My Boyfriend Is My Husband

My Boyfriend Is My Husband
episode 24



“ pantas, kekasih kamu, eh maaf suami kamu marah, dia bilang gitu sama suami kamu.” Kata Rose.


“ Ya, lebih parah dia hampir membahayakan aku dan bayi aku.”


“ Oh, gitu ya .. eh tunggu kok bayi? Jangan bilang kamu hamil?” Kata Milla.


Yang lainya penasaran aku langsung mengangguk ya . Dan mereka kaget


“ Waw, ga percaya aku, temanan sama yang udah nikah, tapi tetap pikirannya sama kayak kita itu benar hebat?” Kata Kevin.


“ Dan Kevin apa yang aku katakan kamu lakukan?” Kataku bertanya pada Kevin.


Mereka penasaran dengan kata-kata aku tadi lalu aku berkata “ kemarin aku ingin sesuatu, tapi kan kemarin Kevin . Ga tau aku hamil heheh”


“ Selamat kalau gitu, karena kamu juga yang membuat aku dan Mitsui jadi bersama, benar kah honey?”


“ Ya, honey, jadi kami dukung kamu,” kata Mitsui


“ ya, aku juga jadi jangan cemas, Kevin juga pasti” Kevin mengangguk ya.


Dan kami sangat senang. Dan jalan menuju kantin tanpa memedulikan omongan mereka


Dan terasa pelajaran berakhir. Kami masih ada di taman sedang mengerjakan tugas kelompoknya


Drtt...


( Aku melihat siapa yang SMS) aku tersenyum.


Dan langsung membalas pesan tersebut.


Dear


Assalamualaikum,.


Kamu di mana? Apa sudah selesai kelasnya?


Sugar


Wa ‘alaikumsalam, aku sedang di taman, bentar lagi beres ke sini aja, aku mau pamerkan suami aku tampan pada mahasiswa dan mahasiswi di sini


Dear


Ada apa memang kamu tumben mau pamerkan aku suami kamu.


Sugar


Nanti tau langsung ke sini aku tunggu


Dear


Baiklah tenang aku ke sana. Assalamualaikum


Sugar


Wa ‘alaikumsalam


 


Setelah SMS selesai kami masih melanjutkan dan berkata “ yuk udahan besok kita kerjakan di rumah kamu Arum ga masalah kan?” kata milla


 


“ ga masalah sih,” kataku


“ okey, besok ya jangan lupa.” Kata Rose.


Dan datang seseorang yang di ributkan para perempuan di sana. Aku bingung apa yang mereka ributkan. Kami langsung menuju lorong, dan tiba-tiba ada suara yang memanggilku. Aku berhenti berjalan. Dan teman-teman aku juga. Dan aku langsung melihat ke depan dan di sana ada suami aku.


OMG suami aku tampan dengan Style gitu. Kayanya dia baru beres meeting, sexy dan tampan, “ kata batinku. Dan aku mengelus perutku “ lihat Twin Daddy kamu tampan dan sexy banyak yang meliriknya, nanti kalau udah besar jaga Daddy kamu ya .”


Dan dia mulai mendekat sedikit aku mendengar mahasiswa


“ Kenapa pria itu ke arah yang udah punya suami?”


“ Ih, ga level, sama dia yang udah punya”


Lalu aku mendengar Milla dan Rose bilang


“ ya ampun Sexynya.” Kata Rose lalu


“ Ya, benar Rose suaminya Arum tampan, sexy dan gagah” di timpal Milla dan Mitsui langsung melihatkan padanya dan berkata “ kamu sudah punya aku Honey, jangan lihat yang lain.” Kata Mitsui. Sedangkan Kevin biasa saja.


“ Sugar, sudah beres kelasnya?” kata Rehan


“ ya, udah dear, hai teman-teman aku pulang duluan ya” kataku pamit.


" ya silakan , besok jangan lupa yah"


" oke siap"


Dan aku mendengar berupa sindiran dan lainya. Kau menunduk dan itu terlihat oleh Rehan dan mereka melihat yang sedang mengobrol.


“ Sugar, hey, ada apa? Apa ada yang ga enak perutmu?”


“ Ga kok dear,”


“ ya, udah yuk pergi dari sini. Hari ini aku ingin mengajak ke suatu tempat .”


“ Eh, benarkah.?”


“ Yaz jadi jangan cemberut dan lainya. Aku ga suka kamu begitu.”


“ oke dear maaf ya, aku hanya mendengar mereka. Saja”


“ biarkan saja, aku ga peduli, sekarang fokus sama Baby Twin kita,”


“ siapa bos, ayo dear”


ada seseorang yang menuggu aku dan rehan setelah kami keluar dari kampus


“ Ada apa? Kenapa ke sini,?” kataku dengan sinis. Rehan yang paham akan hal ini langsung berkata “ kamu yang mengaku sebagai kekasih Arumi, tolong muali sekarang menjauhkan darinya” kata Rehan yang masih sabar.


