
Dalam kehidupan apa yang penting dalam sebuah keluarga ke turunan, cinta dan seseorang yang di cintai. Dan pengorbanan dalam keluarga seberapa kita bertahan dalam menghadapi cobaan dan seberapa kita kuat dalam hal tersebut .
Hai, read. Sudah episode 22 tidak terasa untuk itu aku minta dukungan
Jangan lupa untuk likeπ
Coment π¬π¬
Subscribe
Dan nantikan cerita selanjutnya ...
Dan terima kasih π
Dalam kehidupan apa yang penting dalam sebuah keluarga ke turunan, cinta dan seseorang yang di cintai. Dan pengorbanan dalam keluarga seberapa kita bertahan dalam menghadapi cobaan dan seberapa kita kuat dalam hal tersebut .
Hai, read. Sudah episode 22 tidak terasa untuk itu aku minta dukungan
Jangan lupa untuk likeπ
Comennt π¬π¬
Subscribe
Dan nantikan cerita selanjutnya ...
Dan terima kasih π
Happy reading πππ
β Siapa...β
β Menurut kamu siapa?β
β Aku tak tau Pa? Karena aku belum bertemu temanya Ar jadi aku belum bisa memastikan.β
β Kalau menurut papa untuk di sekolah teman-teman yang bisa menjaga istri kamu. Dan untuk di luar dari sekolah dan di sekitar sini mungkin orang yang ada di rumah kamu. Untuk di luar, papa sarankan yang kamu anggap bisa menjaga dan melindungi istri dan anak kamu.β
β Begitu ya Pa, aku belum bisa sampai ke pikiran itu tapi papa sudah berpikir seperti itu.β
β Dengar Rehan papa melakukan ini untuk kamu dan juga keluarga kamu sebelum sesuatu terjadi dan kamu harus sudah bisa mengatasi hal tersebut. β
β Ya, Pah, makasih sudah mengingatkan Rehan tentang hal ini.β
β Dan satu hal yang kamu harus tau, dalam rumah tangga kadang akan ada salah paham, beda pendapat dan munculnya orang yang akan mengaburkan rumah tangga kamu. Jadi papa harap kamu harus bijak dan komunikasi dengan istri kamu. Karena sekali saja kamu membuka seseorang masuk itu adalah mulai rumah tangga kamu sedang di uji. Entah kamu yang memulai atau istri kamu. Papa hanya memberi tau hal ini karena papa juga merasakan yang kamu rasakan. Karena papa hampir kehilangan mama kamu gara-gara, pihak ketiga. Mungkin kamu tau siapa dia.β
β Ya, pa aku tau. Untungnya dia sudah meninggal karena kecelakaan akibat dirinya sendiriβ
β Ya, ingat itu Rehan . β
Rehan mengangguk mengerti sambil tersenyum.
β aku akan berusaha menjaga rumah tanggaku. Agar utuh..β
π«π«π«π«
β Hay, guys...β
β gimana kita makan-makan yuk. Kan jarang kita makan-makan. Karena semua pada ngumpul.β Kata Milla
β Ya, boleh sepertinyaβ kataku ..
β Aku ga masalah ikut aja β kata Kevin.
βaku juga mau ikutβ kata Mitsui
β Rose, kamu ikut ga?β tanyaku ke Rose.
β Aku mau sih, tapi... Hahaha..β tiba-tiba menangis .
β Eh, kok nangis sih, apa ada yang salah pertanyaan aku?β kataku
β Ga kamu ga salah tapi hari ini aku di jodohkan dengan seseorangβ sambil menangis dan bercerita .
β lah, kenapa gitu kan itu hak kamu cari pasangan kenapa kamu di jodohkan?β
β Aku di jodohkan ama...β belum sepat ngomong sudah di timpal oleh seseorang.
β Sama akuβ seseorang menjawab kami. Semua menoleh dan kaget yaitu Ryung.
β Astaga. Wah ini berita wawβ kata Milla.
β Mil, jangan bilang gitu, teman kita lagi galau,.β
β Ya, deh maaf aku, ya Rose hehheβ
β kamu kayak gitu sebel dehβ
βRose emang apa masalahnya, kita bisa menjalankan hubungan iniβ
β Apa kamu ga tau ini buka sekedar hanya perjodohan tapi kita akan nikah ...β emosi Rose kepada Ryung. Sedangkan Ryung tampak menikmati hal tersebut menurut aku.
β Rose, kamu tau. Kenapa dia bilang gitu?β kataku . Dan Rose mulai penasaran dengan perkataan aku.
β dia suka kamu sejak awal, dan makanya dia menolak adiknya kapten basket karena dia suka kamu dan dia mau di jodohkan hanya sama kamu. Itu menurut pandangan aku saat ini. Karena dia mau berkelompok dengan aku karena dia tau aku dekat denganmu, dan bisa dekat dengan kamu dan tau apapun tentang kamu, bukan begitu Ryung?β kataku.
Dan Ryung mukanya mulai memerah karena perkataan aku benar, dan tebakan aku benar.
β Ya, itu benarβ katanya penuh ke yakin namun juga ada rasa malu.
β Aku mendekati Arum karena kamu, aku mulai suka karena sifatmu dan segalanya yang ada pada dirimu. Aku tau aku seorang artis, tapi aku juga akan berjuang untuk orang yang aku sayang. Dan aku senang ternyata aku di jodohkan dengan orang yang aku sukai.β Dengan muka merah karena menahan malu kepada kami dan kepada Rose.
β ya ampun so sweet banget sih, aku dukung kamu sama Ryung, karena kamu cocok dengannyaβ kata Milla yang setuju.
β Ya aku juga setuju cocok dengan kamuβ kata Kevin
β Aku sih bebas, yang jalani kamu bukan aku, aku akan tertarik pada satu orang aja kokβ kata Mitsui. Dan mereka semua mulai melihat Mitsui. Dan Mitsui yang risih akan hal itu mau mendekat ke arah Milla .
β aku akan berusaha untuk mendapatkan hati kamu, dan terus di samping kamu Mil, maukah menjadi kekasih aku?β Kata Mitsui yang baru kali ini berbicara panjang. Mereka semua kaget termasuk aku.
