My Boyfriend Is My Husband

My Boyfriend Is My Husband
episode 20



Dan akhirnya mereka menikmati lagi pembicaraan .


Dan di sisi lain Rendi sangat terpukul dengan hal ini dia tidak mengakan akan seperti ini.


“ Aku tidak percaya ini, tapi jika benar aku benar-benar telah menyakiti Tina, sampai dia tak mau sekolah lagi, aku benar-benar mengganggu dia “


“Sejak awal harusnya aku tau itu. Tapi egois aku benar tidak bisa di pendam.”


“ mungkin benar kata Jesy aku sebaliknya melepasnya dan pergi dari hadapannya.”


Dan Rendi pergi entah ke mana....


Sampai di Korea Selatan,..


“ Sugar, ayo sudah sampai kita langsung pulang untuk jalan nanti besok saja, supaya bisa jalan-jalan ke semua tempat..”


“ Oke Dear..”


Sampai di salah satu hotel yang cukup ramai, Rehan melakukan Check in untuk kami beristirahat..


Tiba-tiba ada suara ribut-ribut datang dari pintu masuk dan kebetulan aku duduk dekat pintu masuk..


“ ah.. ya ampun Oppa... Lihat aku.”


“ wah dia mangkin tampan, aku sangat suka padanya “


Dan bla......


Sambil menunggu membaca majalah. Dan Rehan datang ke arahku dan berkata “ ayo kita langsung istirahat biar ga cape besoknya”


“Dear siapa dia, banyak fans banget sama kaya kamu hehhe”


“ aku juga ga tau biarkan saja ayo”


Aku dan Rehan masuk ke lift menuju lantai 10 dan ke ruangan kamar kami. Dan masuk


“ akhirnya sampai juga lumayan ya Dear, “


“ ya, istirahat. Aku akan mandi”


“ Ya”


Aku tertidur pulas dan pintu terbuka kamar mandi. Dan Rehan melihat istrinya tertidur pulas di kasur. Sepetinya dia lelah. Dan dia melihat jam ternyata waktunya untuk makan siang, sepertinya istri harus makan dulu. Dan mandi ..


Rehan menelepon Room Service untuk membawakan makanan untuk kami .


Dan aku bangun dan melihat Rehan sedang menelepon seseorang lalu aku ke kamar mandi untuk membersihkan diri. 10 menit berlalu aku keluar dari kamar mandi segar dengan baju biasa ..


Di sana sudah tersedia makanan dan minuman. Yang sangat menggiurkan .


“ Sugar, kamu sudah beres mandinya, kita makan dulu. Dan setelah ini aku akan keluar sebentar kamu kalau mau jalan-jalan boleh tapi jangan jauh-jauh dan jangan lupa bawa identitas diri dan ponsel oke”


“ hmm ya “


Kami menikmati makanan


Setelah menikmati makanan, aku membereskan makanan aku dan keluar dari kamar hotel yang cukup lumayan luas dan enak ..


" Udara di sini masih lumayan dan lainya"


Tiba-tiba ada yang menubruk aku sehingga aku terjatuh. Dan orang itu langsung kabur tanpa minta maaf atau lainya, sungguh membuat aku kesal. Aku berdiri sendiri dan melanjutkan jalan-jalan dan aku melihat ada sekelompok anak remaja menunggu seseorang. Dan aku tak peduli. Aku hanya ingin menikmati, dan aku balik lagi ke dalam hotel.


Aku masuk lift dan aku menemukan pria yang belum minta maaf masalah tadi, sudah ah jangan pikiran orang tersebut. Aku membuka APK. Dan sedikit aku merasakan dia melihat aku selalu abaikan.


Aku keluar dari lift dan menuju ke kamarku dan tiba-tiba aku di cegat oleh seseorang pada saat aku melihat seorang wanita dan berkata" nona apa hubungan Anda dengan dia?"


" Siapa yang Anda maksud?"


"Itu laki-laki yang ada di dalam lift?"


" Dengar nona saya ga kenal dengan Anda ataupun pria yang ada di dalam lift. Lagi pula saya kesini untuk liburan bukan mengurus yang begini"


Aku pergi begitu aja. Dan mengabaikan dia yang terus bilang ....


Dan sampai di kamar aku langsung merebah. Dan ponselku bergetar dan melihat ternyata Rehan yang menelepon.


" Ada apa dear?"


" Sugar aku tunggu kamu di restoran ya nanti tanya jawab oke "


" Baiklah, dear"


Aku kembali keluar kamar dan menuju lift. Dan melihat laki-laki tadi sama dengan wanita tadi aku abaikan. Dan menuju restoran. Dan tutup lift sampai di tempat aku melihat Rehan. Dan langsung datang.


" Ada apa? Apa ada masalah, dear"


" Tidak kita makan, sambil kenalkan sekretaris aku. Kita nanti jalan-jalan menuju kantorku ya"


" Oke... Siap"


Dan memperkenalkan sekretaris Rehan ternyata laki-laki dan kami jalan-jalan. Dan melihat kantor Rehan dan melanjutkan untuk bulan madu ..


" Dear itu kantor kamu?"


" Ya, nanti setelah bulan madu kita akan tinggal di dekat sini .dan sekarang lebih baik menikmati yang ada saja ya"


" Oke "


Hari ini aku pergi dengan Rehan ke



Karena kami sampai ke sana menjelang malam dan . Tempat itu sangat indah. Setelah menikmati itu kami pulang dan beristirahat...


🌇☀️☀️☀️


Aku bangun pagi, dan memulai aktivitas pagi. Aku melihat Rehan sepertinya kelelahan sekali.