“ emang ga boleh, pasti hanya tipuan kalau kalian menikah, sebaiknya hentikan, kamu sebaiknya jadian sama aku.” Kata Billy dengan percaya diri.


“ maaf aku ga bohong dan kertas yang kamu baca itu memang aku sudah menikah dengan orang yang ada di sebelah aku, jadi aku ingin kamu pergi jauh-jauh.”


“ aku ga akan percaya” katanya.


“ aku akan hentikan kamu sekarang, dengar jauhlah dari istri aku. Karena dia kemarin hampir saja kenapa-kenapa gara-gara kamu yang mendorongnya. Dan hentikan sikap egois kamu, Arumi sedang hamil anak aku kalau sampai kenapa-kenapa, aku akan buat kamu menyesal.” Kata Rehan


“ silakan, aku akan berusaha untuk mendapatkan dia “ lalu Billy pergi jauh.


aku sangat pusing melihat kelakuan, dia yang menyebarkan berita yang semua orang melihatku dengan tatapan yang ga enak. Dan di tambah dia ga peduli dengan aku. Dia Hanya ingin keinginan tercapai.


“ Sugar, ayo masuk mobil. “


“ ya, dear.” Aku dan Rehan masuk mobil dan menu suatu tempat. Dan sampai sekitar beberapa jam di sekitar pantai. Aku kaget dan melihat Rehan. Dan langsung menuju ke pantai dan melihat sekitar.


“ Dear, aku senang bisa ke sini. Sama kamu, ayo kita foto dear, untuk kenang-kenangan.”


Rehan mengganggu mengerti dan foto-foto, selama 1 jam . Kami seperti itu, dan sekarang kami duduk di pasir pantai. Dan melihat matahari senja,.


“ Dear, kapan-kapan kita ke sini?”


“ ya, nanti kalau anak kita sudah lahir ya”


“ oke”


Kami sekarang melihat dan setelah itu kami kembali. Dalam. Perjalanan aku selalu berbicara. Tanpa terasa sudah sampai rumah, dan bibi menyambut kami .


Dan bibi mengepoh-ngepoh.


“ Non, Den. Ada tamu dari tadi mencari Den Rehan,” kata bibi.


“ siapa bi,?” kata Rehan yang masih memegang tanganku.


“ ga tau den coba lihat aja?” kata bibi yang tidak tau siapa itu.


Kami berdua saling tatapan dan langsung menuju ke ruang tamu, dan ada seseorang laki-laki.


Dan itu Rehan tau siapa dia. Dia mata-mata yang dia bayar untuk membantu Kenan.


“ Tumben kamu datang ke sini? Apa ada perkembangan?” kata Rehan dan sepertinya mukanya dengan penuh keseriusan.


“ Ya, sir. Anda benar.” Kata pria misterius itu.


“ dear, aku langsung ke kamar.” Kataku.


“ baiklah, hati-hati “


Aku mengangguk mengerti dan menuju ke atas dan aku meninggalkan Rehan dengan pria itu. Dan Rehan dengan pria misterius itu mulai berbicara.


“ Sir, ini hasil saya mengamati, dan menyelidiki ternyata benar, bahwa istri tuan kenan, pernah berhubungan dengan si pelaku, tapi putus karena pacar adik ipar Anda melihat kekasih berselingkuh dengan temannya dan juga membuat dia hampir ke bilangan uangnya gara-gara kekasihnya itu sir.”


“ Benarkah, coba aku lihat?” dan pria tersebut memberikan bukti dan lainya. Rehan melihat itu terkejut.


“ jadi begitu, kenapa dia ga mau kembali ke laki-laki karena ini. Pasti adik ipar aku ga mau karena ini. Ini mungkin bisa di menangkan oleh kenan. Karena anak itu memang anak Kenan. Bukan anak mantan kekasihnya” kata Rehan .


“ Benar sir. Dan dengan bukti ini dia ga bisa melakukan. Apa-apa, mungkin kalah, tapi kita harus hati-hati dia itu selalu bertindak di luar prediksi kita sir” katanya


“ Benar, aku yang membantu bisa dia berbuat sesuatu kepada istriku. Aku minta kamu langsung berikan ini pada Kenan, biar dia yang melakukan, dan tokong Carikan bodyguard untuk istriku dan di sekitar aku yang memilihnya”


“ Baik, sir . Kalau begitu saya permisi” Rehan mengangguk mengerti. Dan dia pergi dari Rehan .


“ aku harus melindungi Arum mulai sekarang karena tidak hanya mantan pacar adik ipar, tapi yang lain yaitu adalah dia Billy, aku harus waspada. Bahkan lainya..” batinnya.