β apa..., Kamu serius,..β
β Aku ga akan mengatakan ini kalau tidak serius, apa kamu lihat aku pernah dekat atau jalan sama cewek. Hanya sama kamu aku jalan sama kamu saja. Kalau Ar itu hanya kebetulan saja. Waktu itu, benarkan Arβ
β ya kamu benar, hanya kebetulan aja. Jadi kamu bisa percaya sama, Mitsui.β
β beri aku waktu, untuk menerima ini. Ayo Rose, dan Arumi ayo.β Akhirnya aku mengikuti mereka. Sepertinya mereka masih galau. Susah sekali sepertinya mereka percaya. Tapi aku juga ga akan paksaan untuk menerima cowok.Dan sekarang kamu di tempat taman yang ada tempat duduk untuk bertiga. Kami pun berhenti dan diam. Aku menunggu mereka berbicara .tapi sepertinya mereka ragu. Apa boleh buat.
β Kalian sungguh beruntungβ kataku berbicara mulai.
β Apa yang kau maksud Arumi. Aku ga mengerti.β
β ya, aku juga ga mengertiβ
β kalian masih ada yang menyukai langsung, tanpa ada yang menghalangi atau apapun.β
β memang kamu pernah? Sama siapa?β kata Mila dan Rose pun penasaran.
β Awalannya aku suka dengan seseorang susah di gapai, karena dia sempurna. Tapi aku selalu memperhatikan dia, dan temanku dulu waktu SMA, tau kalau aku menyukai dia. Tapi aku tidak bisa karena dia terlalu sempurna. Dia seorang Guru yang aku idamkan . Begitu juga dengan siswi lain termasuk para guru wanita.β
β dan aku selalu mengabaikan begitu dekat dengannya, tapi sebenarnya aku sedih hanya bisa melihat, dan tak menyapa dia. Suatu hari aku setelah pulang dari sekolah. Aku telat karena harus bekerja paruh waktu. Dan kebetulan, aku bertemu dia di sana . Dia menyapa, aku pun ikut menyapanya. Awalnya biasa saja tapi lama aneh ada perasaan aneh. Dan aku menceritakan tentang itu pada temanku. Dan dia bilang senang. Dan dia ingin aku berkunjung ke rumahnya. Kalian tau apa yang aku lihat saat masuk ke rumah temanku. Awalnya biasa saja. Pada saat aku sedang mengobrol dengan temanku. Tiba-tiba aku melihat dia orang aku sukai di depan dan di hadapan aku.β
β Aku sangat kaget jika kalian tauβ kataku.
β Terus ceritakan lagi Arumiβ Milla penasaran
β Ya, penasaran, β diikuti Rose
β baik aku lanjutkan. Aku sangat tak percaya dia ada di sana. Dan dengan tenang, temanku bilang. β
β Abang kok baru pulang, nih teman aku main ke sini. β stelah itu aku salah tingkah, sangat..β
β setelah makan, dan duduk di ruang keluarga, temanku dengan cueknya berkata β Abang andai ada orang yang suka sama Abang, gimana?β kata Susan.
β Susan, emang ada suka sama Abang kamu?β tanya mama Susan .
β ada mama, makanya aku bilang gitu. Tapi aku ingin tanya dulu, sama Abang? Apa dia juga menyukai seseorang atau tidak β
β Aku ingin menjodohkan Abang.β
β Siapa itu?β kata Rehan
β Hmm.. yang di sebelah aku. Abang ga pernah peka hehheβ kata Susan dengan cuek. Aku malu sekali di lihat oleh semua keluarga.
βapa benar, kamu suka aku, apa yang kamu suka dariku?β..
Dan aku pun menceritakan semua ..
β Dan saat tau dia pun suka aku sangat bahagia, tapi aku dapat masalah yang serius, jadi sehingga aku khawatir kepadanya. Tapi bisa menjalani dengan baik. Sampai sekarang. Kalian pasti bisa.β
β Apa bisa kami, seperti kamuβ kata milla bertanya padaku.
β pasti asalkan kalian berdua percaya dan mendukung keputusan kalian. Dan menghadapi bersamaan. Tak ada masalah.β
β aku juga ingin seperti kamu, tapi .β kata Rose.
β Hm.. gimana kalau kamu bertemu dengan kekasihku, gimana mau?β kataku mengajak mereka bertemu.
β Apa boleh?β kata Rose .
β Tentu boleh, untuk memantapkan hubungan kalianβ kataku.
β Dan juga membuat mereka seberapa mereka cinta dan sayang kalian.β Kataku.
β caranya gimana?β kata Milla.
β ya, gimana?β kata Rose.
β ikuti permainan dan okeβ Mereka mengangguk mengerti. Dan mengikuti aku ke sebuah Cafe. Dan kami duduk di tempat Cafe VIP. Dan aku bisa melihat kalau mereka berdua ada sedang mengawasi kami.
β Selamat datang, Anda ingin pesan apa?β.
βaku ingin pesan jus jambu, kalian apa?β
β hmm aku alpukat Juicyβ
β Aku ingin Strawberry Juicyβ.
β apa ada lagi?β
β tidak hanya itu saja.β Pelayan keluar dari ruangan tersebut.
β Kalian tau, mereka mengikuti kita sampai sini, karena khawatirβ.
β Benarkah?β Rose tidak percaya dan sepertinya Milla juga. Lalu aku memberikan rekaman tadi pada saat masuk .dan mereka kaget.
βBentar ya aku telepon kekasihku dulu.β
Mereka mengangguk mengerti. Dan aku langsung menelepon suamiku.
βtut.....Tut.....Tut..
