My Boyfriend Is My Husband

My Boyfriend Is My Husband
episode 19



...Ruang kamar Tina dan Rehan...


...Aku tidak mengerti kenapa mereka banyak Chat dan telepon aku. Apa ada masalah....


...Setelah ke luar dari kamar mandi Rehan melihat kekasihnya sudah menjadi istri sahnya memang masih di rahasia dari sekolah. Dan dia melihat istrinya sedang bingung....


“ sugar ada apa? Apa ada masalah?”


...Lalu Tina berbalik dia tercengang dengan tampilan Rehan baru keluar kamar mandi lalu dia berbalik dan merona pipinya dia malu sekali. Sedangkan Rehan sepertinya tidak mengerti dengan istrinya. Dan mendekat, dan duduk lalu tangannya membalikkan tubuh istrinya di hadapannya. Dan akhirnya menoleh dan menusuk malu....


“ Hei, Sugar ada apa?”


“ apa yang terjadi kenapa kamu menunduk lihat aku.”


Lalu tangan Rehan memegang dagu Tina dan melihat Rehan.


“ hei, Sugar. Aku tidak mengerti kalau kaya begini . Coba ceritakan.”


“ Dear, tampan sekali” itu satu kata terucap oleh istrinya lalu Rehan tersenyum dan berkata “ oh, ternyata istriku malu padaku ya . Tenang Sugar jangan malu ya aku di sini. Dan sudah jadi milikmu, kenapa mesti malu”


“ Aku benar-benar malu sekali, dear.”


“ Ya sudah mandi sana, biar segar dan relaks”


“ ya, terima kasih dear aku senang dan bahagia bisa menikah sama kamu, rasanya sangat tidak percaya. Tapi ini nyata”


“ Harusnya aku yang berterima kasih, kamu mau menerima aku sebagai kekasih sekaligus suami kamu, akad kemarin aku sedikit gugup, karena aku takut salah mengucapkan kalimat yang akan menjadikanku sebagai suami, aku bahagia. “


“ Dan sekarang aku bahagia juga aku benar, menikah denganmu dear secepat ini, rasanya seperti mimpi”


“ aku senang mendengar hal itu, Sugar hari ini adalah malam pertama kita jika kau belum siap, aku tidak akan memaksa kamu untuk malam pertama masih ada banyak waktu untuk ini” dia mengelus rambutku serta pipiku dan mengecup bibirku. Dan berdiri akan mengambil baju, tiba-tiba Tina memeluk Rehan dari belakang dan berkata “ dear aku siap, karena aku ingin menjadi wanita seutuhnya buat kamu dan selalu ingin sama kamu dear jangan jauhi aku”


“ apa kamu tau apa yang kamu katakan, aku tidak akan menghentikan itu” Rehan membalikkan nadanya ke hadapan Tina dan melihat bahwa istrinya sudah siap menjadi istri yang seutuhnya untuknya .


Lalu mereka mencium dan menikmati sensasi mereka masing-masing. Dan skip...


...*** Maaf ya Author mengganggu acara baca kalian ini di skip.😊...


...Dan di tempat Susan dan Jason...


...Setelah acara akad nikah dan resepsi sederhana, kami masuk ke kamar dan istirahat....


“ Jason, kenapa kamu mau menerima pernikahan ini, apa?”


“ Aku memang ingin menikah denganmu, karena aku baru menyadari bahwa aku mulai suka dan sayang serta mulai mencintai kamu. Aku tau kamu pasti berpikir aku memanfaatkan situasi atau lebih padahal tidak, aku benar ingin kamu berada di samping aku dan ingin setiap hari kamu bangun aku akan di bangunkan untukmu. Dan menikmati hari-hari dengan sangat senyuman dan cinta sama kamu.”


...Dengan memegang tangan Susan. Jason yakin dia tidak akan salah memilih untuk menjadi istrinya dan mama papa sangat setuju dengan keinginan aku untuk menikah dan menjaga aku....


“ apa kamu juga mencintai aku?” pertanyaan Jason , membuat Susan sangat malu , senang dan dia bahagia karena orang selama ini dia sukai sangat mencintai dan berusaha menjadi yang terbaik.


“ tentu, kamu tau kan aku memang dari dulu sudah suka dan jatuh cinta kamu, bahkan sebelum kamu Tunangan sama Aruna “


“ terima kasih, aku bahagia, ya sudah kamu mandi dulu sana, aku yakin kamu Pegal dan lengket sekali.”


“ ya, aku mandi dulu” lalu Susan mengambil baju di koper dan langsung masuk ke kamar mandi


Tidak lama masuk kamar mandi ada bunyi ponsel. Dan Jason melirik ponsel siapa yang berbunyi ternyata yang punya Susan lalu melihat siapa yang menelepon malam begini.


Dan begitu di lihat “ Jesy”


“ Apa ini temannya, kenapa jam begini telepon. Aneh” lalu mati telepon masuk. Dan keluarlah Susan dengan lebih Segar. Dan Jason langsung memeluknya .


“ Ya ampun ada apa sih?”


“ ga hanya ingin memeluk kamu, apa tidak boleh, baby.”


