
My boyfriend is My Husband
Part 14
Aku melihat setelah bajunya tanpa berkedip. Dan tanpa bergerak. Dan dia langsung melihatku dan menepuk pundak aku.
“Hey, Sugar, kamu kenapa seperti melihat yang aneh .apa pakaiannya kurang bagus”
Tanpa terasa aku bilang.
“ He ia hot man “ kataku.
Dan dia mendengar kata-kataku.
“ Sugar kamu bilang apa, tadi?”
“ Hot man”
Dan aku mengangguk.
Lalu dia mengelus rambutku dan berkata
“Terimakasih Sugar, kamu sudah mengatakan itu, aku senang sekali kamu bilang begitu, Aku pikir tadi setelan baju ini ga cocok, syukurlah .”
“ Apa,..” kata ku kaget kembali ke alamnya.
“itu, sangat cocok dengan dear ku,aku sangat suka dengan setelah itu”
“ Baiklah,kita berangkat,.”
“ ayoo” kataku dengan singkat menjawab.
Di perjalanan kami saling mengobrol dan canda ruang serta tertawa dengan tingkah kami masing-masing. Tak terasa aku sudah sampai di gerbang sekolah.dan aku langsung memberhentikan mobilnya di parkir yang jauh dari sekolah.
“ Ada apa lagi Sugar, kamu tiba-tiba berhenti disini.”
Dia bertanya sambil penasaraan.dan kuatir terjadi sesuatu denganku.
“ Dear ku, aku ingin turun disini .karena aku takut nanti banyak yang lihat dan ngomongin kita. Aku belum siap mereka tau,” dengan kata-kata hati kepada Dear ku.
Karena aku takut ada masalah di sekolah mengenai gosip atau apapun.utuk sementara menghindar dulu.
Lalu Dear ku menghela nafas.
“ Baiklah, Sugar. Tapi begitu sampai kelas chat aku yah.supaya aku tidak kwartir “
Aku mengangguk mengerti. Dan melepas sabuk pengaman .dan salam tangan dan tak lupa memberikan bekal makan siang yang disiapkan tadi olehku.
Lalu aku keluar dan merapikan rambut dan pakaianku.dan mobilnya pun pergi menjauh.
Dan aku pun jalan pelan sambil menikmati udara segar pagi hari tiba-tiba ada yang mencegat tanganku dan aku menoleh .ternyata dia Edo temen kelasku.
Aku langsung buang muka dan cuek. Dia langsung ada di hadapanku.dan berkata
“maaf, Tina aku benar-benar minta maaf aku sama sekali ga bermaksud menyinggung atau pun apa aku hanya ingin mereka .belajar dengan giat .dan aku tidak tau kalau bakal jadi seperti ini.sekali lagi aku minta maaf”
Aku terdiam sejenak .lalu aku terbayang kata-kata Dearku maksudnya pa Guru Rehan.
Lebih baik memaafkan. Meskipun masih sakit hati. Tapi mungkin ini terbaik .
“ ya, sudah mau gimana lagi aku maafin kamu . Tapi kamu jangan gitu lagi aku ga suka itu adalah pribadi .dan udah sana pergi.aku mau sendri .”
“ Makasih ,kamu udah maafin aku , tapi aku ingin jalan bareng ke kelas sama kamu sebagai permintaan maaf ku.”
“sudahlah aku bisa sendri sebaiknya kamu duluan aku sambil nunggu Susan datang .aku ga mau ada gosip yang aneh , kalau deket kamu ataupun siapa pun.jadi aku mohon cepet duluan aja.
Tiba-tiba bunyi ponselku berdering.
Dan ada telepon dari Susan
Lalu aku menjawabnya.
“ Assalamualaikum,Susan kamu dimana?”
“ oh, ya aku kesana sekarang, bentar lagi nyampe .l”
“..”
“okey, bentar ya tunggu”
“..”