Aku tidak ingin membangunkan dia. Aku turun dari ranjang, dan mandi setelah mandi aku membuka lemari memakai pakaian yang santai..


Tiba-tiba ada tangan kekar melingkari perutku dan siapa lagi kalau bukan suami tampanku.


" Dear berat, cepat mandi sana?"


" Tidak akan mandi sebelum mendapatkan ciuman pagi Sugar"


Lalu aku berbalik dan kami cium. Dan setelah itu Rehan masuk kamar mandi dan mandi..


Sambil menunggu Rehan mandi aku Shalat lebih dulu karena aku bangun lumayan kesiangan waktunya.


Dan Rehan keluar dari kamar mandi dan memakai baju santai dan Shalat subuh.


Dan kami sedang duduk .dan menunggu pesanan makan kami.


Dan datanglah makanan kami. Dan kami makan, .


"Sugar, kita jalan- jalan lagi yah, nanti kamu akan senang pasti"


"Oke dear aku siap ganti baju yah"


Rehan mengangguk mengerti.


Da ini di bawah style Rehan


ini Arumi pakai baju ini


Dan kami pergi ke semua tempat yang populer ...






Dan setelah aku mengunjungi tempat tersebut dan berendam. Kami kembali ke hotel. Dan siap-siap besok pergi ke rumah baru kami. Dan memulai kehidupan kamu yang baru..


🌃🌃🌃🌃


☀️☀️☀️☀️


Pagi hari aku Shalat dengan Rehan suamiku. Dan bersiap-siap untuk Check Out, dan tentu sudah di tunggu oleh sekretaris dan juga sopir.


Dalam perjalanan aku terus memandangi semuanya ...


Dan sampailah di sebuah rumah.


Aku, Rehan dan lainya masuk dan melihat ke dalam betapa luas dan mewahnya rumah ini.


" Kamu suka Sugar?"


" Suka, apa ini dekorasi?"


" Bukan, tapi papa yang mendekor tempat ini. Supaya nyaman dan tenang. Untuk kita"


" Oh, papa tau aja kalau aku suka ini"


" Syukurlah kalau kamu suka Sugar. Ayo aku perkenalkan kamu dengan staf yang bekerja di sini."


"Kenal kan ini istriku namanya Arumi."


" Dan Sugar kenalkan ini adalah Rudolf, dia sekretaris aku"


" Halo nona, saya Rudolf."


" Mereka berdua pelayan di sini namanya Cle dan gum."


" Halo nona "


" Dan ini Anton sopir aku, dan ini Kardi satpam dan terakhir Munir dia merawat ternak kecil kita dan taman kita"


" Oh, ya salam kenal semua"


" Baiklah sesudah perkenalan ini kami harap bisa bekerja sama, dan kalian boleh bubar. Dan aku pergi ke atas bersama dengan Rehan. Dan merebah sebentar. Dan tak terasa sudah sore ternyata aku dan Rehan ketiduran.


“ Dear bangun, udah sore. Mau menuju magrib” Dan kami Shalat Magrib berjamaah. Dan turun ke bawah untuk makan malam. Dan sudah di siapkan makanan kami. Kami makan dalam diam .setelah makan kami pergi ke ruang tamu untuk berbincang tentang tadi. Aku menceritakan semua yang aku alami tadi.


Dan aku melanjutkan pembicaraan tadi dan tawaku mendengar Rehan geli melihat aku seperti itu tapi aku justru ingin tertawa. Dan sudah malam waktunya kami tidur tapi sebelum itu. Kami mandi dan terakhir Rehan. Mandi pas aku membalikkan badan aku masih sama seperti dulu kaget dan malu melihat badan suami yang hummm. Tak bisa aku abaikan .


“ Sugar,” Rehan mendekatiku dan berbicara di telinga.


“ Aku ingin kamu sekarang”


Sebelum aku berkata aku sudah, di serang olehnya dan kami saling menikmati percintaan panas kami yang penuh cinta dan sayang. Kami terlelap. Rehan sambil memelukku. Dan berkata “ aku sangat bahagia bersama kamu, dan mudah-mudahan, ada Rehan junior di sini. Papa menunggu saat itu tiba” dan Rehan tertidur pulas sambil memeluk Arumi istrinya.


🌃🌃🌃🌃🌃🌃🌃


Pagi harinya 🌇☀️


Aku dan Rehan mandi setelah aktivitas malam. Dan kami Shalat dan setelah itu duduk di sofa saling memeluk masing-masing.


“ hari ini dear mulai kerja ya?”


“ Aku akan cari universitas di sini lihat di web nanti langsung ke sana melihat situasi di sana dan bagaimana lingkungannya”


“ ya, Sugar. Kamu mau di antar?”


“ Ga usah, aku ingin tau dear. Tanpa mereka tau statusku.”


“ baiklah Sugar, hati-hati dan jangan genit”


“Aku ga pernah genit dear kau tau itu”


“ ya, benar, sugar . Dan kamu harus hati-hati. Di sini kamu tau kan ..”


“ ya, ya udah yuk ke bawa sarapan, udah lapar, setelah kemarin di gempur sama kak.”


“ Oke”


Dan kami ke bawah sambil memegang tangan kami. Dan makan setelah itu Rehan pergi ke kantor dan aku melihat universitas yang tanya di rekomendasikan oleh warga sekitar.


“ Bi Cle, di sini bibi tau ga kalau ada universitas yang cocok. Atau sedang lagi banyak warga yang ingin masuk ke sana?”