β assalamualaikum, halo dear.β
β Wa βalaikum salam, ada apa Sugar, tumben telepon, apa kamu ingin sesuatu?β
β aku ingin bantu temanku, bisa dear ke sini. Tapi jangan bilang kamu suami aku. Aku hanya bilang kepada mereka kamu kekasih aku.β
β Astaga Sugar, kenapa kamu seperti itu aku kan suami kamu, dan di dalam perutmu itu anak kita. Masa aku harus jadi kekasih kamu, Sugar jangan bikin aneh-aneh.β
β dear untuk kali ini aja ya, aku mohon. Dearβ
β Baiklah.. tapi hanya untuk ini saja. Aku akan ke tempat kamu kasih alamatnyaβ
β thank you, Dear. Aku sangat bahagia, juga anak kamu juga bahagia. Heheβ
β aku kirim jangan telat datang. Cepat yan, assalamualaikum.β
βWa βalaikum salam.β
Di tempat Rehan ..
β apa hari ini ada bertemu dengan seseorang?β
β tidak sir, hanya mengurusi dokumen proyek yang di Jeju.β
β Oke aku akan makan siang dengan istriku, nanti aku akan kembali ke sini.β
β Baik ,air ..β Rehan langsung keluar dan sudah ada Anton.
β Anton ini alamatnya kita ke sana sekarang, istriku sudah menunggu dengan teman-teman kampusnya.β
β Baik, sir.β Dan mulai meninggalkan kantor dan menuju rumah makan. Setelah sampai aku menelepon dan dia memberitahu kalau di ruang VIP. Dan sampailah di ruang tersebut . Tapi baku merasa ada yang melihatku, aku melihat sekeliling tak ada . Rehan abaikan lagi dan masuk.
Dan sampailah di ruang makan VIP.
β Sugar, maaf menunggu lama. β
β Ga apa-apa, ini baru pesan minum dan baru datang minuman.β
β dear, aku ganggu kamu?β
βhm, tidak sama sekaliβ dan Rehan melihat ada 2 wanita, itu pasti temanya. Sepertinya mereka menatapku tanpa berkedip kalau tidak di tepuk oleh istriku.
β kalian kenapa, lihat pacarku sekaligus tunangan aku. Sampai gituβ
β tunangan kamu ganteng banget, lebih ganteng dari Ryung, benar ga Milla?β
β Ya, bahkan lebih ganteng dari Mitsui dan Kevin.β
β Hey, jangan suka. Sama tunangan aku. Aku ga suka, dia ini milik aku, jadi jangan berani goda ya . Ingat itu.β
β Dikit aja, pelit Met,. β kata rose
β sudah jangan bertengkar, ayo sebaiknya kita pesan makanan oke.β
β Ya, β jawab bareng Mila dan Rose. Sedangkan aku menggeleng. Dan Rehan biasa saja.
Dan tiba-tiba datang Mitsui dan Ryung datang. Dan berkata β jangan merebut kekasih aku dari ku. Tuan?β
β ya, aku ga ingin membiarkan dia menjadi milik Anda, karena dia sudah di jodohkan denganku.β
Aku dan Rehan saling Pandang, dan akhirnya mengerti aku tersenyum. Dan Rehan tertawa
β Kenapa tertawa, apa yang lucuβ kata Ryung.
β ya, benar, apa yang lucuβ Mitsui.
β ampun deh saking suka dan cintanya kalian berdua, cemburu ga kira-kira.β
β Apa mereka cemburu padaku Sugar?β
β Ya, dear. Mungkin karena tadi Milla dan Rose bilang kamu ganteng.β
β oh, benarkah,. Duduklah kalian berdua yah dekat dengan kekasih kalian. Aku ini ga akan merebut kekasih kalian karena aku sudah tunangan.β
β apa.β Mereka berdua kaget dan tak percaya.
Mitsui di tarik oleh Milla dan Rose menarik Ryung.
β Ah, kamu malu-maluin aja.β. Kata Rose
β Ya, malu tauβ kata Milla
β Dia itu tunangan Arumi, jadi ga mungkin dia pilih kami berdua. Kalian ini malu tauβ
β aku ga tau, aku hanya tidak ingin kamu di ambil oleh laki-laki mana pun hanya aku yang boleh .β kata Ryung .
β ya, aku juga ga ingin kamu tertarik sama diaβ kata Mitsui.
β Ya, ampun kalau mereka tertarik aku akan marah pada mereka. Dia tunangan aku, dan tipe kekasih aku bukan mereka.β
β benar yang di katakan Arumi. Mereka bukan tipeku. Jadi tidak mungkin merebut kekasih orang. β
β ya, sudah kita makan saja ya, udah di pesan .β
Β
lalu aku mulai menyiapkan makanan untuk suamiku atau boyfriend ku hehhe..
Β
Lalu aku makan dengan nikmat dan juga Rehan sepertinya menikmati juga.Tidak mereka berempat. Masih makan masin-masing
β Dear, hari ini aku ingin jalan-jalan setelah ini boleh?β
β tentu, saja.β
β Dan kalian pulang dengan kekasih kalian. Karena aku sudah selesai makanya dengan Pacarku.β
Aku dan Rehan pergi dan meninggalkan mereka berempat.
β Kenapa kalian bisa ada di sini? Bukanya kalian sibuk hari ini?β kata Milla penasaran kepada Mitsui.
β Aku khawatir dan sekaligus aku cemburu karena orang yang aku suka dan aku sayangi suka dengan pria tadi.β Kata Mitsui.
β ya, juga cemburu meski demikian. Aku tetap laki-laki yang menyukai wanita.β
β ya, ampun Ryung, bagaimana kamu berpikir seperti itu pria tadi itu kekasih teman kita Arumi. Astagaβ
β Aku tau tapi tetap saja dia pria, dan itu membuat aku cemburu,.β Kata Ryung dengan penuh emosi di tahan .
β Ya, sudah aku kan terima kamu Mitsui, tapi aku hanya ingin jangan bersikap seperti tu. Aku malu tau di depan pacarannya dan juga Arumi, meskipun dia teman kitaβ
β Ya, aku mengerti maaf,β Mitsui memeluk Milla dan Mila membalasnya dengan hangat
β aku juga menerima perjodohan ini, tapi kalau kamu selingkuh atau bikin aku sakit hati aku akan pergi dari kamu dan mencari pria, yang lebih baik dari ini.β
βTentu aku akan berusaha, untukmuβ. Mereka semua berpelukan.