“Ya, assalamualaikum”
Aku Langsung mematikan panggilan dan buru-buru pergi dan tidak memperdulikan Edo masih di sana .
Lalu di Susunlah Edo dia melewati aku, dan aku ga perduli dia. Aku langsung menyapa Susan yang ada di depan gerbang bersama dengan kekasihku,🥰💕
Rasanya seperti apa yah .. dunia terasa jadi milik berdua . Sepertinya gitu.
“ Hay, Susan, kamu udah datang dari tadi atau baru?”
“ selamat pagi,pa guru”
“ selamat pagi Iftina”
“Kami duluan ya pa, permisi”
“ Yah, silakan .”
Kami pun pergi menjauh . Dan aku sedikit menoleh kebelakang. Dan ke depan dengan tersenyum.
“Cie... Yang lagi kasmaran ama Abang aku, “
“ Apaan sih San,kamu gitu ama aku “
“ San, tadi aku di cegat oleh Edo,”
“Apa , terus dia Spain kamu masih ngomongin yang kemarin atau giman biar aku bilangin biar kapok .”
“ udah jangan dia cuman minta maaf doang kok jadi jangan di di gimanain dong”
“serius, dia ga ngapain kamu “
Aku mengangguk.
“ Ya udah deh kalau gitu aku lega .tapi temen kelas belum minta maaf, sama kamu”
“ biarin aja mereka .aku ga peduli. Yang penting ku ga nyusahin mereka aja . Itu aj”
“ Ya, bener,..” jawab singkat Susan .
“ Oh, ya san aku pengen cerita tapi nanti pas istirahat aja “
“okey siap”
Lalu tanpa terasa kamu sudah sampai di kelas .
Sebenarnya aku ragu masuk tapi giman lagi aku juga ga mungkin ga masuk pelajaran gara-gara mereka. Dengan cuek aku masuk dengan susan seolah-olah tidak terjadi apa-apa. Dan duduk seperti biasa saja. Dan aku langsung membuka buku untuk belajar begitu Susan. Kami berdua berkosentrasi dengan yang di baca tanpa sadar . Ada yang menggebrak meja.
Siapa lagi kalau bukan Jes, dia sepertinya ga punya rasa malu ataupun Ama . Malah cuek aja . Dari kejadian kemarin..
“Hey, Tina aku mau ngomong”
“ Ada apa lagi Jes, kamu kan kemarin udah denger. Dan ada apa lagi sih?”
“ kami semua minta maaf atas kemarin termasuk aku,”
“ Yah, aku juga minta maaf yah.”
“ Ya ,aku juga “
“ yah, aku maafin sekarang biasa lagi kan ga ada yang di rugikan ataupun apapun kan.”
“ Sikap apa, aku kayak gini dari dulu.kamu aja yang ga pernah peduli.sekarang duduk di meja kamu . Pelajaran pertama akan di mulai.”
Bel berbunyi....
Pelajaran pertama di mulai aku fokus ke depan .dan Susan pun mengerti tentang perasaanku saat ini dia hanya diam dan fokus pada pelajaran . Dan sampai pelajaran berakhir ..
Bel berbunyi istirahat
Lalu aku membereskan buku dan lainya. Dan aku pergi ke musholah rutinitas sebelum makan siang adalah . Sholat.
“ San, aku biasa yah . Sholat dulu. Kalau kamu mau ke kantin aku nitip susu dan buah potong,yah. Dan ini uangnya .”kataku akan menuju pergi.
“ oke, ada lagi yang ingin kau titip ke kantin?”
“Ga, ada paling itu aja San,.aku pergi dulu.”
Susan mengangguk mengerti. Dan aku pergi tanpa melihat mereka dengan tatapan yang aku tak peduli lagi..
“ San, kamu bisa bujuk dia, biar sikapnya ga gitu. Kami benar minta maaf deh. Kami ga maksud kayak gitu.” Kata teman kelas salah satu murid namanya Fajar,.