“ ga tau non. Coba cari saja. Non, saya kurang paham kalau tentang itu”


“ Oke deh makasih”


Lalu bi Cle pergi dan aku sedang di ruang tamu untuk mencari kuliah, dan belum menemukan yang cocok dengannya. Dan akhirnya menemukannya universitas V adalah universitas yang cukup banyak di minati.


“ baiklah sebaiknya aku daftar di sini dan langsung lihat situasi dan lainya.”


Aku ganti baju, dan izin untuk pergi ke bibi Cle. Dan aku menaiki taksi dan menuju sana, setelah sampai di sana. Dan melihat mahasiswa/i.


Dan aku melihat brosur di sepat pintu masuk dan melihatnya sambil berjalan. Dan tiba-tiba, ada suara wanita yang berteriak minta tolong. Aku melihat ternyata dia tidak sendiri.


Aku masuk , dan di halangi oleh salah satu gadis tersebut ..dan kalian tau apa ya....


“Terima kasih,”


“ Sama-sama, aku permisi dulu.”


Aku pergi dari situ. Dan berpikir sambil jalan. aku ingin masuk jurusan bisnis saja . Karena aku ingin bikin usaha dari ilmu ini. Dan aku akan berusaha dan mungkin aku ingin minta bantuan dari suamiku. Dan mendaftar. Setelah mendaftar lalu di sana keterangan ujian masuk tanggal berapa dan jam.


Dan kebetulan baru pembukaan. Jadi kau ga usah ujian susulan atau lainya.


Dan aku pergi keluar universitas. Ternyata ada ribut-ribut di depan kampus.


Untung aku sedikit-sedikit bisa bahasa mereka.


“ Maaf, ada apa? Kok rame banget?”


“ oh, itu ada artis terkenal datang ke sini, aku tidak tau, dia cari siapa?”


“ Oh, gitu.” Aku melihat dan dia kelihatan kebingungan. Aku abaikan dan pergi menuju depan dan naik taksi karena kebetulan ada di depan. Aku langsung masuk dan menuju rumah .


Setelah sampai rumah. Aku ke dapur dan aku melihat ada bi Cle sedang beres-beres.


“ bi, sedang apa?”


“ Nya ampun non kagetan saya aja. Saya sedang membereskan ini. “


“ oh, gitu. BI bisa bikin jus jambu ga, aku ingin banget pake es batu dikit.”


“ oke non .aku di ruang keluarga ya Bu”


“ Siap”


Aku langsung menuju ruang keluarga di sana ada Tv dan aku menyalakan. Dan melihat berita-berita. Dan pada saat aku memindahkan yang lain aku melihat pria yang tadi di teriaki oleh mahasiswi tersebut, dan sepertinya dia benar-benar populer.


“ Ini non jus di simpan di meja ya dan juga camilannya”


“ ya, makasih Bi”


BI Cle melihat Tobi dengan tatapan kagum. Ke seorang yang di Tv tersebut.


“ bi, kenapa? Melihat pria itu kaya melihat apa?”


“ non ga tau kalau dia sedang naik daun Non.”


“ memang dia siapa?”


“ Le Ji Ryung. Dia aktor sekaligus penyanyi berbakat. Dan lagunya semua hal yang romantis. Dan juga ganteng. Kalau bibi masih mudah aku dekat sama dia. Hanya saja bibi ka. Umurnya beda sama idola bibi. Kalau non belum nikah aja sama tuan Rehan mungkin bisa bibi jodohkan”


“ Bibi ini ada aja sih. Kalau Rehan tau, dia marah loh bi,”


“ Non jangan bilang nanti say di pecat gimana?”


“ Makanya jangan jodoh jodohkan aku”


“ ya, deh non permisi”


Aku mengangguk mengerti. Dan aku meminum jus sambil camilan. Dan melihat gosip dan lainya tentang orang tersebut.


Tiba-tiba ada yang menutup mataku dan berkata “ aku sedang tak tertarik pada cowok lain, aku bahagia”


“Kenapa harus di cemburuan sih, kan aku udah punya kamu semuanya Dear”


“ ya, aku tahu. Makasih”


“ Sama-sama, oh ya kenapa udah pulang?”


“ Oh, ya lupa mau bilang aku akan pulang malam karena ada yang haru di bereskan, dan jangan menunggu aku pulang ya”


“ Ya, cepat balik nanti mereka tunggu kamu, okey. Apa kamu sudah memilih universitas mana yang akan kamu lanjutkan.”


“ aku ingin manajemen bisnis, dear biar bisa belajar di sini”


“ baiklah aku dukung kamu sebutkan dan lainya. nanti aku urus lewat sekretaris aku oke”


“ oke”


Dan Rehan pergi ke atas untuk mengganti dan segera berangkat dan mencium dan mengucapkan salam dan langsung pergi . Ar melanjutkan gosip itu.


Sudah malam, dan aku masih menunggu Rehan, memang sih tadi Rehan bilang akan pulang malam tapi aku ga tau jam berapanya. Aku hanya bisa menunggu.


1 malam belum pulang dan akhirnya aku masuk ke kamar dan mengunci pintu dan tidur ..


Dan paginya aku ke bawa dan bertanya pada. Bibi Cle .


“ BI apa bibi lihat Rehan ga?”


“ Belum non, emang kemarin. Ga pulang non?”


“ Ga, bi. Sepertinya dia sedang sibuk. Sampai lupa pulang. Ya udah .bibi udah siapin makan aku mau makan”


Dan aku makan pagi sendiri tanpa Rehan yang menemani dia makan . Dan langsung bersiap-siap untuk ke kampus.