Rehan pergi dan menuju ke atas ke kamar mereka dan dia melihat kamarnya ga ada istrinya, ternyata ada di ruang kamar anak kami.


“ Apa ada masalah?”


“ Ada tapi masih bisa aku atasi, Sugar mulai sekarang kami harus hati-hati, dan aku akan menyiapkan bodyguard untuk menjaga kamu tapi tenang aku akan bodyguard kamu perempuan. Jadi jangan khawatir oke”


“ Baikalah Daddy aku turut aja, biar Daddy tenang , aku turuti aja demi kebaikan kami” dianggukkan oleh Rehan dan mencium kening dan keluar dari kamar dan menuju kamar kami .


Dan setelah sampai, Rehan menceritakan tentang yang di ceritakan oleh mata-mata, Rehan . Aku terkejut, dan tetap tenang.


“ Dia sampai seperti itu, aku ga menyangka, padahal mantanya ka dia udah bahagia kenapa harus seperti itu”


“ entahlah, hanya mereka yang tau, bentar aku ambil. Susu untuk kamu ini waktunya kamu minum susu dan makan obat, tapi sebelum itu kamu makan dulu sedikit”


“ Ya, kamu juga makan?” kataku


“ nanti Sugar belum lapar, yang penting kamu dulu yah, nanti aku akan makan kalau kalian bertiga udah makan, mau makan apa?”


“ hmm.. apa ya? Ah.. aku ingin sup jamur ya dear boleh?”


“ tentu aku bilang ke bibi ya, tunggu di sini” kata Rehan


“ oke suami aku dan Daddynya Baby Twin”


Dan Rehan ke luar kamar menuju ke bawa. Dan tiba-tiba dia melihat ada seseorang dengan salah satu pelayan yang mengobrol dengan, Rehan kaget tak percaya ini. Dia memperkerjakan mata-mata, dari mantan kekasih adik ipar, ini ga bisa di biarkan. Dan dia kembali ke kamar, dan dilihat oleh istrinya dengan bingung dan Rehan duduk di kasur.


“ dear ada apa, kok balik lagi, katanya mau ke bawah kok balik lagi?”


“ ini mustahil, aku harus mulai memperketat tempat ini dan dia harus jauh dari kamu”


“ Hah? Ngomong apa kamu aku ga mengerti dear?”


“ Sugar, kamu mulai sekarang hati-hati di sini, karena di sini...”


Rehan menceritakan semuanya yang dia lihat dan dia dengar, dia tidak percaya bawa, sudah sampai sini, mereka telat 1 langkah dari mereka seperti , harus .


“ dear mulai saja ga apa-apa, kalau mau melindungi, sekarang saja. Dan langsung bilang ke mata-mata Dear, dan bilang ke mamah dan papa juga”


“ ya, aku akan telepon di kamar mandi ya”


“ Ya, dear.”


“ kamu telepon bibi untuk buat makanan kamu nanti aku coba makanan itu yah”


“ oke dear.” Rehan langsung berbicara di telepon di kamar mandi. Sedangkan Arum, langsung menelepon bibi, untuk membawa makan dan susu ibu hamil. Dia harus biasa biar ga curiga terhadap si mata-mata tersebut.


Setelah 15 menit datanglah bibi dan membawakan makanan dan susu, lalu siapa di meja tempat makan, dan langsung pergi keluar, aku menunggu Rehan ke luar kamar mandi.


“ Sugar, makanan udah ada?”


“ Ya, dear ini.”


“ Lalu Rehan mencicipi, sedikit dan minuman juga. Dan tiba-tiba reaksinya mulai Rehan langsung ke kamar mandi. Dan aku khawatir tentang Rehan aku tunggu di kamar mandi dan Rehan melihat pucat sekali.


" kamu kenapa?"


" kau ga apa-apa, oh ya mulai sekarang aku akan selalu bersama kamu "


“ oke dear aku ga masalah, kamu ga apa-apa?”


“ aku baik-baik aja. Aku telepon mamah sekarang”


Rehan langsung menelepon mamah di sana mereka terkaget dan langsung menyuruh Rehan untuk segera pulang ke sana. Dan kami mulai membereskan pakaianku karena Rehan akan bulak balik, jadi mungkin akan menyiapkan baju seadanya..


Dan setelah selesai hal ini baru mulai ke bawah. Tanpa ada rasa takut dan gelisah kami langsung ke bawah dengan keadaan sehat, begitu juga Rehan. Tampaknya mata-mata itu kaget. Dan Rehan dapat melihat hal itu..


 


Lalu aku duduk di sofa, Rehan mulai bicara” semuanya maaf aku mengumpulkan kalian semua karena Arum ingin tinggal dengan mamahku di Indo jadi mungkin aku akan bulak balik ke sini. Dan saya mohon untuk menjalankan tugas yang lainya. Dan meskipun aku bulak balik, aku akan mengawasi kalian.”


