Maaf ya. Kamu sekarang di mana?


Sugar


Di toilet sekolah, soalnya kalau telepon di kelas berisik dan ada Susan. Malu Dearku.


Dearku


oke.


Ga apa-apa. Nanti kita sambung lagi ya. Bentar lagi bel masuk.


Sugar


Oke. Dah dan selamat mengajar.


Dearku


Ya, ..


Setelah selesai panggil Pa Guru Rehan. Aku langsung keluar dari toilet. Da aku kaget. Ada si penguntit berjalan ke arah ku dan aku sedikit. Takut , tapi aku juga harus tenang..


Biar dia tahu aku ga lemah..


Aku langsung melewatinya. Dan dia langsung bilang. “kamu kenal aku ga? “


“Aku,.. kenal sih kamu kan satu kelas . Ada masalah.”


“Ga aneh aja kan biasa murid lain menyapa, kamu ga ?


“Oh.. , tapi aku akan menyapa kalau kita udah kenal banget ya. Tapi ya ga apa-apa sih. Dari pada dibilang sombong atau lainya.. aku kan biasa aja.”


“ Oh, kamu sifatnya gitu ya cuek ya”


“ Ya , gitu. Deh .udah aku mau ke kelas permisi.”


Aku pun langsung jalan melewati dia .dan dia tanpa bergumam . Tapi terdengar oleh ku.


Aku pasti akan membuatmu menjadi milik aku cantik. Aku pastikan itu .


Dan dia pergi ke toilet cowok. Dan aku kaget mendengar hal itu .aku benar-benar tidak tau harus apa. Di sisi lain aku takut dan ingin kekasihku di samping aku. Dan di sisi lain aku harus bantu Susan agar tidak di curigai anak orang kayak . Aku harus gimana ini. Dilemaku .


Aku masuk ke kelas . Dan menuju tempat duduk. Lalu Susan bertanya padaku. Aku sempat kaget tapi tetap biasa “ kamu , kenapa Tina, ada masalah ?”


“ Ga, dan ga ada apa-apa. “


“ Tapi kamu pucat muka kamu .kamu sakit?”


“ Ga mungkin hanya perasan kamu aja .aku baik kok Dan tenang aja “


Sambil tersenyum dipaksakan.


“ oke, kalau kamu merasa sakit bilang ya. Ga usah maksa”


“ ya, aku tahu .”


Dan bel berbunyi tanda masuk kelas dan kelas pertama adalah Pa Rehan. Dan di belakang .Pa guru dia penguntit itu.


Aku menuduh . Tapi aku harus tidak peduli padanya ..


Biar dia berkata apa .aku harus ga peduli . Ya benar.


“ Pagi anak-anak,”


“ Pagi, Pa Guru.”


“ Hari ini kita akan ujian dadakan ya.?”


“ wah, Pa guru kenapa ada ujian dadakan.” Salah satu murid .


“ Ya, Pa guru ganteng, aku malah belum belajar kemarin. “


“ Ya , Pa . Aku juga “


“ tenang semuanya. Ini sudah jadi keputusan . Jadi tolong lakukan.”


“ baik, Pa guru”


Mereka hanya pasrah tentang ujian dadakan. Aku tersenyum


Karena Pa guru tersenyum padaku. Dan dia fokus dengan kertas ulangan tersebut. Lalu membagikannya .


Dan mulailah ujian dadakan . Mereka semua berusaha mengerjakan. Dan ada yang masih bingung , ada juga tenang, ada yang berbisik-bisik. Tapi aku dan Susan tetap saja bisa mengerjakan .tapi aku merasa ada aura yang membuat aku takut dan aku menoleh ke belakang tidak ada . Hanya dia ..


Dia tersenyum padaku. Aku sangat kaget. Dan langsung ke depan .Pa guru langsung berjalan mengelilingi meja kami. Satu persatu. Dan sekarang berada di meja ku. Dan Pa guru berkata padaku.