10 menit berlalu aku sudah sampai di universitas. Dan datanglah suara mahasiswi melihat laki-laki yang ke luar dari mobil. Aku terus berjalan dan tak peduli. Dan aku masuk ke ruang dosen untuk menanyakan di mana kelas ku.


Dan aku menemukannya dan membuka pintu mencari tempat duduk yang kosong..


“ Permisi ini tempat duduknya kosong,?”


“ Ya, yah kosong silakan”


“Terima kasih,”


“ Sama-sama,”


Dan masuk dosen pertama untuk penyambutan .dan kami pertama tidak belajar hanya penyambutan. Dan hari ini aku belum punya teman baru tapi nanti mungkin menyusul, aku telepon Susan sudah lama ga menelepon dia,


Tut....Tut.....Tut..


“ halo, “


“ Assalamualaikum, Susan ini aku Arumi?”


“ Wa ’alaikumsalam, ya ampun aku pikir siapa, gimana kabarmu Ar?”


“ Aku baik, kamu gimana di sana bersama suami kamu?”


“ baik juga, aku kangen banget sama kamu tau ga aku belum dapat teman di sini?”


“ Sama aku juga belum. Tapi mungkin memang belum. Tapi aku sepetinya akan sama seperti dulu kamu lakukan,”


“ maksudnya mau cari teman dengan ide kamu dulu”


“ Oh, aku juga ingin gitu lagi proses”


“ semangat ya. Ya udah ada dosen baru “


“ Ya, dah”


Dan aku mulai belajar dan waktunya istirahat.


Aku ke kantin sendiri. Dan di sana lumayan sedikit penuh, tapi yah aku mau beli makan dulu aja .udah lapar banget. Dan aku memilih Ramen dan Gimbab. Untuk mengganjal supaya tidak lapar banget.


Dan aku duduk di bangku yang kosong kebetulan sekali kosong. Dan tiba-tiba ada seorang laki-laki tapi mirip mukanya kaya perempuan, dan ada 2 gadis .


“ Maaf apa kami bisa duduk di sini? Karena bangku yang lain penuh?”


“ tentu silakan tak masalah “


Dan mereka duduk masing-masing. Dan mulai makan . Aku menikmati makanan ini .dan


“ kamu sekelas dengan kami kan?”


Aku mengangguk mengerti


“ berarti boleh kita berteman denganmu.”


“ Tentu saja boleh, ga masalah”


Kami mengobrol dengan seru dan nyaman ..


Aku merasa mereka seperti Susan. Tapi aku juga tidak ingin memberi tahu kalau aku orang berada . Untuk itu aku merahasiakan ini dan aku punya suami tampan .


Dan setelah makan kami menuju ruang kelas selanjutnya. Dan ada ribut-ribut lagi. Ternyata cowo idola kampus ini. Yaitu aktor idola. Dan idola kampus yang selalu di kagumi karena pintar dalam basket..


“ wah, sepertinya ini menarik ayo ke sana.”


Mereka berdua ke sana di ikuti 2 lainya dan aku hanya biasa dan mereka mulai menarikku langsung menuju 2 orang pria tersebut.


“ apa yang ingin kau tau?”


“ Apa yang kau lakukan pada adikku?”


“ kau tau adikku sangat suka denganmu kenapa kau memutuskannya, apa yang salah dengan adikku”


“ kau ingin tau, dia terlalu egois dan ingin semua hanya dirinya aku tak suka itu. Jadi makanya aku putuskan dia. Dan ini sudah cukup. Aku harus ke kelas selanjutnya”


“ Apa maksud kamu?”


“ Apa aku harus menjelaskan semua, dia berbohong padamu. Aku tak pernah melakukan apapu terhadap wanita. Karena aku masih menghargai.”


Dan pria itu pergi dan mereka melihat ke arang idola basket. Dan membicarakannya


Dialah idola Team basket yaitu Gerald Ford. Dan yang tadi bertengkar tentu aktor Le Ji Ryung. Aku sedikit kasihan pada Gerald tapi aku juga ga bisa menuduh semua pada aktor itu karena belum melihat bukti.


“ hei, kapan kita ke kelas?” kataku masih suara pelan kepada mereka dan mereka mengikuti aku dan langsung menuju kelas berikutnya..


“ ya ampun baru kali ini dia marah di ketua basket, mungkin karena berhubungan dengan Ji Ryun, ya makanya gitu”


“ ya, aku juga. “


“ sebaiknya kita tak usah mengganggu masalah mereka. Kita fokus ini saja oke”


“ benar” semua kompak setuju.


Bel berbunyi.


Kami melanjutkan pelajaran sampai terakhir mata kuliah kami.


“ Ah.. akhirnya beres sedikit bosan sih, bagaimana kalau kita pesta untuk menyambut kita jadi teman bagaimana?” kata Milla


“ Ah, tentu aku ikut” Rose


“aku dan Mitsui ikut”


“ Kamu Arumi bagaimana mau ga?”


“ Hmm mau sih tapi aku bilang ke keluarga dulu ya. Nanti khawatir”


“ Oke.”


Kami siap-siap. Dan mereka keluar dan menunggu baku di depan gerbang. Aku menelan suami aku..


Tut.....Tut....Tut...


“ assalamualaikum”


“ Wa'alaikumsalam, dear. Hari ini kamu akan pulang jam berapa?”


“ Aku seperti biasa sore, ada apa?”