Skippp.....
Di dalam mobil...
β Dear, makasih udah datang. Yahβ
β kenapa Kamu bilang kepada temanku aku adalah kekasih kamu, kita sudah nikah Sugar apa kamu ga lupa, dan kita sudah punya anak, dalam perut kamu.β
β aku tau tapi belum siap kalau mereka tau aku menikah, aku mohon jangan ceritakan siapa dulu apalagi ke teman aku. Ya, nanti aku akan bilang kalau udah tepat, aku mohon dearβ aku memohon dengan tulus, supaya suamiku bisa mengerti dan memahaminya hal ini.
β baiklah lain kali, tolong bicarakan dulu denganku ya Sugar, dan untuk masalah ini, hanya teman kamu yang tau, aku hanya ingin, mereka tau aku suami kamu bukan kekasih aku oke?β
β Ya, dear. Maaf , aku ga akan bilang lagi kayak gitu. Sekarang kita mau ke mana?β
βkita akan jalan,. Mencari udara segar, tak apa-apa?β
β Ga apa-apa, aku tetap senang, dear. Oh ya, dear besok ada acara untuk orang tua datang, tapi aku ga tau, ada apa. Kamu mau ke sana?β
β Entahlah, aku akan lihat jadwalku, tapi akun akan usahakan untuk datang, nah kita sudah sampai. Ayo keluar. β
Kami keluar mobil dan menuju taman tersebut sangat ramai, dan melihat bunga sakura sangat cantik. Dan kamu jalan dan bergandengan tangan. Dan menikmati suasana sore, di sekitar taman sambil jalan.
β Sugar, apa kamu senang datang ke sini?β
β Tentu dear, sangat senang. Apa ada masalah?β
β tidak, hanya takut kamu tak suka?β
β Tentu saja aku suka di sini, dearβ. Aku sambil memeluk tangannya dan masih berjalan dengan pelan.
β Dear?β
β hm, ada apa?β
β apakah kamu bahagia, dengan pernikahan kita?β
β tentu saja sugar, aku bahagia, dan menikmati semua dalam pernikahan ini. Karena ini adalah hal. Yang aku inginkan. Meskipun ya kita pacaran sangat singkat tapi aku sangat senang. Sehingga kamu menjadi milik aku seutuhnya.β
β aku juga bahagia, aku ga menyangka ternyata, guru yang popular sepertinya bisa jatuh cinta padaku, dan ingin cepat menikah denganku. Padahal ada banyak wanita yang lebih sempurna, tapi dear memilihku untuk menjadi pendamping hidupmu. Aku sangat bahagia.β
β hmm... Aku juga tidak menyangka akan jadi seperti ini. Tapi aku akan lakukan semampu aku untuk menyenangkan istriku ini dan Tak akan ada laki-laki yang boleh berada di sisi kamu dan juga hati kamu. Hanya aku di hati kamu. Dan aku juga hanya kamu di hati aku.β
β so Sweet sekali suami tampanku ini, ya sudah ayo kita jalan. Dear aku ingin makan?β
β apa, kamu ingin makan lagi? Tapi tadi sudah makan Sugar?β
β ga tau aku mau makan lagi sekarang ingin makanan di sana itu ayo dear aku mau itu.β
β baiklah, ayo kita ke sana, sepertinya istriku Ngidam, ya sudah ayo.β Aku mengangguk mengerti dan langsung ke sana. Dan aku duduk di tempat kosong, dan Rehan langsung mengantre untuk membeli makanan tersebut. Dan sambil menunggu. Tiba-tiba ada orang yang aku kenal yaitu adalah ketua basket,β kenapa ada di sini? Oh ternyata dengan adiknyaβ batinku. Dan dia melihatku dan mengabaikan tangan, dan adiknya juga melihatku. Dan mereka datang ke tempat aku.β Kamu ngapain ada di sini?β
β Tentu makan emang apa lagi, terus kamu ngapain di sini?β
β kakakku antar aku untuk membeli sesuatu di sana?β adiknya ketua
β oh, gitu mau duduk?. Ya siapa tau ingin makan di sini?β kataku
β oh tentu aku mau makan di sini bersama kakakku, βadiknya ketua.
β kamu sudah pesan?, Sekalian aja biar aku yang ambilkan?β
β Ga usah, ketua. Aku sudah pesan sama tunangan aku, tuh di sana?. Mereka kaget. Dan langsung melihat objek yang di tunjukkan olehku. Dan sekarang dia suami aku ada, akan ke sini.
β maaf lama ya, sugar. Mengantre jadi harus tunggu. Dan ini mereka siapa? βkata Rehan sambil melihat mereka dengan penuh tanya.
β Mereka temanku dear, mana makanan pesanan aku dear,β
β oh, ini . Jangan terburu-buru makanya.β Katanya memperingati aku ..
β oh ya kenalkan aku tunangan Arumi. Aku Rehan, kalian?β
β Aku Gerald Ford, dan ini adikku namanya Savira Ford, β
β oh, salam kenal. Apa kalian sudah pesan?β
β belum kami belum pesan, kak sebaiknya kita pulang, nanti mamah mencari kita terlalu lama di luar?β kata adiknya Savira
β Baiklah, kami nanti saja. Kalau begitu saya permisi.β Gerald
β loh, kok buru-buru? Ga makan dulu?β kataku .
β Ga , Arum. Aku harus pulang. Kalau gitu permisi yaβ Gerald
β Ya, hati-hati di jalan β kata kami berdua .Dan kami melanjutkan makan. Aku melanjutkan makan karena benar lapar. Dan tidak memedulikan sekitar. Rehan pun seperti begitu. Meskipun banyak yang melihat dia . Dia hanya akan melihat aku saja tidak ada yang lain. Itu membuatku senang.
Dan di sisi lain di kakak beradik.
β kak, kenapa melihat mereka terus. Ayo pulang.β
β Ya, bentar.β Dan mereka masuk mobil.
