
Saat ini pukul 05.00 sore, Jessie dan Tasya mulai bersiap-siap untuk makan malam dengan Daren. Jessie sibuk memilih baju yang akan dia kenakan sedangkan Tasya sudah berpakaian rapi dan sedang duduk di depan meja rias untuk berdandan.
"Aku pakai baju yang mana ya beb kira-kira? di sini dressku nggak banyak, apa aku pulang dulu saja kali ya?" tanya Jessie sambil mencocokkan beberapa baju di cermin.
"Ya ampun Jess kamu tuh ya, ngapain pulang sih buang-buang waktu saja, pakai punyaku kan bisa." saut Tasya sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.
"Nggak maulah masa pake punya kamu, nanti aku di ledekin sama Daren." sambung Jessie.
"Yasudah kalau begitu pakai saja yang ada, cuma ketemu sama Daren juga." kata Tasya.
"Hmm..... baiklah aku pakai yang ini saja" kata Jessie sambil memegang Dress berwarna hitam yang elegan. Lalu Tasya mengacungkan jempol padanya. Kemudian Jessie memakai baju pilihannya tadi, lalu setelah itu dia merias wajahnya dengan make up.
Mereka berdua akhirnya selesai bersiap, saat ini sudah menunjukan pukul 06.00, sudah waktunya mereka berangkat ke lokasi yang sudah di tentukan.
"Oh iya... by the way kita janjiannya di mana?" tanya Tasya.
"Di Royal Cafe" jawab Jessie.
"Oke let's go" sambung Tasya.
Jessie membuka pintu lalu keluar duluan dan berjalan menuju lift, sedangkan Tasya mengunci pintu lalu menyusul Jessie.
" Ding dong"
Lift terbuka lalu mereka berdua masuk ke dalamnya, Tasya memencet lantai B1 tempat mobilnya terparkir.
"Ding dong"
Pintu lift terbuka lagi, kali ini mereka sampai di lantai tujuan. Mereka keluar lalu berjalan ke arah mobil Tasya yang tak jauh dari lift. Kemudian mereka membuka pintu dan langsung masuk ke dalam mobil. Jessie duduk di balik kemudi sedangkan Tasya duduk di kursi penumpang.
"Are you ready" tanya Jessie.
"Readyyyyy" jawab Tasya penuh semangat.
Jessie menginjak gas lalu mobil melaju dengan kecepatan sedang. Sekitar 30 menit kemudian mereka pun sampai di tempat tujuan. Jessie memarkir mobil kemudian mereka keluar dan berjalan ke arah pintu masuk cafe, ternyata di sana sudah ada Daren yang berdiri sambil memegang rokok.
"Kan janjian jam 7, ini kan jam 7 kurang, kamu aja yang kecepetan datangnya." bantah Jessie.
"Daren matiin rokoknya!" perintah tasya yang langsung di turuti oleh Daren.
"Masuk yuk" ajak Jessie.
Lalu mereka bertiga masuk ke dalam. Saat mereka mulai memasuki cafe, langkah mereka pun terhenti ketika seorang pelayan cafe menghampiri sambil bertanya " Ada yang bisa saya bantu?"
"Oh ini mba saya sudah pesan tempat via telepon atas nama Jessie" jawab Jessie.
"Baik sebentar biar saya check" kata pelayan tersebut sambil memeriksa kertas catatan yang dia pegang.
"Ibu Jessie pesanan untuk 4 orang, betul?" tanyanya.
"Iya benar" jawab Jessie.
"Oh ... silahkan langsung saja saya antar ke lantai 2." kata pelayan sambil berjalan ke dalam, Jessie beserta kedua sahabatnya mengikuti di belakang pelayan tadi, mereka pun akhirnya sampai di tempat yang di pesan, lalu mereka bertiga duduk mengelilingi meja.
"Terimakasih mba nanti saya panggil lagi kalau mau pesan" kata Jessie kepada pelayan. Si pelayan mengangguk lalu pergi meninggalkan mereka.
"Kalian pilih saja mau pesan apa." kata Jessie sambil membolak-balikkan buku menu.
Mereka bertiga akhirnya memilih bermacam-macam menu lalu memanggil pelayan. Sementara pesanan di buat mereka mengobrol dulu.
"Oh iya Jess....kamu pesan buat 4 orang, yang satu lagi siapa? tanya Daren.
"Itu dia orangnya datang" jawab Jessie sambil menunjuk ke seorang pria yang baru saja tiba.
~ Bersambung ~
Kira-kira siapa ya pria yang baru saja datang itu?