“ Aku dan teman baruku mengajak makan-makan dan mungkin pulang malem. Kami ingin pesta. Apa aku boleh ikut”


“ Hm... Boleh tapi kalau mau pulang bilang padaku ya, aku jemput kamu. Soalnya aku khawatir dan jangan protes Sugar”


“ aku ga akan protes . Makasih dear kalau gitu aku tutup dulu. Assalamualaikum”


“ Wa ’alaikumsalam”


Aku menutup panggilan dan menuju temanku dan menuju restoran kami ..


Aku sudah sampai dengan temanku di restoran yang cukup terkenal. Dan juga halal. Karena mereka menghargai aku.. aku juga menghargai dia.


Kami duduk di meja dan memesan makanan. Dan setelah itu kami mengobrol dan datanglah makanannya dan kami menikmati makanan tersebut dan setelah itu kami beres dan mulai pulang masing-masing karena ini sudah mulai malam.


Aku sudah SMS Rehan dan belum membalas.


Sugar


Assalamualaikum.


Dear, aku sudah beres makan-makan bersama temanku. Kamu jadi jemput aku?.


Aku tunggu kamu ya.💕😘


Dan sudah hampir 10 menit belum ada balasan ..


Dan ada notif chat ku.


Dear


Wa'alaikumsalam,


Sugar, tolong GPS aktifkan aku akan segera kesana.


Sugar.


Oke aku tunggu


Dan 5 menit akhirnya sampai. Dan aku melihat mobil Rehan dan aku langsung masuk.


“ sugar maaf, baru aku jemput karena aku ketiduran”


“ hmm. Ga apa-apa, ga masalah. Ayo.. kita langsung pulang aku juga ingin tidur. Di peluk Ama kamu dear”


“ tentu Sugar,”


Rehan langsung merebah. Sedangkan istrinya sedang ganti baju dan langsung ikut di kasur dengan suaminya.


“ Ayo, tidur aku udah mengantuk dear,”


“ baiklah, ayo Sugar. “


Kami sudah tidur pulas dan sambil memelukku memberi kehangatan kepada kami.


🌇🌇🌇🌇🌇


Pagi harinya Rehan sudah bangun dan ingin membangunkan istrinya.


“ Sugar, ayo bangun ini sudah mau pagi. Ayo kita Shalat dulu.”


“ ya ayo,”


Kami pun Shalat dan membereskan tempat tidur. Sedangkan Rehan mandi dan aku melihat ada pesan dari ponsel Rehan. Dan aku membuka ponselnya


“ Makasih atas makanan malamnya aku berharap akan bisa makan siang lagi” chat seseorang


“ siapa ini? Apa aku tanya dear ya?”


“ Ah, biar aja . Mungkin temannya “


Lalu menyimpan ponsel Rehan dan membereskan baju ganti ke tempat keranjang baju kotor.


Dan suaminya keluar dari kamar mandi. Dan mendekatiku dan memelukku dan menciumku.


“ Sugar, aku senang aku setiap hari ada di sini bersamaku.”


“ Aku juga. Dan bahagia. Oh ya tadi ada SMS dari seseorang”


“ Benarkah?”


“ ya, seperti dia mengungkapkan terima kasih kepadamu”


“ Oh, begitu ya. Biarkan saja ..”


“ Kenapa? Apa ada masalah”


“ ya, sedikit. Dia ingin terus berada di sisiku da. Ingin menjadi kekasihku, tapi aku bilang aku sudah punya istri tapi tetap saja.”


“ Dia memaksa ya?” kataku sambil penasaran.


“Ya sangat, aku bahkan telat, karena dia aku telat menjemput istri kecilku.”


“ oh, Pantes..., Dia mungkin belum terbiasa dengan penolakan”


“ benarkah, dari mana kamu tau Sugar?”


“Dari kata-kata kamu dear. Aku hanya menyimpulkan “


“ Apa perlu aku ke kantor kamu setiap hari?”


“ mungkin itu ide yang bagus “


“ Okey, besok aku udah ga ada kelas kuliah aku ke kantor dear ya.”


“ okey”.


Dan aku mandi sedangkan Rehan ke bawah duluan. Dan aku sudah beres mandi dan dandan dan ke bawah.


Aku sudah melihat Rehan makan dengan lahap.


“ dear makannya pelan ga usah buru-buru. “


“ Maaf sugar. Karena kemarin ga sepat makan Karena dia . Jadi ga Mood.”


“ Ya, udah makanya jangan cepat-cepat.”


Rehan mengangguk mengerti. Dan melanjutkan makanan begitu pun aku juga .


Dan berangkat bareng dan aku hampir sampai di dekat kampus dan aku turun sebelum turun aku mencium tangan Rehan mencium kening dan pipiku. Dan aku langsung terburu-buru pergi dan langsung ke gerbang kampus. Dan aku mulai jalan biasa. Dan aku di kagetkan oleh Milla


“ dar...”


“ astaga aku kaget”


“ Hehhe, selamat pagi”


“ Pagi”


“ Pagi”


“ Hari ini kita satu kelas sama 2 idola kita”


“ Siapa?”


“ itu yang kemarin,”


“ Oh, ya kemarin mereka berulah mengulang pelajaran dosen kita jadi mau gimana lagi.”


“ ya udah ayoo..”


“ hey, tunggu kami”


“ Selamat pagi semua”


“ Pagi”


“ ayo masuk, ga usah banyak apa-apa”


“ Emang ada apa Ar. “


“ Mereka bilang 2 idola sekarang satu pelajaran karena gara-gara kemarin katanya”


“ oh, ya udah ayo”


Aku mengangguk mengerti dan mengikuti Mereka. Dan benar banyak yang datang ke ruang kelas kami dan melihat.