β kak, aku tau kakak suka, sama kak Arum. Tapi dia udah punya tunangan. Jadi sebaiknya kakak mulai lupakan itu.β
β Savira, hati tak bisa merelakan dia. Emang mudah berbicara seperti itu tapi melakukan sangat sulit, kamu juga gitu kan. Seperti idola kamu yang memilih bertunangan dengan orang lain dibandingkan denganmu.β
β Ya, kamu benar. Ayo kita ke rumah, yang penting kita sampai dengan selamat oke?β
β okeβ.
Dan mereka mulai pergi dari situ...
ππππ
Dan di tempat Rehan ..
β dear aku udah kenyang, ayo pulang.β
β okey ayoβKami meninggalkan tempat tersebut dan langsung mencari tempat parkir mobil. Dan setelah ketemu. Kami langsung masuk dan pulang karena udara di sana mulai dingin. Dalam perjalanan aku terus cerita tentang tadi sebelum Rehan datang di cafe. Mereka ragu tentang cinta mereka .dan lainya.Dan tak terasa sudah sampai dan aku keluar dari mobil. Dan langsung menuju rumah. Dan sampai di rumah kami di sambut.
β Non, Den. Udah pulang?β
β Ya, bi. Kami udah pulang. Ada apa?β kata Rehan.
β Ada tamu Den katanya adik Den Rehan .β
β hai, bro lama banget ke luarnya ..β
β loh, Kenan kok kamu ada di sini?β
β aku ga boleh ga ke sini melihat dan nengok kakakku dan istrinya?β
β tentu boleh, apa kabar, Kenan?β
β baik, kalian berdua?β
β kami baik, dan juga anak kamiβ
β Anak, ya ampun jangan bilang dia hamil?β
β benar sekaliβ selamat yah Bro aku turut senang, βLalu mereka duduk. Dan aku pun duduk di sebelah Rehan.
β Oh, gimana kabar istri dan anak kamu?β
β baik, mereka baik. Malahan anak aku udah bisa bawel hehehβ
β Benarkah, nama anak kamu siapa?β kata Rehan
β namanya Juni,β dan memperlihatkan foto anak Kenan.
β Wah, tampannya. Wajahnya perpaduan kak Renata dan kak Kenan. Dan juga lucuβ
β Benarkah, aku sama sekali ga melihat jelas. Tapi syukurlah. Oh, ya aku ke sini. Ingin minta bantuan kamu, Bro.β
β Bantuan?, Emang bantuan apa?βKenan menceritakan tentang dia dan istrinya . Dan juga mantannya yang selalu menganggu. Dan selalu membuat onar. Di rumah mamah, dan lainya.
β kalau begitu kamu harus laporkan ini Kenan, kenapa harus di tunda.?β
βInu masalahnya, karena aku ga bisa melaporkanβ
Lalu Kenan menceritakan tentang perusahaan dengan detail dan jelas. Dan ternyata itu tidak menguntungkan bagi Kenan karena sesuatu. Yang dia tidak inginkan ..
β Baiklah aku akan bantu semampu aku Kenan. Jadi jangan khawatir. Lalu apa papa tau hal ini?β
β Ya, dia sudah tau. Tapi kata papa bilang papa tak bisa melakukannya karena dia sedang di awasi untuk itu aku minta bantuan kamu. Mungkin ini bisa membuatku tenang.β
β oke aku akan bantu, jadi sekarang tidak tindakan yah.β
β Dear, kemarin baku lihat orang yang mencurigakan, depan rumah kita. Dia mengawasi kita sedari kemarin,β
β apa, kamu bilang kenapa ga bilang padaku, Sugar. β
β aku ga tau aku pikir itu suruhan kamu ya, aku abaikanβ
β Ciri-ciri kayak gimana?β
Lalu aku menceritakan semua detail yang aku lihat kemarin dan sepertinya benar, itu bukan suruhan tapi...
βbaiklah, kita buat rencana untuk hal ini, tapi aku juga ga akan membiarkan istriku kenapa. Jadi nanti aku pikirkan sebaiknya kamu istirahat Kenan kamu lelah memikirkan hal iniβ
β Ya, baiklah aku, akan ke kamar. Sepertinya pelayan kamu sudah menyiapkan kamarnya. Aku langsung ke atas.β Dan Rehan mengangguk mengerti. Dan Kenan blangsung menuju ke atas untuk istirahat. Dan kami pun ikut ke atas.
Dan setelah sampai kamar, aku dan Rehan mandi tentu bergiliran. Dan kami setelah itu Shalat dan merebah di kasur. Rehan langsung membuka laptop. Sedangkan aku belajar untuk ujian besok sambil di kasur. Dan setelah selesai, aku langsung ke kasur. Dan melihat masih Rehan mengutak-atik laptop.
β Dear, kamu sibuk ya?β
β Tidak hanya melihat laporan perusahaan dan laporan Kenan. Ada apa? Mengantuk?β
β hmm, ya ingin dipeluk sama Daddy,β aku sambil melebar tangan ke Rehan .dan Rehan mengikutiku dan merebah di kasur dan tidur berpelukan. Dan aku sudah langsung tertidur mungkin karena lelah seharian ini aku jalan-jalan.
β Sepertinya kamu, mengantuk. Selamat malam, β Rehan mencium kening, pipi, mata dan bibir istrinya yang terlelap itu. Dan Rehan kembali mengecek laporan tadi yang sepat tertunda. Dan tak terasa sudah malam. Dan Rehan sepertinya mengantuk dan langsung pergi tidur. Sambil memeluk istrinya. Dan tertidur terlelap.
Β
βοΈππππ
Pagi ...
Rehan sudah bangun pagi. Dan melihat, istrinya masih tidur. Rehan menuju ke kamar mandi untuk Wudhu dan Shalat...
β Tak terasa waktu berlalu. Aku berpikir, aku tak bisa mendapatkan kamu, Sugar. Aku sungguh Beruntung. Bersama kamu, apa kamu juga merasakannya?β Masih memeluk setelah aktivitas Shalat. Dan mengelus rambut istrinya dan melihat dari dekat wajah istrinya. Yang masih tertidur, dan mengelus bagian perut. Dia tidak menyangka akan menjadi seorang ayah, secepat ini. Tapi Rehan tetap bersyukur, bahwa istrinya tidak ngidam menyusahkan dirinya. Hanya sedikit manja kepada dirinya. Baginya tak masalah, justru dia senang, hanya manja padannya bukan yang lain.