“ Apa... Tentu saja boleh. Kau suami aku. Dan Kenapa aku di panggil itu”


“ Karena mulai sekarang kamu adalah istriku dan aku ingin memanggilmu dengan sebutan Baby, kamu ga keberatan?”


“ ehh.... Ga sama sekali aku suka panggilan itu. Terima kasih dan kenapa kamu bawa ponsel aku”


“ tadi ada yang menelepon dan langsung mati. Dari Jesy”


“ oh, dari dia biarkan saja nanti pada saat sampai sana baru aku bilang.”


“ ya sudah aku mandi dulu” masuk ke kamar mandi sebelum itu dia mengecup pipi, dan bibir Susan dan masuk ke kamar mandi.


“ Ya ampun, aku deg-degan banget karena , ini mudah-mudahan aku ga mengecewakan dia “ katanya yang tidak di dengar siapa pun Susan.


“ dan aku harus panggil apa?”


“ Ya udah aku keringkan rambut dulu ah”


Dan setelah mengeringkan rambut dan berpikir akhirnya dia akan “memanggil Jason dengan J. Ya itu saja”


...Dan Jason keluar dari kamar mandi Susan melihat tanpa berkedip-kedip. Dan Jason melihat kelakuan istrinya dan tersenyum dan datang ke tempatnya. Dan langsung mengecup Susan dan berkata “ kamu terpesona sama aku sampai melongo, ada yang salah Baby?”...


“ K..kamu sangat tampan dan juga aku malu, lihat kamu gitu.”


“ kalau begitu tanpa lama, langsung saja. Yah”


Lalu Jason langsung menindih Susan dan mengecup dan berkata” akan malam indah hari ini “ . Dan melanjutkan aktivitas tadi..


...


🌇☀️


...Di kamar Rehan dan Tina...


...Rehan terbangun pagi karena ini sudah subuh dan harus pergi ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya. Lalu dia melihat Tina tertidur pulas. Sehingga dia tersenyum dan mengingat mereka baru beres 2 pagi. dan tidur, lalu aku pergi langsung ke kamar mandi tak berapa lama Rehan sudah segar dan melihat Tina masih tidur. Dan Rehan siap-siap untuk makan pagi. Dan 2 menit sudah Mengganti dengan pakaian yang biasa. Dan membangunkan istrinya ....


“ Sugar, ayo bangun. Kamu harus mandi dan sarapan”


“ eemm... Ini jam berapa dear, kamu sudah mandi?”


“ Ya, cepat mandi mau aku tuntun sampai kamar mandi?”


“ Aku bisa sendiri”


“ Benar bisa sendiri?”


Pada saat Tina berdiri dan berjalan terasa bagian intim sakit,.


“ ah, ... Sakit”


“ ya ampun sugar kan tadi sudah aku katakan kamu sebaiknya kamu aku antar sampai kamar mandi”


...Dan Rehan langsung membawa Tina ke kamar mandi dan mendudukkan di bathtub....


“mandi, kalau udah selesai bilang ya. Sebaiknya kamu ga usah ke luar kamar, karena pasti sakit. Aku akan tanya mama untuk obat itu ya”


“ Ya, makasih dear.”


...Rehan hanya mengganggu dan langsung keluar kamar mandi dan keluar kamar menuju bahwa di sana terlihat mamah dan papa serta keluarga Jason....


“ Selamat pagi,”


“ Selamat pagi, juga Rehan, loh mana Tina? Belum bangun?”


“ Belum mah, masih tidur mungkin karena acara kemarin, oh gitu ya sudah ayo makan”


Rehan duduk di sebelah mamanya . Karen di depan tempat duduk keluarga Jason .


“Mah, aku ingin tanya, tapi jangan bilang-bilang siapa ya”


“ Ya, memang ada apa”


“ mah, kan pernah malam pertama, apa ada obat untuk menghilangkan rasa sakit mamah tau kan mah, istri Rehan lagi sakit,”


“ Kasih ini saja....”


“ Oke mah makasih,”


“ Sama-sama”


...Dan memulai makan. Dan menikmati makan pagi,.....


...Di kamar Jason dan Susan...


...Susan sudah bangun dari tidurnya karena sinar yang menyinari matanya dan melihat suaminya masih tidur. Lalu melihat dia sebentar....


“ Kamu masih tetap tampan J, aku ga mengakan cinta aku terbalas sampai aku menikah. Rasanya sangat senang.”


“ Aku juga sangat bahagia”


Jason bangun mengucek matanya dan duduk di kepala keranjang.


“ Kamu, mendengar itu”


“ ya, aku mendengar itu semua yang kamu katakan. Maaf aku baru bisa membalas perasaan kamu sekarang”


“ Jangan di pikirkan yang penting sekarang kita sudah bersama-sama.”


“ oke, sekarang kamu masih sakit Baby?”


“ yang mana?”


Lalu Jason mengerjakan kepalanya supaya Susan tau apa yang dia ingin katakan.


“ ah, itu ya. Masih, tapi mungkin aku ga kan ke bawah makan pagi.”


“ Tak Apa-apa, aku akan mengambil makan untuk kamu.”