“ Iftina, kamu sedang apa?” dengan tangan di meja .dan semua temanku melihat semua .


“ ah, maaf Pa sepertinya aku sedang bingung saja .maaf .”


“ baik lanjutkan . Dan tolong lebih teliti untuk soalnya ?”


“ Baik, Pa guru.”


Dan tanpa sengaja aku melihat kertas yang tadi di Pa Guru..


Dan aku langsung membuka kertas tersebut.


“nanti aku tunggu setelah pulang sekolah, aku ingin bicara denganmu, untuk masalah Susan, dia akan di jemput oleh sepupunya , jadi jangan khawatir”


Begitulah tulis pesan kertas Pa guru. Dia menoleh kepadaku dan aku mengangguk mengerti


Lalu tersenyum. Aku membalas tersenyum. Dan melanjutkan ujian. Tidak. Waktu selesai pelajaran. Mereka semua . Dan membereskan dan lainya.


“ Baik anak-anak, cukup sampai disini pelajaran. Nanti nilainya bapa akan kasih di pelajaran berikutnya.”


“ Baik, Pa “


Dan Pa guru langsung pergi. Dan beberapa menit kemudian datang guru berikutnya..


Dan pelajaran ke 4 kebetulan guru berhalangan hadir. Jadi kami dikasih tugas. Tapi ..


Ya , tugas , ribut ya .


“ San, “


Tapi aku langsung tidak jadi membicarakan itu lebih baik aku lewat SMS aja . Biar privasi.


“ San tadi aku dapat surat dari Abang kamu”


“ eh kenapa ga mengobrol langsung , kenapa harus SMS gini?”


“ itu karena grup Jesy melihat kita . San, jadi aku ga bisa kasih tahu kamu ini.


Sangat penting”


“ Oke, ada apa memangnya?”


“ Abang kamu ingin mengajak aku ke suatu tempat . Tapi aku bingung kamu gimana . Tapi di tulisan kertas itu kamu bakal di jemput Ama seseorang. Tapi aku ga tau siapa . Menurut kamu siapa ?”


“Apa ? “


“Abangku mengajak kamu .cie... Yang mau kencan. Tapi tunggu kok aku di jemput sih. Aku ga tau malah siapa yang mau jemput aku. Mungkin kita akan tau nanti.”


“ ya. Kamu Bener lihat aja nanti. Ya udah kita kerjakan . Soal si grup itu masih lihat kita apa yang di lakukan .”


“ ya , oke deh “


Setelah chat dengan Susan kami pun. Pura-pura. Tidak terjadi apa-apa.


Dan aku berkata “ San, tugas ini kamu mengerti ga ?”


“ ah, masa kamu ga mengerti sih. Kamu jangan tanya aku. Aku aja ga mengerti.. “


“ Terus kamu chat, Ama siapa ” aku sedikit goda aja .ahaha


“ ah, kamu pengen tahu aja , kamu juga chat, sama siapa?”


“ ya udah kita bahas yang lain aja. “


“ Oke”


Setelah berbicara seperti itu kami pun melanjutkan tugas tak terasa waktu bel. Istirahat berbunyi. Dan sebagian keluar untuk ke kantin dan bermain dan lainya.


Kami pun makan bekel bawa dari rumah Tante.


Dan aku pun setelah beres makan Sholat. Dan tak terasa waktu bel. Istirahat berbunyi dan pelajaran di lanjutkan. Sampai bel pelajaran berakhir.


Aku pun pamit ke Susan dan minta maaf .dan Susan memakluminya .


Aku telepon dia jauh dari gerbang sekolah .


Sugar


“ Assalamualaikum, Dearku, di mana aku udah di luar gerbang .”


Dearku


“ Wa’alaikumsalam Ya, lebih baik. Tunggu di cafe dekat sekolah nanti aku ke sana !”


Sugar


“ oke, kalau gitu aku tunggu.”


Bersambung