β Sehat di sana ya Nak, Daddy akan selalu menjaga kamu dan Mommy kamu.β Lalu mencium perut dan mengelus. Dan gerakan Rehan terasa oleh istrinya. Dan terbangun.
β Dear, selamat pagi. Kapan bangun?β
β tadi Sugar, aku ganggu kamu?β
β tidak aku senang, di Elis, oleh kamu dear, kemarin malam aku ingin di Elis, tapi kamu sedang sibuk jadi ga jadi.β
β maaf ya nanti kalau kamu ingin sesuatu bilang ya, jangan di pendam. Aku ga sukaβ
β ya , dear. Aku ingin mandi dearβ
β Baiklah, ayoβ Rehan mengangkat istrinya dan mengendong istrinya ke kamar mandi. Dan setelah itu mereka mandi bersama. Dan selesai mandi dan segalanya . Mereka keluar dan di sana sudah ada Kenan di rumah makan.
Β
β hai, Kenan sepertinya kamu sehat, ga ada beban?β
β Ada bro hanya saja, sedikit ringan dibantu olehmu.β
β Hei, Arumi.β
β hai juga ka Kenan. Apa kakak baik saja?β
β Tentu saja. Aku sudah bisa tenang karena di bantu suami kamu.β
β syukurlah, ayo makanβ
β ya,..β Rehan dan kenan menjawab singkat. Dan setelah makan, Rehan dan kenan ke ruang kerja Rehan sedangkan aku duduk di ruang televisi melihat acara. Dan dia akan pergi siang karena hanya ujian saja.Β
β bibi,β
β ya, non. Ada apa?β
β Bi, bisa buatan jus mangga dan mangga potongβ
β Oh, oke non ada lagi?β
β ga ada itu saja,β
β baik, non permisiβ dianggukkan oleh Arum.
β sugar, aku pergi kerja dulu ya, kamu nanti siang ada kuliah?β
β ya, ada. Emang kenapa?β
β nanti di antar oleh Anton ya. Aku sama Kenan pergi.β
β Ya, hati-hati di jalan β
β ya,β mereka pergi dan aku melanjutkan Nonton acara televisi. Dan datang pesanan aku langsung makan. Dan tak terasa waktu berlalu aku langsung ke atas untuk siap kuliah.. dan setelah siap untuk kuliah, aku berangkat di temani sopir Anton. Dan pergi ke kampus. Sampai di kampus. Aku melihat temanku Milla, Kevin, Rose dan Mitsui.
β haloo.. semuaβ
β ya, ajaβ Milla dan rose
β Hmm..β kata Kevin
βYa, terserah ajaβ kata Mitsui.
β Loh, kenapa kalian jawaban gitu? Apa ada masalah?β
β tidak cuman aku belum full belajarβ kata Rose
β Aku justru ke tiduran gara-gara memikirkan kemarin?β Milla lesunya ..
β Aku hanya ingin supaya bisa menjawab dengan benar?β kata Kevin yang buka buku.
β kalau aku sih, lagi khawatir sama kekasih aku, sayang udah jangan dipikirkan yang penting tadi pagi kamu belajarβ kata Mitsui
β ya, makasih Honey.β Kata Milla.
β ya, ampun udah ada panggilan sayang, keren ..β. Kataku kepada Milla dan Mitsui dengan merah muka mereka.
β Ya, udah yuuk masuk, seperti udah mulai mau ujian. Semangat kalian, jangan sampai salah. Aku juga akan berusaha, untuk ujian ini." Mereka sepertinya semangat dengan kata aku. Syukurlah, aku sempat khawatir karena mereka. Tapi untung saja. Dan kami masuk. Kelas, ujian mulai tak ada suara atau apa hanya suara hening dan suara sepatu dosen kami. Aku mengerjakan dengan teliti, -sekali aku mengelus perutku, yang masih datar. Sepertinya dia ingin sesuatu. Nanti setelah ini aku minta pada suaminya. Dan melanjutkan ujian. Tak terasa waktu sudah 2 jam lebih. Dan akhirnya mereka beres pas bel berbunyi. Dan mengumpulkan kertas ujian dan langsung keluar dari ruang kelas.
β Akhirnya, beres. Aku sempat khawatir aku ga bisa isi ujian ternyata bisa. Itu berkat kamu Honeyβ datang ke Mitsui lalu merangkul tangan Mitsui dan Mitsui tersenyum melihat perlakuan kekasihnya.
β Aku juga mau di seperti itu, rasanya cemburu.β Kata Rose yang cemberut karena melihat temanya merangkul tangan kekasihnya.
β loh, Kevin mau ke mana? Udah buru-buru banget..β kata Rose.
Aku melihat Savira dengan kakaknya jangan bilang dia suka adik kapten basket itu apa aku jodohkan juga, sepertinya. Aku suka ini.
β Kevin aku ikut ya, aku ingin ke kantin biar mereka dengan kekasih mereka?β
β oke ayoβ jawab singkat Kevin
β loh, kan aku ga ada kekasih aku bareng?β
β ada kok tuh bentar lagi.β Aku menuju arah yang ku tunjuk dan benar Ryung ada di sana mengarah ke Rose. Dan aku pergi bersama Kevin. Dan Kevin mengikutiku .
Di kantin
β Kevin, aku tau kamu dari melihat adiknya ketua basket. Kenapa ga nembak aja ?β
β Aku ga bisa dia masih suka sama Ryung, jadi aku ga bisa. Meskipun aku inginβ
β oh, gitu. Tapi sepertinya dia sudah mulai merelakan Ryung untuk kebahagiaan dia. Jadi seperti dia menerima semua ini.β
β Benarkah?β
β ya, dari sikap dia biasa saja, lihat aja tuh.β
β benar, apa aku langsung ungkapan perasaan aku?β
β Tentulah masa nanti-nanti keburu di ambil orang baru tau lohβ.