“ ya,”


“ Oh, ya kita sebaiknya mandi bareng ya”


“ a..pa , ga ah aku ga mau.”


“ hey, tenanglah aku akan mandi di shower kamu di bathtub. Ya”


...Susan mengangguk mengerti dan Jason mengangkat tumbuh Susan ke kamar mandi .lalu mandi...


...Dan sementara Jason keluar untuk makan. Sampai di ruang makan....


...\=\= di ruang makan \=\=...


“ Loh, mana Susan?, Susan tidur mah. Dia sepertinya cape jadi masih tidur aku ga bangunin dia. “


“ Rehan ke atas dulu mau langsung, sekalian mau bawa makanan ke kamar untuk Tina.”


“ Ya, udah hati-hati”


Lalu Rehan ke atas sudah di siapkan untuk istrinya makan.


“ Jason, setelah ini, kamu mau tinggal di sini atau bagaimana ?”


“ saya harus melanjutkan kuliah dulu tante. Susan juga. Jadi mungkin saya kembali untuk melanjut kuliah saya.”


“ Oh, begitu. Itu keputusannya papa tak akan mengganggu”.


“Kalau begitu aku permisi akan membawa makan ke kamar untuk Susan .”


Di kamar Rehan dan Tina


“ oh, sudah mandi Sugar”


“ Hmm. Sudah. Dear bawa apa?”


“ Sarapan untukmu sugar, kan kamu ga bisa jalan kalau gitu, oh ya aku udah tanya Ama mama obat apa jadi, aku kan beli obatnya bentar lagi dan nanti kamu minum ya”


“ Ya, dear.”


“ hm apa sugar ?(sambil jalan ke arahku.) Apa?


“ Love you”


“ Love you too”


“ Cepat makan, aku akan beli obat dulu mungkin sekalian beli obat untuk Susan .”


“ ya, hati-hati”


“ Oke tenang.”


Dan Rehan keluar dan membeli obat di apotek dan kembali melihat Jason sedang mengambil minum.


“ untuk siapa”


“ Aduh, kak kaget aku. Oh ini punya Susan karena dia masih sakit “


“ berikan obat ini padanya. Biar sembuh.”


“ apa ini”


“ Sudah jangan banyak tanya, aku. Belum bisa terima . Tapi aku belum menerima karena apa, kamu hampir menyakiti Susan meskipun orang tidak. Tau tapi aku tau karena aku kakaknya Susan”.


...Setelah itu Rehan pergi dan ke atas....


...Jason sadar apa perkataan Rehan. Benar dia pernah membuat sakit hati Susan. Tapi Susan masih mau maafkan .aku akan membuatnya bahagia....


Di kamar Rehan .


“ sugar, kamu di mana?”


“ di sini dear di balkon “


“ Oke, kenapa ke luar apa masih sakit?”


“ Ya, masih.”


“ Ini minum obat dulu. Aku ga mau kamu kenapa?”


“ Makasih dear.”


“ sama-sama sugar”


Lalu Tina meminum obat tersebut. Dan mereka melihat pemandangan alam. Sejuk.


“ sugar, apa kamu ga ingin ikut akselerasi, kamu kan pintar Sugar”


“ Aku udah ikutan kemarin dan sekarang ujian nasional”


“Loh, kok aku ga tau?”


“ karena yang tau hanya wali kelas dan Pa kepala sekolah. Jadi ya tinggal ujian “


“ aku ga nyangka kamu hebat, apa Susan tau hal ini?”


“ Sudah, waktu awal tahun kelas 2. “


“ jadi tahun ini kamu lulus. Dan akan melanjutkan ke mana kuliahnya”


“ Aku masih bingung dear.”


“ ya sudah aku akan bilang papa mama mungkin ada solusi. Untuk biaya kamu ga usah khawatir ya”


“ ya,. Duduk yuk. Pegal”


“ ya, ayo”.


Dan di tempat kamar Jason.


“ Baby, aku minta maaf ya atas perlakuan aku dulu. Sampai kamu nangis dan aku ga percaya kamu”


“J kok ngomong gitu aku udah lupakan jadi jangan khawatir. Yang aku khawatir kan Tina akan tinggalkan aku di kelas sama Jesy” sambil menangis ke Jason dan memeluknya.


“Memang kenapa Baby,?”


“ Tina adalah siswi akselerasi, yang tau Cuma aku dan wali kelas serta kepala sekolah, kalau orang lain ga tau”


“ kalau tau ga ?”


“ Abang, sepertinya belum tau, tapi mungkin Tina akan cerita pada Abangku”


“ kenapa kamu ga ikut aku saja, kamu bisa sekolah dan tinggal di sana bareng aku Baby sehingga kamu ga kesepian?”


“ memang boleh aku ikut kamu ke sana?”


“ Tentu saja Baby justru aku senang kamu ikut aku ke Australia. Dan sekolah di sana. Aku akan bilang ke mamah dan papa biar kamu langsung ikut aku.”


“ Baiklah, terima kasih. Dan aku bahagia..”


Dan mereka keluar dengan sedikit Susan tertatih di bantu Jason untuk. Ke bawa, membicarakan ke pergi Susan .