Dan Rehan langsung membawa aku ke mobil begitu bilang seperti itu. Dan langsung masuk ke mobil aku, dan Rehan berbicara ke bibi Cle “bibi aku titip rumah dulu yah, dan tolong bersihkan rumah ini. Selama aku dan Arum ga ada, kalau ada yang mencurigakan bilang padaku”


 


“ baik Den saya mengerti, dan Anton kamu di sini untuk aku kalau aku ke sini untuk mengambil sesuatu “


“ Baik tuan saya mengerti dan lainya kalian tau tugas masing-masing,”


Rehan dan aku pergi di antar Anton, dan di sebelahnya ada sekretaris Rehan Rudolf.


“ Rudolf, kamu tau kan apa yang aku katakan. Tadi sebelum berangkat?”


“ saya mengerti sir saya akan laksanakan.”


“ Baik, apa ada kabar tentang bodyguard yang aku pilih?”


“ Belum Sir, sepertinya belum ada yang cocok untuk itu”


“ Baik ga masalah selama, di rumah mama, aku ga begitu khawatir,”


kami berjalan ada seseorang yang berbicara .


kami abaikan tapi....


“ Hey, Ify dengar aku akan bantu kamu, karena aku senang melihat kamu selalu membela dan berteman. Dengan orang seperti aku yang ini. Aku ingin setelah ini kita akan saling hubungkan .” dan setelah itu kata itu langsung ke rehan bilang dan berkata “ Rehan apa aku boleh ketemu seseorang di Jepang?”


“ memang ada apa dengan Jepang Sugar,” Rehan dekat aku sebelum berangkat. Pesawat yang masih pemeriksaan.


“ Aku ingin ketemu Seseorang, mungkin dia bisa bantu aku dan jaga aku. Tapi kita harus ke Jepang sekarang, nanti aku cerita kalau udah sampai”


" apa aku mengenalnya?"


" tidak, tapi mungkin nanti kita akan mengenalnya. jadi jangan khawatir "


Rehan bingung, dan melihat sekretaris, melihat hal itu langsung di mengerti oleh sekretaris dan langsung ke pilot yang bersahutan .dan di terima.


“ emang mau ke mana Sugar?”


“ Osaka kita ke sana, nanti detailnya.”


“ bilang pada pilot untuk ke Osaka “


“ baik Sir “ lalu sekretaris langsung ke sana.


 


Dan mulai berangkat langsung menuju Jepang. Di sana aku akan telepon dia. Mudah-mudahan dia aktif nomornya. Aku hanya berharap itu semua..


 


Dan Rehan menyadarinya datang padaku dan berkata “ ada apa Sugar apa temanmu ga menjawab?”


“ Ya, aneh padahal aktif tapi ga di angkat apa mungkin dia sibuk/ lupa ?”


Tiba-tiba ada suara langkah sepatu dan suara samar.” Apa kamu cari aku kalau ada yang penting, Ify?”


Aku langsung melirik ke arah suara tersebut dan terkejut dengan tampilan yang anggun dan elegan, dan di dampingi seseorang, mungkin bodyguard? Entah aku hanya senang bertemu dengan tampak aba-aba aku langsung memeluknya dia


dan berkata “ maaf aku ga bermaksud lupa karena kata kamu kalau aku butuh bantuan aku bisa minta tolong ke kamu, dan aku juga ga tau nomor kamu masih aktif atau ga “.


“ ya, udah dan kamu datang ke sini sama siapa?” kata dia yang penasaran, melihatku bersama suamiku dan juga sekretaris.


“ mereka aku kenal, dan ini dia adalah suami aku dan sebelah dia sekretaris suamiku”.


“ aku pikir kamu ga suka nikah sama orang yang kaya?”


“ awalannya aja ga tau, tapi tau pas mau menjelang menikah,”


“ jangan katakan apapun tentang kamu, aku malas”


“ Aku tau, kita akan ke mana, teman baikku”


“ ada nanti kamu tau juga dan jangan protes?”


“ tergantung, tapi aku iyain aja lah”.


 


Pada saat mau di angkat. Temanku bilang “ angkat saja dan bilang kamu ada di jepang, mengantar istri kamu saja, itu saja “


Mendengar hal itu Rehan melihatku, aku mengangguk ya, dan Rehan menjawab semua perkataan temanku,.


“ dear kenalkan dia adalah teman SMP aku dulu aku ga hubungi lagi setelah masuk SMA, dan terakhir aku, pada acara kelulusan kami. Dan ini saatnya aku minta bantuan tentang hal ini dear, supaya kamu tenang, bekerja”


“ dia adalah Hani, dia juga akan menjaga ku di sini, jadi jangan khawatir.”


“ Sugar, kamu yakin hal ini, aku lebih percaya mamah?”