β kamu bisa bantu aku Arum, dekat dia?β.
β Tentuβ
β Bagaimana kamu mendekati dia, dia selalu bersama kakaknya.β
β tidak ada yang tidak mungkin Kevin. Yang penting usaha kan ?β
β ya, sihβ kata Kevin singkat Aku berpikir bagaimana cara mendekati adiknya Gerald. Aku sedikit bingung karena aku ga terlalu dekat. Bingung apa aku langsung aja. Dan kebetulan sekali dia sendiri. Aku langsung ke sana . Tanpa memedulikannya Kevin yang memanggil. Lalu aku datang di depan Savira. Dan mulai menyapa.
β hai, Savira. β
β Hay, kak. Oh kakak yang kemarin ya?β
β ya, gitu. Ternyata kamu ingat aku . Aku terharuβ
β Ah, kakak biasa aja.Heheβ
β Loh, kok kamu sendiri? Mana kakakmu biasanya kamu selalu dekat kayak prangko aja.β
β kakakku ada urusan jadi aku sendiri,β
β kamu ga dekat dengan temanmu?β
β Ga, karena mereka selalu ingin aku dekatkan dengan kakakku. Jadi aku jarang punya teman, karena aku tau. Mereka hanya ingin aku dekatkan kakakku. Jadi aku kurang peduli pada mereka.β
β oh, gitu. Mungkin aku juga akan gitu. Oh ya ada yang ingin berteman dengan kamu selain aku sih hehehβ
β benarkah, siapa?β
β teman aku namanya Kevin, tuh orangnya aku panggil ya ?β Aku memanggil Kevin untuk ke sini. Dan dia langsung ke tempat kami.
β ada apa? β
β Kamu mau berteman dengan Savira?β
β Hmm.. emang boleh?β
β Tentunya boleh benarkah Savira?β
β ya, kalau kamu ga keberatanβ
β Aku ga keberatannyaβ.Lalu mereka mulai berbicara dengan seru dan serius. Dan kau hanya mengdengar mereka. Dan tak terasa aku harus ke kantor Rehan. Sepertinya aku harus pamit.
β Semua aku pamit dulu ya, aku harus pergi ke kantor kekasih aku ya dah sampai jumpa lagiβ
β Ya, sampai jumpa β Aku pergi meninggalkan mereka dan yang masih berbincang-bincang. Dan ada notif chat ternyata dari
Β
Kevin
Makasih udah memberikan peluang untuk dekat dengan Savira. Aku akan berjuang untuk mendapatkan dan membuat kakaknya percaya padaku. Doakan aku .
Aku
Oke, semangat jangan menyerah. Kamu berusaha keras dapatkan hatinya. Karena dia dulu kamu tau kan?
Kevin
Ya, aku tau makasih ya. " Aku tersenyum dan menuju ke halaman kampus. Dan aku melihat kapten basket dia diam dan kesal. βapa yang dia lihat?β kataku dalam hati
β kamu sedang apa di sini ?β
β Kamu mengagetkan aku. Aku hanya kesal tentang mereka?β aku melihat Rose dan Ryung tersenyum.
β Ikhlaskan saja. Mungkin adik kamu akan mendapat yang lebih baik dari ini. Aku sudah. Jodohkan dengan Kevin yang ga akan membuat adikmu sakit hatiβ
β apa.... Kamu bilang, siapa yang menyuruh kamu untuk seperti ituβ kata Gerald yang kaget dengan kataku.
β Karena aku sebagai teman Kevin . Dan kamu tinggal lihat jerih payah, dan perjuangan Kevin . Emang sih adik kamu belum tau. Tapi kamu bisa mengawasi mereka . Aku hanya bilang itu aja. β aku langsung pergi dan naik taksi menuju perusahaan Rehan. Dalam perjalanan aku berpikir. Dan tampak terasa sudah sampai di Perusahaan Rehan aku turun dan memberi ongkos tadi. Dan menuju Lobby
Β
β Selamat siang, ada yang bisa saya bantu?β kata resepsionis.
β Aku ingin Ketemu dengan Rehan. β
β maaf Anda siapa?β
β saya Istrinyaβ
β apa... Istri, semua orang bisa bilang seperti itu nona. Jangan bohong saya ini tau tuan Rehan itu belum punya istri. β
β Apa maksud kamu, aku benar istrinya.β
β kamu jangan bohong buktinya tuh lihat banyak yang ingin masuk dan pura-pura jadi istrinya.β Datanglah seorang wanita yang seksi dan datang ke resepsionis. Dengan dandan yang begitu menor.
Β
β Bisa bertemu dengan rehan . Aku istrinya,β kata wanita tersebut.
Aku kaget, kenapa banyak yang mengaku istrinya. Aku kesal..
βNona maaf saya ga bisa melakukannya karena ini perintah direktur untuk tidak memberikan masuk, termasuk anda yang baru datangβ
β oh, kamu juga ingin masuk, sebelum masuk kamu harus melangkah aku dulu aku istrinya yang sah.β Kata wanita itu dengan percaya diri dan menghina aku.
β Aku malas ladeni kamu aku pergi ajaβ
β ya udah sana pergi, hey dan kau cepat panggil dia suruh dia ke sini.β
Dan resepsionis itu hanya diam .dan tak peduli, aku pergi dari tempat itu dan menelepon Rehan sambil duduk di tempat ruang tunggu. Tapi menelepon dia tidak di jawab oleh Rehan. Sepetinya dia sibuk. Ya sudah aku SMS .
Dear
Dear, aku sudah ada di ruang tunggu aku ga di perbolehkan masuk karena banyak yang mengaku istri kamu termasuk wanita yang seksi dan dandannya menir sekali. Jangan lama ya love you πππ
Setelah SMS ke suami aku dia wanita itu pun duduk dan menunggu Rehan keluar, mungkin sekarang masih jam istirahat. Jadi dia di luar atau memang makan di kantor. 10 menit berlalu, dan ada balasan dari Rehan.
Dear
Sugar, tunggu aku di situ nanti aku ke sana, tadi aku baru antar Kenan ke bandara dan aku sedang dalam perjalanan. Tunggu di situ. Kamu ingin apa?