...Dan sampai di ruang tamu ada mamah dan papa Susan serta mamah dan papa Jason kakakku yah kedua udah pulang bersama istrinya. Sedangkan kakakku yang satu lagi belum turun....


“mah, pah aku ingin ikut Jason ke Australia, dan sekolah di sana aku ingin melanjutkan sekolah di sana”


“ loh kenapa tiba-tiba sayang, apa ada masalah”


“ ga kok mah, kami ga ada masalah hanya Susan kesepian nanti” kata Jason


“ memang kesepian, apa kan cuman bentar kan 1 tahun kamu tunggu aja


Kan nanti di temani Ama Tina”


“ Tina kan udah lulus nanti”


“ tunggu kok bisa sih,?” kata papa


“ Kok bisa Susan? Kan teman kamu nanti tahun depan lulusan sama kayak kamu


Bagaimana bisa dia lulus duluan kalau dia murid pintar atau murid akselerasi? Kata mamah Susan


“ jangan, bilang itu benar?” kata papa.


“ Kok bisa, ceritakan sayang lebih jelas. “kata mama Susan dan mamah dan papa Jason hanya mendengarkan aku berbicara.


“ begini mah pas kelas 2 masih satu kelas Ama aku. Dia itu udah kelas 3 aku baru tau 3 bulan lalu karena Tina menceritakan semua. Sebelum ada insiden ini mah. Dan setelah ini lulus dan dia masuk kuliah. Dan Abang Rehan pasti keluar dari sekolah karena alasan papa ingin melanjutkan perusahaan papa yang di Korean. Jadi mungkin hari ini atau besok aku hanya bisa sama Tina”


“ oh, begitu. Mamah akan dukung kamu apapun ke putusan kamu yang di ambil.”


“ papa juga sama. Dan papa tidak menyangka Tina murid benar pintar”


“ ya,.”


Dan mereka berbicara yang lain mengenai Susan di sana ...


...\=\= Di kamar Rehan Tina \=\=...


“ Sugar, sebaiknya kamu bilang papa Ama mamah, karena 2 Minggu aku akan mengundurkan diri dari sekolah dan akan meneruskan perusahaan papa yang ada di Korea. Jadi mungkin ini yang terakhir ketemu Susan dan lainya.”


“ Ya, dear aku akan bilang. Kamu mau apa ?”


“ Aku menelepon kepala sekolah tentang rencana pengunduran diri. Kamu duluan ke bawah nanti aku menyusul”


“ oke dah dear,”


Rehan hanya mengangguk mengerti dan menelepon seseorang di sana ...


Di ruang tamu kamu melihat keluarga Susan dan sekarang menjadi keluarga ku dan keluarga Jason.


“ Hai, Susan. Dan halo mamah, papa , Tante om”


“ ya hai”


“ kamu sudah bangun, udah sarapan?”


“ udah mah, tadi di ambilkan Ama Rehan , boleh gabung”


“ Tentu sayang, ayo. Oh ya mana rehan? “


“ dia lagi menelepon seseorang mah, untuk mengurus pengunduran diri.”


“ oh, gitu. Tina mamah boleh tanya kamu?,”


“ Tentu mah, memang ada apa?”


“ Apa, kamu benar akan. Lulus taun ini?”


“ ya mah, aku memang lulus tahun ini karena sejak dulu aku murid akselerasi. Tapi belum ada yang tau hanya wali kelas saya, kepala sekolah dan juga Susan .”


“ Ya, ampun mamah ga percaya menantu mamah pinter banget” sambil memeluk aku.


“ iya, jeng mungkin bisa bantu Susan untuk naik kelas 3 biar cepat”


“ ya, benar juga”


“ bagaimana Susan kamu mau kan?”


“ aku ga keberatan Susan .”


“ Benarkan Tina? Aku bahagia banget.”


“ Ya, sama aku juga”


“ kapan mau di mulai ujian dan. Lainya?”


“Setelah liburan ini saja, biar mereka konsentrasi. Dan Rehan bisa mengurusi yang lain “


“ Ya , mamah setuju. Mudah-mudahan cepat beres ya.”


Mereka semua mengangguk mengerti .


Dan yang baru di bicarakan datang ke ruang tamu dan duduk di dekat Tina istrinya.


“ ada apa? Kenapa kalian melihat aku kayak gitu?”


“ Abang, boleh ga Tina mengajarkan aku untuk home schooling. Supaya cepat lulus dan bisa lanjutkan ke Australia untuk kulihat?”


“ kalau Abang terserah Tina dan kamu kan harus ijin dulu Ama suami kamu”kata Rehan


“ aku udah ijin kok Ama Jason, benarkan Jason?”


“ tentu Baby, untuk yang terbaik buat kamu aku selalu mendukung kamu” kata Jason dengan senyum dan mengelus rambut Susan .


“ Abang lihat udah di perbolehkan”


“ oke kalau gitu mau kapan belajarnya ?”


“ Abang juga akan bantu kamu. Untuk cepat lulus dengan belajar dan ujian. Mungkin home schooling.”