“ bisa, sih tapi kalian tau kan kalau dia udah kecewa ama orang ya sikapnya gitu . Dia ga kan peduli dan ga mau tau . Dia akan biasa-biasa sikapnya . Karena bagi dia udah biasa kayak gitu kan.jadi biasa aja anggap sebelum kalian ngomong gitu.
“ tapi, aku ga bisa san, soalnya ga enak gitu masa temen gitu “ kata Toni yang berada di sebelah Edo.
“ temen-temen aku udah minta maaf padanya, dan dia dia maafin aku dan juga kita, mungkin sikap seperti itu butuh waktu untuk menerima .secara kita kata-kata kita mungkin menyakitinya. Terutama kamu Jes, kamu ngomong kayak gitu gimana ga sakit hati. Kamu juga harus tau. Kalau kamu minta maaf silakan .”
“ Jadi biarkan dia kayak gitu biar dia seperti biasa lagi .dan kita maklumi aja ,.” Kata Edo berbicara panjang lebar ke pada Temennya .
“ bener kata Edo, biar aja Tina gitu, nanti biasa lagi. Kalian harus mengerti.”
Semua mengangguk mengerti apa yang di katakan Susan dan Edo .
Lalu susan ke kantin membeli makanan dan pesanan Tina .
Di tempat menuju koridor sekolah dan menuju tempat mushola
Tina bertemu dengan pa guru Rehan yang akan sholat.
“Pa guru , sholat ?”
“ Ya Iftina, saya mau sholat , kebetulan , mau sholat berjamaah?”
“ Ya, boleh , saya wudhu dulu ya pa bentar,”
Pa guru mengangguk mengerti.
Dan ada siswa siswi pun ingin sholat berjamaah. Aku beres wudhu dan memakai mukena .dan
Siswi dan siswa lain pun mulai sholat berjamaah. Dan tentu imamnya pa guru Rehan.
Setelah beres ada yang beres-beres dan ada langsung pergi dari mushola. Aku sudah bereskan mukena dan memakai sepatu dan pergi dari Mushola.
Tiba-tiba ada bunyi ponselku yaitu chat dari Dearku. Aku tersenyum dan membaca chat tersebut dan jalan ke arah kelas. Dan bertemu Susan .
“San. Bareng “
“ Hayu, Tina”
Dan aku membuka chat itu
Dearku
Assalamualaikum, sugar. Makasih udah mau aku jadi iman sholat tadi . Kayak nanti aku akan jadi iman kamu suatu saat, aku senang sekali.
Sugar
Wa’alikumussalam, ya aku juga seneng, aku juga kepikiran kalau benar-benar Dearku jadi iman rasanya bahagia 💕🥰
Dearku
Ya udah kamu makan dulu ya , nanti keburu bel istirahat habis . assalamualaikum.
Sugar
Ya, Dearku juga makan ya . Makan sampai abis jangan tersisa . Wa’alikumussalam
Aku tersenyum sendiri. Lalu susan lihat muka aku dan sedikit kepo chat siapa dan langsung tersenyum.
“ hmm .. berasa dunia milik berdua , yang lain numpang aja .hahah”
“ ih, San . Apaan sih. Ga juga, oh ya makasih ya Susan kamu udah jodohkan aku ama Abang kamu. Dan makasih masih mau berteman ama aku.”
“ ih, ga pa tenang, kali .aku lebih percaya Abang punya cewe kaya kamu. Dan aku udah tau sikap dari kita masuk sekolah ka .begitu juga aku. Jadi ga masalah .”
“ Yah makasih ya susan.yuk langsung ke kelas aku udah lapar.dan makasih atas titipan .”
“ okeyy, kalem aja .yuuk.Tina”
Tanpa terasa udah sampai dan kami duduk dan menikmati makanannya. Dan sedikit bincang-bincang.
“ San,kamu ada yang kamu suka ga disini atau di mana? Mungkin aku bisa bantu.”