“ mamah juga sibuk mengurus anak kak Kenan dan kak Rena, jadi jangan khawatir,. Percayalah pada temanku.”


“ hey, suami kamu ga percaya sama aku gitu ya?”


“ hmm.. karena ini baru pertama, jadi maklumi Hani, kamu sekarang Ama siapa?”


Dan hani kepo dan berbalik ke arahku dan berkata “ rahasia, karena aku ga mau pribadiku tau sayang, oke”


“ Oke aku mengerti, “


“ Ayo masuk mobil, semua ya”.


“ Oke”


Dan kami semua masuk ke mobil tersebut dan ternyata mobilnya luar biasa dan kami duduk berhadapan di depan Hani dan seseorang mengikutinya dan aku Rehan dan sekretaris di depan mereka.


“ langsung intinya ada apa kamu minta bantuan aku” kata Hani tanpa basa basi.


Aku menceritakan semua dari awal sampai tidak tersisa dan dia mulai mengamati semua kata-kata, tersebut dan dia menghentikan ceritanya.


“ Kamu bilang suami kamu lihat pelayan kamu kerja sama dengan pria mantan adik ipar kamu?”


“ ya, begitu ada apa?”


“ Itu berarti dia punya mata-mata di rumah mertua kamu dan mamahnya Rena, karena dia ga akan ketinggalan info apapun tentang keluarga kalian.


Dan itu hampir saja kamu dapat masalah dari racun, itu supaya memberi tau bahwa suami kamu harus mulai waspada pada mereka semua”


“ ya, itu yang aku simpulkan dan pas banget kamu membawa istri kamu dan anak kamu ke tempat aku, mereka ga akan berani karena dia akan dapat akibat dariku” dengan senyuman yang orang tak tau apa yang dipikirkan.


“ aku hanya ingin keluarga aku selamat dan aman, kalau di sini membuat aman aku senang.”


“ Tapi kamu harus hati-hati, dia ga akan peduli, selagi menghalangi jalan pikiran dia. Kamu juga ga akan aman, dan mungkin dia menyiapkan semua setelah kamu kembali bekerja dan lainya. “


“ Mungkin, aku juga sedikit berpikir seperti itu, apa ada cara lain?”


mereka semua berfikir...


" jangan di pikirkan kita sebaikanya, ke rumah dulu."


dan sampai ke rumah teman aku. di sana sangat luas dan indah seperti dongeng saja .


Rehan melihat itu tak percaya ....


“ Sugar, ini rumah temanmu?”


“ Sepertinya, kita. Cek saja” kataku dengan di temani Rehan dan sekretaris.


 


Dan masuk rumah, kelihatan nyaman dari luar dan dalam. Dan kami duduk dan ada pelayanan datang serta pria tadi yang mengikuti langsung ke atas dan munculnya pria lain ke bawah, dengan aura hangat dan nyaman .berbeda dengan pria tadi dia penuh waspada.


 


“ Sayang, siapa yang datang?” kata laki-laki tersebut.


“ Oh, Hay, Baby. Dia adalah teman SMP aku yang baru mengunjungimu setelah lama”


“ Oh, benarkah, kenalkan aku Rega. aku suami Hani dan selamat datang di rumah kami, dan maaf rumah kami itu dekat hutan untuk jaga dari seseorang yang mau mencelakai keluarga kami.”


“ ooh, ga apa-apa, dan maaf merepotkan dan mengganggu kalian” kataku


“ Oh, ga masalah. Tenanglah. Sayang aku akan jemput Sega”


“ Maaf aku ga bisa?” kata Hani


“ Ga masalah sayang tenanglah, permisi aku pergi dulu” dan suami Hani pergi dan hanya kami dan melanjutkan pembicaraan kami .


“ Hani, aku ingin tanya Boleh?”


“ tentu silakan apa yang ingin kamu tanyakan?”


“ Kamu udah nikah berapa lama?”


“ 3 tahun, ada apa?”


“ jangan bilang lulus kamu 2 tahun lalu atau?”


“ aku pada saat kelas 1 SMA dan aku Sama seperti kamu, langsung kelas 2, dan mereka. Ga tau, aku bertemu suami aku dari sekolah”


“ Jangan bilang dia Guru kamu”


“ Bukan, dia adalah pemilik sekolah yang aku sekolah di situ.”


“ Intinya begitu, jangan ngomong suami aku dan juga aku yah, bakal panjang hahah”


“ benar pasti”


“ seperti sudah siap kamarnya silakan ke ruang kamar yang di siapkan, bibi agar mereka ke kamar yang aku tadi bilang nya”


“ baik nyonya, mari ikut saya”.


ruangan yang begitu indah seperti tinggal di dongen tapi ini nyata . aku sampai terpanah semuanya....


dan lamunan aku di hentikan oleh suamiku.