“ Mamah dan papa juga ingin seperti itu dan Susan juga mau.”


“ jadi pulang dari sini langsung siapkan ujian untuk kelulusan dan lainya.”


“ ya, mah makasih “


“ sama-sama”


“ Yah udah sebaiknya kami kembali ke Australia. Mungkin Jason juga harus kembali karena ujian perkuliahan sekarang sangat sulit”


“ baiklah besan biar saya antar sampai bandara. Kami juga harus pulang juga . Untuk mempersiapkan lainya.”


“ Oke”


...Dan semua masuk kamar untuk membereskan semua. Sedangkan aku hanya dia karena aku tidak bawa apa-apa pada saat kesini....


...Dan setelah beres semua mereka semua keluar dari Resort. Dan masuk ke masing-masing mobil. Aku Rehan dan keluarga Rehan .sedangkan Susan dengan keluarga Jason....


...Dan kami sudah sampai bandara dan menunggu pesawat menuju tujuan kami. Dan Susan pamit pada Jason begitu pun dengan Jason. Dan Jason meninggalkan bandara. Sedangkan Susan dan lainya melanjutkan ke Jakarta. Untuk kembali sekolah....


...Dan sampailah aku ke tempat rumah aku bukan maksud aku keluarga aku yang baru. Rehan dan keluarga Rehan tentu dengan keamanan yang ketat. Sampai aku dan Rehan bisa lidah ke Korea...


...Dan sampai di kamar Rehan aku sebelum membereskan yang lain aku melihat, foto Rehan saat kecil dan ada foto Rehan dengan keluarga dan Susan. Rasanya sedikit iri. Dan tiba-tiba Rehan memeluknya dari belakang dan berkata “kenapa, Sugar, apa kamu capek atau bagaimana?.”...


“ Ga ada apa-apa, hanya sedikit iri saja. Tapi sekarang baku ga akan iri karena aku punya keluarga yang utuh di tambah aku sama kamu sekarang, dan sangat lebih cukup, makasih udah mau terima aku apa adanya dear”


“ Kamu ga usah ucapkan terima kasih. Karena itu sudah jelas kan ali milik kamu. Dan akan selalu ada buat kamu.”


“ Ya, makasih” sambil memeluk erat dan ada ketukan pintu


“ ampun siapa sih yang ganggu saja lagi romantisnya.”


“ siapa?”


“ ini aku Abangku buka pintunya aku ingin bicara langsung ga di tunda-tunda.”


“ ada apa Susan?” Tanyaku ke Susan .


“ Mama dan papa ingin bicara soal penguntit kamu itu .”


“ Baik aku dan kak Rehan ke bawah.”


“ Ga nanti-nanti . Sekarang ayo”


...Susan menarik aku dan Rehan mengikuti aku. Dan setelah ke bawah ternyata memang sudah ada mamah dan papa. Sedangkan kakak ipar sepertinya masih di rumah Tante Riska....


“ mamah dan papa memanggil kalian karena ingin. Langsung pada intinya.”


“Susan, sebaiknya kamu ikut pelajaran. Di sekolah supaya tidak ada yang curiga”


“ Kenapa papa tiba-tiba beda jadinya gimana sih pa”


“ Karena penguntit Tina sudah mulai bertindak langsung. Pada saat papa sedang ingin keatas . Tiba-tiba pa Jhon bilang kalau ada orang yang selaku, datang dan curiga karena dia pagi sampai malam selalu mengawasi rumah ini. Dan juga, dia coba-melamar jadi pekerja di sini kadang pura-pura jadi kurir. “


‘apa sampai kayak gitu ..”


“ ya, makanya mamah dan papa mengusulkan kamu sebaiknya tidak merepotkan Tina, sebaiknya jangan di tunda Rehan perpindahan kamu dengan Tina untuk seminggu ini mamah dan papa bisa menjaga ketat rumah dan mamah sudah bilang pada semua orang untuk. Waspada tentang dia ataupun siapa pun yang menanyakan Tina atau Susan”


“Dan sekarang kamu mengerti Susan, mamah ingin terbaik untuk kalian semua.”


“ Oke Susan akan menurut mamah dan papa tapi gimana aku juga ingin seperti Tina yang sekarang tinggal menunggu surat lulus.”


“baiklah, Tina kamu bisa mengajarkan Susan 1 Minggu?”


“ bisa pah,”


“ Bagus, dan kau Susan, kamu harus bisa selama 1 Minggu kamu harus bisa mendapat nilai bagus.?”


“ Aku akan berusaha”


“ dan Rehan nanti kamu bantu Tina dalam Susan supaya cepat lulus dan pindah ke Australia, sambil menunggu surat pengunduran diri kamu.”


“ Ya, pah aku setuju saja. Mungkin ini lebih baik dari pada Susan di sana, aku juga akan memantau tentang Susan, semoga kamu bisa ya jangan menyerah mulai sekarang aku dan Tina akan tegas .dan itu demi kebaikan kamu mengerti?”


“ya, Abang, makasih. Aku akan berusaha dan menunjukkan aku juga bisa sepeti Tina .”