Kami berempat duduk di bangku jajaran 2 sebelahkan dengan 2 cowok tersebut.


Sedangkan yang di tatap oleh semua orang berada di bangku 2 jajaran dekat meja dosen.


Dan akhirnya bel masuk. Dan orang melihat semua pada kembali ke kelas masing-masing. Dan sebagian masuk. Dan dosen pun masuk. Dan berkata “ apa semua sudah masuk?”


“ ya pa”


“ baiklah, hari ini kita akan ada ujian dengan kelompok dengan 1 tim 3 orang, dan akan diundi siapa yang sekelompok dengan kalian, dan di sini ada nama kalian baik kita mulai di sekarang dari paling pojok belakang”


Dan mulailah mengundi siapa mereka tak tau ..


Dan mahasiswa populer pun 1 grup, tinggal 1 orang lagi di grup mereka..


Dan pada saat giliran aku ternyata aku grup mereka idola kampus. Aku shock.


“ Arumi kamu nomor kelompok berapa?”


“ itu..., Nomor 3 pa dosen”


“ Ap...a. wah dia sama idola kita .”


“ itu tak mungkin pasti kesalahan “


Dan bla....


“ sudah diam semua dan tenang. Ini sudah keputusan bulan jika ada yang melanggar. Maka pa guru akan mengurangi nilai kalian mengerti?”


“ baik”


“ Waw, kamu sama idola kampus, Ar kamu beruntung” kata Milla


“ ya ,beruntung buat kalian, tapi ga beruntung buat aku lihat aja tuh fans luar biasa”.


“ Sabar ya yang penting ga ganggu mereka idola mereka”


Aku mengangguk mengerti dan langsung menuju kelompok dan duduk.


“ baik sudah di putuskan, tak ada lagi bantahan atau apapun ya, karena ini penting, dan Pa Guru akan memberikan soal bini dan kalian kumpulkan 1 Minggu dari sekarang.. dan selesai .”


Bel berbunyi tanda waktu sudah beres


“ Hey, Arumi kamu gitu aku kita harus kerja sama, karena kita 1 kelompok.”


“ Aku juga untuk kali ini aku akan kerja sama denganmu tapi di luar kita beda dan setelah ini kita masing-masing.”


“aduh.. kalian kaya anak kecil lagi memperebutkan permen yang sedikit deh”


“ Aku cari sendirian aja, pusing deh”


“ Apa maksud kamu?”


“ Kalau mau bertengkar nanti aja kenapa?. Kita lagi harus bikin tugas waktu 1 Minggu jadi jangan bikin aku kesel”


“ Baik, aku ikut”


“Aku juga”


Akhirnya mereka mengikuti meskipun ada saja orang yang suka. Abaikan aja dech


“ kak, kakak ga pulang,?” seseorang bertanya .seorang gadis asik dari kapten Team basket.


“ Maaf, aku ya adiku. Hari ini aku ada tugas, jadi kamu pulang Ama yang lainya, “


“ Ya, tapi kakak jangan bertengkar terus SMA Ji Ryung ”


“ ya, sudah ya kk pergi”.


Kami semua pergi ke perpustakaan. Dan di sana aku dan mereka berdua mulai mengerjakan


“ baiklah, sekarang tugasnya mengenai tentang.....”


“ Aku akan mencari sedikit tentang itu, “


Dia pergi langsung ke arah rak buku. Sedangkan. Aktor ini hanya membuka laptop dia dan mengetik sesuatu, aku mengelas nafas .


“ ampun mereka benar membuat aku kesal, bisa untuk kali ini mereka akur sebal deh aku” kataku dalam hati menggerutu.


Aku pun mulai mencari yang topik yang akan di bahas sesuai dengan tema tersebut, aku milih milih. Dan tiba-tiba ada adiknya ketua Team basket.


“ boleh aku bicara denganmu?”


“ tentu, tapi tidak di sini karena..”


“ baiklah ayo,”


Kami ke taman belakang dan duduk. Dia tidak mulai bicara, “ apa yang ingin kamu bicarakan katakan?”


“ kakakku seperti itu karena dia kesal dengan sifat Ji Ryung karena menolakku”


“ padahal, aku sudah tau kalau akan di tolak tapi aku keras kepala, dan terus mengejarnya, pada saat kakakku tau , dia marah lalu bertengkar hebat,. Padahal mereka dulu teman baik, aku ga menyangka kalau akan jadi seperti ini, maaf sifat mereka”


“ Terus, apa lagi nona, aku ga mau masalah kalian jadi kena imbasnya pada kerja kelompok kami, aku sedang berpikir untuk membuat mereka kerja sama, kalau luar itu aku ga peduli, karena itu bukan hak aku untuk menghentikannya.”


Aku berdiri dan pergi” jika kamu ingin mereka kembali kamu harus bicara kepada mereka, jangan diam dan tak berusaha untuk mengambil risiko ini . Dan akan kena imbasnya pada orang lainya yang tidak bersalah, itu yang ingin aku katakan “


Dan aku pergi ke perpustakaan dan melihat mereka masih saja cuek dan benar-benar bikin aku emosi.


Lalu aku mencari buku dan memberikan buku pada mereka dengan menjatuhkan di meja mereka.


Bruuukkk...


“ apa yang kau lakukan?”


“ ya, kenapa kamu lakukan. Gini “


“ Oh ya maaf kalau gitu, apa ga masalah kan? Kita ini satu kelompok dan tolong bantu aku, jika ingin komplain silakan bilang ke dosen . Jangan padaku,”


“ kamu, apa yang kau katakan, ya sudah terserah kamu” dia pergi ya Ji Ryung tanpa pamit atau apapun.