“ kalau di sini sih ga ada tapi di luar ada, mau aku cerita ?”
Aku mengangguk ingin dia cerita .dan kami ceritakan.
“ sebenarnya aku suka sekali ama sepupuku saudara dari mamah. Namanya Jason, dia. Emang sih sepantaran Ama kakak aku dan abangku.tapi aku udah lebih menganggap lebih dari kakak sepupu.setiap dia libur aku bahagia dan selalu ingin bersama. Tapi saya dia udah punya pacar, dan itu aku hanya bertepuk sebelah tangan rasa suka aku. Tapi aku tak.pernah mengungkapkan perasaan ku”
“Karena aku tau dia sudah ada yang punya.dan di tambah setia dia datang liburan dia selalu datang bersama kekasihnya itu . Kadang aku sedikit iri. Tapi aku ga memperlihatkannya . Aku hanya diam. Disaat mereka bersama dan romantis aku selalu iri dan cemburu.dan itu dirasakan oleh abangku.dan Abang ku hanya mengelus rambutku dan tersenyum padaku.dan berkata”
“ tenanglah, adikku . Jika dia jodoh kamu dia akan ke kamu jiga dia buka jodohmu . Maka kamu harus rela melepasnya. “ kata abangnya .
“ Aku tau bang, makasih udah kuatkan aku dari mereka.”
Lalu Abang hanya mengangguk mengerti.
“ Karena itu aku selalu sakit hati.dan aku hanya bisa pasrah”
“ hmm, San, kamu tegar banget, aku dukung kamu untuk menghilangkan sakit hati kamu jadi kamu tenang aja . Yah aku selalu ada untuk kamu.dang selalu dukung kamu “
“ terimakasih ya, Tina. Kamu emang temen yang baik aku “
Kami berpelukan dengan erat . Tanpa terasa bel berbunyi untuk pelajaran berikutnya .
Dan kami langsung membereskan makanannya dan lainya .
Dan kami belajar dan fokus pelajaran selanjutnya adalah pelajaran pa Guru Rehan.
Yang sebagian siswi menunggu kedatangannya. Mungkin aku juga .
Dan masuklah pa guru.
“ Selamat sore, anak-anak.bagaiman kabar kalian?”
“ Baik pa guru” semua menjawab.
“ Baiklah, kita mulai pelajaran. Buka buku .”dan pa guru menjelaskan dengan serius dan supaya murid mengerti kadang dia bertanya . Kadang dijawab murid serius kadang bercanda .dan pa guru hanya menjawab dengan yang sesuai dia tahu. Lalu melanjutkan menjelaskannya. Dan dia untuk menjawab pertanyaan di buku dan di beri waktu .
Sambil mengerjakan soalnya yang ada di buku sekali- kali dia jalan mengelilingi meja. Dan terkadang ada murid yang tidak mengerti dan dia menjelaskan nya dengan sabar. Aku senang melihat dia begitu dan kagum .tanpa di sadari dia datang ke meja aku dan aku langsung fokus mengerjakan soal tersebut.
Dan pa guru bertanya padaku “ Iftina, apa ada yang kamu tidak mengerti, Tetang soalnya tersebut?”
Semua menoleh padaku termasuk susan. Dan aku menjawab “ ada pa guru ini nomor 3 saya tidak mengerti, “lalu dia tersenyum padaku dan datang ke meja ku
“ Oh, ini kamu tinggal cari keterangan yang ini di sini dan aku bisa merincikan ya, “ penjelasan jelas. Lalu mereka pun konsentrasi tentang soalnya ya. Dan aku
“ oh, ya makasih Pa guru.”
“ sama-sama, jika tidak mengerti bilang lagi ya “
Aku mengangguk mengerti dan mengerjakan soalnya tersebut dengan benar-benar. Semua murid masih sibuk tentang soal tersebut . Aku pun sama .