“ semangat sayang mamah,” mamah Susan


“ terima kasih mamah udah dukung Susan dari awal sampai sekarang”


“ Sama-sama, mamah hanya bisa mendukung dan mendoakan kamu “


“ baik seperti sekarang kita mulai saja untuk mengajar Susan. Dan untuk urusan dia biar papa yang mengurus ini”


“ baik pah” di mengerti oleh semua.


Dan mulailah aku mengajarkan semua mata pelajaran dan sedangkan Rehan harus kembali ke sekolah karena Rehan tidak mau sampai ada masalah , jadi dia putuskan untuk mengajar untuk terakhir.


Tina, ini gimana caranya aku mencari solusi ini ga bisa?”


“ oh ini caranya yang ini San, supaya cepat dan ga buat kamu pusing.”


“ eh, benar. Makasih ya Tina”


...Aku mengangguk mengerti dan melanjutkan melihat dan mengajarkan semua tentang pelajaran 1 Minggu dan di bantu oleh Rehan juga .dan waktunya Susan ujian semua mata pelajaran dari semua kelas 3 dan ikut ujian lainnya.....


...Hampir semua di ikuti oleh Susan dengan penuh keyakinan dan keseriusan hingga mereka beres ujian dan melihat ternyata lulus. Dan itu diketahui oleh suaminya Jason dan Minggu depan dia pun lulus dan akan menjemput dia setelah kelulusan ....


...Dan ini adalah acara kelulusan hanya ada kelas 3 dan mereka awalannya tidak tau kami kelas 2 tapi ada seseorang yang memberi tau jadi heboh di kelas 3 yang wisuda. Dan mamah papa Rehan pun datang mengucapkan selamat kepada mereka dan lain . Karena mereka tau Rehan akan pindah . Jadi sedih pula....


Dan kami semua berfoto untuk kenangan terakhir dan lainya ...


...\=\= 3 hari yang lalu \=\=...


^^^Sebelum acara kelulusan kami papa mengusulkan kepadaku untuk aman dari si penguntit itu dengan cara Mengganti nama, ini satu-satunya cara supaya dia tidak akan mencari dia lagi..^^^


“ Rehan dan Tina papa memanggil kalian kesini untuk ini” dan Rehan melihat surat dan mengambil surat itu dan membaca dengan teliti. Dengan muka kaget.


“ Pa, ini maksudnya Tina Mengganti namanya, apa ga masalah?”


“ Ya, tidak masalah karena ini demi ke aman istri kamu, papa sudah minta izin ke papa dan mamah kamu Tina untuk mengganti nama kamu.”


“Dan ini pilihan satu-satunya. Papah sudah membereskan semua dari akte, dan lainya. Jadi kalian harus paham ini”


“ Serta nama istri kamu di kartu keluarga dan kartu nikah kalian”


“ makasih pa, maaf membuat papa di repotkan dengan urusan Tina “


“Tak masalah selagi kamu dan Rehan bahagia. Ini pertama. Kalinya Rehan serius dengan hubungan ini”


“makasih, pa aku akan berusaha yang terbaik. Untuk keluarga dan Rehan juga.”


“ ya, dan ini nama kamu sayang, kamu ingin nama panggilan apa?”


Dan datanglah Susan, kak Kenan dan lainya. Dan duduk masing-masing.


“ papa ada apa berkumpul di sini”


“ ya, pah ada apa?”


“ aku ingin Mengganti nama Tina supaya dia bisa konsentrasi di Korea. Dan tidak diikuti lagi oleh penguntit itu.”


“ kayaknya ide bagus. Aku selalu mendukung kalau yang terbaik buat Tina pa”


“ ya, kami juga”


“ Lalu apa namanya Pa, Susan ingin tau”


“Arumi Nasha Razeta Suryanaga, dan menurut kalian semua dan nyaman kalian ingin dipanggil apa?”


“ Hmm... Apa ya” Susan berpikir dan begitu pun dengan yang lainya


1 menit berlalu belum ada yang memberi tau ..


Dan kak Rena juga sekarang langsung berkata “ bagaimana dengan Arum atau Rumi?”


“ Ga kak itu ga bagus, kalau aku sih kayanya suka panggil Ar “


“ itu bagus juga mah, Gimana?”


“ Ya, bagus tapi tergantung sama Tina?”


“ Aku sih terserah siapa saja yang panggil aku senang”


“ baik lah kalau begitu “


Dan beres lah nama pengganti untuk Tina ...


Dan sekarang di kelulusan kami. Semua bahagia dan senang.


Setelah beres semua mereka langsung makan sekeluarga di restoran yang privasi. Dan kami menikmati makanan dan acara ini...


Dan langsung kembali ke rumah dengan seperti biasa Tina harus bersembunyi dari penguntit itu.


Dan mereka langsung menuju pintu dan masuk ke rumah ..


Di tempat yang sama


“aku menunggu berhari-hari di sini sampai sekarang tidak ada tanda-tanda. Tina di sini apa dia kembali ke rumah tantenya Susan .tapi pada saat kemarin aku ke sana tidak ada . Yang ada adalah anak Tante Riska”


“ Apa ada yang salah, dan di sekolah tidak ada kabar tentang Tina yang ada Susan akan pindah ke Australia. Bersama sepupunya”


“ Ini sungguh aneh, apa terjadi sesuatu”


“ aku harus kembali ke sekolah”


Dan Rendi pergi dari rumah Susan ..