Sugar
Aku ingin kebab Turki dan minum jus strawberry,.
Dear
Baiklah, sugar. Tunggu ya, jangan ke mana-mana oke
Sugar
Okey muach πππ. Dan aku senang dan duduk dan memasukkan ponsel aku dan membaca majalah yang sediakan di sana. Dan melihat lihat. Wanita di sebelahku tadi berbicara dengan sombongnya.
β Hey, kamu kalau suami aku ke sini . Kamu bakal di usir termasuk resepsionis itu. Jadi jangan membuat aku kesal ya. Aku sudah kesal sama mereka.β
β hey, nona. Dengar aku ga ganggu kamu, kenapa aku harus di usir gitu. Aku dari tadi diam ga ngapain kamu. Kamu aja yang ga diam ngomong.β
β Apa kamu bilangβ dia langsung menamparku mukaku merah akibat itu. Dan aku berkata β jika anda seorang istri Pa Rehan, tidak akan menampar seseorang yang tidak di kenal. Hanya karena saya berkata seperti itu. Bahkan resepsionis seperti itu. β
β apa kamuβ dia mau menampar kedua kalinya. Untungnya di tahan oleh seseorang yaitu Rehan. Suami aku.
β Apa yang kamu lakukan ha?βDia mendekat Rehan dan memegang tangan dan berkata β dia bertindak kurang ajar kepadaku sayang. Kamu tau aku ga suka itu β kata wanita itu dengan manja. Aku ingin muntah kelakuanya..
β Kamu pergi dari sini, sekarang aku ga akan toleransi lagiβ kata Rehan kepada wanita itu tapi sepertinya wanita itu tidak mengerti dan di malah bilang.
β benar, sayang. Usir dia jangan biarkan dia datang ke sini.β
Sambil memeluk Rehan . Dan Rehan langsung menyentuh tangan dia dan menjauhkan dia dari Rehan dan mendekat ke arah aku. Dan memeluk aku dengan erat.
β Apa kamu tuli, aku bilang pergi dari sini. Aku ini tak ada hubungannya denganmu. Dan aku hanya bertemu dengan kamu karena bisnis, dan tidak ada hubungannya lebih dari itu. Dan kalian ingat ini adalah istriku. Jadi jika kalian berbuat sesuatu pada istri aku makan akan tau akibatnya.β Membuat semua diam tanpa berkutik karena takut akan amarah direktur . Dia tidak akan main dalam hal ini. Termasuk tadi resepsionis takut, karena kata-kata dia tadi Sedangkan wanita tersebut belum tau sifat Rehan sepertinya. Dan langsung berkata β apa katamu, Rehan kamu pasti bohongkan mana mungkin dia istri kamu dia lebih cocok jadi pelayan kamu, dan..,β
β diam kau, sudah aku katakan aku ga akan toleransi sifat itu. Kamu akan menerima akibat sudah membuat istriku seperti ini. Tunggu saja.β
β Rudolf, batalkan kontrak dengannya. Dan kamu tau apa yang selanjutnya.β
β baik, air saya mengerti.β
β ayo Sugar, kita masuk aku sudah bawa pesanan kamu, kita makan bareng yahβ
β hmm, ya ayo. Aku sudah lapar. Menunggu kamu.β
Lalu mereka pergi dari situ dan menuju lift ..
Dan di tempat sama
β aku ga percaya dia istrimu, akan ku lakukan apapun untuk mendapatkan kamu Rehan lihat saja.β Dan wanita itu pergi.
Dan sebelum sampai di mobil, wanita itu dapat chat dari manajernya.
βApa yang kamu lakukan. Hah?β kata manajer wanita tersebut
β emang apa yang aku lakukan? Aku ga melakukan apa-apaβ
β kamu tau apa yang kamu lakukan,β
β ga tau emang ada apa?β
β Sponsor kita dari perusahaan Rehan mencabut kerja sama dengan kita, begitu pun dengan yang lainya, dari bawah naungan Rehanβ
β apa maksudnya, itu ga mungkinβ lalu dia ingat dengan kata-kata Rehan tadi. Dan dia baru menyadari bahwa dia tau ini ulah Rehan dia langsung lemas tak percaya. Dan langsung kembali ke kantor tersebut dan di halangi oleh petugas satpam dan tidak membiarkan dia masuk dan berkata β aku ingin bertemu dengannay.β
β Maaf saya tidak bisa membiarkan Anda masuk ini sudah perintah dari direktur.β
β Tapi...β dan dia tidak bisa masuk...
Skipp..
Di ruang Rehan
β aku kesal pada wanita itu, aku ga salah kok langsung di tamparβ
β coba lihat, apa masih bengkak?β
β sakit Dearβ
β Sini aku kompres sama es biar ga bengkak gede.βAku mengangguk mengerti. Dan Rehan mulai mengompres pipiku dengan es batu. Dan yah sedikit tidak telaku bengkak dan merah. Dan Rehan mulai membuka makanan yang di pesan istrinya tadi..
β Makan dulu biar aku suapi yaβ
β Ya, makasih Dear, aku senang kamu ada di sanaβ
β Ya, maaf ya aku ga datang tempat waktuβ
β ga apa-apa aku senang kamu membela aku. Makasihβ Dan Rehan mulai menyuapkan makan ke istrinya. Dan juga minuman ternyata Rehan juga membeli-buahan yang sudah di potong. Aku langsung habiskan semua. Dan Rehan tersenyum.
β sudah kenyang?β
β sudah, kenyang, ingin tidur di pangkuan kamu β
β Baiklah kesini cepat. Aku senang kamu manja padakuβ
β benarkah, kamu senang, ga merasa terbebani?β
β tidak sugar, aku justru senang. Karena kamu manja hanya padaku. Bukan orang lain aku bahagia,β
β Dear, ngantukβ
β Ya, udah tidur. Kemari.β
Dan istrinya mulai tidur di pangkuan Rehan dan deh. Mengelus punggung dan perut istri nya ..
terima kasih sudah membaca novel My boyfriend is My Husband π