“ aku akan bantu kamu, yang salah hanya antara aku dan dia. Bukan kamu jadi maaf ya, apa yang bisa di bantu oleh ku” kata ketua basket.


“ sebelumnya kenalkan aku adalah Arumi, kamu bisa memanggil aku Ar .”


“ namaku Gerald Ford, panggil Gerald “


“ baiklah kita mulai saja, Gerald bisakah kamu mencari bagian dari ini, biar mempermudah, dan aku akan cari sisanya”


“ bukankah itu urusan si Ryun “


“ biaralah gimana dia saja, yang penting 1 Minggu ini harus beres karena Thema kita sangat sulit”


“ Benar ini memang sulit, kita akan mulai hari ini saja, dan kita mulai dari perpustakaan ini jika tidak ada juga kita bisa cari di warga sekitar sana atau lainya”


“ ya, itu .nah, kalau kayak gini kan enak, ga usah dulu bertengkar, fokus ini dulu”


“ makasih sudah mengingatkan dan mau kelompok dengan aku”


“ tak masalah ayo kita mulai”


“ oke ayo”


Dan kami mulai mengerjakan tugas dan memilih rangkuman. Yang akan di bahas dan melihat kelebihan saat ini di rangkuman tersebut. Kami berdua menjadi tim yang kompak . Dan sedang orang itu aku abaikan karena terserah dia . 1 Minggu berlalu dan waktunya mengumpulkan tugas itu. Dan Gerald yang mengumpulkan. Untung saja tepat waktu meskipun hanya aku dan Gerald yang membuat tugas tersebut. Tapi kami ga akan membuat kelompok kamu dapat masalah . Dan dosen menyuruh kami mengumpulkan. Dan hasilnya sangat puas . Ternyata kelompok kami yang bagus dalam tugas tersebut aku sangat senang..


“ Wah akhirnya beres juga”


“ ya, dan terima kasih atas kerja sama kita”


Aku menjabat tanganku dan di menjabat balik dan tersenyum.


“ Ah, permisi aku harus pulang duluan ya karena aku sibuk. Dah sampai nanti “


“ eh tunggu..”


Belum berkata-kata Ar langsung pergi karena hari ini Susan datang ke rumah. Jadi aku siap-siap untuk hari ini.


Dan di sisi lain Gerald


“ aku belum beres bilang dia sudah pergi saja, ya sudah besok lagi”


“ kak?”


“ oh, hai adikku ada apa?”


“ kakak mengerjakan tugas itu dengan baik dengan team kakak?” adiknya bertanya dan sambil jalan menuju rumah,


“ ya, kenapa?”


“ Apa Ryung membantu kakak?”


“ dia dari awal tak pernah bantu kakak, kamu tau dia tak peduli. Aku sangat marah tapi di hentikan oleh, Ar


“ia bilang jangan Gerald biar saja, dia inginkan begitu”


“ aku jadi tidak tega karena dia sepertinya begadang untuk kelompok kami dapat hasil yang bagus.”


“ Benarkah, aku harus berterima kasih padanya.”


“ Ya, tapi nanti mungkin dia sibuk”


Dan mereka pergi dari kampus dan di belakang mereka ada yang mendengarkan dengan diam.


Tentu saja Ryung. Dia mendengar kata-kata Gerald tentang dirinya .dan tentang wanita yang satu kelompok dengannya. Wanita itu tak pernah komplain dan lainya. Dan dia tetap tersenyum dan berkata pada dosen bahwa aku membantu. Awalnya dia tidak percaya. Tapi pada saat tadi dia akhirnya tau. Sifatnya salah. Dia diam ...


Di rumah Arumi


Dia sedang menyiapkan segalanya karena sahabatnya akan datang . Dan datang Rehan dengan Susan dan suaminya


“ ya ampun Susan aku kangen sama kamu?”


“ ya, aku juga “


Kami berpelukan lama dan langsung kami menuju tempat duduk di sofa .


Sedangkan Rehan dan Jason mengobrol di ruang kerja..


“ aku kangen tau, sampai ingin rasanya ke sana, tapi nanti Rehan gimana hahah?


“ Ih, kau tau aku juga hahha, tapi gimana di kampus”


“ seru, aku ceritakan ya “


Susan mengangguk mengerti


Dan kami menceritakan semua pada saat kampus dan semuanya..


Sambil cerita dan ada keseruan.


“ Ya ampun istri aku sampai lupa suaminya di abaikan” kata rehan dan sambil duduk di sebelah istrinya


“ Biar aja Abang, kan kangen. Jarang bisa ke sini, benar ga J”


“ ya, sekali-sekali tak apa Baby”


“ Ya, ampu ada nama panggilan kalian berdua. So sweet”


Mereka berdua muka merah.


“ sudah Sugar, kita juga ada ga kalah ka?”


“ Ya, dear kamu memang terbaik lah “


“ hahhah...” kami semua tertawa.


Dan mereka melanjutkan besok dan istirahat.


☀️☀️☀️


“ selamat pagi, semua”


“ pagi, kalian berdua”


“ wah, Ar. Kamu sudah bangun pagi-pagi gini?”


“ ya, aku sudah terbiasa, karena Rehan selalu pergi awal jadi aku harus bantu menyiapkan. Dan bangun awal”


“ oh gitu.”


Dan kami makan bareng diikuti canda tawa. Dan setelah beres kami pun duduk sedangkan suami-suami kami pergi ke kantor.


Dan kebetulan aku libur kuliah jadi ga masalah cerita banyak ...


Drt...drt..