“ dear, indah rumahnya, meskipun sedikit gelap tapi tetap indah”


“ benar, dan nyaman di sini, mungkin aku lega kamu tinggal. Di sini sama teman kamu, akun akan konsentrasi tentang dia .”


“ Hmm, untuk hari ini nikmati saja yah”


“ Oke”


Dan kami pun tidur dengan nyenyak tanpa ada jabatan apapun.


“ permisi, saya ingin tanya sesuatu?”


“ oh, seperti sekretaris suaminya temanku penasaran.”


“ benar tolong jelaskan, dan saya akan berusaha, untuk menjalankan semuanya”.


Hani menjelaskan semua dari awal hingga akhir dan Rudolf sangat teliti dan berpikir dengan penuh perhitungan, membuat Hani senang dengan respons pria tersebut,.


kami semua sangat bingung mendengar hal itu. tapi berbicara seadanya karena masih bingung . dengan rumah ini ...


“ makasih, dan maaf merepotkan kamu”


“ tak masalah”


Dan beberapa menit kemudian muncul seorang anak kecil laki-laki, berusia 2 tahun dan langsung datang ke Hani dan memanggil sebutan Momy,.


“ Momy, Sega kangen Momy, Momy ke mana aja, Sega ingin main Ama Momy”


“ ya, besok kan main sama Momy dan dad, jadi jangan sedih lagi, dan Momy ada teman Momy, mau kenalan ?”


“ tentu Momy” Sega langsung datang ke arah ku dia manis dan lucu mukanya lebih mirip suaminya Hani di banding Hani jangan bilang, yang mulai suka suaminya.


“ halo, boy, siapa namamu?” kataku


“ Namaku Sega Tante salam kenal, Tante sama siapa ke sini?”


“ sama pasangan Tante dan juga teman Tante, dan juga sama anak Tante”


“ Oh, benarkah, Tante mana Sega ingin kenalan, mungkin bisa main sama Sega, benarkah Momy dan Dad?”


“ Tentu” keduanya jawab bareng.


“ Tapi dia belum, ada masih di dalam perut sini. Mau pengang dedeknya ?”


“ emang boleh Tante?”


“ Tentu boleh”


" wah, dedenya senang Tante, nanti kalau sudah besar bisa maen sama Sega ya Tante"


" tentu saja. tapi nanti"


“ Benarkah, Tante senang pasti dedeknya juga senang dengar Sega bilang gitu”


sega mengantuk dan tidur di papanya dan sangat nyaman. dan mengantuk dengan cepat . papanya Sega membawa ke kamar


“ oke silakan” dia langsung pergi dan menuju kamar mereka..


Sedangkan Hani dan Rega dan tak lupa anaknya, 1 Minggu kemarin mereka jalan-jalan ke Tokyo Disneyland, untuk menikmati suasana keluarga mereka. Yang tak terlalu sibuk. Aku pun belum tau apa yang terjadi di sana, karena Rehan ga memberikan info lainya.


Dan usia kandunganku menginjak 5 bulan, dan Rehan ada di belakang mengendap ke arah istrinya dan langsung memeluknya dari belakang dan dibalas dengan mengelus tangan suaminya


“Halo Sugar, lama aku ga ketemu kamu rasanya kangen banget...”


“ gombal aja, kapan sampai sini?”


“tadi Sugar aku senang bisa lihat bahagia meski aku jarang datang ke rumah.”


“ Dear aku juga senang kamu datang tapi, ada yang lebih kangen lagi. Si kembar kangen kamu, ingin di Elus dan lainya.”


“ Maaf Daddy ya, sibuk tapi hari ini dan besok kalian bisa sepuasnya,” Rehan mengelus perut dan mencium perut aku yang mulai membesar. Dan hatiku menghangat mendengar hal itu. Dan kami duduk di kasur.


“ bagaimana kabar perusahaan dan juga kak Kenan?”


“ mereka baik,”


Dan Rehan menceritakan semua yang kemarin ia lihat dan jelaskan. dan tenang mendengarkan cerita hal ini..


 


“ begitu, kasihan sih, tapi dia mulai karena dia mau berbuat yang menurut dia menghalangi. Ga heran.”


“ Ya, sebaiknya kita kembali ke Korea, dan temanmu yang nama Milla dan rose akan menikah bulan ini?”


“ aku mau ke sana, tapi kita harus bilang ke Hani ya, dia yang membantu aku di sini. Meskipun suaminya ga menemaninya.”


“ baiklah ayo kita bilang” aku dan Rehan turun ke lantai 1 di sana ada Hani dan Sega di ruang tamu, yang mengajar Sega belajar. Mereka melihat kami turun dan Sega langsung menuju aku.


dan berkata “ Tante mau sesuatu biar Sega yang ambilkan” katanya dengan semangat.