...Besok harinya ☀️☀️☀️...


^^^Tina dan Rehan mengantarkan Susan ke bandara. Karena Susan akan di jemput di bandara Australia oleh Jason. Dan kami berpisah di bandara ini.^^^


“ Susan kamu baik-baik di sana sering telepon aku dan kabarkan aku lainya”


“ tentu Tina kamu ga usah khawatir aku pasti telepon kamu. Dan jaga Abang aku kadang kamu tau kan dia”


“ tentu.. aku akan jaga dia hehe”


“ kamu ini, Abang kenapa harus di jaga sih. Yang harusnya di jaga itu kamu bukan Abang. Nanti di sana hanya akan ada Jason dan keluarga kamu di sana yang melindungi kamu. Abang ga bisa lagi jaga kamu bahkan lindungi kamu. Jaga diri baik-baik dan makan yang teratur hubungi Abang atau kak Kenan kalau kamu dapat masalah di sana. Ya “


“ ya, Abang makasih atas semua “


“ Ya, sudah sana pergi bentar lagi kamu masuk pesawat.”


“ ya , Abang makasih dan juga Ar makasih”


“ Ya hati-hati “


Dan Susan mulai menghilang dari padangan kami dan aku pasti sangat rindu sama Susan. Dan bahagia kalau Susan bahagia.


“ Sugar, kamu tinggal saja di hotel dekat sini biar kami ga cape sama ga ketemu sama dia .”


“ hmm.. oke ga masalah tapi gimana baju dan barang aku dear?”


“ Tenang aku akan bantu kalau packing baju dan lainya . Nanti juga mamah bantu.”


“ oke..”


...Dan kami keluar bandara dan pergi menuju hotel yang lumayan mewah. Lalu Check in dan istirahat sebentar....


...1 jam berlalu. Rehan bangun dan Tina sepertinya masih tidur .....


...Rehan langsung buat surat dan mandi lalu pergi. Dan langsung menuju rumah....


...Begitu aku terbangun dari tidurku ternyata sudah tidak ada di sampingku suami aku dan aku melihat ada kertas di meja kecil dan membacanya ....


...Kamu langsung ke bandara saja aku akan ke rumah mamah dan membereskan segalanya . Kalau kamu ikut mungkin akan bahaya. Dan aku tidak membangun kamu karena kamu sepertinya juga lelah. Makan yang ada di meja makan. Kita ketemu di bandara. Sampai jumpa....


...Love you😘...


...Itulah surat yang tertulis. Aku sedikit tenang mungkin aku akan menjauh dari Rendi. Dan aku juga harus menelepon Jesy untuk selamat tinggal dan aku juga akan Menganti nomorku nanti .....


...Dan aku bergegas langsung ke bandara setelah sampai aku . Menunggu di tempat ruang tunggu dan suamiku menelepon dan berkata “ Sugar di mana kamu sekarang?”...


“ aku di ruang tunggu . Coba jelaskan di sebelah mana?”


Aku menjelaskan dengan detail dan suamiku melihat ..


“ Ayo kita pergi”


“ bukanya belum, berangkat pesawat kita dear”


“ Kita tidak akan menggunakan pesawat biasa, kita akan mengunakan jet pribadi. Jadi kita tak usah menunggu ayo”


“ oke..”


“ Tapi dear aku ingin mengucapkan kata-kata terakhir untuk Jesy dan Rendi setelah ini aku ingin Mengganti nomor telepon.”


“ Oke, tidak masalah setelah sampai di sana kamu sudah memiliki nomor baru dan seminggu kita bulan madu. Kamu ingin pergi kemana?”


“ terserah yang penting romantis dan aku selalu dekat kamu”


“ baiklah kalau begitu ayo, telepon di pesawat saja sebelum berangkat.” Aku mengangguk mengerti, dan langsung masuk tanpa menunggu karena memakai pesawat pribadi Rehan.


... Aku ga menyangka Rehan punya pesawat pribadi. Tapi aku tidak memandang dia dengan harta tapi cinta. Lalu kami sudah sampai di dalam pesawat.....


...Aku akan kirim SMS saja, aku bingung mau ngomong apa padanya. Karena aku sudah ganti nama mungkin aku akan SMS saja....


“Jesy, maaf kamu pasti khawatir, karena 2 Minggu ini aku tidak masuk kelas atau pun lainnya. Maafkan aku harus pergi yang jauh karena aku tak sanggup untuk selalu di ikuti oleh seseorang. Aku selalu tak nyaman. Tapi aku bersyukur mempunya teman kamu dan Susan .aku akan pergi jauh mengenai hal ini Susan tak tau . Hanya ini yang aku bisa bicarakan.”


“ Dan jika kamu bertanya siapa yang selalu mengikuti aku pasti jelas Rendi teman kita aku sudah tak sanggup, aku ingin bebas. Tapi aku bisa apa”


“ dan terima kasih kamu sudah mau jadi teman aku yang tak punya apa-apa, aku bahagia kamu jadi teman dan sahabat aku dan Susan.”