“ Susan ada telepon, hp kamu bunyi”


“ ya, bentar. Oh teman aku di kampus .”


Aku mengangguk mengerti dan mempersilakan untuk menjawab telepon tersebut


“ kayaknya rame ya?”


“ Ya, mereka kocak banget”


“ benarkah, coba ceritakan”


“ Oke”


Kami menceritakan kampus dan teman kami .kami tertawaan dan tak terasa sudah siang dan makan siang .dan suaminya datang ..


Dan kami makan siang bareng di rumah. Suasana sangat akrab. Dan hangat.


Dan sore Susan dan Jason harus pulang karena ada masalah yang harus di selesaikan jadi mereka pulang cepat dan kemudian pergi. Dan kami baru sampai di rumah, dan istirahat sejenak.


“ dear aku ingin seperti ini g akan mau pisah sama kamu?”


“ tentu aku juga jadi jangan khawatir ya Sugar, aku milik kamu,” Rehan mencium bibir dan kening lalu mengendongku ke kamar dan melakukan aktivitas suami istri. Dan tak terasa.


🌇🌇🌇🌇🌇


Pagi hari tiba-tiba Arumi mual dan langsung ke kamar mandi. Dan itu dapat di dengar oleh Rehan .


Dan Rehan langsung pergi menuju kamar mandi tanpa peduli dia telanjang.


“ Sugar, kamu kenapa? Apa kamu sakit”


“ ga, tau dear aku ingin muntah”


“ ya sudah muntahkan”


“ya, “


Setelah beres. Rehan mengendongku ke kasur dan dia mulai memakai pakaian dan di ikuti aku .


“Aku akan ke bawah untuk menyuruh bibi bikin teh jahe biar ga mual lagi ya.”


“ tunggu dulu, sepertinya aku lupa dear?”


“ lupa apa? Katakan?”


“ dear, terakhir kapan aku datang bulan?”


“ kalau ga salah 2 Minggu yang lalu. Dan sampai sekarang kamu belum lagi dapat “


“ dear, kita ke dokter ya “


“ Memang ada apa Sugar?”


“ Aku ingin pasti dear”


“ Tidak boleh kamu sedang seperti ini, biar dokternya kita panggil kesini ya “


“ ga boleh, pokonya ingin ke dokter.”


“ baiklah, ayo aku bantu”


“ Ya, dear, kamu pake baju yang benar, aku ga suka”


“Oke” rehan pasrah mendengar itu. Karena istrinya sensitif.


Dan sampailah di clinik dan mengecek kondisi aku . Dan ternyata benar aku hamil. Dan berusia 1 Minggu. Dan Rehan sungguh kaget dan tak percaya. Dan lalu pegang tangan aku. Dan aku melihat dia tersenyum. Dan aku ikut tersenyum.


Dan kami pun memberikan berita pada semua orang di rumah termasuk Susan dan keluarga kami di Jakarta . Mereka senang dan akan ke sini untuk mengetik cucuk ke 2 mereka .dan Susan sangat bahagia. Tapi dia tidak bisa ke sini karena kuliah. Bagiku tak masalah.


“Sugar, aku bahagia. Aku akan jadi seorang ayah. Makasih Sugar”


“ Ya, sama-sama, oh ya dear, tapi aku ingin kuliah.ya aku mohon”


“ Tentu, boleh tapi sampai 5 bulan kamu cuti ya?”


“ Ya, makasih atas pengertiannya, dear.”


“ sama-sama”


Rehan mengelus perut istrinya yang masih rata. Dan berkata “ ayah senang, kamu hadir semoga kamu sehat di sana”


“ Amin, dia pasti sehat ayah,”


Aku sambil tersenyum dan mengelus rambut Rehan .dan dia mencium perut rataku.


Dan tak terasa 1 bulan berlalu.


Kami sudah mulai ujian dan pada saat itu Ryung dan Gerald berbaikan .dan ikut gabung dengan kami. Dan tentu bukan dengan adiknya karena adiknya pindah kuliah mengikuti orang tua Gerald ke London.


“ Hay, guys...”


“ ada apa Milla?”


“ amor diam lah” kata Mila pada kekasihnya Mitsui.


“ hari ini ada murid baru, loh”


“ siapa Emang?” dengan Rose penasaran.


“ Dia sama kayak kamu, Arumi.”


“ hah, serius “ kata Kevin.


“ aslinya.”


“Tuh lihat aja ke belakang”


Dan semua orang melihat dan aku kaget ternyata, dia Rendi.


“ kenapa dia ada di sini apa dia tau kalau aku masih hidup? Ga mungkin karena papa sudah merencanakan ini. Lalu untuk apa dia ada di sini” berpikir dalam hati.


“ Hay, Tina apa kabar?”


Kata nya dengan lembutnya. Dan aku harus pura-pura.


“ Tunggu, apa kamu bilang?”


“ ya apa kabar Tina”


“ wah dia kenapa bilang gitu ke aku sih?”


“ Ya, kenapa bilang gitu ke Arumi.” Rose


“ aneh ini orang?” Kata Ryung


“ ya, benar” kata. Gerald


Aku hanya tak mengerti.


“ aku yakin kamu, Tina”


“ ampun ini orang Arumi kamu kenal dia”


“ mana aku kenal Rose, dia main kenal lagi. Aku bingung.”


Lalu dia memperlihatkan fotoku yang dulu sama Susan


Dan aku pura-pura bingung .dan mereka pun melihat mukaku dengan kebingungan.


“ Kamu pasti salah orang, mungkin sama tapi beda dia.”


“ iya, aneh banget kamu”