“ ga mau bilang sesuatu sama mamah kamu dan kamu ayo kita ke sana?” Sega mengangguk mengerti dan langsung berjalan ke arah mamahnya.


“ Sepertinya sudah waktunya kembali?” kata Hani ke arah ku yang baru duduk bersama Rehan.


“ kamu tau aja, ya Hani aku akan kembali ke Korea, karena sudah beres urusan keluarga kami .”


“ baiklah aku ga masalah,”


“ Momy kenapa Tante mau pergi?”


“ mereka kan punya rumah Sega, jadi mereka kembali”


“ Sega sedih kalau Tante pergi karena Sega ga bisa bicara sama si kembar”


 


Lalu aku menyuruh Sega dekat dengan aku dan mengelus rambutnya. Dan langsung berkata “ tapi kamu bisa main\- main ke ruang Tante. Nanti kalau liburan sekolah sama Momy dan Dad kamu”.


 


“ Benarkah?” katanya dengan tanya .


“ Tentu sega, nanti bilang ke Momy untuk berkunjung ke rumah Tante dan si kembar gimana?”


“ Oke nanti aku akan bilang Momy dan Dad buat anter Sega ke adik kembar.”


“ Boleh, ya udah Tante ingin bilang dulu sesuatu ke Momy kamu bisa kan? Kamu main dulu sama Uncle Rehan?”


“ Oke, ayo Uncle, aku perlihatkan barang untuk hadiah adik kembar” dengan berjalan dan membawa Rehan ke atas kamarnya.


 


Dan Rehan menurut dan languang meninggalkan istrinya dan temanya.


 


Kami sekarang hanya berdua, dan kami diam sesaat, dan datanglah suami Hani Rega. Dan berkata “ sayang, aku pulang dan kenapa kamu ga menyambut aku?” sambil mencium bibir istrinya sambil duduk di samping dan melihat temanya di depan. Dan sekarang baru mengerti.


“ Ya, sudah aku ke kamar dulu, dan melihat Sega?”


“ Ya, dia bersama Rehan di sana, supaya ga sendirian” kataku.


“ Oke makasih aku pergi dulu.” Rega pergi dan hanya kami berdua. Hani masih diam .dan melihat aku.


“ Aku tau kamu marah, tapi aku juga ga mau membuat kamu repot lagi. Jadi aku kembali ke rumah ku “


“ Terserah kamu aku ga kan larang kamu, itu hak kamu” Hani berdiri dan meninggalkan aku sendiri dia langsung ke atas .dan ke kamarnya .


“ maafkan aku.” Kataku.


Dan di tempat kamar Sega Rehan melihat Sega senang, memperlihatkan barang untuk anak kembarnya, dengan antusias dan gembira.


“ Uncle ini untuk adik kembar Sega pisahkan biar ga berebut saat di kasih batang dari Sega?”


“ benarkah, makasih ya Sega anak baik,”


“ Iya, om sama-sama.”. Dan tiba-tiba ada yang mengetuk pintu kami semua melihat ke arah pintu dan melihat, suami Hani Rega. Datang ke kamar anaknya.


 


Dan Sega senang dan langsung memeluk kaki Rega, Rega pun senang langsung mengendong anaknya. Dan mulai mendekat ke arah Rehan dan duduk sedangkan Sega tidak mengerti turun di gedongan Dadnya dan melanjutkan mencari hadia untuk adik kembarnya.


 


“ Seperti sudah mulai kembali ya?” kata Rega yang langsung ke intinya.


“ benar, makasih sudah mau menjaga dan menerima istri aku di sini”


“ Sama-sama, aku senang malah karena Hani tak punya teman lagi selain istri kamu”


“ ya, aku akan sekali-sekali berlibur ke sini kalau pekerjaan aku selesai.”


“ ya aku tunggu, dan sepertinya Sega juga menyukai adik kembar. Dia terlihat antusias. Jadi aku sangat senang kalau kalian datang berkunjung”


“ pasti ya sudah aku harus mandikan Sega ini sudah sore, kau istirahat saja. Istrimu pasti sudah di kamarnya”


“ Baik makasih, dan permisi” Rega mengangguk mengerti dan Rehan pergi dari kamar Sega.


“ Sega ayo mandi Dad mandikan kamu?”


“ Benar Dad mau mandi in Sega?”


“ Ya ayo jagoan Dad”


 


Dan Rega mulai memandikan anaknya dengan telaten. Dan Sega sangat senang di mandikan oleh Dad karena mereka jarang bertemu dengan aktivitas dirinya yang sibuk di kantor dan di sekolah.


 


Di tempat lain di kamar Hani


 


Hani diam tak berbicara, karena dia tau temannya ga akan selamanya tinggal di sini. Akhirnya di mandi dan beredam dan memikirkan lain . Sambil mendengar musik yang slow. Dan ada ketukan pintu lalu dia melihat suaminya sudah terlanjang bulat, dan langsung masuk ke bathtub, dan memeluk istrinya dari belakang.