“Semoga aku bisa bertemu kembali menemui kamu dan rajin dan semangat kamu supaya lulus. Mungkin kamu setelah membaca pesan ini aku sudah pergi jauh.”


Setelah aku mengirim SMS itu aku langsung mematikan ponsel dan kami berangkat. Dan meninggalkan Jakarta .


Di tempat lain di sekolah


...Tiba-tiba Jesy menerima SMS dan membaca dengan jelas. Lalu dia menangis, lalu menelepon Tina tapi tidak aktif. Lalu kata-kata terakhirnya dia senang dan juga kesal. Dan datang ke meja Rendi dan berkata “ Rendi, hentikan sikap kamu terhadap sahabat aku, akhiri saja, kamu bisa cari yang lain lebih baik dari dia. Dan lepaskan dia”...


“ Apa maksud kamu aku ga mengerti Jesy, mungkin kamu khawatir dan kangen Ama Susan dan Tina tapi tidak untuk ini” kata Rendi yang pura-pura tak mengerti


...Dan Jesy memberikan ponselnya kepada Rendi dan Rendi mengambil membaca satu persatu SMS dariku....


...Dan dia kaget tidak menyangka Tina tau dan menderita karena aku. Aku pikir dia tidak. Kata hatinya...


“ Apa ini benar, ini tak. Mungkin kan?”


“ Aku ga bohong kamu tau ini adalah nomornya, pas aku telepon nomornya sudah tak aktif lagi. Coba saja “


Lalu Rendi mencoba menelepon aku beberapa kali dan akhirnya memang tak aktif.


“ aku hanya ingin terbaik untuknya tapi kenapa?”


“ Bagi kamu itu terbaik tapi bagi Tina itu belum tentu, meskipun aku baru menjadi temanya aku bisa merasakan bahwa dia tertekan . Tapi tak pernah memberitahukan ke semua orang termasuk sahabatnya, aku ke bilangan dia dan juga Susan . Di kemarin sudah pergi ke luar negeri untuk sekolah. Dan tak tau kapan balik lagi.”


“ Aku harus ke sana mencari tau.”


“ Sebaiknya hentikan jangan ganggu lagi.”


“ Aku tak peduli,”


...Lalu Rendi pergi tanpa ada yang mencegah karena Jesy tak ingin menghalangi Rendi. Temannya sudah pergi dia sendiri. Apa lagi...


...Dan kata terakhir Tina membuat dia akan kuat dan berusaha....


...Dan Rendi pergi dan menuju rumah Susan dan di sana ada seorang paruh baya sedang memotong rumput. Dan Rendi menuju ke sana karena memang gerbang di buka karena ada tamu untuk nyonya....


“ pa permisi apa Susan ada?”


Lalu pria paruh baya itu melihat dan dengan tenang menjawabnya karen dia tau untuk hati-hati dengan orang ini


“ Aden, siapanya non Susan”


“Saya temannya ingin tanya apa Susan sudah pergi keluar negri”


“ ya, itu benar.”


“ Apa dia bersama dengan Tina”


“ Sepertinya tidak den permisi saya harus masuk untuk istirahat”


“ oh, ya makasih..”


Lalu Rendi termenung. Sedang bapa itu langsung bilang ke nyonya besar. Dan dia mengangguk mengerti


“ Jeng, sepertinya penguntit Tina ingin tau, di mana dia?”


“ benarkah, bagaimana bisa?”


“ Dia sudah ada di depan, dan menanyakan Susan itu otomatis ingin menanyakan Tina ayo kita akting, yuuk”


“ ya aku juga ingin tau”


Dan mamah dan Tante keluar dan melihat masih ada Rendi di sana .


“ anak muda kenapa kamu ada di situ, apa ada yang ingin kamu temui di rumah saya?”


“ Hmm. Tidak nyonya saya hanya ingin bertanya saja , permisi”


Dan Rendi terburu-buru pergi.. dan menghilang dari hadapan mamah dan Tante Riska.


" dia gugup atau gimana ya jeng"


" mungkin dia belum percaya kalau Tina udah pergi, makanya dia bertanya pada Susan kan dia lebih dekat, tapi Susan udah pergi kan ke Australia,.


" ya, mudah-mudahan dia tidak menganggu Ar lagi, "


" Apa dia Menganti nama karena ini jeng ?"


" ini keinginan papanya Susan . dan kami setuju, jadi mulai hari ini dia buka Tina tap Arumi, mudah-mudahan. berjalan lancar amin"


" ya, amin yuk jeng masuk lagi udah tunggu akan di dalam lebih enak ."


" ah, kamu bisa aja haha"


dan mamah dan Tante masuk dan pergi ke ruang tamu menceritakan yang sepat di tunda .


Dan bersambung ...


Makasih udah membaca dan Like. Dan mudah-mudahan ceritanya menarik untuk kalian


Sampai jumpa dan terima kasih dan jaga kesehatan 🙏


Dan semoga rezeki dan lainya dilancarkan amin..