 


“ ada apa sayang?”


“ Ga ada Baby, aku hanya ingin mandi seperti ini, emang ada apa?”


“ Aku tau kamu ga mau teman kamu menjauh dari kamu, karena kamu ga punya teman lagi selain dia, Karena kamu ga percaya temanmu yang SMA, karena dia membuat mu terluka”


“ Kamu tau Baby, kalau di bilang begitu ya”.


“ aku hanya ingin dia ada tapi aku juga ga Mau maksain untuk bersama kita. Aku hanya akan melepas dia tanpa aku tau hanya itu, kamu saja yang mengantarkan temanku ya baby?”


“ ya, tentu aku ga masalah, seperti Sega juga ingin ikut jadi aku bawa dia untuk mengantar mereka.”


“ Ya, makasih udah mengerti Baby”


“ Ga masalah yang penting nyaman buatmu, sayang”


“ ayo kita bereskan .aku ga mau kamu sakit, nanti Sega sedih”


“ Oke gendong”


“ tentu,” Rega mengendongku dan membersihkan diri kami dan langsung menuju tempat ganti dan menggantikan pakaian kami. Dan setelah itu dia tertidur pulas. Lalu Rega keluar dan masuk ke ruang kamar anaknya, yang sudah siap dengan pakaian rapih.


“ gantengnya anak Dad,”


“ Ya dong, kan anaknya Dad heheh”


“ Yu ke bawah pasti Uncle dan Tante kamu sudah di bawah, mama kamu sedang ga enak badan jadi ga ikut kita berdua yang mengantar Mereka”


“ Oke Dad,”


Dan Rega dan Sega, ke bawah melihat mereka berdua sudah siap. Dan langsung menuju mobil dan masuk dalam perjalanan Sega mengoceh dengan tantenya, Rega tersenyum. Dan berkata” kapan-kapan kalian datang ke sini, atau mungkin aku yang ke sana bersama Hani dan Sega “


“ tentu tak masalah bagi kami”


“ Rega maaf Hani ga mengantar aku ke bandara”


“ dia sedang tidak enak badan, dan langsung tertidur. Jadi aku ga bisa bangunkan istriku.”


“ oh, begitu ya. Mungkin dia lelah”


“ mungkin jangan di pikirkan ya” kata Rega.


“ Tante biar saja, Momy memang seperti itu, hari ini adalah bentar lagi musim dingin Momy suka ga enak badan kalau mau perubahan cuaca Tante, jadi jangan cemas.”


Kata Sega meyakinkan Arum. Dan Arum mengangguk mengerti .


 


Dan sampailah di bandara. Dan Sega dan Rega mengantarkan mereka.dan sampai di tujuan. Dan kami semua mengucapkan perpisahan dan kami masuk ke pesawat.


Dan Sega dan Rega pulang kembali ke rumah, karena Rega sangat khawatir kepada istrinya yang tadi berendam terlalu lama.


Sampai di rumah, Rega langsung ke atas dan ke kamarnya dan membawa makanya ke dalam gendongannya. Dan langsung ke kamar, di sana dia kaget ..


 


Benar, dia melihat istrinya sedang tidur dengan banyak keringat dan langsung menelepon dokter.


 


Sedangkan Sega melihat Dad panik langsung membawa air dengan bawa wadah untuk kompres Momynya yang sakit. Dan beberapa menit kemudian muncul dokter dan memeriksanya dan memberi obat, untuk menurunkan panasnya.


Dan dia berterima kasih dan mengantar dokter tersebut pergi.


Di kamar, masih stay Sega yang sudah membawakan handuk basah yang sudah di isi air hangat dan menempelkan ke kening Momynya .


dan Dad datang membawa obat. Dan berusaha membuat Momynya minum, setelah itu mulai turun demamnya dengan kompres keningnya. Dan mereka tidur di sana . Sampai pagi ..


 


Di pesawat Rehan dan Arum.


 


Arum masih memikirkan temannya yang tidak datang, dan mengingat kata\-kata Sega lalu dia ingat kalau Hani memang sensitif kalau tentang cuaca. Makanya dia ga datang.


 


“ sugar kamu kenapa?”


“ aku pikir dia ga mau mengantar aku ke bandara ternyata dia sakit.”


“ Hm, begitu. Yang penting kamu ga salah paham ke dia kan?”


“ ya Dear, oh ya kapan pesta pernikahan Kevin?”


“ hari ini kita akan ke sana?”


“ oke, aku ingin sebentar saja ke sana, ga apa-apa kan dear?”


“ Tentu Sugar”


terima kasih 🙏 sudah membaca My boyfriend is My Husband 😘


jangan lupa dukung novel ini.


like👍💕


comment 💬


dan follow ya 🔔


love you 😘